• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - BAB II YULIANI RAUDHATUL JANNAH FARMASI'17 2

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA - BAB II YULIANI RAUDHATUL JANNAH FARMASI'17 2"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Penelitian Terdahulu

Andhika yudho prasetyo (2015), dalam penelitiannya yang berjudul

penyalahgunaan obat sebagai alat penggugur kandungan dalam perspektif hukum pidana Indonesia dan hukum pidana Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang tindak pidana penyalahgunaan obat yang digunakan sebagai alat untuk penggugur kandungan, serta mengetahui secara sudut pandang hukum Islam.

Persamaan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Andhika Yudho Prasetyo(2015) dengan penelitian yang akan dilakukan yaitu dapat mengetahui penyalahgunaan obat sebagai alat penggugur kandungan. Sedangkan perbedaannya yaitu penelitian yang akan dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan profil penjualan obat misoprostol/cytotec pada

website di internet.

B. Landasan Teori 1. Obat

a. Definisi Obat

(2)

b. Penggolongan Obat

Penggolongan obat di Indonesia diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 917/Menkes/Per/VI/2000. Penggolongan obat di maksudkan agar peningkatan keamanan dan ketepatan penggunaan serta pengamanan distribusi.

Penggolongan obat tersebut terdiri dari: obat bebas, obat bebas terbatas, obat wajib apotek, obat keras, psikotropika dan narkotika.

1) Obat Bebas

Obat bebas adalah obat yang dapat dijual bebas kepada umum tanpa resep dokter, tidak termasuk dalam daftar narkotika, psikotropika, obat keras dan sebagainya.

2) Obat bebas terbatas

Obat bebas terbatas adalah obat keras yang dapat diserahkan kepada pemakainya tanpa resep dokter, bila penyerahannya memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a) Obat tersebut hanya boleh dijual dalam bungkusan asli pabrikan yang membuatnya.

b) Pada penyerahannya oleh penjual harus mencantumkan tanda peringatan tersebut bewarna hitam.

Obat bebas terbatas harus ditandai dengan lingkaran bewarna biru. Obat bebas terbatas harus juga mencantumkan tanda P.No 1, P.No 2, P.No 3, P.No 4, P.No 5, atau P.No 6. 3) Obat Keras

Obat keras adalah obat-obatan yang tidak digunakan untuk keperluan tehnik, yang mempunyai khasiat mengobati,

menguatkan, membaguskan, mendesinfektan dan lain-lain tubuh manusia, baik dalam bungkusan maupun tidak.

4) Obat Wajib Apotek (OWA)

(3)

5) Obat Narkotika dan Psikotropika

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintesis maupun semisintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan nyeri, dan dapat menyebabkan ketergantungan, yang dibedakan kedalam golongan-golongan sebagaimana yang disebutkan dalam undang-undang.

6) Obat tradisional

Obat tradisional yaitu bahan atau ramuan bahan berupa tumbuhan, hewan, mineral, sediaan sarian atau campuran dari bahan-bahan tersebut, yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman.

c. Obat Misoprostol/Cytotec

Misoprostol adalah analog dari prostaglandin E1 (PG E1) yang terdaftar di banyak negara selama paruh kedua tahun 1980an di bawah nama berpemilik Cytotec (Pharmacia), untuk pengobatan ulkus peptik, terutama yang disebabkan oleh obat-obatan anti-inflamasi non steroid (Garris, 1989). Misoprostol telah disahkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan di Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) sejak tahun 1985. Penggunaannya dikontraindikasikan untuk wanita hamil karena dapat menyebabkan kontraksi dan keguguran rahim.

Kontraindikasi pada obat merupakan keadaan ketika obat tidak boleh digunakan, karena akan menghasilkan efek yang berbahaya kepada seseorang dalam keadaan tertentu. Contohnya: pemberian obat kepada wanita yang sedang hamil, sedangkan obat itu berbahaya bagi janin yang dikandungannya.

