TUGAS BROADCASTING
NASKAH FILM PENDEK “REKAYASA”
Disusun oleh :
Lian Wahyu Prasetyo
10.21.0512
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
AMIKOM
YOGYAKARTA
2011
REKAYASA
By
Lian Wahyu Prasetyo
Desember 9,2010
FADE IN :
1. INT.KAMAR KOS-PAGI HARI Suasana pagi hari di kos-kosan.
JO(O.S)
Namaku Jonathan. Aku anak teknik di salah satu Universitas swasta di Yogyakarta. Dan ini temenku, namanya Roy.
(pause)
CAMERA MOVE TO: ROY SEDANG MERAPIKAN PAKAIAN. JO(CONTINUED) Dan ini aku Jo.
(pause)
CAMERA MOVE TO: JO sedang tidur.
JO(CONTINUED)
Cerita ini bukan bercerita tentang aku, tapi tentang temenku Roy. CAMERA MOVE TO: Roy berjalan meninggalkan kamar kos, lalu menutup pintu.
CUT TO:
2. EXT.MONTAGE SCENE
(START MUSIC)
(MONTAGE) Roy menyebrang jalan. Keramaian dikampus. Roy masuk ke ruang rapat.
(END MUSIC) CUT TO:
3. INT.RUANG RAPAT-SIANG HARI
Rapat anggota BEM FIKOM berlangsung panas. Alvin memprotes kebijakan Roy.
ALVIN (Sinis)
Interupsi. Aku gak setuju dengan ide lo. Ide lo itu udah melenceng dari PROKER kita! 4 bulan lalu kita udah bikin acara amal. Aku pikir alangkah baiknya kalau kita membuat sebuah acara yang lebih ber-impact langsung untuk anak-anak FIKOM.
ROY
(Suara meninggi)
Terus lo mo buat apa? Aku tau yang ada di pikiran lo! Dari dulu lo mau buat event hura-hura kan! Kenapa sih Vin lo tuh selalu ngotot! Padahal lo sendiri tau kan, kalau dari dulu ide lo itu selalu di reject sama kajur!
ALVIN Bukan itu maksud aku Roy, maksud aku…
ROY
(Memotong pembicaraan Alvin) Terus maksud lo apa!
(pause)
ROY(CONTINUED)
Sekarang kita aklamasi aja, yang setuju ide aku silahkan angkat tangan.
Seluruh peserta rapat mengangkat tangan, kecuali Alvin. CUT TO:
4. INT/EXT.ATM-SIANG HARI
Roy mengecek account di ATM. Jumlah account di rekening Roy hanya Rp 70.000. Roy mengambil kartu dan slip ATM-nya.
5. EXT.TERAS-KOS-KOSAN-MALAM HARI
Roy sedang membuat tugas di depan komputer. HP Roy berbunyi. Roy mengambil HP-nya yang ada di tempat tidur.
(SFX SOUND: Suara ringtone HP Roy.)
ROY Halo… BAPAKK ROY(O.S) Halo nak. ROY (Panik)
Bapak, ada apa Bapak telepon malam-malam? Ibu gak apa-apa kan Pa? BAPAK ROY(O.S)
Ibu baik-baik saja. Bapak hanya ingin memberitahu, kalau Ibumu besok akan dioperasi. Tapi kamu tidak usah khawatir, kamu fokus saja pada kuliahmu.
ROY
Baik Pa. Roy pasti akan belajar dengan serius. Salam untuk ibu ya Pa.
(Roy menutup HP-nya. Roy termenung. Jo mengagetkan Roy.) JO
Kenapa Sob? Ada masalah apa?
ROY Gak ada apa-apa kok.
Roy kembali melanjutkan membuat tugas di komputer. CUT TO:
6. EXT.LORONG KAMPUS-SIANG HARI
Roy baru saja menyelesaikan kelas. Di lorong Roy melihat Ira. ROY
(Berteriak) Ira…
Ira melihat ke arah Roy. Roy berlari ke arah Ira. IRA POV: Roy yang berlari kearahnya.
ROY Baru beres kelas ya Ra?
IRA Iya.
ROY
Kamu pasti laper. Kita makan siang bareng yuk. IRA
Boleh. CUT TO:
7. INT.KANTIN KAMPUS-SIANG HARI
Roy dan Ira asyik menyantap makanan pesanan mereka. ROY
Ra, aku boleh minta tolong gak? IRA Minta tolong apa?
