• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep Birrul Walidain dalam Al-qur'an Surat As-shaffat Ayat 102-107 (Kajian Tafsir Fi Zhilalil Qur'an)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Konsep Birrul Walidain dalam Al-qur'an Surat As-shaffat Ayat 102-107 (Kajian Tafsir Fi Zhilalil Qur'an)"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan makna konotasinya adalah nemunbuhkan rasa sayang seorang anak terhadap kedua orang tuanya, baik dalam keadaan apapun seperti sedih maupun senang yang

Dosa-dosa yang Allah segerakan azabnya di dunia di antaranya adalah berbuat dzalim dan durhaka terhadap kedua orang tua. Dengan demikian apabila seorang anak

Antara Sayyid Quthb dan Buya Hamka ada sedikit perbedaan, dari pengertianya, Sayyid Quthb mengartikan Mau’idzatul Hasanah dengan “nasihat-nasihat yang baik”,

Tafsir Ibnu Katsir Q.S Luqman ayat 12-19 , Nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Tafsir Fi Zhilalil Qur’an Q.S Luqman ayat 12-19 dan

Dengan bekerja manusia telah menjaga fitrahnya. Kecukupan dalam hal sandang,pangan dan papan merupakan kebutuhan pokok mestinya terpenuhi setiap muslim guna menjalankan

Ada beberapa penekanan dari al-Ghazali, bahwasanya seorang pendidik adalah orang tua kedua dan pewaris ilmu para nabi, untuk itu pendidik harus menjadi teladan yang

Karena dengan pendidikan sosial orang akan memperhatikan dirinya sendiri dalam berbuat untuk orang lain, tidak akan semena-mena bila dalam keadaan berkecukupan karena

Guru harus dapa memberikan petunjuk (ilham) bagaimana cara belajar yang baik. Petunjuk itu tidak mesti harus bertolak dari teori-teori belajar, dari pengalaman pun