Tabel 2.1. Rute pemberian obat misoprostol

Rute Onset reaksi Lama reaksi

Oral 8 menit 2 jam Sublingual 11 menit 3 jam Vaginal 20 menit 4 jam Rektal 100 menit 4 jam

(4)

Beberapa penelitian menyebutkan misoprostol sangat efektif

untuk induksi persalinan karena dapat mematangkan serviks dan memacu kontraksi miometrium sehingga dianjurkan untuk ibu hamil dengan serviks yang belum matang. Misoprostol mempunyai kerugian terutama pada efek samping dan kesulitan pemberian dosis

untuk induksi persalinan. Walaupun demikian prostaglandin telah dikembangkan sebagai bahan pertimbangan yang membantu dimulainya induksi persalinan pada serviks yang belum matang. (Elasari, et al., 2007, Anonim, 2006, Goldberg, A.B., et al., 2004).

Obat cytotec ini mengandung zat yang disebut misoprostol sebanyak 200 mikrogram yang aktif untuk mengobati gangguan lambung yang tidak biasa yang disebabkan oleh penggunaan obat-obat AINS. Obat ini memiliki tiga efek samping, yaitu diare, nyeri perut, uterotonik Penggunaannya sekarang ini sering disalahgunakan untuk menggugurkan kandungan karena efek samping obat cytotek terhadap Rahim memang sangat berbahaya apalagi untuk ibu hamil (Ibidem).

d. Obat off-label

Menurut FDA penggunaan obat off-label mengacu pada penggunaan obat atau perangkat medis yang berbeda dari label produk yang telah disetujui oleh lembaga izin edar seperti FDA. FDA akan memproses peredaran obat dengan cara uji klinis acak

yang menunjukkan khasiat untuk indikasi tertentu sebelum pemasaran (Pickar et al., 2008).

Menurut Institute for Quality and Efficiency in Health Care menjelaskan bahwa off-label berarti "penggunaan yang tidak

(5)

Medizinprodukte, BfArM). Otoritas perizinan Eropa yang berbasis

di London disebut European Medicines Agency (EMA), di Amerika Serikat disebut Food and Drug Administration (FDA), dan di Indonesia disebut Badan Penelitian Obat dan Makanan (BPOM) (Nasser & Sawicki, 2009).

Suatu penelitian di Jerman berdasarkan Institute for Quality and Efficiency in Health Care juga menjelaskan bahwa sebuah obat tunggal kadang dapat digunakan untuk kondisi yang berbeda atau dalam kelompok orang yang berbeda, misalnya pada anak-anak dan orang dewasa. Penggunaan obat yang pertama harus disetujui untuk setiap indikasi dan beberapa kelompok orang. Suatu perusahaan farmasi memiliki kewenangan untuk persetujuan penggunaan setiap obat yang diproduksinya, tapi mereka tidak berkewajiban mengajukan permohonan persetujuan untuk produk obat mereka di semua negara. Ini berarti bahwa obat tertentu mungkin berlisensi indikasi di satu negara (misal negara A), tetapi tidak di negara lain (negara B). Jika seseorang di negara B meresepkan obat dengan indikasi yang sama dari obat di negara A, maka mereka termasuk menggunakan obat off-label (Nasser & Sawicki, 2009).

Penggunaan obat off-labeldikelompokkan dan dikategorikan meliputi tidak tepat dosis, usia, kontraindikasi, rute pemberian, dan indikasi. Berikut adalah penjelasan diantaranya (Prawiti et al., 2013),

yakni:

1) Off-labelusia

Obat dikategorikan sebagai obat off-labelusia jika digunakan diluar rentang usia yang telah disetujui.

2) Off-labeldosis

(6)

3) Off-label kontraindikasi

Obat dikatakan termasuk kategori off-label kontraindikasi jika menimbulkan kontraindikasi saat diberikan kepada pasien yang usianya tidak sesuai dengan peruntukan obatnya.

