• Tidak ada hasil yang ditemukan

MIKOBIOTA PADA BUAH CABAI: PENGARUHNYA TERHADAP Colletotrichum capsici, CENDAWAN PENYEBAB ANTRAKNOSA MELLY FITRIANI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MIKOBIOTA PADA BUAH CABAI: PENGARUHNYA TERHADAP Colletotrichum capsici, CENDAWAN PENYEBAB ANTRAKNOSA MELLY FITRIANI"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1    Persentase  keberadaan  Colletotrichum  spp.  pada  buah  cabai  merah  besar dari 3 pasar tradisional di Kotamadya Bogor
Gambar 3   Hasil uji antagonisme antara Colletotrichum capsici CPB I.1 dengan  Plectosphaerella  cucumerina  (tipe  interaksi  E)  (1),  Aspergillus  flavus (tipe interaksi E) (2), Issatchenkia orientalis (tipe interaksi E)  (3), isolat MF 2 (tipe interaks
Gambar  5    Biakan  murni  Plectosphaerella  cucumerina  pada  media  Potato  Dextrose  Agar  (PDA)  setelah  inkubasi  7  hari  pada  suhu  ruang  (28±2  o C) (a), dan foto mikrograf P

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu, kerugian pascapanen buah cabai akibat penyakit antraknosa pada masa yang akan datang diharapkan dapat ditekan dengan menggunakan kitosan dan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultivar cabai rawit jengki (C2) lebih resisten terhadap jamur C.capsici (Syd.) Butler &Bisby penyebab antraknosa dibandingkan dengan

saja tidak dapat menekan keparahan penyakit antraknosa pada buah cabai, (3) pengaruh kitosan dalam menekan keparahan penyakit antraknosa pada buah cabai sebanding

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa; Kultivar cabai merah yang memiliki ketahanan tinggi terhadap serangan jamur Colletotrichum

Studi tentang keragaman dan seleksi ketahanan tanaman cabai terhadap penyakit antraknosa perlu dilakukan guna memeroleh informasi genetik dalam merakit varietas

saja tidak dapat menekan keparahan penyakit antraknosa pada buah cabai, dan pengaruh kitosan dalam menekan keparahan penyakit antraknosa pada buah cabai sebanding dengan

Colletotrichum capsicimerupakan jamur patogen pada tanaman cabai besar (Capsicum annum) yang menimbulkan gejala penyakit antraknosa.Pengendalian penyakit menggunakan

Colletotrichum capsicimerupakan jamur patogen pada tanaman cabai besar (Capsicum annum) yang menimbulkan gejala penyakit antraknosa.Pengendalian penyakit menggunakan