ROY
Kalau boleh, aku mau lihat buku keuangan BEM. IRA
(Tersenyum)
Ha…ha… aku kirain kamu mau minta apa. Ya boleh lah, kamu kan ketua BEM.
ROY
Bukan cuma itu aja sih. Aku juga mau minta tolong yang lain.
IRA Apa?
ROY
Aku mau untuk dana amal kita kali ini, kamu buatin anggaran yang lebih besar dari sebelumnya. Kalau bisa 1 juta.
IRA (Tersedak) Apa? Itu kan besar banget Kak.
ROY
Iya sih, tapi panti yang kali ini beda. Anak asuhnya lebih banyak, dan kebetulan mereka bulan ini ada acara. Tapi, mereka janji akan bikin rincian atas dana yang kita kasih. Jadi kamu bisa kan bantuin aku.
Ira menganggukkan kepalanya. CUT TO:
8. INT.SEKRET BEM KAMPUS-SORE HARI
Anak-anak BEM berkumpul di sekret. Ada yang sedang curhat, ada juga yang sedang bercanda saat Roy dan Ira datang.
GAGAN
Cieh… kayanya makin hari ada yang makin mesra aja nih. Siapin budget buat traktirannya yang gede ya…
ROY Ga usah ngaco deh!
CUT TO:
9. INT.KAMAR KOS-KOSAN-MALAM HARI
Roy duduk di depan komputernya. Roy membuat surat permohonan panti asuhan yang direkayasa. Roy mengeprint surat hasil rekayasa.
CAMERA CU: Printer saat mencetak surat panti asuhan yang direkayasa.
ROY tersenyum kecil.
ROY POV: Melihat surat rekayasa.
10. INT.SEKRET BEM KAMPUS-SIANG HARI
Ira berada di meja kerjanya. Roy datang memberikan surat dari panti asuhan.
ROY
Ira, ini surat dari panti asuhan yang akan kita beri sumbangan. IRA
Roy duduk di sebelah Ira. Roy memandangi Ira dalam-dalam. Ira yang merasa diperhatikan oleh Roy menjadi salah tingkah.
IRA Kamu kok ngeliatin akunya kaya gitu sih.
ROY Abis kamu cantik banget sih hari ini.
Roy dan Ira saling memandang. Roy dan Ira tidak sadar jika beberapa anak BEM ada yang datang ke sekret.
GAGAN
Ehem… untung aja ya kita yang dateng jadi cuma digepin doang. Coba kalau setan yang dateng, ehm ga jamin deh…
ROY
Iya, setannya ga datang. Yang dateng rajanya setan!
CUT TO:
11. EXT.PARKIRAN MOTOR KAMPUS-SORE HARI
Alvin duduk di atas motor Santo. Alvin menunggu Santo. Santo berjalan menuju motornya.
CAMERA MOVE TO: Santo berjalan menuju motornya. Santo melihat Alvin di atas motornya.
SANTO POV: Alvin duduk di atas motornya. SANTO Ada apa Vin?
ALVIN Ada yang mau aku tanyain sama lo To.
SANTO Soal apa?
ALVIN
Em… lo ngerasa gak sih, kalau ada yang aneh sama acara pengumpulan dana amal kali ini.
SANTO (Berfikir) Biasa aja ah…
ALVIN
Gini deh, aku punya rencana untuk ngusut hal ini. Tapi masalahnya lo mau bantuin aku gak?
SANTO
Aku mau-mau aja sih. Tapi, emangnya rencana lo apaan sih? ALVIN
Rencana aku sih…
(dialog di bagian rencana di mute) ALVIN(CONTINUED)
Gimana, lo mau bantuin aku kan? SANTO (Menganggukkan kepala) Oke. ALVIN (Berjabat tangan) Thank’s ya bro… CUT TO:
12. INT/EXT LORONG KAMPUS-SIANG HARI (START MUSIC)
Roy dan beberapa anggota BEM sedang meminta sumbangan dana. Sesekali Roy dan Ira saling mencuri pandang.
