Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
BAB II
GAMBARAN UMUM KABUPATEN PASURUAN
2.1. Geografis, Topografis dan Geohidrologi Kondisi Geografis
Kabupaten Pasuruan merupakan bagian dari Provinsi Jawa
Timur yang terletak pada koordinat 11,30o – 12,30o Bujur Timur dan
7,30o – 8,30o Lintang Selatan. Wilayah daratannya dibagi menjadi 3
(tiga) bagian, yaitu :
o Daerah pegunungan dan berbukit, dengan ketinggian antara 180 –
3000 m dpl, daerah ini membentang di bagian selatan dan barat meliputi Kecamatan Lumbang, Puspo, Tosari, Tutur, Purwodadi, Prigen dan Gempol;
o Daerah dataran rendah dengan ketinggian antara 6 – 91 m dpl,
daerah ini membentang di bagian tengah dan merupakan daerah yang subur;
o Daerah pantai dengan ketinggian antara 2 – 8 m dpl, daerah ini
membentang di bagian utara meliputi Kecamatan Nguling, Lekok, Rejoso, Kraton dan Bangil.
Kondisi Topografi
Sedangkan berdasarkan topografinya, wilayah Kabupaten Pasuruan dibagi menjadi :
o Wilayah pantai dengan ketinggian 0 – 12,5 m dpl seluas 18.819,04
Ha atau 12,77% dari luas wilayah.
o Wilayah dataran rendah dengan ketinggian 12,5 – 500 m dpl seluas
80.169,44 Ha atau 54,39% dari luas wilayah.
o Wilayah perbukitan dengan ketinggian 500 – 1000 m dpl seluas
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
o Wilayah pegunungan dengan ketinggian 1000 – 2000 m dpl seluas
18.615,08 Ha atau 12,63% dari luas wilayah.
o Wilayah dengan ketinggian > 2000 m dpl seluas 7.920,77 Ha atau
sekitar 5,37% dari luas wilayah.
Kondisi topografi wilayah Kabupaten Pasuruan dapat dilihat pada gambar 2.1.
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan NOMOR GAMBAR SKALA 1 : 250.000 1 3 Cm 0 2.50 7.50 Km 0 LS BT Sumber Gambar LEGENDA Jalan Negara Rel Kereta Api Jalan Propinsi Jalan Tol Jalan Kabupaten Batas Kabupaten Batas Kecamatan Kantor Kecamatan Batas Pantai 0 - 12.50 meter DPL
TOPOGRAFI KABUPATEN PASURUAN
PETA BAKOSURTANAL 100 - 500 meter DPL 25 - 50 meter DPL 500 - 1000 meter DPL 1000 - 2000 meter DPL > 2000 meter DPL 12.50 - 25 meter DPL 50 - 100 meter DPL II - 2
Review RTRW Kab.Pasuruan, bab 2 - 5
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
Kondisi Kelerengan
Kondisi kelerengan wilayah Kabupaten Pasuruan terbagi dalam tipologi kelerengan sebagai berikut :
o Kelerengan > 1.000 m dpl
Wilayah dengan kelerengan > 1.000 m dpl meliputi Kecamatan Tosari, Kecamatan Tutur dan sebagian Kecamatan Prigen.
o Kelerengan 501 – 1.000 m dpl
Wilayah dengan kelerengan 501 – 1.000 m dpl meliputi Kecamatan Puspo, sebagian Kecamatan Tosari, Kecamatan Tutur, Kecamatan Purwodadi, Kecamatan Pasrepan dan Kecamatan Lumbang.
o Kelerengan 101 – 500 m dpl
Wilayah dengan kelerengan 101 – 500 m dpl berada di Kecamatan Lumbang.
o Kelerengan 26 – 100 m dpl
Wilayah dengan kelerengan 26 – 100 m dpl meliputi sebagian Kecamatan Pasrepan, Kecamatan Lumbang, Kecamatan Grati, Kecamatan Wonorejo, Kecamatan Rembang, Kecamatan Beji dan Kecamatan Gempol.
o Kelerengan 0 – 25 m dpl
Wilayah dengan kelerengan 0 – 25 m dpl berada di bagian utara tepatnya di wilayah kawasan pesisir yang paling dominan, diantaranya Kecamatan Nguling, Kecamatan Grati, Kecamatan Rejoso, Kecamatan Lekok, Kecamatan Gondangwetanm Kecamatan Kejayan, Kecamatan Pohjentrek, Kecamatan Kraton, Kecamatan Rembang, Kecamatan Bangil, Kecamtan Beji dan Kecamatan Gempol.
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
Kondisi Hidrologi
Sebagai bagian dari siklus hidrologi di Kabupaten Pasuruan terdapat sejumlah mata air, danau dan sungai. Pola aliran permukaan dapat dilihat dari pola aliran sungai yang ada di Kabupaten Pasuruan yang terdiri dari 8 (delapan) sungai atau memiliki 8 (delapan) Daerah Pengaliran Sungai (DPS), yaitu DPS Kali Kambeng tepat di perbatasan barat Kabupaten Pasuruan, DPS Kali Kedung Larangan, DPS Kali Raci, DPS Kali Welang, DPS Kali Gembong, DPS Kali Petung, DPS Kali Rejoso dan DPS Kali Laweyan yang berada di perbatasan timur Kabupaten Pasuruan. Sungai-sungai utama dari masing-masing daerah pengaliran sungai tersebut mengalir dari hulunya di daerah dataran tinggi di sebelah selatan, menerima aliran dari anak-anak sungainya di daerah tengahnya dan bermuara di Selat Madura yang merupakan batas utara Kabupaten Pasuruan, kecuali Kali Kambeng yang bermuara di Kali Porong.
