PROFIL KADAR GULA DARAH SEWAKTU DAN HEMATOKRIT DAN HASIL AKHIR KLINIS PENDERITA KONTUSIO SEREBRI PADA TAHUN 2012 DI IGD
RSUP. H. ADAM MALIK, MEDAN
Oleh: KOMANA 100100296
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN 2013
PROFIL KADAR GULA DARAH SEWAKTU DAN HEMATOKRIT DAN HASIL AKHIR KLINIS PENDERITA KONTUSIO SEREBRI PADA TAHUN 2012 DI IGD
RSUP. H. ADAM MALIK, MEDAN
KARYA TULIS ILMIAH
Oleh: KOMANA 100100296
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN 2013
LEMBAR PENGESAHAN
Judul :Profil Kadar GulaDarahSewaktu Dan Hematokrit Dan
HasilAkhirKlinisPenderitaKontusioSerebri Di IGD RSUP.H. Adam Malik, Medan PadaTahun 2012
Nama :Komana NIM : 100100296
Pembimbing, Penguji ,
Dr.dr. Rr. Suzy Indharty, M.Kes. Sp.BS dr. JessyChrestella, Sp. PA
ABSTRAK
Latar belakang : Cedera kepala merupakan masalah kesehatan utama di negara maju dan berkembang. Pengobatan dan peningkatan hasil akhir pada penderita cedera kepala masih menjadi tantangan dalam bidang kedokteran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah parameter laboratorium yaitu kadar gula darah sewaktu dan kadar hematokrit saat masuk dapat menjadi prediktor terhadap hasil pada penderita kontusio serebri.
Tujuan : Untuk meneliti profil kadar gula darah sewaktu dan kadar hematokrit dengan hasil akhir klinis penderita kontusio serebri pada tahun 2012 di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM).
Metode penelitian : Dalam penelitian ini, pendekatan deskriptif dengan desain penelitian cross sectional study digunakan. Data penelitian diambil secara retrospektif (sekunder) dari rekam medis yaitu pada tahun 2012 untuk mengetahui profil kadar gula darah dan hematokrit penderita kontusio serebri di IGD RSUP. H. Adam Malik Medan Sampel penelitian adalah semua penderita kontusio serebri di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan dari periode 1 Januari - 31 Desember 2012. Pengambilan sampel harus memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditetapkan. Pengolahan data telah dilakukan dengan menggunakan komputer dengan perisian SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 20,0, kemudian dianalisa dan hasilnya disajikan dalam bentuk tabel distribusi. Hasil : Jumlah kasus penderita kontusio serebri di Intalasi Gawat Darurat RSUP. H. Adam Malik dari periode 1 Januari - 31 Desember 2012 berjumlah 49 kasus. Proporsi terbanyak penderita kontusio serebri berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahawa laki-laki seramai 38 orang yaitu 77.6% daripada keseluruhan responden. Sementara perempuan seramai 11 orang yaitu 22.4% daripada keseluruhan responden dan berdasarkan kelompok umur menunjukkan bahawa kelompok umur yang paling tinggi adalah 21-30 tahun yaitu seramai 21 orang (42.9%), diikuti dengan kelompok umur 31-40 tahun yaitu seramai 11 orang (22.4%). Kelompok umur 41-50 tahun dan 51-60 tahun masing-masing terdiri dari 7 orang (14.3%) dan 8 orang (16.3%). Kelompok umur yang terendah adalah kelompok umur 18-20 tahun yaitu seramai 2 orang (4.1%). Berdasarkan hasil penelitian 49 orang (100%) responden adalah penderita kontusio serebri yang mempunyai kadar gula darah sewaktu normal dan kadar hematokrit menurun.
Kesimpulan dan saran : Pada pihak Rumah Sakit disarankan untuk melengkapi sistem pencatatan yang sudah ada tentang penderita kontusio serebri yang dirawat untuk dipergunakan pada penelitian lebih lanjut. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar dan kriteria inklusi serta eksklusi yang lebih ketat.Semua penderita kontusio serebri harus segera diperiksa parameter labotarium yang dapat memperburuk sehingga segera dapat dilakukan koreksi untuk mencegah hasil akhir klinis yang lebih buruk
Abstract
Background: Head injury is a major health problem in developed and developing countries. Treatment and improvement of clinical outcome in patients with head injury remains a challenge in the field of medicine. This study aims to determine whether the laboratory parameters, namely blood glucose and hematocrit levels during the time of admission can be a predictor of outcome in patients with cerebral contusions.
Objective: To examine the profile of blood glucose and hematocrit levels during the clinical outcome of patients with cerebral contusions in 2012 in di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM).
Method: In this study, a descriptive approach to the design of the study used a cross-sectional study. The data were taken retrospectively (secondary) of the medical record that is in the year 2012 to know the profile of blood sugar levels and hematocrit in patients with cerebral contusions Hospital ER. H. Adam Malik samples were all patients with cerebral contusions in the ER General Hospital Haji Adam Malik of the period 1 January to 31 December 2012. Sampling must meet the inclusion and exclusion criteria that have been set. Data processing was performed using SPSS computer with perisian (Statistical Package for the Social Sciences) version 20.0, then analyzed and the results are presented in tabular form distribution.