(END MUSIC)
CUT TO:
13. INT.SEKRET BEM.KAMPUS-SORE HARI
Roy, Ira dan Fanny menghitung uang yang berhasil dikumpulkan. ROY
190, 195, 200, 210.500 Di kotak 1 terkumpul Rp 210.500,00 Ira mencatat uang yang telah dihitung Roy.
Kalau di kotak 2 dapet berapa Fan? FANNY Di kotak 2 terkumpul Rp 117.200,00
Ira mencatat uang yang telah dihitung Fanny. IRA
Jadi setelah dijumlahkan, totalnya Rp 327.700,00
ROY+FANNY (Bersama-sama) Alhamdullilah.
CUT TO:
14. INT.KOS KAMAR IRA-MALAM HARI Roy berdiri di terasnya. Roy menelepon Ira.
ROY Ira, terima kasih ya.
IRA Terima kasih buat apa?
ROY
Terima kasih karena kamu udah mau bantuin aku untuk nyuksesin pengumpulan dana amal kita.
IRA
Sama-sama kok. Lagipula itu memang udah jadi tanggung jawab kita sebagai pengurus BEM.
ROY
Oh iya Ra BTW, anggaran dana amal udah kamu buat sesuai dengan yang aku minta kan.
IRA Sudah kok.
ROY (Tersenyum)
Makasih banget ya Ra, aku jadi makin sayang sama kamu.
CUT TO:
15. INT.RUANG RAPAT KAMPUS-SIANG HARI
Roy berdiri di depan para anggota BEM. Roy melaporkan hasil pengumpulan data amal.
ROY
(Menunjukkan hasil pengumpulan dana)
Jadi seperti yang kita lihat, dari pengumpulan dana amal yang kita laksanakan kemarin berhasil terkumpul Rp 327.700,00. Hasil tersebut ditambah 1 juta dari dana program BEM, jadi total dana yang akan kita sumbangkan adalah Rp. 1.327.700,00.
CAMERA MOVE TO: Anak-anak BEM yang sedang melihat rekapitulasi dana amal dari fotocopy yang telah dibagikan.
ROY
Dan hari ini juga dana yang telah terkumpul ini akan langsung kita serahkan kepada panti asuhan yang telah kita pilih.
CUT TO:
16. MONTAGE SCENE.AKTIVITAS ROY-SIANG HARI (START MUSIC)
MONTAGE: Roy menabungkan hasil dana amal ke rekening pribadinya. Roy mengecek account di ATM-nya. Roy mengambil kartu ATM beserta slip ATM. Roy keluar dari tempat ATM.
(END MUSIC)
CUT TO:
17. INT.KANTIN KAMPUS-SIANG HARI
Alvin duduk di kantin bersama Santo dan Fanny. Alvin menceritakan kejanggalan penghitungan dana.
ALVIN
Sekarang lo berdua perhatiin. Apa pernah dalam sejarah, kalau BEM mengeluarkan dana kas yang begitu besar untuk dana amal!
SANTO
(Menggelengkan kepalanya) Sepengetahuan aku, kayanya gak pernah deh.
ALVIN
1 lagi yang bikin aku curiga. Roy tuh gak pernah ngebahas panti asuhan yang akan menerima dana amal kali ini.
FANNY
Kita gak bisa tinggal diam. Kita harus usut tuntas hal ini.
CUT TO:
18. INT.SEKRET BEM KAMPUS-SIANG HARI
Santo dan Fanny mencari bukti-bukti yang mencurigakan di sekret BEM. Santo dan Fanny berhasil menemukan kertas permohonan dari panti asuhan yang direkayasa oleh Roy.
CUT TO:
19. EXT.JALAN RAYA-SIANG HARI (START MUSIC)
MONTAGE: Alvin dan Santo naik motor di jalan raya. Alvin dan Santo menanyakan alamat. Alvin dan Santo tiba di alamat yang dituju. Pada alamat yang dituju hanya terdapat rumah tua yang hangus terbakar.
(END MUSIC) SANTO Lo yakin ini alamat yang kita cari?
ALVIN
Iya, Jl.Boeing no.75 Jakarta Selatan. Ya ini dia alamatnya. SANTO
(Merebut kertas alamat) Coba aku lihat.
SANTO POV: Kertas alamat yang bertuliskan Jl.Boeing no.75 Jakarta Selatan.