4) Off-label rute pemakaian

Obat di kategorikan sebagai obat off-label rute pemberian jika digunakan diluar prosedur mengenai cara pemakaian yang seharusnya.

Sedangkan menurut Kimland dan Odlind, 2012 menjelaskan bahwa obat dikategorikan sebagai off-label indikasi jika obat yang digunakan diluar indikasi yang tertera pada leaflet.

e. Penyalahgunaan Obat

Definisi penyalahgunaan adalah menggunakan sesuatu barang atau jabatan yang tidak dipergunakan semestinya. Penyalahgunaan obat dalam arti luas meliputi penyalahgunaan obat-obatan seperti Narkotika, Kokain, Heroin, dan misoprostol. Salah satu obat yang sering disalahgunakan yaitu misoprostol dengan memanfaatkan efek sampingnya yang dapat memicu kontraksi pada Rahim (Anonim, 2014).

Misoprostol memiliki kontraindikasi terhadap kehamilan, tidak boleh digunakan kepada ibu hamil. Untuk keamanan, maka

diberikan label larangan penggunaan terhadap ibu hamil didalam penggunaan misoprostol. Misoprostol sering digunakan untuk pengguguran kandungan secara medis memiliki keuntungan menjadi lebih murah, mudah, tidak perlu anastesi, serta tidak memiliki resiko

jaringan parut yang dapat dikaitkan dengan pengguguran kandungan secara bedah.

2. Aborsi

a. Definisi Aborsi

(7)

Abortus Provocatus merupakan salah satu dari berbagai macam jenis

abortus. Dalam kamus Latin Indonesia sendiri, abortus diartikan sebagai wiladah sebelum waktunya atau keguguran. Pengertian aborsi atau Abortus Provocatus adalah penghentian atau pengeluaran hasil kehamilan dari rahim sebelum waktunya.

Menurut dosen University Atmajaya Suryono Ekotama, secara umum istilah “pengguguran kandungan” diartikan dengan dikeluarkannya janin sebelum waktunya, baik itu secara sengaja maupun tidak. Biasanya dilakukan saat janin masih berusia muda (sebelum bulan keempat masa kehamilan). Namun pengertian pengguguran kandungan memiliki perbedaan apabila kita lihat dari berbagai sumber. Dari segi medis, pengertian pengguguran kandungan adalah keluarnya hasil konsepsi (pembuahan) sebelum usia kehamilan 20 minggu (lima bulan) dengan berat embrio kurang dari 500 gram (PKBI, 1998). Embrio yang keluar dari kandungan sebelum usia kehamilan 20 minggu tidak punya harapan hidup sedangkan keluarnya hasil konsepsi (pembuahan) setelah usia kehamilan 20 minggu dapat dikatakan sebagai persalinan mengingat janin yang di keluarkan sudah mempunyai harapan hidup walaupun sangat tipis. Hanya saja, disini juga dapat dibedakan antara pengguguran yang terjadi dengan sendirinya dengan pengguguran kandungan yang terjadi karena adanya campur tangan (provokasi)

oleh manusia.

Sumber lainya yang didapat dari artikel “Fact About

Abortion, Info Kit On Women’s Health oleh Institute For Social and

Action Maret 1991”,mengatakan bahwa aborsi didefinisikan sebagai penghentian kehamilansetelah tertanamnya telur (ovum) yang telah dibuahi dalam Rahim (uterus), sebelum usia janin (fetus) mencapai 20 minggu. (Lembaran dari Intitusi For Social, Studies And action, Fact Abaout Abortion, Info Kit On Women’s Health, Maret 1991).

(8)

1) Aborsi spontan / alamiah adalah berlangsungnya tanpa tindakan

apapun, kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma.

