• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lembaran Data Keselamatan Bahan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Lembaran Data Keselamatan Bahan"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Lembaran Data Keselamatan Bahan

Halaman: 1/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 20.05.2015 Versi: 2.0

Produk: Tinuvin® B 75

(30602381/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 21.05.2015

1. Zat/bahan olahan dan nama perusahaan

Tinuvin® B 75

Penggunaan: stabilizer terhadap cahaya, Penyetabil cahaya untuk pemantelan, Penyerap UV

Perusahaan: PT BASF Indonesia

DBS Bank Tower, 27th Floor, Ciputra World 1 Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3 - 5 Jakarta 12940, INDONESIA

Telepon: +62 21 2988 6000 Nomer fax: +62 21 2988 5930 Informasi darurat:

+62 21 5437 1979

International emergency number: Telepon: +49 180 2273-112

2. Identifikasi bahaya

Klasifikasi dari zat tunggal dan campuran:

Berbahaya terhadap lingkungan perairan - akut: Kat. 1 Berbahaya terhadap lingkungan perairan - kronis: Kat. 1 Elemen label dan pernyataan kehati-hatian:

Piktogram:

Kata Sinyal: Peringatan

(2)

Halaman: 2/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 20.05.2015 Versi: 2.0

Produk: Tinuvin® B 75

(30602381/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 21.05.2015 Pernyataan Bahaya:

Sangat beracun terhadap biota perairan. Sangat beracun terhadap biota perairan dengan efek selamanya.

Pernyataan Kehati-hatian (Pencegahan): Hindari membuang ke lingkungan. Pernyataan Kehati-hatian (Respon): Kumpulkan tumpahan.

Pernyataan Kehati-hatian (Pembuangan):

Buang isinya/kontainernya ke lokasi pembuangan sampah berbahaya atau yang khusus. Bahaya lainnya yang tidak mempengaruhi klasifikasi:

Jika terdapat informasi yang berkaitan tentang bahaya lain yang tidak memiliki klasifikasi tetapi dapat memberikan kontribusi pada bahaya keseluruhan dari bahan atau campuran, akan disediakan dalam bagian ini.

3. Komposisi/informasi ingredien

Sifat kimia

Campuran dengan bahan dasar: Sterically hindered amine light stabilizer, antioksidan fenolik, Penyerap UV

Ingredien yang berbahaya

bis(1,2,2,6,6-pentamethyl-4-piperidyl)sebacate Kadar (berat/berat): >= 20 % - <= 40 %

Nomer CAS: 41556-26-7

Acute Tox.: Kat. 5 (oral) Skin Sens.: Kat. 1A Aquatic Acute: Kat. 1 Aquatic Chronic: Kat. 1

Methyl 1,2,2,6,6-pentamethyl-4-piperidyl sebacate Kadar (berat/berat): >= 5 % - <= 10 %

Nomer CAS: 82919-37-7

Skin Sens.: Kat. 1 Aquatic Acute: Kat. 1 Aquatic Chronic: Kat. 1

Benzenepropanoic acid, 3,5-bis(1,1-dimethylethyl)-4-hydroxy-,C7-9-branched alkyl esters Kadar (berat/berat): >= 15 % - <=

30 %

Nomer CAS: 125643-61-0

Phenol, 2-(2H-benzotriazol-2-yl)-6-dodecyl-4-methyl-, branched and linear Kadar (berat/berat): >= 30 % - <=

50 %

(3)

Halaman: 3/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 20.05.2015 Versi: 2.0

Produk: Tinuvin® B 75

(30602381/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 21.05.2015

4. Tindakan pertolongan pertama

Petunjuk umum:

Lepaskan pakaian yang terkontaminasi. Jika terhirup:

Jika ada kesulitan bernapas setelah menghirup uap/aerosolnya, segera pindahkan ke tempat yang berudara segar dan cari bantuan medis.

Jika kontak dengan kulit:

Cuci yang bersih dengan sabun dan air. Jika kontak dengan mata:

Bersihkan mata yang terkena minimal selama 15 menit pada air yang mengalir dengan kelopak mata terbuka.

