• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1. Obyek Penelitian

Penelitian ini dilakukan di PT. Hero Supermarket Tbk, Cabang Gatot Subroto, yang berlokasi di Jalan Jendral Gatot Subroto Kav. 64 No. 177A, Jakarta Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2010 sampai dengan Bulan Januari 2011.

Persaingan usaha retail yang sangat ketat membutuhkan inovasi kegiatan promosi yang mampu merangsang konsumen untuk datang dan berbelanja produk yang dijual. Keberadaan buah impor yang saat ini hampir dapat dijumpai pada setiap sudut jalan dan tidak lagi terbatas pada supermarket, membuat pengelola supermarket harus berupaya menarik konsumen dengan melakukan kegiatan promosi yang diantaranya adalah promosi dalam bentuk pemberian potongan harga jual untuk periode tanggal tertentu

Pemberian potongan harga secara pasti akan mengurangi tingkat keuntungan yang didapat per satuan produk yang dijual. Secara total juga akan mengakibatkan penurunan tingkat keuntungan, apabila dalam kegiatan promosi potongan harga tersebut tidak menunjukkan adanya kenaikan tingkat penjualan dalam satuan volume. Pemberian potongan harga harus dikompensasikan dengan meningkatnya secara berarti angka penjualan produk yang dipromosikan. Peningkatan angka penjualan diharapkan dapat terjadi dan mengikuti kaidah dasar hukum permintaan yang menyatakan bahwa permintaan terhadap suatu produk

(2)

akan berbanding terbalik dengan tingkat harga, dimana pada saat harga mengalami penurunan diharapkan permintaan akan produk akan meningkat.

Pemberian potongan harga terhadap satu atau lebih produk jual juga diharapkan memiliki efek ganda terhadap penjualan produk lain yang ada di supermarket. Melalui kegiatan promosi seperti ini diharapkan angka kunjungan customer juga akan mengalami peningkatan yang diharapkan akan memiliki pengaruh terhadap penjualan perusahaan secara keseluruhan

3.2. Desain Penelitian

Permasalahan dalam penelitian ini akan diselesaikan dengan menggunakan penelitian uji hipotesis (korelasional) dimana penelitian korelasional merupakan penelitian untuk mengetahui keeratan hubungan antara satu atau lebih variabel X terhadap variabel Y.

Penelitian ini merupakan penelitian analisis catatan (record analysis). Penelitian analisi catatan berupa pengumpulan data, baik dari catatan data sekarang maupun data historis.

3.3. Hipotesis

Hipotesis penelitian merupakan dugaan sementara dari penulis terhadap masalah-masalah yang ada sebagai berikut:

(3)

b. Diduga terdapat hubungan yang positif antara besaran potongan harga dengan tingkat kunjungan konsumen di PT Hero Supermarket Tbk. cabang Hero Gatot Subroto.

3.4. Variabel Peneitian

Definisi variabel penelitian menurut Sugiyono (2007). “Sesuatu hal yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya”. Menurut definisi tersebut, dapat diketahui bahwa variabel penelitian juga dapat dirumuskan suatu atribut atau sifat dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya.

3.4.1. Variabel X

Variabel ini sering disebut juga sebagai variabel stimulus, predicator, antecedent. Dalam penelitian ini ingin diteliti sejauh mana variabel X berhubungan dengan varaibel Y yang menyebabkan timbulnya perubahan yang signifikan dalam tingkatan variabel Y. Dalam penelitian ini, biaya besarnya besaran promosi potongan harga sebagai variabel X, dan diteliti bagaimana hubungan yang tercipta dengan variabel Y.

(4)

3.4.2. Variabel Y

Variabel ini sering disebut juga variabel out put, kriteria, kinerja, konsekuen. Dalam penelitian ini terdapat 2 variabel terikat (Y) yaitu varaibel Y1 yang merupakan tingkat penjualan produk buah impor dan varaiabel Y2 yang merupakan tingkat kunjungan konsumen. Selanjutnya akan diteliti bagaimana hubungan variabel X dengan Y1 dan variabel X dengan Y2.

