• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERTUMBUHAN EKONOMI BANTEN TRIWULAN I TAHUN 2016"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

 Perekonomian Banten triwulan I-2016 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 123,80 triliun dan PDRB atas dasar harga konstan mencapai 93,67 triliun rupiah.

Ekonomi Banten triwulan I-2016 terhadap triwulan sebelumnya turun sebesar 0,30 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan disebabkan oleh Konstruksi yang tumbuh minus 9,99 persen. Dari sisi pengeluaran disebabkan oleh Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang terkontraksi sebesar minus 6,20 persen dan Komponen Konsumsi Pemerintah yang terkontraksi hingga minus 39,99 persen.

Ekonomi Banten triwulan I-2016 tumbuh 5,15 persen (y-on-y) atau mengalami perlambatan dibandingkan dengan triwulan I-2015. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 14,29 persen. Dari sisi Pengeluaran oleh Komponen Total Net Ekspor yang tumbuh sebesar 6,56 persen.

 Struktur ekonomi Jawa secara spasial pada triwulan I-2016 didominasi oleh Provinsi DKI Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto, yakni masing-masing sebesar 29,27 persen, 25,06 persen dan 22,30 persen. Provinsi Banten hanya berkontribusi sebesar 6,98 persen.

14.29 9.63 9.54 0 2 4 6 8 10 12 14 16 18 20 No. 28/05/36/Th.X, 4 Mei 2016

P

ERTUMBUHAN

E

KONOMI

B

ANTEN

T

RIWULAN

I

T

AHUN

2016

EKONOMI

BANTEN

TRIWULAN

I

TAHUN

2016

TUMBUH

5,15

PERSEN

MELAMBAT

DIBANDING

TRIWULAN

I

TAHUN

2015

A.

PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA

Ekonomi Banten triwulan I-2016 dibanding triwulan I-2015 (y-on-y) tumbuh 5,15 persen. Pertumbuhan didukung oleh semua lapangan usaha yang tumbuh positif. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 14,29 persen, diikuti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 9,63 persen, dan Transportasi dan Pergudangan sebesar 9,54 persen

(2)

Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 28/05/36/Th.X, 4 Mei 20162 1.85 0.32 1.03 0.51 0.72 0.51 0.66 1.31 0.49 0.42 0.35 0.60 2.07 2.18 2.51 5.51 4.87 5.15 0 1 2 3 4 5 6 Q1-2015 Q4-2015 Q1-2016 Lainnya

Transportasi dan Pergudangan

Konstruksi

Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Industri Pengolahan LPE (20) (15) (10) (5) 0 5 10 15 20 25 30

I-14 II-14 III-14 IV-14 I-15 II-15 III-15 IV-15 I-16

Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jasa Keuangan dan Asuransi

Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang PDRB

Struktur perekonomian Banten pada triwulan I-2016 tidak menunjukkan pergeseran yang berarti. Lapangan usaha Industri Pengolahan; Perdagangan Besar-Eceran dan Reparasi Mobil-Sepeda Motor dan Transportasi dan Pergudangan masih mendominasi PDRB Banten

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Banten triwulan I-2016 (y on y), Industri Pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,03 persen, diikuti Transportasi dan Pergudangan sebesar 0,60 persen; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil-Sepeda Motor sebesar 0,51 persen; dan Konstruksi sebesar 0,49 persen

Pertumbuhan ekonomi Banten triwulan I-2016 terhadap triwulan IV-2015 diwarnai oleh faktor musiman pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang tumbuh ekspansif sebesar 13,56 persen. Pertumbuhan juga terjadi pada lapangan usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 5,58 persen; Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 2,57 persen. Namun pertumbuhan ini tidak cukup menahan terjadinya

kontraksi ekonomi Banten di triwulan I-2016 sebesar minus 0,30 persen. Hal ini disebabkan oleh beberapa lapangan usaha yang memiliki kontribusi besar seperti: Industri Pengolahan; Perdagangan Besar-Eceran, Reparasi Mobil-Sepeda Motor; Konstruksi; Pengadaan Listrik dan Gas yang tumbuh negatif

(3)

3.00 3.12 3,18 1.66 1.46 1,47 0.84 (0.40) 0,56 LPE, 5.51 LPE, 4.87 LPE, 5.15 -1.0 0.0 1.0 2.0 3.0 4.0 5.0 6.0

Trw I-2015 Trw IV-2015 Trw I-2016 PKRT PMTB Total Net Ekspor LPE

B.

