• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKI siswa kls 9 154 hal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SKI siswa kls 9 154 hal"

Copied!
155
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • M. Mahbubi
  • Pengajar:
    • Dr. Alimin Mesra, M.Ag
  • Sekolah: Kementerian Agama Republik Indonesia
  • Mata Pelajaran: Sejarah Kebudayaan Islam
  • Topik: Buku Siswa Madrasah Tsanawiyah Kelas IX
  • Tipe: buku
  • Tahun: 2016
  • Kota: Jakarta

I. ISLAM NUSANTARA

Bagian ini membahas tentang penyebaran Islam di Nusantara, yang merupakan bagian penting dari sejarah kebudayaan Islam di Indonesia. Penyebaran ini terjadi melalui berbagai cara, termasuk perdagangan, perkawinan, pendidikan, tasawuf, dan kesenian. Setiap cara memiliki dampak signifikan dalam memperkenalkan ajaran Islam kepada masyarakat lokal, serta berkontribusi pada pembentukan masyarakat Muslim yang beragam di Indonesia.

1.1. Kompetensi Inti

Kompetensi inti mencakup kemampuan untuk menghargai ajaran agama, perilaku etis, serta penerapan pengetahuan dalam konteks sosial dan budaya. Ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa agar menjadi individu yang cerdas, bertanggung jawab, dan berintegritas dalam interaksi sosial.

1.2. Kompetensi Dasar

Kompetensi dasar mencakup pemahaman tentang sejarah Islam di Nusantara, nilai-nilai perjuangan para tokoh penyebar Islam, dan kemampuan untuk menceritakan sejarah kerajaan Islam di Indonesia. Hal ini penting untuk menanamkan rasa hormat dan penghayatan terhadap sejarah serta budaya Islam di Indonesia.

II. KERAJAAN ISLAM NUSANTARA

Bagian ini menyoroti berbagai kerajaan Islam yang berdiri di Nusantara, seperti Kerajaan Demak, Mataram, Cirebon, dan Banten. Setiap kerajaan memiliki peran penting dalam penyebaran Islam dan pengembangan kebudayaan Islam di wilayahnya masing-masing. Pengetahuan tentang sejarah kerajaan ini memberikan siswa wawasan tentang dinamika sosial dan politik yang terjadi di Nusantara.

2.1. Kerajaan Demak

Demak dianggap sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa yang berdiri pada tahun 1500. Kerajaan ini berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Jawa dan Nusantara, serta menjadi pusat perdagangan yang strategis.

2.2. Kerajaan Mataram

Kerajaan Mataram berdiri pada tahun 1586 dan mencapai puncaknya di bawah pemerintahan Sultan Agung. Kerajaan ini memainkan peran penting dalam memperluas pengaruh Islam di Jawa dan sekitarnya, serta mengalami berbagai tantangan dan konflik selama masa pemerintahannya.

2.3. Kerajaan Cirebon

Cirebon memiliki sejarah yang kaya sebagai pusat penyebaran Islam di Jawa Barat. Kesultanan ini didirikan oleh Walangsungsang dan kemudian diperkuat oleh Sunan Gunung Jati, yang berkontribusi besar dalam menyebarkan ajaran Islam di wilayah tersebut.

2.4. Kerajaan Banten

Banten dikenal sebagai kerajaan maritim yang mengandalkan perdagangan. Di bawah kepemimpinan Maulana Hasanuddin, Banten menjadi pusat penyebaran Islam dan perdagangan yang penting, menjalin hubungan dengan berbagai kekuatan asing.

III. PERKEMBANGAN ISLAM DI SUMATERA

Bagian ini membahas kerajaan-kerajaan Islam yang muncul di Sumatera, seperti Samudera Pasai dan Aceh. Penyebaran Islam di Sumatera dipengaruhi oleh faktor perdagangan dan interaksi sosial yang intens antara pedagang Muslim dengan masyarakat lokal, yang berkontribusi pada perkembangan masyarakat Muslim di wilayah tersebut.

3.1. Kesultanan Samudera Pasai

Dikenal sebagai salah satu kerajaan Islam tertua di Indonesia, Samudera Pasai berdiri pada abad ke-13 dan menjadi pusat perdagangan serta penyebaran Islam di Sumatera.

3.2. Kesultanan Aceh

Didirikan pada tahun 1530, Aceh menjadi salah satu kekuatan Islam terkemuka di Nusantara. Di bawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda, Aceh mengalami masa kejayaan dalam perdagangan dan penaklukan wilayah sekitar.

IV. PERKEMBANGAN ISLAM DI SULAWESI

Bagian ini menjelaskan tentang kerajaan-kerajaan Islam yang muncul di Sulawesi, termasuk Gowa Tallo. Penyebaran Islam di Sulawesi seringkali terkait dengan perdagangan dan interaksi antar kerajaan yang ada di wilayah tersebut.

4.1. Kerajaan Gowa Tallo

Gowa Tallo adalah salah satu kerajaan terbesar di Sulawesi Selatan yang berhasil menyebarkan Islam secara luas. Di bawah kepemimpinan Sultan Hasannudin, kerajaan ini dikenal sebagai pusat perdagangan yang penting dan memiliki pengaruh besar di kawasan timur Indonesia.

Referensi Dokumen

  • Sejarah dan Kebudayaan Islam III ( A. Syalabi )
  • Sejarah Islam: Sejak Zaman Nabi Hingga Abad XX ( Ahmad Al Usairy )
  • Ensiklopedi Islam untuk pelajar ( Ade Armando dkk. )
  • Sejarah Peradaban Islam, Dirasah Islamiyah II ( Badri Yatim )
  • Sejarah Kebudayaan Islam I-IIA ( Depag )

Referensi

Dokumen terkait

Selain itu, ada pula yang menyambung hidupnya dengan cara meminta sedekah dari masyarakat sekitar. Tampaknya mereka yang meminta sedekah ini lebih suka melakukannya pada

Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, kendala-kendala dan upaya yang dilakukan untuk

Parameter penentuan lahan kritis yang digunakan adalah tutupan lahan, kemiringan lereng, tingkat erosi tanah, manajemen hutan, dan produktivitas pertanian. Parameter

Pengolahan limbah dengan menggunakan tanaman air seperti kayu apu dan kiambang, diharapkan dapat mengurangi kadar zat-zat pencemar pada greywater dan hasil

Edukasi bagi masyarakat ikut serta mengelola hutan bakau untuk mencegah abrasi di sepanjang pesisir pantai Kampung Tajung dan Madegan Kelurahan Polagan melalui

Setelah berdirinya Sinode Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) tahun 1950, maka gereja Kotamobagu tergabung dalam anggota GMIBM bersama dengan gereja

Specifically, the strapdown inertial sensor (SINS) algorithm and the fingerprinting method are used to calculate the basic location information and the auxiliary

Hasil penelitian tentang budaya orga- nisasi dalam bentuk inovasi, kemantapan, kepedulian, orientasi hasil, perilaku pemimpin dan orientasi tim, hanya perilaku pemimpin