3.5. Jenis Data

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data sekunder yang diperoleh penulis melalui laporan yang dikeluarkan oleh perusahaan, berbagai literatur dan buku referensi perpustakaan, catatan kuliah, media massa, dan situs internet yang digunakan untuk menunjang landasan teoritis serta berhubungan dengan penelitian dalam penyusunan sripsi ini.

3.6. Metode Pengumpulan Data

Sebagai persiapan dalam rangka penyusunan skripsi ini terlebih dahulu diadakan metode pengumpulan data penelitian dengan tujuan untuk memperoleh data dan informasi yang dipergunakan untuk penyusunan skripsi ini. Pengumpulan data yang dilakukan penulis diperoleh dari perpustakaan (library

(5)

bahasan. Selain itu penulis juga melakukan pengamatan langsung pada PT Hero Supermarket Tbk. cabang Gatot Subroto.

3.7. Metode Analisis Data

Teknik analisis data penelitian ini menggunakan pendekatan analisis korelasi. Tipe hubungan antar variabel yang diteliti, dapat berupa hubungan korelasional, yaitu asosiasi antara variabel yang satu dengan variabel lainnya yang bukan merupakan hubungan sebab – akibat. Perbedaan antara kedua tipe hubungan tersebut dapat dilihat dari karakteristik hubungan antara variabel X dengan variabel Y. Bila variabel Y dijelaskan atau berhubungan dengan variabel tertentu (missal X) maka dapat dinyatakan bahwa variabel X menyebabkan perubahan pada variabel Y. Hubungan antara variabel X dengan variabel Y tersebut merupakan hubungan sebab-akibat.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data rata-rata potongan harga produk buah impor per bulan yang dikeluarkan oleh PT. Hero Supermarket cabang Gatot Subroto selama periode Bulan Januari 2010 sampai dengan bulan Desember 2010. Data penjualan yang digunakan adalah data penjualan seluruh produk buah import per bulan selama periode Bulan Januari 2010 sampai dengan bulan Desember 2010. Data jumlah kunjungan konsumen yang digunakan adalah data kunjungan konsumen secara keseluruhan per bulan selama periode Bulan Januari 2010 sampai dengan bulan Desember 2010.

(6)

Dari semua data yang terkumpul dalam penelitian ini, maka akan dianalisis menggunakan ukuran statistik seperti koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji-t test agar dapat diinterpretasikan.

Metode analisis data yang digunakan untuk mengetahui hubungan besaran potongan harga dengan tingkat penjualan produk buah impor dan tingkat kunjungan konsumen, maka digunakan beberapa metode yaitu:

3.7.1. Teknik Analisis Koefisien Korelasi

Dengan metode korelasi dapat diketahui apakah ada hubungan yang kuat atau hubungan yang lemah antara besaran potongan harga dengan tingkat penjualan produk buah impor dan tingkat kunjungan konsumen.

Rumus koefisien korelasi menggambarkan dua variabel yang saling berkaitan yang menunjukkan hubungan variabel X dengan variabel Y. Semakin besar nilai koefisien korelasi berarti semakin kuat hubungan X dan Y, apakah nilai tersebut kecil maka hubungan X dan Y dikatakan semakin lemah.

