• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOMPOSISI KIMIA, SIFAT FISIK DAN ORGANOLEPTIK BAKSO DAGING KAMBING DENGAN BAHAN PENGENYAL YANG BERBEDA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KOMPOSISI KIMIA, SIFAT FISIK DAN ORGANOLEPTIK BAKSO DAGING KAMBING DENGAN BAHAN PENGENYAL YANG BERBEDA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

TABEL 2. KOMPOSISI KIMIA BAKSO DAGING KAMBING DENGAN BAHAN PENGENYAL YANG BERBEDA (% WB)
TABEL 4. RERATA KUALITAS ORGANOLEPTIK BAKSO DAGING KAMBING DENGAN BAHAN PENGENYAL YANG BERBEDA

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh tepung protein memberi pengaruh berbeda sangat nyata (p<0,01) terhadap kadar lemak dan organoleptik aroma bakso, pengaruh

kenyal, warna yang cerah dan aroma yang khas merupakan ciri dalam pembuatan bakso daging yang segar sehingga akan sangat berbeda dengan daging yang dihasilkan yang

Pengujian kadar lemak bertujuan untuk mengetahui kandungan lemak pada abon daging kambing ini karena seperti yang telah diketahui bahwa dalam proses pembuatan

Berdasarkan uji Kruskal Wallis diketahui bahwa bakso dengan menggunakan daging sapi yang dilayukan selama 5 hari, 6 hari, 7 hari, 8 hari dan daging tanpa pelayuan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi kimia daging (kadar air, abu, protein, lemak dan kolesterol) dari tiga bangsa kambing yang berbeda, yaitu kambing Kacang,

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar lemak dari bakso dengan fortifikasi kalsium dan nanopartikel kalsium laktat kerabang telur berbeda sangat nyata (P<0,01) seperti

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa penambahan daging ayam 25% hingga 75% tidak berpengaruh nyata terhadap daya serap air dan kekenyalan pada bakso rasio

Nilai gizi daging pada umumnya tidak berbeda nyata kecuali kadar air dari potongan karkas domba lokal jantan adalah nyata (P<0,05) lebih tinggi persentasenya dibandingkan