PDRB MENURUT PENGELUARAN

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Banten triwulan I-2016 terhadap triwulan I-2015 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,15 persen. Pertumbuhan terjadi pada komponen Total Net Ekspor sebesar 6,56 persen, komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PKRT) sebesar 5,51 persen, dan komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 5,04 persen. Komponen berikutnya yang mampu tumbuh adalah Konsumsi Lembaga Non Profit (LNPRT) sebesar 4,37 persen, serta Konsumsi Pemerintah yang hanya tumbuh sebesar 0,01 persen. Sedangkan Komponen Perubahan Inventori terkonstraksi hingga 25,47 persen. Struktur PDRB Banten menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku triwulan I-2016 tidak menunjukkan perubahan yang besar. Aktivitas permintaan akhir masih didominasi oleh komponen PKRT yang mencakup 52,72 persen PDRB Banten. PMTB juga memiliki peranan yang besar yaitu sebesar 28,67 persen, kemudian komponen Total Net Ekspor sebesar 14,35 persen. Komponen Net Eskpor merupakan selisih dari dua kegiatan ekonomi yang juga memiliki peranan besar pada triwulan 1-2016 ini, yaitu komponen Total Ekspor dengan peranan sebesar 73,42 persen dan Total Impor sebesar 59,07 persen. Selanjutnya komponen pengeluaran Konsumsi Pemerintah berperan sebesar 3,71 persen, sedangkan Pengeluaran LNPRT dan Perubahan Inventori relatif kecil kontribusinya

Sumber pertumbuhan perekonomian Banten triwulan I-2016 Provinsi dibanding periode sama tahun 2015 (y on y) sebagian besar berasal dari pertumbuhan pengeluaran pada komponen Konsumsi Rumahtangga yaitu sebesar 3,18 persen, diikuti komponen PMTB sebesar 1,47 persen, dan Total Net Ekspor sebesar 0,56 persen. Sedangkan

komponen LNPRT dan Konsumsi

Pemerintah masing-masing hanya

memberikan andil sebesar 0,02 persen, dan 0,0004 persen 5.51 5,04 6.56 0.0 1.0 2.0 3.0 4.0 5.0 6.0 7.0 Konsumsi Rumah

(4)

Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 28/05/36/Th.X, 4 Mei 20164 (20.00) (15.00) (10.00) (5.00) 5.00 10.00 15.00 20.00 25.00 30.00 I-12 II -12 III -12 IV-12 I-13 II -13 II I-13 IV-13 I-14 II -14 II I-14 IV-14 I-15 II -15 II I-15 IV-15 I-16

PKRT PMTB TOTAL EKSPOR TOTAL IMPOR

Dari sisi pengeluaran

pertumbuhan ekonomi

Banten triwulan I-2016 mengalami kontraksi sebesar 0,30 persen. Pertumbuhan negatif terjadi pada hampir

seluruh komponen

pengeluaran. Komponen yang mengalami pertumbuhan negatif terbesar terjadi pada

pengeluaran Konsumsi

Pemerintah yaitu sebesar minus 39,99 persen. Komponen PMTB dengan kontribusi sebesar 28,80 persen juga terkontraksi sebesar 6,20 persen, diikuti oleh komponen LNPRT sebesar minus 3,21 persen. Sementara itu, komponen Total Ekspor dan Total Impor di triwulan I-2016 masing-masing terkontraksi sebesar 1,87 persen dan 6,95 persen. Karena penurunan ekspor lebih kecil dari impor maka Total Net Ekspor mampu tumbuh sebesar 74,51 persen.

Komponen PKRT tumbuh melambat sebesar 0,19 persen. Sementara kinerja Ekspor Luar Negeri belum sepenuhnya tumbuh, rendahnya permintaan produk-produk dari industri Banten karena situasi ekonomi global yang belum menentu menyebabkan komoditi ekspor Banten seperti produk industri alas kaki turun sebesar -11,97 persen, dan komoditi mesin dan alat listrik sebesar -1,12 persen. Di sisi lain, impor barang modal untuk investasi di triwulan I-2016 juga menurun seiring penurunan impor luar negeri Banten.

Pada Komponen Perubahan Inventori untuk triwulan ini masih dapat tumbuh positif hingga 48,32 persen. Pertumbuhan komponen ini dapat tercapai, didorong oleh meningkatnya persediaan di sektor pertanian yang disebabkan oleh adanya panen raya pertanian tanaman pangan di dua bulan terakhir

(5)

D.