Rumus Korelasi adalah sebagai berikut : (n. X Y) – (X . Y)

r =

(7)

Keterangan :

r = Koefisien korelasi

n = Jumlah data yang dianalisis

x = Variabel X

y = Variabel Y

Menurut rumus koefisien korelasi tersebut, maka didapat nilai r yang berkisar antara –1 sampai dengan 1 atau –1 < r < 1 sebagai berikut :

a. Apabila r = 1, maka hubungan variabel X dan Y sempurna dan positif berupa garis lurus (Perfect and Positive Relationship) b. Apabila r mendekati 1, maka hubungan variabel X dan Y kuat

dan positif (Strong and Positive Relationship).

c. Apabila r = 0, maka hubungan variabel X dan Y lemah sama sekali atau tidak ada hubungan sama sekali (Nothing Relationship)

d. Apabila r = -1, maka hubungan variabel X dan Y sempurna dan negatif berupa garis lurus (Perfect and negative Relationship). e. Apabila r mendekati -1, maka hubungan variabel X dan Y kuat

dan negatif (Strong and Positive Relationship).

Untuk lebih mengetahui sampai sejauhmana hasil penelitian tersebut dikatakan baik atau tidak baik sesuai dengan penarikan kesimpulan tersebut, maka dapat digunakan pedoman interpelasi koefisien korelasi.

(8)

Pedoman interprestasi koefisien korelasi menurut Sugiyono (2007) sebagai berikut:

Tabel 3.1

Pedoman Interprestasi Koefisien Korelasi

Interval Koefisien Tingkat Hubungan

0,00 – 0,199 Sangat Rendah

0,20 – 0,399 Rendah

0,40 – 0,599 Sedang

0,60 – 0,799 Kuat

0,80 – 1,000 Sangat Kuat

3.7.2. Teknik Analisis Koefisien Determinasi

Untuk mengetahui berapa persen hubungan promosi potongan harga dengan tingkat penjualan produk buah impor dan tingkat kunjungan konsumen, maka dapat ditunjukkan dengan besarnya koefisien determinasi sebagai berikut :

Kd = r2 x 100% Dimana :

Kd = Koefisien Determinasi r = Koefisien Korelasi

(9)

Rumus uji t yang digunakan dalam bentuk sebagai berikut : r (n – 2) t = dengan dk \ n-2  (1 – r2 ) Dimana :

t = Uji t-observasi/Pengujian koefisien korelasi

n = Jumlah dan sampel yang dianalisis r = Besarnya tingkat korelasi

n-2 = Derajat kebebasan (degrees of freedom)

Setelah besarnya nilai korelasi uji t diketahui, maka dikonsultasikan dengan t-tabel menggunakan ketentuan sebagai berikut : Tolak Ho : Jika t-hitung > t (t-tabel), maka H1 diterima yang berarti

menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y.

Terima Ho : Jika t-hitung < t (t-tabel), maka H1 ditolak yang berarti menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y.

Referensi

Dokumen terkait

Kalau dia melayani anggota lebih baik maka anggota juga akan melayani umat atau orang yang harus dilayani dengan lebih baik pula.. Dalam konteks kongregasi itu berarti

Takaran dedak dan lama pengomposan memberikan pengaruh terhadap bobot basah jamur tiram putih tetapi tidak berpengaruh terhadap parameter lain yaitu jumlah hari miselium

Memberi pertanyaan sederhana kepada pasien tentang pengunaan obat yang diberikan menerapkan nilai dasar Komitmen mutu dengan indikator Efektif, sebelum saya

dan hapus data dimana fungsi ini akan digunakan juga pada master karyawan level, bagian, jabatan, periode penilaian, faktor, indikator, skala indikator, serta

Peta rupabumi lembar Soreang dan Pasirjambu tahun 2001, citra satelit 2007 yang kemudian di digit oleh peneliti dengan menggunakan map info programme seri 7.8 dengan

Sedangkan untuk sumber data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang berisi data variabel independen dan dependen dan diperoleh dari berbagai sumber

Skala disini digunakan sebagai metode pengumpulan data untuk mengetahui tingkat Hubungan Kepuasan Konsumen produk kosmetik Garnier terhadap Loyalitas Konsumen.. Skala

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tentang hubungan kualifikasi akademik dan program studi dengan penguasaan kompetensi profesional dikalangan guru