Dari peta daerah pengaliran dan data karakteristik serta debit sungai utama dapat dilihat bahwa di antara 8 (delapan) sungai utama tersebut Sungai Welang merupakan sungai catchment area terbesar yaitu 518 km2, juga terpanjang 36 km dan lebar 35 m, tetapi debit alirannya masih lebih rendah dari pada Sungai Rejoso yang mempunyai catchment area lebih kecil. Hal ini disebabkan oleh panjang Sungai Rejoso yang relatif pendek, sehingga time of concentration pendek dan debit aliran besar serta cepat sampai ke hilir. Hal ini dapat dilihat dari banjir yang terjadi di muara sungai ini, yang lebih besar daripada di muara Kali Welang.
Sungai-sungai utama tersebut merupakan sungai perenial yaitu sungai yang selalu mempunyai aliran sepanjang tahun, namun perbedaan antara debit terbesar di musim hujan dan debit terkecil di musim kemarau sangat besar. Akan tetapi pada saat musim hujan debit aliran sungai-sungai tersebut sangat besar sehingga elevasi permukaan air di sungai sangat tinggi dan ada yang melampaui elevasi
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
menimbulkan masalah banjir terutama di daerah hilirnya. Kondisi ini juga dapat dilihat saat musim hujan dimana hampir seluruh daerah hilir dari sungai-sungai tersebut selalu tergenang air.
Sumber air tanah secara umum sangat melimpah, hal ini ditandai oleh adanya beberapa mata air yang memiliki debit cukup besar, antara lain mata air Umbulan debit airnya mencapai 4.500 l/dtk (diperkirakan pada penghitungan maksimal), Banyu Biru debitnya > 500 l/dtk dan lain-lainnya.
Sedangkan sumber air permukaan umumnya berasal dari beberapa sungai yang mengalir di wilayah Kabupaten Pasuruan, yang terdiri dari 6 (enam) sungai yang bermuara di Selat Madura yaitu :
a. Sungai Laweyan : bermuara di Desa Penunggul -
Kecamatan Nguling
b. Sungai Rejoso : bermuara di wilayah Kecamatan Rejoso
c. Sungai Gembong : bermuara di wilayah Kota Pasuruan
d. Sungai Welang : bermuara di Desa Pulokerto –
Kecamatan Kraton
e. Sungai Masangan : bermuara di Desa Raci – Kecamatan
Bangil
f. Sungai Kedung Larangan : bermuara di Desa Kalianyar –
Kecamatan Bangil
Gambaran Daerah Pengaliran Sungai (DPS) di wilayah Kabupaten Pasuruan dapat dilihat pada gambar 2.3.
Kondisi Hidrogeologi
Ditinjau dari kondisi hidrogeologi, Kabupaten Pasuruan mempunyai potensi air cukup besar baik berupa air permukaan maupun air tanah, oleh karena itu disamping sistem aliran sungai seperti diuraikan di atas, di Kabupaten Pasuruan terdapat danau atau waduk alami cukup besar dan sejumlah mata air, seperti terlihat pada Tabel 2.1.
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
Di samping sumber-sumber tersebut di atas, Kabupaten Pasuruan juga masih mempunyai potensi air tanah dalam yang dapat dikatakan cukup baik. Air tanah dalam ini dimanfaatkan untuk air minum dan air irigasi dengan menggunakan sumur bor, dapat dilihat pada Tabel 2.2.
Tabel 2.1
Jumlah Sumber Air dan Debit yang Dapat Dimanfaatkan No. Kecamatan Jumlah Sumber
Debit Total Max. (l dt) (l/dt) Min. 1 Prigen 59 955.0 510.0 2 Pandaan 10 401.0 305.0 3 Gempol 12 275.0 169.8 4 Beji 22 371.0 205.0 5 Bangil 3 130.0 105.0 6 Rembang 14 687.0 479.0 7 Sukorejo 13 295.0 136.0 8 Purwosari 24 684.0 358.0 9 Purwodadi 29 417.0 211.0 10 Kraton 1 30.0 15.0 11 Tutur 7 181.0 46.0 Jumlah 194 4426.0 2539.8
Sumber : RTRW Kabupaten Pasuruan, 2006
Tabel 2.2
Potensi Sumur Bor dan Lokasinya
No Kecamatan Kapasitas Sumur
1. Wonorejo, Kraton, Kejayan, Pohjentrek,
Gondangwetan, Rejoso > 40 l/dtk
2. Wonorejo, Winongan, Grati, Lekok, Nguling, Kraton, Kejayan, Pohjentrek, Gondangwetan, Pasrepan
20 – 40 l/dtk
3. Wonorejo, Winongan, Grati, Nguling, Kraton,
Kejayan, Lekok, Pasrepan, Rejoso 10 – 20 l/dtk
4. Wonorejo, Winongan, Lumbang, Nguling,
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
5. Lumbang, Lekok, Nguling, Kejayan,
Pohjentrek, Pasrepan, Tutur, Tosari, Puspo 2,50 l/dtk
6. Lekok, Nguling, Kraton, Rejoso Ada potensi air
tanah tetapi
kualitasnya tidak layak untuk air bersih
Sumber : RTRW Kabupaten Pasuruan, 2006
2.2. Kondisi Administrasi
Secara administratif luas Kabupaten Pasuruan sebesar 1.474,020 Km² yang dibagi ke dalam 24 (dua puluh empat) wilayah kecamatan, 341 desa dan 24 kelurahan. Dengan batas-batas sebagai berikut :
Sebelah Utara : Kabupaten Sidoarjo dan Selat Madura Sebelah Timur : Kabupaten Probolinggo
