PENERAPAN METODE 5S UNTUK MEMINIMASI WASTE MOTION PADA PROSES PRODUKSI SEAL BRECKET DI PT.NAGOYA DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan fakta-fakta di atas, dibutuhkan penelitian yang dapat mereduksi non value added activity untuk meningkatkan nilai tambah ( value added ) produk, dan memperpendek
tambah (non value added activity) atau pemborosan (waste) pada waktu proses. produksi sehingga memperpanjang
dapat berpengaruh pada lead time proses produksi dan berdasarkan permasalahan yang telah dijelaskan, terjadi permasalahan waste motion yaitu adanya kegiatan non
Lean manufacturing merupakan suatu pendekatan yang dapat digunakan untuk melakukan perbaikan terhadap pemborosan yang terjadi pada perusahaan, sehingga lead time
Rekomendasi perbaikan meliputi: pengarahan dari KK/ WKK kepada operator soldering untuk menjalankan proses produksi sesuai dengan standar operasional, penyediaan
Terdapat beberapa pergerakan operator yang tidak menambah nilai pada proses produksi tutup botol oli AHM biru sehingga menimbulkan waste motion pada proses produksi tutup botol
Usulan perbaikan yang dilakukan untuk meminimasi waste motion pada area persiapan assembly dengan. menerapkan
Hasil perhitungan didapatkan sebagai berikut : 1) Aktivitas yang memiliki nilai tambah (value added activity /VA) Pada proses produksi tersebut melibatkan 7 aktifitas