• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN METODE 5S UNTUK MEMINIMASI WASTE MOTION PADA PROSES PRODUKSI SEAL BRECKET DI PT.NAGOYA DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENERAPAN METODE 5S UNTUK MEMINIMASI WASTE MOTION PADA PROSES PRODUKSI SEAL BRECKET DI PT.NAGOYA DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Data Total Produksi
Tabel 2 Data Keterlambatan Pengiriman
Gambar 1 VSM Current State
Tabel 4 Process Activity Mapping Current State
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan fakta-fakta di atas, dibutuhkan penelitian yang dapat mereduksi non value added activity untuk meningkatkan nilai tambah ( value added ) produk, dan memperpendek

tambah (non value added activity) atau pemborosan (waste) pada waktu proses. produksi sehingga memperpanjang

dapat berpengaruh pada lead time proses produksi dan berdasarkan permasalahan yang telah dijelaskan, terjadi permasalahan waste motion yaitu adanya kegiatan non

Lean manufacturing merupakan suatu pendekatan yang dapat digunakan untuk melakukan perbaikan terhadap pemborosan yang terjadi pada perusahaan, sehingga lead time

Rekomendasi perbaikan meliputi: pengarahan dari KK/ WKK kepada operator soldering untuk menjalankan proses produksi sesuai dengan standar operasional, penyediaan

Terdapat beberapa pergerakan operator yang tidak menambah nilai pada proses produksi tutup botol oli AHM biru sehingga menimbulkan waste motion pada proses produksi tutup botol

Usulan perbaikan yang dilakukan untuk meminimasi waste motion pada area persiapan assembly dengan. menerapkan

Hasil perhitungan didapatkan sebagai berikut : 1) Aktivitas yang memiliki nilai tambah (value added activity /VA) Pada proses produksi tersebut melibatkan 7 aktifitas