Sebelah Selatan : Kabupaten Malang Sebelah Barat : Kabupaten Mojokerto
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan BT 7°57'00" LS 7°54'00" 7°51'00" 7°48'00" 7°45'00" 7°42'00" 7°39'00" 7°36'00" 7°33'00" 11 2 °3 6 '0 0 " 11 2 °3 9 '0 0 " 11 2 °4 2 '0 0 " 11 2 °4 5 '0 0 " 11 2 °4 8 '0 0 " 11 2 °5 1 '0 0 " 11 2 °5 4 '0 0 " 11 2 °5 7 '0 0 " 11 3 °0 0 '0 0 " 11 3 °0 3 '0 0 " 11 3 °0 6 '0 0 "'
BATAS ADMINISTRATIF WILAYAH
Jalan Negara
Rel Kereta Api Jalan Propinsi Jalan Tol Jalan Kabupaten Batas Kabupaten Batas Kecamatan Batas Pantai T B S 0 0 Sungai Kantor Kecamatan Rawa PETA : LEGENDA : KABUPATEN PASURUAN 2.1 1 3 cm 2.50 7.50 Km P. BALI SAMUDERA INDONESIA
PROP. JAWA P. MADURA
LAUT JAWA
SELAT MADURA TENGAH
PETA INDEKS :
KABUPATEN PASURUAN
Rencana Jalan Tol Rencana Jalan Lingkar Rencana Jalan Baru
KAB. MOJOKERTO GEMPOL KABUPATEN SIDOARJO S E L A T M A D U R A KABUPATEN MALANG KABUPATEN LUMAJANG KABUPATEN PROBOLINGGO PRIGEN PANDAAN BEJI BANGIL REMBANG KRATON SUKOREJO PURWOSARI PURWODADI WONOREJO TUTUR KOTA PASURUAN POHJENTREK KEJAYAN LEKOK REJOSO GONDANG WETAN WINONGAN GRATI NGULING LUMBANG PASREPAN PUSPO TOSARI KOTA BATU
I:\DUNIA_GBR\My Pic tur es \Lambang\PEMDA KABUPATEN.gif
JL. Hayam Wuruk No. 14, PASURUAN
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
Nama-nama kecamatan di Kabupaten Pasuruan, jumlah desa dan jumlah kelurahan, beserta luasannya disajikan pada Tabel 2.1 berikut ini.
TABEL 2.3
LUAS WILAYAH KECAMATAN DI KABUPATEN PASURUAN
NO NAMA KECAMATAN LUAS (Ha) JUMLAH
DESA/KEL 1. Purwodadi 102,455 13 2. Tutur 86,300 12 3. Puspo 58,350 7 4. Tosari 98,000 8 5. Lumbang 125,550 12 6. Pasrepan 89,950 17 7. Kejayan 79,150 25 8. Wonorejo 47,300 15 9. Purwosari 59,870 15 10. Prigen 121,900 14 11. Sukorejo 58,180 19 12. Pandaan 43,270 18 13. Gempol 64,920 15 14. Beji 39,900 14 15. Bangil 44,600 15 16. Rembang 42,520 17 17. Kraton 50,750 25 18. Pohjentrek 11,880 9 19. Gondangwetan 26,250 20 20. Rejoso 37,000 16 21. Winongan 45,970 18 22. Grati 50,780 15 23. Lekok 46,570 11 24. Nguling 42,600 15 T O T A L 1.474,020 365
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
2.3. Kependudukan
Jumlah penduduk Kabuapten Pasuruan pada tahun 2008 sebanyak 1.471.564 jiwa, dimana penduduk terbanyak berdomisili di Kecamatan Gempol sebesar 117.051 jiwa dan jumlah penduduk terkecil di Kecamatan Tosari sebesar 18.292 jiwa.
Tingkat kepadatan penduduk di Kabupaten Pasuruan sebesar 998 jiwa/km2. Kepadatan penduduk tertinggi terdapat di Kecamatan Pohjentrek sebesar 2.281 jiwa/km2 dan kepadatan penduduk terendah di Kecamatan Tosari sebesar 187 jiwa/km2. Data mengenai jumlah penduduk, jumlah KK dan tingkat kepadatan per kecamatan dapat dilihat pada tabel 2.4. di bawah ini.
Tabel 2.4
Data Demografi Kabupaten Pasuruan Tahun 2008
No Kecamatan Jumlah Penduduk (jiwa) Laki -laki Perem puan Jumlah KK Kepadatan Penduduk (jiwa/km2) 1. Purwodadi 63.908 32.006 31.902 16.970 623 2. Tutur 51.682 25.838 25.844 13.998 598 3. Puspo 27.767 13.603 14.164 7.175 475 4. Tosari 18.285 8.896 9.389 4.560 187 5. Lumbang 34.058 16.863 17.195 9.488 271 6. Pasrepan 51.003 24.858 26.145 14.714 567 7. Kejayan 62.214 30.046 32.168 17.544 785 8. Wonorejo 53.467 25.976 27.491 15.277 1.128 9. Purwosari 77.212 38.611 38.601 20.723 1.282 10. Prigen 81.071 41.019 40.052 21.605 664 11. Sukorejo 76.982 37.780 39.202 21.298 1.321 12. Pandaan 96.020 47.344 48.676 26.730 2.209
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan 13. Gempol 117.299 58.776 58.523 29.873 1.803 14. Beji 78.119 38.874 39.245 21.105 1.954 15. Bangil 85.019 41.386 43.633 20.715 1.903 16. Rembang 59.201 28.820 30.381 17.063 1.379 17. Kraton 88.123 44.517 43.606 21.190 1.733 18. Pohjentrek 27.097 13.520 13.577 7.074 2.281 19. Gondangwetan 50.866 24.976 25.890 13.057 1.918 20. Rejoso 42.252 21.395 20.857 10.822 1.140 21. Winongan 40.061 19.836 20.225 11.185 870 22. Grati 72.612 36.043 36.569 19.738 1.428 23. Lekok 65.655 31.982 33.673 17.055 1.406 24. Nguling 55.392 27.262 28.130 16.016 1.300 T O T A L 1.475.365 730.227 745.138 394.975 998
Sumber : Kabupaten Pasuruan Dalam Angka, 2008
Dilihat dari tabel di atas, dapat dikatakan bahwa penyebaran penduduk di Kabupaten Pasuruan sudah cukup merata. Persebaran penduduk di wilayah pantai sampai daerah pegunungan relatif cukup merata.