Jika tertelan:

Kumur dan kemudian minum air yang banyak. Catatan untuk dokter:

Gejala: Gejala dan akibat yang terpenting dijelaskan di label (lihat bagian 2) dan atau bagian 11 Gejala dan akibat lebih lanjut sejauh ini tidak diketahui

Perawatan: Rawat sesuai dengan gejalanya (dekontaminasi, fungsi vital), antidot yang spesifik tidak diketahui.

5. Tindakan pemadaman kebakaran

Media pemadam kebakaran yang sesuai: semprotan air, serbuk kering, busa

Media pemadam kebakaran yang tidak sesuai karena alasan keselamatan: air dengan tekanan tinggi

Bahaya yang spesifik: uap yang berbahaya

Pelepasan asap/kabut. Zat/gugus fungsi dari zat tersebut dapat dilepaskan jika terjadi kebakaran. Peralatan pelindung khusus:

Gunakan alat bantu pernapasan. Informasi lebih lanjut:

Derajat risiko ditentukan oleh zat yang terbakar dan kondisi kebakaran. Air pemadam kebakaran yang terkontaminasi harus dibuang sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.

6. Tindakan penanggulangan kecelakaan

Tindakan pencegahan diri:

(4)

Halaman: 4/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 20.05.2015 Versi: 2.0

Produk: Tinuvin® B 75

(30602381/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 21.05.2015 Tindakan pencegahan terhadap lingkungan:

Serap air yang terkontaminasi/air yang sudah digunakan memadamkan kebakaran. Jangan membuang pada saluran air/air permukaan/air tanah.

Metoda pembersihan atau pengambilan: Untuk jumlah yang banyak: Pompa produk.

Untuk residunya: Serap dengan absorben yang sesuai. Buang material yang terserap sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.

7. Penanganan dan penyimpanan

Penanganan

Tidak perlu perlakuan khusus jika produk digunakan dengan benar. Perlindungan terhadap kebakaran dan ledakan:

Lakukan tindakan pencegahan terhadap muatan listrik statis.

Penyimpanan

Informasi lebih lanjut mengenai kondisi penyimpanan: Biarkan kontainer tetap tertutup rapat, simpan di tempat yang dingin.

8. Pengawasan paparan dan perlindungan diri

Komponen dengan batas pajanan kerja

Tidak diketahui batas pajanan kerja.

Alat pelindung diri Pelindung pernapasan:

Pelindung pernapasan yang sesuai untuk konsentrasi yang tinggi atau efek jangka panjang: Filter gas EN 141 tipe A untuk gas/uap dari senyawa organik (titik didih > 65 °C).

Pelindung tangan:

Sarung tangan pengaman yang tahan bahan kimia.

Material yang sesuai untuk kontak jangka waktu singkat (Direkomendasikan: minimal yang memiliki Protective index 2: menunjukkan waktu permeasi > 30 menit berdasarkan EN 374) :

karet butil (butil) - ketebalan coating 0,7 mm karet nitril (NBR) - ketebalan coating 0,4 mm

Catatan tambahan : Spesifikasi produk tergantung pada pengujian, dari data literatur dan informasi dari perusahaan manufaktur sarung tangan atau diturunkan dari produk yang memiliki bahan yang sama. Karena beberapa kondisi (misalnya temperatur) maka waktu pemakaian sarung tangan pengaman harus lebih singkat daripada waktu yang dibutuhkan untuk menembus berdasarkan pada EN 374.

Petunjuk penggunaan dari perusahaan manufakturnya harus diperhatikan karena tipenya yang sangat banyak.

Pelindung mata:

(5)

Halaman: 5/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 20.05.2015 Versi: 2.0

Produk: Tinuvin® B 75

(30602381/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 21.05.2015 Pelindung tubuh:

Pelindung tubuh harus dipilih berdasarkan pada tingkat aktivitas dan paparan. Tindakan umum untuk keselamatan dan higien:

Tangani sesuai dengan praktek higiene industri dan keselamatan yang baik. Direkomendasikan menggunakan pakaian kerja tertutup. Tangani sesuai dengan praktek higiene industri dan keselamatan yang baik.