SANTO (Kesal)
Sialan! Kita udah ditipu mentah-mentah sama si Roy! Alvin memfoto rumah tua dengan kamera di HP-nya.
ALVIN
(Sambil memfoto, tertawa sinis) Hm… foto ini akan membungkam mulutnya yang besar itu.
CUT TO:
20. INT.RUANG RAPAT.KAMPUS-SIANG HARI
Semua anggota BEM berkumpul di ruang rapat. Semua sudah duduk di tempat mereka masing-masing
ROY
Selamat siang semuanya. Karena semua sudah berkumpul, kita mulai saja rapat bulanan kita.
(pause)
CAMERA CU: Wajah Alvin, Santo, Fanny. ROY(CONTINUED) Pertama-tama kita akan membahas…
ALVIN (Berdiri, Memotong pembicaraan ROY)
Kita bahas masalah pengumpulan dana amal yang kita lakukan kemarin.
ROY (Kesal, Berdiri)
Lagi-lagi lo Vin! Kenapa sih lo selalu mengacaukan rapat! Apa lo lupa tata cara rapat, atau jangan-jangan lo memang gak diajarin etika sopan santun!
SANTO (Emosi, Berdiri)
Aku rasa lo yang gak diajarin etika kehidupan! FANNY
(Berdiri)
Dan seharusnya lo berkaca sama diri lo sendiri sebelum lo ngomong sama orang lain!
ROY (Bingung)
Maksud lo apa sih Vin! Lo berdua juga, apa-apaan sih! Udah deh kalian gak usah membuat aku tambah pusing.
(pause)
ROY(CONTINUED) (Mencoba tenang, duduk)
Sekarang aku minta lo semua duduk, biar kita lanjutin rapatnya. SANTO
Kita gak akan duduk sebelum lo ngejelasin sama kita, kemana lo bawa duit hasil pengumpulan dana amal kemarin.
ROY
Kalian mau tau uangnya kemana?! Uangnya udah aku serahin sama panti yang udah kita pilih. Puas!
FANNY (Tegas) Kalau gitu kita mau lihat tanda terimanya.
ROY
(Mencoba tenang)
Sorry aku lupa. Tanda terimanya ketinggalan di kos aku. ALVIN
Kalau gitu kita mau tau, apa nama panti yang menerima dana amal kita?
ROY (Emosi)
Mau kalian apa sih! Belum puas kalian menyudutkan aku dengan pertanyaan-pertanyaan kalian!
ALVIN
(Menunjukkan bukti-bukti)
Belum. Kita belum puas sampai lo menjelaskan tentang semua ini! Alvin menunjukkan bukti-bukti yang terkumpul. Dari surat permohonan rekayasa hingga foto-foto yang telah di cetaknya dari HP-nya. Alvin melemparkan bukti-bukti ke atas meja.
CAMERA CU: Bukti-bukti yang dilemparkan Alvin ke atas meja.
CUT TO:
21. INT.RUANG DEKAN KAMPUS-SIANG HARI
Roy duduk di tengah ruangan sambil menunduk. Dekan dan Kajur menatap Roy.
DEKAN POV: Roy duduk dengan tertunduk. DEKAN
Setelah mempertimbangkan masalah ini dari berbagai sudut pandang. Dengan sangat menyesal kami harus men Drop-Out saudara.
CUT TO:
22. MONTAGE SCENE AKTIVITAS ROY-SORE HARI (START MUSIC)
MONTAGE: Roy keluar dari ruang sidang dekan. Roy berjalan meninggalkan kampus. Roy berjalan menuju kosan.
INTERCUT
23. INT.KAMAR.KOS-KOSAN-SORE HARI
Roy membereskan pakaiannya. Roy berjabat tangan perpisahan dengan Jo.
INTERCUT
23.EXT.MONTAGE SCENE AKTIVITAS ROY-MALAM HARI
MONTAGE: Roy berjalan di pinggir jalan. Suasana Jakarta sore hari. Jo di atas gedung kampus memperhatikan Roy berjalan pergi meninggalkan semuanya. Jo melihat matahari terbenam.
JO(V.O)
Hidup mengalir bagai air. Dan jalannya hidup berputar seperti roda. Kini waktunya kita menentukan, apakah akan berjalan maju seperti roda yang berputar atau mengalir turun seperti air yang mengalir.
Matahari tenggal.