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
TABEL 2.5
PROYEKSI JUMLAH PENDUDUK KABUPATEN PASURUAN TAHUN 2008 - 2013
No. T a h u n Jumlah (Jiwa)
1. 2. 3. 4. 5. 6. 2008 2009 2010 2011 2012 2013 1.471.225 1.479.524 1.487.823 1.496.122 1.504.421 1.512.719 Pertumbuhan Rata-rata (%) 1,79
Sumber : Hasil Perhitungan, BLH 2010.
Oleh karena itu, dengan proyeksi penduduk Kabupaten Pasuruan pada tahun 2012 mencapai 1.529.317 jiwa, diperkirakan konsentrasi penduduk akan semakin lebih besar di Kecamatan Gempol, kondisi ini berlaku apabila tidak diikuti oleh pengembangan permukiman dan pengembangan aktifitas-aktifitas ekonomi ke wilayah-wilayah luar Kecamatan Gempol.
2.4. Pendidikan
Banyaknya sekolah negeri, jumlah sekolah, murid dan guru di Kabupaten Pasuruan dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 2.6
Jumlah Sekolah Negeri, Murid dan Guru di Kabupaten Pasuruan
No. JENIS
SEKOLAH NEGERI KELAS
MURID GURU L P L P 1. TK 540 1304 14784 13648 28 1416 2. SD 669 4762 68033 62561 2878 3996 3. SLTP 57 763 15955 13022 674 796 4. SMU 6 153 2351 3499 190 260 5. SMK(Negeri/ Swasta) 497 6286 1560 6. MTS 5 3335 302
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
7. MAN 1 901 65
8. MI 2 691 142
Sumber : Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Kab. Pasuruan dalam angka 2009
Banyaknya sekolah swasta, jumlah sekolah, murid dan guru di Kabupaten Pasuruan dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 2.7
Jumlah Sekolah Swasta, Murid dan Guru di Kabupaten Pasuruan
No. JENIS
SEKOLAH SWASTA KELAS
MURID GURU L P L P 1. TK - - - - 2. SD 41 282 3837 3428 172 272 3. SLTP 64 392 6150 5312 611 582 4. SMU 30 208 2696 3801 531 504 5. MTS 121 18070 2365 6. MAN 55 7152 1147 7. MI 281 27702 3265
Sumber : Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Kab. Pasuruan dalam angka 2009
2.5. Kesehatan
Pada Tahun 2010 sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Pasuruan terdiri dari :
Tabel 2.8
Jumlah sarana prasarana kesehatan di Kabupaten Pasuruan :
No. KECAMATAN
JENIS SARANA DAN PRASARANA KESEHATAN RUMAH
SAKIT POLIKLINIK PUSKESMAS PUSTU POSYANDU
1. Purwodadi 0 0 1 4 69 2. Tutur 0 0 2 4 63 3. Puspo 0 0 1 4 36 4. Tosari 0 0 1 3 26 5. Lumbang 0 0 1 3 36 6. Pasrepan 0 0 1 2 72 7. Kejayan 0 0 2 3 115 8. Wonorejo 0 0 1 2 85 9. Purwosari 0 4 2 2 65 10. Prigen 0 0 2 3 80 11. Sukorejo 1 3 1 4 89 12. Pandaan 1 10 2 4 117
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan 13. Gempol 1 6 2 5 117 14. Beji 0 1 1 4 99 15. Bangil 2 5 2 3 83 16. Rembang 0 1 1 3 74 17. Kraton 0 1 2 3 117 18. Pohjentrek 0 1 1 1 41 19. Gondangwetan 0 0 1 2 93 20. Rejoso 0 1 1 3 66 21. Winongan 0 0 1 2 85 22. Grati 0 1 2 2 74 23. Lekok 0 0 1 3 84 24. Nguling 0 0 1 4 60
Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, Profil Kesehatan Tahun 2010
Sedangkan data kasus penyakit berbasis lingkungan yang terjadi di Kabupaten Pasuruan pada Tahun 2010 antara lain :
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
Tabel 2.9
Kasus Penyakit Berbasis Lingkungan di Wilayah Kabupaten Pasuruan :
No. KECAMATAN
PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN
DIARE KECACINGAN FILARIASIS DHF MALARIA TB PARU KUSTA KULIT PRAMBUSIA
(PATEK) PES ISPA
1. Purwodadi 1159 1 1 8 0 38 3 0 0 0 0 2. Tutur 329 2 0 1 0 4 0 0 0 0 0 3. Puspo 1072 0 0 9 0 7 2 0 0 0 8 4. Tosari 215 1 1 0 0 0 0 0 0 0 19 5. Lumbang 891 2 0 2 1 19 6 0 0 0 2 6. Pasrepan 369 3 0 6 16 30 30 0 0 0 8 7. Kejayan 2879 0 0 35 0 81 24 0 0 0 142 8. Wonorejo 1611 0 0 16 60 8 8 0 0 0 162 9. Purwosari 5598 4 1 22 1 75 3 0 0 0 79 10. Prigen 1958 1 0 33 0 39 6 0 0 0 0 11. Sukorejo 1110 0 0 49 0 68 3 0 0 0 58 12. Pandaan 6040 0 0 53 0 86 2 0 0 0 25 13. Gempol 3242 0 2 23 0 128 14 0 0 0 44 14. Beji 1658 0 0 22 0 54 10 0 0 0 186 15. Bangil 3226 6 68 0 100 7 0 0 0 0 137 16. Rembang 2451 0 0 8 69 19 0 0 0 0 36
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan 17. Kraton 3991 20 1 17 0 81 23 0 0 0 333 18. Pohjentrek 989 0 0 12 0 17 1 0 0 0 67 19. Gondangwetan 877 3 0 31 0 68 11 0 0 0 0 20. Rejoso 852 1 0 39 0 37 14 0 0 0 0 21. Winongan 937 1 01 16 2 74 45 0 0 0 5 22. Grati 3315 7 1 77 1 78 54 0 0 0 225 23. Lekok 533 0 1 17 0 84 30 0 0 0 10 24. Nguling 672 0 0 9 0 38 56 0 0 0 64