PERTUMBUHAN PROVINSI SE-JAWA

Secara regional, pertumbuhan ekonomi se-Jawa triwulan I-2016 terjadi di seluruh provinsi. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Provinsi DKI Jakarta sebesar 5,62 persen, kemudian diikuti oleh Provinsi Jawa Timur sebesar 5,34 persen. Provinsi Banten dan tiga provinsi lainnya tumbuh berada di bawah rata-rata pertumbuhan Pulau Jawa sebesar 5,31 persen

Struktur perekonomian triwulan I-2016 secara spasial didominasi oleh

Provinsi

DKI Jakarta 29,27 persen, diikuti Provinsi Jawa Timur sebesar 25,06 persen dan Provinsi Jawa Barat sebesar 22,30 persen sementara provinsi lainnya di bawah 15 persen, yaitu Jawa Tengah (14,89 persen), Banten (6,98 persen) dan DI Yogyakarta (1,50 persen) 5.62 5.08 5.12 5.04 5.34 5.15 3.0 3.5 4.0 4.5 5.0 5.5 6.0 DK I J ak ar ta Ja wa B ar at Ja wa T en ga h DI Y og ya ka rt a Ja wa Tim ur Ba nt en

(6)

Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 28/05/36/Th.X, 4 Mei 20166 Lapangan Usaha

Harga Berlaku Harga Konstan 2010

Triw

I-2015 Triw IV-2015 Triw I-2016 Triw I-2015 Triw IV-2015 Triw I-2016

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 7,06 6,39 7,41 5,20 4,61 5,23

B Pertambangan dan Penggalian 0,96 0,97 1,01 0,68 0,71 0,71 C Industri Pengolahan 38,78 40,79 40,85 32,93 33,95 33,85 D Pengadaan Listrik dan Gas 3,24 3,39 3,26 1,03 1,09 1,04

E

Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang

0,09 0,09 0,10 0,09 0,09 0,09

F Konstruksi 10,93 13,01 11,77 7,92 9,28 8,36

G

Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor

13,87 14,88 14,72 11,90 12,58 12,35

H Transportasi dan Pergudangan 10,95 13,27 13,26 5,61 6,11 6,15

I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 2,76 3,10 3,12 2,13 2,32 2,33

J Informasi dan Komunikasi 4,02 4,39 4,40 4,73 5,16 5,18 K Jasa Keuangan dan Asuransi 3,22 3,58 3,79 2,47 2,68 2,83 L Real Estat 8,12 8,68 8,98 7,15 7,56 7,69 M,N Jasa Perusahaan 1,17 1,27 1,30 0,88 0,93 0,94

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib

2,18 2,46 2,50 1,51 1,64 1,65

P Jasa Pendidikan 3,55 3,91 3,96 2,57 2,80 2,81 Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 1,28 1,43 1,44 1,02 1,11 1,11 R,S,T,U Jasa Lainnya 1,80 1,92 1,96 1,27 1,34 1,36

(7)

Lapangan Usaha Triw I- 2016 terhadap Triw IV-2015 Triw I-2016 terhadap Triw I-2015 Sumber Pertumbuhan Triw I-2016 (1) (2) (3) (4) A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 13,56 0,57 0,03

B Pertambangan dan Penggalian 0,17 5,64 0,04 C Industri Pengolahan (0,28) 2,80 1,01 D Pengadaan Listrik dan Gas (4,31) 1,04 0,01 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 2,57 5,93 0,01 F Konstruksi (9,99) 5,48 0,54

G Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (1,79) 3,81 0,51

H Transportasi dan Pergudangan 0,57 9,54 0,62

I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 0,30 9,63 0,24

J Informasi dan Komunikasi 0,24 9,41 0,52 K Jasa Keuangan dan Asuransi 5,58 14,29 0,41 L Real Estat 1,67 7,47 0,60 M,N Jasa Perusahaan 1,64 7,17 0,07

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 0,46 8,96 0,16

P Jasa Pendidikan 0,32 9,21 0,27 Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 0,18 9,08 0,11 R,S,T,U Jasa Lainnya 1,56 7,20 0,10

(8)

Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 28/05/36/Th.X, 4 Mei 20168 Lapangan Usaha 2014 2015 Triw I-2016 Triw I Triw IV (1) (2) (3) (4) (5) A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 5,82 6,19 5,17 5,98

B Pertambangan dan Penggalian 0,87 0,84 0,79 0,82 C Industri Pengolahan 34,64 34,03 33,02 33,00 D Pengadaan Listrik dan Gas 2,55 2,84 2,74 2,63 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 0,08 0,08 0,08 0,08 F Konstruksi 9,77 9,59 10,53 9,50

G Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 12,48 12,17 12,04 11,89

H Transportasi dan Pergudangan 9,25 9,61 10,74 10,71

I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 2,40 2,42 2,51 2,52

J Informasi dan Komunikasi 3,64 3,53 3,56 3,55 K Jasa Keuangan dan Asuransi 2,78 2,83 2,89 3,06 L Real Estat 6,99 7,12 7,03 7,25 M,N Jasa Perusahaan 0,99 1,03 1,03 1,05

O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 1,89 1,92 1,99 2,02

P Jasa Pendidikan 3,14 3,11 3,17 3,20 Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 1,15 1,12 1,16 1,16 R,S,T,U Jasa Lainnya 1,54 1,58 1,56 1,58

(9)

