IDENTIFIKASI LAPISAN KERAS MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER DI GELANGGANG OLAHRAGA INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan pengolahan dan analisis nilai resistivitas rendah ( ρ < 20,9 Ωm ) pada lintasan 1, 2, dan 3 yang memotong perlapisan antara batuan yang memiliki nilai resistivitas
Hasil yang didapatkan dari software Res2Dinv berupa citra resistivitas bawah permukaan 2D, dengan mengacu pada Tabel 1 tentang resistivitas jenis batuan dan
Bidang lemah tersebut dapat dilihat pada meter ke (180- 230) dari elektroda 1 dengan kedalaman berkisar (2,50-40) meter dari permukaan tanah yang memotong
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur lapisan bawah permukaan di Desa Pana Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang dan untuk mengetahui potensi longsor dilihat
Berdasarkan pengolahan dan analisis nilai resistivitas rendah ( ρ < 20,9 Ωm ) pada lintasan 1, 2, dan 3 yang memotong perlapisan antara batuan yang memiliki nilai resistivitas
Interpretasi ini dilakukan untuk mengetahui lapisan litologi bawah permukaan dengan mengidentifikasikan nilai resistivitas yang telah didapatkan dari pengolahan data
Berdasarkan hasil pemodelan 2D yang diperoleh dari persebaran nilai resistivitas keenam titik sounding, didapatkan persebaran lapisan batupasir tufaan dengan nilai
Hasil penafsiran kedalaman, ketebalan, tahan jenis, perkiraan litologi dan sifat lapisan tanah/batuan terhadap air tanah Hasil dari penelitian tentang interpretasi bawah permukaan