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
Tabel 2.10
Data tenaga kesehatan di sarana kesehatan Pemerintah dan Kader Kesehatan di Kabupaten Pasuruan Tahun 2010 : No. KECAMATAN UNIT KERJA (Puskesma/Rumah Sakit) JENIS TENAGA MEDIS(dr & drg)
PARAMEDIS NON MEDIS
Administrasi Kader
Kesehatan Perawat Bidan Farmasi Kesmas Sanitasi Gizi Keterapian
Fisik Teknisi Medis 1. Purwodadi Purwodadi 4 10 15 1 1 1 1 1 1 9 345 2. Tutur Nongkojajar 3 20 8 2 1 1 1 0 1 7 215 Sumberpitu 2 3 5 0 0 0 1 0 1 3 100 3. Puspo Puspo 1 5 2 0 0 0 0 0 0 6 180 4. Tosari Tosari 2 8 6 0 0 0 1 0 0 5 130 5. Lumbang Lumbang 3 1 10 2 0 0 1 0 0 9 180 6. Pasrepan Pasrepan 5 13 17 1 0 1 1 0 1 9 360 7. Kejayan Kejayan 3 9 18 1 0 1 1 0 1 10 425 Ambal-ambil 2 4 4 0 0 0 1 0 0 5 210 8. Wonorejo Wonorejo 4 4 16 1 0 1 1 0 0 11 485 9. Purwosari Purwosari 6 20 18 2 0 1 1 1 1 10 315 Karangrejo 2 2 4 0 0 0 1 0 1 2 84 10. Prigen Prigen 4 11 11 2 0 1 1 0 1 12 272 11. Sukorejo Sukorejo 4 12 22 1 1 1 1 0 1 9 440 12. Pandaan Pandaan 5 15 16 1 1 0 1 1 1 14 441 Sebani 1 5 6 1 1 1 1 0 0 3 119 13. Gempol Gempol 6 16 19 2 0 1 0 0 1 12 352 Kepulungan 3 8 7 0 0 1 0 0 1 5 195 14. Beji Beji 6 17 21 1 0 1 1 0 1 10 495
Draft Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan 15. Bangil Bangil 5 10 8 1 0 1 1 0 1 9 215 Raci 3 8 10 0 0 1 0 0 1 6 200 16. Rembang Rembang 3 10 26 1 1 1 1 0 1 9 370 17. Kraton Kraton 3 7 15 0 0 1 1 0 1 8 315 Ngempit 4 11 19 1 0 1 1 0 1 12 272 18. Pohjentrek Pohjentrek 2 5 11 1 0 1 1 0 2 6 206 19. Gondangwetan Gondangwetan 5 13 25 1 1 1 1 0 2 14 472 20. Rejoso Rejoso 4 15 18 1 0 1 1 0 1 10 330 21. Winongan Winongan 3 4 12 1 0 1 1 0 1 11 420 22. Grati Grati 5 19 13 1 2 1 1 1 1 24 240 Kedawungwetan 3 8 6 0 0 1 1 0 1 7 152 23. Lekok Lekok 4 10 15 1 0 0 1 0 1 10 420 24. Nguling Nguling 3 11 18 1 0 1 1 0 1 7 300 RSUD Bangil 46 167 18 17 1 4 6 6 22 - - RS. Masyitoh 40 56 13 13 1 0 1 1 7 - - RS. Panca Dharma 25 16 5 3 0 0 1 1 3 - - JUMLAH 226 559 464 61 12 28 37 12 50 293 9390
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan 2.6. Sosial Masyarakat
Kepercayaan masyarakat Kabupaten Pasuruan sangat beragam, Namun seperti wilayah lain di Indonesia, mayoritas kehidupan masyarakat Kabupaten Pasuruan memeluk agama Islam sebagai kepercayaanya.
Berdasarkan data Kabupaten Pasuruan dalam angka Tahun 2009 jumlah masjid dan mushola/surau masing-masing sebanyak 1.481 dan 7.756 buah. Jumlah gereja di Kabupaten Pasuruan sebanyak 40 buah sedangkan jumlah pura ada sebanyak 24 buah dan vihara hanya ada 1 yaitu di Kecamatan Purwodadi.
Tabel 2.11
Banyaknya Penduduk Pemeluk Agama :
No. Kecamatan Islam Protestan Katolik Hindu Budha
1. Purwodadi 63.314 226 33 - - 2. Tutur 48.520 447 127 2.338 - 3. Puspo 25.885 42 - 957 - 4. Tosari 5.900 2.328 1.699 6.698 1.698 5. Lumbang 32.506 - - - - 6. Pasrepan 48.255 42 8 - 18 7. Kejayan 64.246 21 46 2 8 8. Wonorejo 54.444 120 20 2 5 9. Purwosari 74.107 88 19 11 - 10. Prigen 77.076 996 356 85 71 11. Sukorejo 77.162 40 231 21 6 12. Pandaan 87.273 1.990 1.745 147 192 13. Gempol 114.139 715 374 207 - 14. Beji 73.837 95 47 12 13 15. Bangil 162.769 260 202 44 - 16. Rembang 57.326 11 - - 4 17. Kraton 78.765 26 6 - - 18. Pohjentrek 26.116 117 12 2 11
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan 19. Gondangwetan 44.493 150 854 - - 20. Rejoso 42.881 77 4 - 3 21. Winongan 39.199 3 13 - - 22. Grati 71.294 110 - 5 - 23. Lekok 61.386 20 9 - - 24. Nguling 55.526 61 90 - -
Sumber : Buku Kabupaten Pasuruan Dalam Angka Tahun 2009
Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian
Jenis mata pencaharian di Kabupaten Pasuruan yang paling dominan adalah industri pengolahan dengan melihat komposisi
penduduk menurut mata pencaharian pada Tahun 2006
memperlihatkan bahwa jumlah tenaga kerja dari sektor industri pengolahan adalah sebesar 101,919 jiwa. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 2.14.