Lapangan Usaha Harga Berlaku Harga Konstan 2010

Triw I-2015 Triw IV-2015 Triw I-2016 Triw I-2015 Triw IV-2015 Triw I-2016

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1. Pengeluaran Konsumsi Rumahtangga 60,949,873.92 64,993,485.62 65,269,135.61 51,477,766.08 54,210,281.44 54,314,294.59 2. Pengeluaran Konsumsi LNPRT 530,152.23 580,160.58 564,570.86 450,858.06 486,189.87 470,579.98

3. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 4,234,472.27 7,734,721.84 4,587,017.74 3,187,483.38 5,312,395.75 3,187,740.27

4. Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto 32,573,173.58 37,648,095.89 35,487,633.77 25,996,393.27 29,109,520.09 27,305,455.75 5. Perubahan Inventori 145,149.90 80,800.04 120,489.14 322,241.74 161,930.22 240,171.42 6. Total Net Ekspor 15,534,664.64 12,519,797.50 17,770,513.80 7,650,260.95 4,671,467.26 8,151,988.15

a. Total Ekspor

Barang dan Jasa 88,421,913.94 92,198,657.89 90,899,131.06 69,569,465.91 74,993,345.70 73,588,991.36 b. Dikurangi Total

Impor Barang dan Jasa 72,887,249.30 79,678,860.39 73,128,617.26 61,919,204.97 70,321,878.43 65,437,003.21 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 113,967,486.54 123,557,061.47 123,799,360.92 89,085,003.47 93,951,784.64 93,670,230.17 Komponen Triw I-2016 Terhadap Triw IV-2015 Triw I-2016 terhadap Triw I-2015 Sumber Pertumbuhan Triw I-2016 (y-on-y) (1) (2) (3) (4) 1. Pengeluaran Konsumsi Rumahtangga 0.19 5.51 3.18 2. Pengeluaran Konsumsi LNPRT (3.21) 4.37 0.02 3. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (39.99) 0.01 0.00 4. Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (6.20) 5.04 1.47 5. Perubahan Inventori 48.32 (25.47) (0.09)

6. Total Nett Ekspor 74.51 6.56 0.56 a. Total Ekspor Barang dan Jasa (1.87) 5.78 4.51 b. Dikurangi Total Impor Barang dan Jasa (6.95) 5.68 3.95

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO

(10)

Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 28/05/36/Th.X, 4 Mei 201610 Lapangan Usaha 2015 2015 Triw I-2016 Triw I Triw IV (1) (3) (4) (5) (6) 1. Pengeluaran Konsumsi Rumahtangga 52.74 53,48 52,60 52,72 2. Pengeluaran Konsumsi LNPRT 0.46 0,47 0,47 0,46 3. Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 4,63 3,72 6,26 3,71 4. Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto 29,21 28,58 30,47 28,67 5. Perubahan Inventori 0,11 0,13 0,07 0,10 6. Total Nett Ekspor 12,85 13,63 10,13 14,35

a. Total Ekspor Barang dan Jasa 77,28 77,59 74,62 73,42 b. Dikurangi Total Impor Barang dan Jasa 64,44 63,95 64,49 59,07

(11)
(12)

Berita Resmi Statistik Provinsi Banten No. 28/05/36/Th.X, 4 Mei 201612 Informasi lebih lanjut hubungi:

Ir. Agoes Soebeno, M.Si. Kepala BPS Provinsi Banten

Telepon: 0254-267027

E-mail : [email protected]; [email protected] Website : banten.bps.go.id

Referensi

Dokumen terkait

Dengan pengujian ini dapat diketahui apakah variabel independen (X) secara tunggal berpengaruh terhadap variabel independen (Y), yaitu dengan membandingkan antara

terhadap Kitab Suci al-Qur‟an menitik beratkan kepada metode tahlili , dalam artian ia menafsirkan ayat al-Qur’an secara runtut dan komprehensif dengan beraneka

Puji syukur selalu penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rakhmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul

Berdasarkan data dari pertanyaan di atas, maka dapat dijelaskan bahwa responden menjawab pertanyaan ke lima dengan jawaban “sangat membantu” sebanyak 27 responden

Sistem pakar untuk mendiagnosis penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk sebenarnya hanya merupakan alat bantu untuk mendiagnosis penyakit apa yang

Mansyur Medan atau di tempat lain yang masih termasuk daerah hukum Pengadilan Negeri Medan, dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau

Cara kerja robot dalam menyapu lantai adalah dengan memutar sapu yang terdapat di sisi depan bawah serta bagian tengah dari robot dan menggunakan vacuum cleaner untuk

(Ex Hosana Medica Pilar), RS Jawa Barat Bekasi Jl. Kasuari Raya Kav.. 162 Hasanah Graha Afiah, RS Jawa Barat Depok Jl. Raden Saleh No. Raya Siliwangi No. Gardenia Raya Selatan, Blok