2) Aborsi buatan / sengaja adalah pengakhiran kandungan sebelum usia kandungan 28 minggu sebagai suatu akibat tindakan yang

disadari dan disengaja oleh calon ibu maupun si pelaku aborsi (dalam hal ini dokter, bidan ataupun dukun beranak).

3) Aborsi teurapetik / medis adalah pengguguran buatan yang dilakukan karena ada indikasi medik. Sebagai contoh, calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah dan dapat membahayakan baik calon ibu maupun bayi yang dikandungnya. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa.40 (Ver Andrew, Isu Utama Di Bioetika, Paulist Press, New York, 1984, hlm 67-68)

b. Hukum Tindak Aborsi

Pengertian tindak pidana adalah suatu pelanggaran norma (gangguan terhadap tata tertib hukum) yang dengan sengaja ataupun dengan tidak sengaja telah dilakukan oleh seorang pelaku, dimana penjatuhan hukuman terhadap pelaku tersebut adalah perlu demi terpeliharanya tertib hukum dan terjaminnya kepentingan hukum.

Tindak Pidana Abrsi dalam KUHP bahwa setiap tindakan

pengguguran kandungan yang bukan karena alasan medis adalah illegal dan dapat dikatogorikan sebagai tindakan kejahatan. Namun, dalam Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan menjelaskan bahwa terdapat beberapa batasan terhadap pengguguran

(9)

suatu perbuatan dapat dipidana kecuali atas kekuatan aturan pidana

dalam perundang-undangan yang telah ada sebelum perbuatan dilakukan.”(Ibidem).

Pasal 194 Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan mengatur tentang ketentuan pidana mengenai tindakan

pengguguran kandungan;“Setiap orang yang dengan sengaja melakukan aborsi tidak sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp. 1000.000.000,00 ( satu miliyar rupiah).”

Pasal 196 Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan mengatur ketentuan pidana mengenai tindakkan memproduksi maupun mengedarkan;“Menentukan bahwa setiap orang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan / atau persyaratan keamanaan, hasiat /atau kemanfaatan, dan mutu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1000.000.000,00 ( Satu Miliar Rupiah).”

Berdasarkan Putusan No. 1460/Pid.B/2014/PN.Bdg bahwasannya obat yang beredar dalam masyarakat berupa tablet Cytotec dan tablet Gastrul. Tablet tersebut mengandung zat aktif Misoprostol yang fungsi utamanya sebagai obat magg mempunyai

efek mual, muntah, dan diare, dan mempunyai kontra indikasi yang tidak boleh digunakan wanita hamil, dengan sannya dapat terjadi keguguran dalam kandungan.

Sistem peredaran obat-obatan aborsi yang dilakukan pelaku

(10)

Undang-undang no 8 tahun 1999 tentang perlindungan

konsumen ini dapat dijadikan payung (umbrella act), bagi perundang-undangan lain yang bertujuan untuk melindungi konsumen baik yang sudah ada maupun yang masih akan dibuat nanti, dalam Pasal 1 ayat (1) menyebutkan; (Undang-undang Nomor

8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen); “Perlindungan konsumen adalah : segala upaya menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen”

Pandangan hukum Indonesia mengenai aborsi harus dilihat dari tujuan tindakan aborsi tersebut. Sejauh ini, persoalan aborsi pada umumnya dianggap oleh sebagian besar masyarakat sebagai tindakpidana. Namun, dalam hukum positif di Indonesia, tindakan aborsi pada sejumlah kasus tertentu dapat dibenarkan apabila merupakan aborsi provokatus medikalis. Sedangkan aborsi yang digeneralisasi menjadi suatu tindak pidana lebih dikenal sebagai abortus provokatus kriminalis.

3. Internet

Menurut Federal Networking Council (FNC) dalam Purwanto (2011), internet merupakan sistem informasi global yang secara logis dihubungkan dengan alamat yang unik secara global yang didasarkan pada internet protocol (IP), yang dapat mendukung komunikasi dengan menggunakan standar transmssion control protocol (TCP/IP) atau IP lain

yang kompatibel dan memudahkan publik dan individu melakukan akses komunkasi tingkat tinggi serta berkatan dengan infrastruktur.