Tabel 2.12
Jumlah Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian Di Kabupaten Pasuruan Tahun 2008
No. Mata
Pencaharian
Jumlah Tenaga Kerja (jiwa)
1. Pertanian 1,202
2. Pertambangan 0
3. Industri Pengolahan 101,919
4. Listrik, gas dan air 62
5. Bangunan 123 6. Perdagangan 1,312 7. Angkutan 275 8. Keuangan 2421 9. Jasa 4819 Jumlah 112,133
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan 2.7. Perekonomian
Kondisi perekonomian wilayah seringkali dijadikan tolak ukur (indikator) tingkat kemajuan suatu wilayah, dengan sendirinya dalam mengarahkan pembangunannya dimasa mendatang pembahasan mengenai aspek perekonomian ini sangat diperlukan. Bahasan yang akan diuraikan mengenai aspek perekonomian ini akan meliputi pola struktur ekonomi wilayah dan potensi produktivitas wilayah.
1. Koperasi
Upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam proses pemanfaatan dan peningkatan pendapatan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi, salah satunya melalui pemberian peluang berusaha melalui koperasi usaha kecil dan menengah dan peningkatan kualitas koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang sudah ada, sehingga pembangunan ekonomi dapat menjangkau sebagian besar penduduk miskin. Untuk tahun 2009 jumlah Koperasi aktif di Kabupaten Pasuruan adalah 538 unit atau 79,70% dari jumlah seluruh koperasi yang ada di seluruh Kabupaten Pasuruan. Sedangkan jumlah koperasi berkualitas sebanyak 131 buah atau 24,35% dari koperasi yang aktif di Kabupaten Pasuruan.
Urusan koperasi usaha kecil dan menengah dilaksanakan oleh satu satuan kerja yaitu Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah. Urusan perkoperasian dan UKM memiliki ruang lingkup kewenangan yang cukup strategis.
2. Perusahaan
Perkembangan Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) selama tahun 2009 ada sebanyak 420 buah yang diajukan ijin untuk membuka usaha perdagangan maupun non dagang. Jumlah terbanyak untuk pengajuan untuk pengajuan proses kepemilikan SIUP dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) adalah perusahaan perorangan (287 buah atau sekitar 68,33%) kemudian tertinggi
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
kedua untuk pengajuan ijin pendirian CV yaitu sebesar 87 buah (20,71%).
Tabel 2.13
Perkembangan Surat Ijin Usaha Perdagangan dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) Tahun 2009 :
No. KECAMATAN PP CV KOP PT
1. Purwodadi 3 3 - 1 2. Tutur 5 - 1 - 3. Puspo 2 - - - 4. Tosari 11 - - - 5. Lumbang 3 1 - - 6. Pasrepan 5 1 - - 7. Kejayan 3 2 - 3 8. Wonorejo 3 1 - 2 9. Purwosari 8 5 1 2 10. Prigen 7 7 - 1 11. Sukorejo 13 7 - - 12. Pandaan 79 17 2 3 13. Gempol 15 6 1 11 14. Beji 4 4 1 6 15. Bangil 19 12 - 3 16. Rembang 4 2 1 - 17. Kraton 4 3 1 - 18. Pohjentrek 5 4 1 1 19. Gondangwetan 7 4 - 2 20. Rejoso 46 1 - - 21. Winongan 5 1 - - 22. Grati 7 4 - 1 23. Lekok 1 - - 1 24. Nguling 28 2 - -
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan 3. Tenaga Kerja
Jumlah penduduk yang bekerja di Kabupaten Pasuruan pada tahun 2009 mencapai 756.445 atau meningkat sebesar 1,10% jika dibandingkan dengan tahun 2008. Sementara Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pada tahun 2009 adalah 94,97% sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada tahun 2009 adalah 5,03%.
Tabel 2.14
Perkembangan Ketenagakerjaan Menurut Jenis Kelamin Tahun 2009 :
No. Uraian Laki - Laki Perempuan
1. Pencari Kerja 3251 2707
2. Penempatan 2658 2405
3. Penghapusan Pencari Kerja 2316 1639
4. Belum ditempatkan 1449 1045
5. Permintaan, lowongan 2651 2386
6. Dipenuhi 2658 2405
7. Penghapusan Lowongan - -
8. Sisa Lowongan - -
Sumber : Disnaker Sostrans, Buku Kab. Pasuruan dalam angka tahun 2009.
Adapun jumlah tenaga kerja yang dilatih BLK/KLK Menurut kejuruan adalah sebagai berikut :
Tabel 2.15
Jumlah Tenaga Kerja yang dilatih BLK/KLK Menurut Kejuruan Tahun 2009 :
No. Kejuruan Institusional MTU
1. Teknologi Mekanik 16 16
2. Listrik 16 16
3. Elektronik 16 16
4. Bangunan 32 64
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan 6. Tata Niaga 32 - 7. Aneka Kejuruan 32 144 8. Pertanian - - 9. Bahasa Inggris - 16 10. Komputer 32 32 11. Las Listrik - 48
Sumber : Disnaker Sostrans, Buku Kab. Pasuruan dalam angka tahun 2009.