9. Sifat fisika dan kimia

Bentuk: larutan

Warna: kuning

Bau: agak berbau

Batas bau: Tidak tersedia informasi yang berlaku. pH:

tidak ditentukan Titik leleh:

tidak ditentukan

Titik didih: 200 °C (diperkirakan)

Titik nyala: > 100 °C Laju penguapan:

Nilai dapat diperkirakan dari konstanta Hukum Henry atau tekanan uap.

Kemudahan terbakar (padat/gas): Berdasarkan struktur kimianya, tidak ditemukan adanya indikasi mudah terbakar.

Batas bawah ledakan:

Untuk cairan, tidak relevan untuk klasifikasi dan labeling., Titik ledakan terendah berkisar antara 5 - 15 °C dibawah titik nyala.

Batas atas ledakan:

Untuk cairan, tidak relevan untuk klasifikasi dan labeling.

Temperatur pembakaran: 380 °C (DIN 51794)

Dekomposisi thermal: > 350 °C (dynamic (Lütolf oven)) > 300 °C (Isoperibolic (Lütolf oven)) Menyala sendiri: Temperatur: > 360 °C

Kemampuan untuk memanaskan sendiri: Zat ini tidak bisa mengalami pemanasan yang spontan.

(6)

Halaman: 6/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 20.05.2015 Versi: 2.0

Produk: Tinuvin® B 75

(30602381/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 21.05.2015 Energi pembakaran minimum:

Tidak ada data. Bahaya ledakan: tidak mudah meledak

Sifat yang dapat membantu kebakaran: tidak menyebabkan penjalaran api Tekanan uap: < 0.01 Pa (25 °C) (diperkirakan) Massa jenis: 0.95 - 1.0 g/cm3 (20 °C)

Kelarutan dalam air:

(20 °C)

Higroskopis: Tidak mudah menyerap air Koefisien distribusi n-oktanol/air (log Pow):

Studi ilmiah tidak berdasar. Viskositas, dinamis:

tidak ditentukan

Informasi lainnya:

Jika diperlukan, informasi tentang parameter fisika dan kimia lainnya ditunjukkan dalam bagian ini.

10. Stabilitas dan reaktivitas

Kondisi yang harus dihindari:

Hindari dari semua sumber nyala: panas, percikan bunga api, nyala api terbuka. Hindari muatan listrik statis.

Dekomposisi thermal: > 350 °C (dynamic (Lütolf oven)) Dekomposisi thermal: > 300 °C (Isoperibolic (Lütolf oven)) Zat yang harus dihindari:

asam kuat, basa kuat, oksidator kuat

Korosi pada logam: Tidak ada efek korosif terhadap logam.

Reaksi berbahaya:

Tidak ada reaksi yang berbahaya jika disimpan dan ditangani sesuai dengan instruksi. Produk hasil dekomposisi yang berbahaya:

Tidak ada produk hasil dekomposisi yang berbahaya jika disimpan dan ditangani sesuai dengan yang disarankan.

11. Informasi mengenai toksikologi

Toksisitas akut

(7)

Halaman: 7/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 20.05.2015 Versi: 2.0

Produk: Tinuvin® B 75 (30602381/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 21.05.2015 LD50 tikus (oral): > 2,000 mg/kg (terhirup):tidak ditentukan LD50 tikus (kulit): > 2,000 mg/kg Iritasi Data percobaan/perhitungan: Korosi/iritasi kulit kelinci: tidak iritan

Kerusakan/iritasi mata yang serius kelinci: tidak iritan Sensitisasi pernapasan/kulit

Penilaian mengenai sensitasi:

Berdasarkan data yang tersedia, kriteria klasifikasi tidak terpenuhi. Data percobaan/perhitungan:

marmot: Tidak menyebabkan sensitisasi. (OECD Guideline 406) Diuji sebagai persiapan.