Pemakai internet dapat saling berhubungan satu sama lain karena adanya komponen perangkat keras dan perangkat lunak tertentu.

Komputer dan jaringan dengan berbagai platform yang menggunakan sistem operasi yang berbeda-beda dengan ciri khas masing-masing (Unix, Linux, Windows, Mac, dll) bertukar informasi melalui sebuah protokol. Protokol ini yang mengatur bagaimana sebuah komputer dapat berkomunikasi dengan komputer lain.

(11)

Pengertian website adalah kumpulan dari halaman-halaman

situs, yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau

subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web

(WWW) di internet.

Website pertama kali ditemukan oleh Sir Timothy John, Tim Berners-Lee. Pada 1991 website terhubung dengan jaringan. Tujuan dari dibuatnya website pada saat itu yakni untuk mempermudah tukar menukar dan memperbaharui informasi kepada sesama peneliti di tempat mereka bekerja. Website dipubliksikan ke publik setelah adanya pengumuman dari CERN pada tanggal 30 April 1993. CERN menyatakan bahwa website dapat digunakan secara gratis oleh semua orang.Ada 2 macam jenis website, yakni yang website statis dan website dinamis. Websitestatis, yakni website yang informasinya merupakan informasi satu arah, yakni hanya berasal dari pemilik

software saja. Umumnya website ini bersifat tetap, jarang berubah, dan hanya bisa diupdate oleh pemiliknya saja. Contoh dari Website statis ini, yaitu profil perusahaan.Sementara itu, Website dinamis merupakan website yang mempunyai arus informasi dua arah, yakni yang berasal dari penguna dan pemillik, sehingga pengupdate-an dapat dilakukan oleh pengguna dan juga pemilik website. Contoh dari websitedinamis ini, yaitu Friendster, Multiply, dan Facebook.

Unsur-unsur yang harus ada dalam penyediaan website atau

situs di antaranya sebagai berikut:

1) Nama Domain (Domain name/ URL -UniformResourceLocator) Alamat unik di dalam dunia maya (internet) yang berguna untuk menemukan sebuah website. Umumnya URL ini di

perjualbelikan dengan sistem sewa tahunan. Dan biasanya di belakang URL ini mepunyai akhiran sesuai dengan lokasi dan kepentingan atas dibuatnya website tersebut. Top-Level Domains

Pada bagian dibawah ini adalah contoh dari top-level domains: a) com Organisasi Komersial

(12)

c) org Organisasi non-profit

d) netNetworks (backbone Internet)

e) gov Organisasi pemerintah non militer f) mil Organisasi pemerintah militer g) num No telpon

h) arpa Reverse DNS

i) xx dua-huruf untuk kode negara

(id:Indonesia,sg:singapura,au:australia,dll). 2) Rumah Tempat Website (WebHosting)

Web Hosting merupakan ruangan yang terdapat dalam

harddisk sebagai tempat penyimpanan data, video, email, dan database yang nantinya akan ditampilkan di dalam website

tersebut.

3) Bahasa Program (Scripts Program)

Bahasa Program merupakan sarana yang digunakan untuk menterjemahkan setiap perintah pada saat website tersebut sedang dijalankan.contoh dari bahasa program, yakni HTML, PHP, JavaScript, XML, dan JSP.

4) Desain Website Pendesainan

Website merupakan hal yang penting. Faktor userfriendly

harus diterapkan dalam pembuatan desain sebuah website. Membuat pemakai website merasa nyaman dan mudah dalam

penggunaannya membuat pemakai website akan terus mengunjunginya.