2.8. Visi dan Misi Kabupaten Pasuruan
2.8.1. Visi Kabupaten
Visi Pemerintah KABUPATEN PASURUAN periode 2008-2013 adalah: “Terwujudnya masyarakat Kabupaten Pasuruan yang lebih maju, mandiri, dinamis dan agamis.
Selanjutnya dalam arah pembangunan jangka panjang ditetapkan arahan sebagai berikut :
1. Terwujudnya masyarakat yang bermoral, beretika dan berbudaya;
2. Terwujudnya pemerintahan Kabupaten Pasuruan yang baik dan bersih serta demokratis berlandaskan hukum;
3. Terwujudnya daya saing masyarakat untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan;
4. Terwujudnya pembangunan yang lebih merata dan
berkeadilan;
5. Terwujudnya Kabupaten Pasuruan yang asri dan lestari (berkelanjutan).
2.8.2. Misi Kabupaten
Dalam rangka mewujudkan Visi Pemerintah KABUPATEN PASURUAN periode 2008-2013 yaitu “Terwujudnya masyarakat Kabupaten Pasuruan yang lebih maju, mandiri, dinamis dan agamis maka misi KABUPATEN PASURUAN dirumuskan sebagai berikut : 1. Mewujudkan pemerintahan yang demokratis, berkeadilan dan
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
dan aparatur yang berkualitas berdasarkan pengembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang berbasis kompentensi, iman dan taqwa.
2. Pemberdayaan ekonomi masyarakat agar lebih maju, mandiri
dan dinamis dengan mengoptimalkan potensi daerah,
pembangunan wilayah dan kemitraan serta pemeliharaan stabilitas pengembangan dunia usaha.
3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui aksesibilitas dan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan dan sosial serta pembinaan pemuda, pemberdayaan perempuan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
2.9. Institusi dan Organisasi Pemerintah Kabupaten
Tim Kelompok Kerja (Pokja) Sanitasi KABUPATEN PASURUAN yang bertindak sebagai Ketua adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan dan Sekretarisnya adalah Kepala BAPPEDA Kabupaten Pasuruan. Sedangkan anggotanya adalah sebagai berikut : Asisten Perekonomian dan Pembangunan setda KABUPATEN PASURUAN, Dinas Kesehatan KABUPATEN PASURUAN, Dinas Cipta Karya KABUPATEN PASURUAN, Badan Lingkungan Hidup KABUPATEN PASURUAN, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( BAPPEDA) KABUPATEN PASURUAN, Badan Pemberdayaan Masyarakat KABUPATEN PASURUAN, Dinas Komunikasi dan Informatika KABUPATEN PASURUAN, Bagian Kerja Sama Setda KABUPATEN PASURUAN, Bagian Organisasi Setda KABUPATEN PASURUAN, IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Cabang KABUPATEN PASURUAN, HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan) Cabang KABUPATEN PASURUAN, Tim Penggerak PKK KABUPATEN PASURUAN.
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
SEKRETARIS
SUBBAG PENYUSUNAN PROG & PLPRAN
SUB BAG UMUM DAN KEPEGAWAIAN
BIDANG DATA & STATISTIK
BIDANG E K O N O M I
S U B B I D PENGUMPULAN, ANLS & PLPRAN
S U B B I D STATISTIK DAN DOKUMENTASI S U B B I D P E R T A N I A N S U B B I D PENGEMBANGAN EKONOMI DAERAH KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL K E P A L A BIDANG FISIK SARANA &
PRASARANA
S U B B I D TATA RUANG DAN TATA GUNA LAHAN
S U B B I D PEMUKIMAN DAN PRASARANA WIL BIDANG SOSIAL BUDAYA S U B B I D PENDIDIKAN, PEM & KESEHATAN S U B B I D KEPENDUDUKAN DAN KESJ RAKYAT
U P T B
SUB BAG KEUANGAN
SEKRETARIS
SUBBAG PENY PROG &
ANGGARAN SUB BAG UMUM DAN KEPEGAWAIAN SUB BAG KEUANGAN & PERLENGKAPAN BIDANG PELAYANAN KESEHATAN BIDANG PENGENDALIAN MSLH KESEHATAN S E K S I KESEHATAN DASAR S E K S I KIA DAN GIZI
S E K S I PENGENDALIAN & PEMBRT PENY. S E K S I IMUNS, SURVEILANS & BENCANA KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL K E P A L A S E K S I KESH RUJUKAN DAN KHUSUS S E K S I KESEHATAN LINGKUNGAN BIDANG JAMINAN & SRN KESEHATAN S E K S I JAMINAN KESEHATAN S E K S I SARANA DAN PRLTN KESH S E K S I KEFARMASIAN BIDANG PENGEMBANGAN SDM S E K S I PERENCANAAN PENDYGN & DIKLAT
S E K S I PRN SRT MASY & PROMOSI KESH S E K S I REGISTRASI DAN AKREDITASI
A. Struktur Organisasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah KABUPATEN PASURUAN
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
SEKRETARIS
SUBBAG PENY PROG & PELAPORAN SUB BAG UMUM DAN KEPEGAWAIAN SUB BAG KEUANGAN BIDANG PERMUKIMAN PRKTAAN & PRDSAAN
BIDANG T. RUANG DAN PENATAAN BNGNAN S E K S I PERENCANAAN & EVALUASI PROG S E K S I PERMUKIMAN PERKOTAAN S E K S I PERENCANAAN & EVALUASI PROG S E K S I TATA RUANG KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL K E P A L A S E K S I PERMUKIMAN PERDESAAN S E K S I TATA BANGUNAN BIDANG PENGEMB AIR BRSH &
AIR LIMBAH LINGK PERMUKIMAN