Mutagenisitas Sel Induk Penilaian mengenai mutagenisitas:

Berdasarkan pada komposisi bahan, tidak ada dugaan efek mutagenik. Karsinogenisitas

Penilaian mengenai karsinogenisitas:

Seluruh informasi yang telah diketahui menunjukkan tidak adanya indikasi efek karsinogenik. Toksisitas reproduksi

Penilaian terhadap toksisitas reproduksi:

Berdasarkan pada komposisi bahan, tidak ada dugaan efek toksik pada reproduksi. Informasi toksisitas lainnya yang relevan

Produk ini belum pernah diuji. Pernyataan mengenai toksikologi diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya.

12. Informasi mengenai ekologi

Ekotoksisitas

Penilaian mengenai toksisitas perairan:

Sangat beracun terhadap biota perairan. Sangat beracun terhadap biota perairan dengan efek selamanya.

Sangat beracun (efek akut) terhadap organisme perairan. Dapat menyebabkan efek yang merugikan untuk jangka waktu yang panjang terhadap lingkungan perairan.

(8)

Halaman: 8/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 20.05.2015 Versi: 2.0

Produk: Tinuvin® B 75

(30602381/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 21.05.2015 Mobilitas

Analisa transport antar kompartemen-kompartemen lingkungan.: Zat ini tidak akan menguap ke atmosfer dari permukaan air. Tidak ada data.

Ketahanan dan kemampuan terurai Penilaian biodegradasi dan pemusnahan (H2O):

Produk benar-benar tidak dapat larut dalam air dan karenanya dapat dipisahkan dari air secara mekanis di unit pengolahan limbah yang sesuai.

Informasi pemusnahan: tidak ditentukan

Berpotensi bio-akumulasi Evaluasi potensi bioakumulasi.:

Pembuangan ke lingkungan harus dihindari. Berpotensi bio-akumulasi:

Tidak ada data. Efek negatif lainnya

Halogen yang terikat secara organik dan dapat diserap (AOX): Produk ini tidak mengandung halogen yang terikat secara organik. Informasi tambahan

Petunjuk mengenai ekotoksikologi lainnya:

Produk ini belum pernah diuji. Pernyataan mengenai ekotoksikologi diturunkan dari sifat-sifat masing-masing komponennya.

13. Pertimbangan pembuangan

Harus ditimbun atau dibakar sesuai dengan peraturan pemerintah setempat. Kemasan yang terkontaminasi:

Kemasan yang tidak terkontaminasi dapat digunakan kembali.

Kemasan yang tidak dapat dibersihkan harus dibuang dengan cara pembuangan yang sama dengan isinya.

14. Informasi transportasi

Transportasi domestik:

Kelas bahaya: 9

'Packaging group': III No. Identifikasi: UN 3082

Label bahaya: 9, EHSM

(9)

Halaman: 9/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 20.05.2015 Versi: 2.0

Produk: Tinuvin® B 75

(30602381/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 21.05.2015 N.O.S. (mengandung 1,2,2,6,6-PENTAMETHYL PIPERIDINE

DERIVATIVE)

Transportasi laut IMDG

Sea transport IMDG

Kelas bahaya: 9 Hazard class: 9

'Packaging group': III Packing group: III

No. Identifikasi: UN 3082 ID number: UN 3082

Label bahaya: 9, EHSM Hazard label: 9, EHSM

Polutan perairan laut: YA Marine pollutant: YES 'Proper shipping name':

ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS

SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (mengandung 1,2,2,6,6-PENTAMETHYL PIPERIDINE DERIVATIVE)

Proper shipping name:

ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (contains 1,2,2,6,6-PENTAMETHYL PIPERIDINE DERIVATIVE) Transportasi udara IATA/ICAO Air transport IATA/ICAO

Kelas bahaya: 9 Hazard class: 9

'Packaging group': III Packing group: III

No. Identifikasi: UN 3082 ID number: UN 3082

Label bahaya: 9, EHSM Hazard label: 9, EHSM

'Proper shipping name':

ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS

SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (mengandung 1,2,2,6,6-PENTAMETHYL PIPERIDINE DERIVATIVE)

Proper shipping name:

ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (contains 1,2,2,6,6-PENTAMETHYL PIPERIDINE DERIVATIVE)

Informasi lebih lanjut

Produk ini dapat diklasifikasikan sebagai jumlah terbatas dalam ukuran kemasan yang dipilih.