5) Program Transfer Data ke Pusat Data FTP (File Transfer

Protocol)

Merupakan akses yang diberikan pada saat memesan web hosting, FTP berguna untuk memindahkan file-file websiteyang ada pada komputer kita ke pusat web hosting agar dapat terakses ke seluruh dunia.

(13)

(HTTP) Hypertext Tranfer Protocol adalah sebuah protocol

jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hypermedia. Penggunaannya bayak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan yang disebut dengan dokumen hypertext

yang kemudian membentuk World wide web pada tahun 1990 oleh fisikawan inggris tim berners-lee. Hingga kini ada dua versi mayor protocol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen dan HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak usah membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang.

c. World Wide Web

Salah satu layanan aplikasi di internet ini adalah World Wide Web (WWW). Pelayanan yang cukup baru dikembangkan di internet dan menjadi layanan aplikasi yang paling popular digunakan pemakai jaringan internet dan perkembagannya teru dilakukan sampai saat ini untuk menyempurnakan teknologi ini. WWW atau yang biasa disebut web saja, bekerja menggunakan teknologi yang disebut hypertext, yang kemudian dikembangkan menjadi suatu protocol aplikasi yang disebut Hypertext Transfer Protocol (HTTP). Dengan adanya fasilitas ini menjadikan web sebagai salah satu aplikasi yang paling luwes untuk menjelajahi internet. Dengan

menggunakan WWW, pengaksesan beragam sumber informasi di interne misalnya gopher, Wide Area Information Sytem (WAIS), File

Transfer Protocol (FTP), mail, dan sebagainya, dapat dilakukan melalui suatu cara yag menggabungkan beberapa jenis representasi

dan metode pengaksesan informasi dan menyajikannya dalam beragam bentuk informasi seperti teks, grafik, suara, animasi, video, dan sebagainya.

d. (HTML) Hypertext Markup Language

(14)

(International Organized For Standarization) untuk pertukaran

dokumen secara elektronik. HTML sendiri secara formal diumumkan sebagai RFC 1866. Yang dipergunakan dalam pertukaran dokumen melalui protocol HTTP. Tata penulisan yang digunakan dalam dokumen Web. Dokumen ini akan dieksekusi oleh

browser, sehingga browser mampu menghasilkan suatu dokumen sesuai dengan keinginan yang mendesain page. Dokumen ini mempunyai kemampuan menampilkan gambar, suara, teks, maupun penyediaan link terhadap halaman web lainnya, baik dengan alamat yang sama serta alamat yang berbeda.

Hypertext Markup Language (HTML) adalah sebuah Bahasa

markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi didalam sebuah penjelajah web internet dan formatting hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegrasi. Dengan kata lain, berkas yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan kedalam format ASCII normal sehingga menjadi home page dengan perintah-perintah HTML. HTML saat ini merupakan standar internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium

Referensi

Dokumen terkait

Kedudukan Dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Perumusan Isu Strategis Analisis lingkungan internal Analisis lingkungan eksternal Perumusan Tujuan, Sasaran, Strategi,

dari pengertian tindak pidana tidak ada kesatuan pendapat di antara para sarjana. Sebagai gambaran umum pengertian kejahatan atau tindak pidana yang dikemukakan oleh Djoko

Sub menu Lempar lembing berisi tampilan animasi gambar olahraga lempar lembing, dan terdapat beberapa tombol untuk masuk ke lagi ke sub materi yang ada dari cara

[r]

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul: Pengembangan media pembelajaran papan analisis

 Jika pengadaan barang dan jasa dalam USDRP yang dilakukan di tingkat pusat dan tingkat Kabupaten/Kota tidak sesuai dengan prosedur yang ditetapkan dalam Loan Agreement dan

Voltmeter untuk mengukur tegangan antara dua titik, dalam hal ini adalah tegangan pada lampu 3, voltmeter harus dipasang secara paralel dengan beban yang hendak diukur, posisi

Edukasi pada program acara Asyik Belajar Biologi dalam Mata Pelajaran. IPA