S E K S I PERENCANAAN &
EVALASIPROG
S E K S I PENGEMB AIR BRSIH LINGK PERMUKIMAN S E K S I PENGEMB AIR LMBH LINGK PERMUKIMAN U P T D SEKRETARIS SUBBAG PENYUSUNAN PROG & PLPRAN
SUB BAG UMUM DAN KEPEGAWAIAN SUB BAG KEUANGAN BIDANG ANALISA DAMPAK LINGKUNGAN BIDANG PENGAWASAN & PENGENDALIAN S U B B I D BINTEK DOK. LINGKUNGAN S U B B I D PENGKAJIAN & PENGEMB KAPSTS S U B B I D PNGDLN PNCMRN
& KRSKAN LINGK
S U B B I D PENGAWASAN PENGEL LINGK KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL K E P A L A BIDANG PEMULIHAN DAN KEBERSIHAN S U B B I D PEMANFAATAN & PEMULIHAN SDA S U B B I D KEBERSIHAN & PERTAMANAN U P T B
C. Struktutr Organisasi Dinas Cipta Karya KABUPATEN PASURUAN
D. Struktur Organisasi Badan Lingkungan Hidup KABUPATEN PASURUAN
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
SEKRETARIS
SUBBAG PENYUSUNAN PROG & PLPRAN
SUB BAG UMUM DAN KEPEGAWAIAN SUB BAG KEUANGAN BIDANG KESWADAYAAN MASYARAKAT BIDANG PENGUATAN KELEMBAGAAN S U B B I D PARTISIPASI MASYARAKAT S U B B I D SRN & PRASRN PEDESAAN S U B B I D PENGUATAN KLBG
DESA & KEL
S U B B I D PENGEMB MANAJ PEMB PRTISIPASIF KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL K E P A L A BIDANG PENGEMB PEREK MASYARAKAT S U B B I D EKONOMI MASYARAKAT S U B B I D PENDYGUNAAN SDA TEKN TPT GUNA U P T B SEKRETARIS SUBBAG PENY PROG & PELAPORAN SUB BAG UMUM DAN KEPEGAWAIAN SUB BAG KEUANGAN BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT BIDANG PEMBERDAYAAN INFORMASI S E K S I LIPUTAN DAN DOKUMENTASI S E K S I MEDIA MASSA DAN PENERBITAN S E K S I KEL INFORMASI MASYARAKAT (KIM) S E K S I PENYEBARAN INFORMASI KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL K E P A L A BIDANG TELEMATIKA S E K S I PEMB. TEK INFO &
KOMUNIKASI S E K S I POS DAN TELEKOMUNIKASI S E K S I PAMERAN DAN S E K S I PENGUMPULAN S E K S I PENGEMBANGAN
E. Struktur Organisasi BAPEMAS KABUPATEN PASURUAN
F. Bagan Organisasi Dinas Komunikasi dan Informatika KABUPATEN PASURUAN
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan 2.10. Tata Ruang Wilayah
Tujuan penataan ruang wilayah Kabupaten merupakan arahan perwujudan ruang wilayah Kabupaten Pasuruan yang ingin dicapai pada masa yang akan datang. Adapun tujuan penataan ruang wilayah Kabupaten Pasuruan adalah “Mewujudkan ruang wilayah yang mendukung perkembangan industri, pertanian dan pariwisata serta selaras dengan keberlanjutan lingkungan hidup dan pemerataan pembangunan”.
Rencana struktur ruang wilayah Kabupaten Pasuruan menggambarkan sistem pusat-pusat kegiatan di wilayah Kabupaten Pasuruan yang memberikan layanan bagi kawasan perkotaan dan kawasan perdesaan disekitarnya yang berada dalam wilayah Kabupaten Pasuruan yang dihubungkan oleh sistem jaringan prasanana wilayah yang mengintegrasikan kesatuan wilayah Kabupaten.
Pemanfaatan ruang
Rencana pemanfaatan ruang bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk pemanfaatan ruang yang menggambarkan ukuran, fungsi dan karakteristik kegiatan alam dan manusia, serta
mengantisipasi perubahan/perkembangan bentuk-bentuk
pemanfaatan ruang tersebut.
a. Kawasan Lindung
Kawasan lindung merupakan kawasan yang memberikan perlindungan terhadap kawasan bawahannya yang terdiri dari : 1. Kawasan hutan lindung
Kawasan hutan lindung milik negara yang dikelola oleh PT. Perhutani yang terletak di wilayah Kabupaten Pasuruan adalah seluas 7.225,30 Ha yang terletak menyebar di Kecamatan Progen, Kecamatan Gempol, Kecamatan Tosari, Kecamatan Tutur, Kecamatan Puspo, Kecamatan Lumbang, serta Kecamatan Pasrepan.
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pasuruan
2. Kawasan resapan air
Kawasan resapan terletak di Kecamatan Purwosar, Kecamatan Purwodadi, Kecamatan Prigen, Kecamatan Sukorejo, Kecamatan Pandaan, Kecamatan Tutur, Kecamatan Tosari, Kecamatan Puspo, pasrepan dan Lumbang.
b. Kawasan Budidaya
Pengembangan kawasan budidaya melalui optimasi fungsi kawasan pada kawasan hutan produksi tetap, kawasan pertanian, kawasan perkebunan, kawasan perikanan, kawasan peternakan, kawasan pertambangan, kawasan peruntukan industri, kawasan dan obyek pariwisata, kawasan permukiman, kawasan eksploitasi sumber daya air dan mineralserta ruang terbuka hijau 9RTH) dalam mendorong ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
c. Kawasan Pesisir
Pengembangan kawasan pesisir sesuai dengan fungsi sebagai penopang kelestarian lingkungan hidup dan mendorong pertumbuhan wilayah melalui pelestarian sumber daya pesisir dan mendorong perkembangan fungsi budidaya pesisir untuk
perikanan, permukiman, pariwisata, dan prasarana