15. Informasi peraturan

Regulasi Uni Eropa (Pemberian label) Directive 1999/45/EEC ('Preparation Directive'): Simbol bahaya

N Berbahaya terhadap lingkungan.

Frase R

R50/53 Sangat beracun terhadap organisme perairan, dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang terhadap lingkungan perairan.

Frase S

S61 Hindari membuang ke lingkungan. Mengacu pada instruksi yang khusus/Lembaran Data Keselamatan Bahan.

(10)

Halaman: 10/10 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan

Tanggal / Direvisi: 20.05.2015 Versi: 2.0

Produk: Tinuvin® B 75

(30602381/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 21.05.2015 Klasifikasi dan pemberian label diberikan dengan dasar pengujian pada bahan olahan.

Komponen penentu bahaya untuk pemberian label: REACTION MASS OF PENTAMETHYL-PIPERIDYL SEBACATE

Regulasi lainnya

16. Informasi lainnya

Tidak sesuai untuk penggunaan: Material ini tidak diperuntukkan untuk digunakan dalam produk yang kontak dalam jangka waktu lama dengan selaput lendir, cairan tubuh atau kulit terkelupas, atau implantasi dalam tubuh manusia. Material ini hanya dapat digunakan sesuai peruntukannya, kecuali jika produk ini telah diuji sesuai dengan persyaratan pengujian keselamatan yang berlaku secara nasional dan internasional. Dikarenakan cakupan potensi penggunaannya yang luas, kami tidak dapat merekomendasikan keamanan dan efektivitas dari material ini untuk penggunaan tersebut dan tidak bertanggung jawab dalam penggunaannya.

Garis vertikal di margin sebelah kanan menunjukkan perubahan dari versi sebelumnya.

Data-data yang terlampir dalam Lembaran Data Keselamatan Bahan ini berdasarkan pengetahuan dan pengalaman kami saat ini, dan hanya menjelaskan produk dari persyaratan keselamatan. Data tersebut tidak menjelaskan sifat-sifat produk (spesifikasi produk). Begitu juga dengan sifat-sifat yang telah disepakati atau kesesuaian produk untuk aplikasi tertentu tidak dapat disimpulkan dari data yang ada dalam Lembaran Data Keselamatan Bahan ini. Adalah tanggung jawab penerima produk ini untuk memastikan hak atas kekayaan intelektual dan hukum dan perundang-undangan yang ada.

Referensi

Dokumen terkait

Nilai konstanta = 24,704 menunjukkan bahwa dengan persepsi guru atas kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja paling rendah sulit bagi guru tersebut untuk

Validitas isi berkaitan dengan ketepatan alat evaluasi dilihat dari segi materi yang digunakan, atau dengan kalimat lain materi yang digunakan sebagai alat evaluasi merupakan

Penyusunan Laporan Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas Teknik Universitas Muria

cDNA LGST12 dan SGST12 memiliki kedekatan kekerabatan dengan gen GST12 dari kedelai ( Glycine max ) yang telah didaftarkan di dalam GenBank bahkan terhadap beberapa sekuen

7.3.1 (2)-(6) Kerja sama/kemitraan yang dimaksud adalah bentuk kerja sama yang melibatkan Fakultas/Sekolah Tinggi/ Institut dengan institusi lain di dalam negeri

partitioning pada temperatur yang lebih tinggi, fasa martensit sulit untuk terbentuk, dan ukuran butir serta jumlah austenit sisa akan meningkat,

--- Menimbang, bahwa adanya perubahan gugatan yang dilakukan oleh Para Penggugat/Pembanding tersebut, T.1 dan T.2 / Para Terbanding telah mengajukan

Penertiban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (3) huruf f merupakan tindakan pelaksanaan sanksi administratif yang dilakukan terhadap pemanfaatan ruang yang