Result: The number of cases of patients with cerebral contusions in intalasi Emergency Hospital. H. Adam Malik of the period January 1 - December 31, 2012 amounted to 49 cases. The highest proportion of people with cerebral contusions by sex demonstrated that men are as busy as 38 people rather than the overall 77.6% of respondents. While women are busy as 11 people than 22.4% of respondents overall and by age group demonstrated that the highest age group is 21-30 years old that is as busy as 21 people (42.9%), followed by age group 31-40 years are as busy as 11 people (22.4 %). Age groups 41-50 years and 51-60 years each consisting of 7 persons (14.3%) and 8 (16.3%). Lowest age group is 18-20 year age group is as busy 2 (4.1%). Based on the results of 49 studies (100%) of the respondents were cerebral contusion patients who have normal blood sugar levels and hematocrit levels while decreasing
Conclussion: At the Hospital advised to complement the existing recording system on cerebral contusion patients treated for use in further research. Further research needs to be conducted with a larger sample size and the inclusion and exclusion criteria are more cerebral contusions ketat.Semua patient should be examined labotarium parameters that can worsen so that corrections can be done immediately to prevent clinical outcomes worst
KATA PENGANTAR
Penulis bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan kasih karunia-Nya yang telah memelihara dan memampukan penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah ini.
Banyak sekali hambatan dan tantangan yang dialami penulis selama menyelesaikan karya tulis ilmiah ini. Dengan dorongan, bimbingan, dan arahan dari beberapa pihak, akhirnya penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah ini tepat pada waktunya. Ucapan jutaan terima kasih ini penulis tujukan kepada kedua orang tua penulis yaitu Bapak Sangar dan Ibu Salachei yang telah memberikan dorongan dan doa restu, baik moral maupun material selama penulis menyelesaikan karya tulis ilmiah ini. Penulis juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada :
1. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Prof. dr. Gontar A. Siregar, Sp.PD. KGEH atas izin penelitian yang telah diberikan.
2. Dr.dr. Rr. Suzy Indharty, M.Kes., Sp.BS selaku dosen pembimbing, yang telah
memberikan bantuan, bimbingan dan pengarahan kepada penulis selama menyelesaikan karya tulis ilmiah ini.
3. Direktur RSUP. H. Adam Malik, Medan atas izin penelitian yang diberikan untuk melakukan penelitian di RSUP. H. Adam Malik.
4. Staf-Staf Bagian Rekam Medis RSUP. H. Adam Malik yang telah membantu penulis dalam mendapatkan infromasi rekam medis yang dibutuhkan.
5. Kepada teman-teman penulis yang ikut membantu penulis dalam menyelesaikan karya tulis ilmiah ini.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan Rahmat dan Karunia-Nya kepada semua pihak yang telah memberikan segala bantuan tersebut di atas. Skripsi ini tentu saja masih jauh dari sempurna, sehingga penulis dengan senang hati menerima kritik demi perbaikan. Kepada peneliti lain mungkin masih bisa mengembangkan hasil penelitian ini pada ruang lingkup yang lebih luas dan analisis yang lebih tajam. Akhirnya semoga skripsi ini ada manfaatnya. Demikian dan terima kasih.
Disember 2013,
DAFTAR ISI
Halaman Persetujuan ... ii
Kata Penghantar………..iii
Daftar Isi……….. ………...iv
Daftar Tabel………...v
Daftar Gambar………..vi
Daftar Istilah/ Singkatan……….vii
BAB 1 PENDAHULUAN ... 1 1.1. Latar Belakang ... 1 1.2. Rumusan Masalah ... 3 1.3. Tujuan Penelitian ... 3 1.3.1. Tujuan Umum ... 3 1.3.2. Tujuan khusus ... 3 1.4. Manfaat Penelitian ... 3
1.4.1. Untuk Rumah Sakit ... 3
1.4.2. Untuk Peneliti Lain ... 4
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA... 5
2.1.Anatomi kepala ... 5
2.1.1 Kulit kepala ... 5
2.1.2 Tulang Tengkorak ... 5
2.1.3.Meningia ... 5
2.2 Definisi cedera kepala ... 6
2.3. Epidemiologi ... 9
2.4. Patofisiologi ... 9
2.4.1. Cedera kepala primer ... 10
2.4.3. Diffuse axonal injury ... 13
2.4.4. Cedera kepala sekunder ... 14
2.5. Mekanisme terjadinya fraktur pada cedera kepala ... 14
2.5.1.Perubahan pada tengkorak ... 14
2.6 Pemeriksaan Klinis pada Cedera Kepala ... 15
2.6.1 Anamnesis ... 15 2.6.2 Pemeriksaan Fisik ... 15 2.7 Pemeriksaan Laboratorium ... 17 2.7.1 Glukosa ... 17 2.7.2 Hematokrit ... 18 2.8 Pemeriksaan Radiologis ... 20 2.8.1 Foto Rongen ... 20 2.8.2 CT Scan Kepala ... 20
2.8.3 Magnetic Resonance Imaging (MRI) ... 21
2.8.4 Glasgow Outcome Scale ... 21
BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL ... 24
3.1. Kerangka Konsep Penelitian ... ………24
3.2. Definisi Operasional ... 24
3.3 Cara Ukur ... 25
3.4 Alat Ukur ... 25
BAB 4 METODE PENELITIAN ... 26
4.1. Rancangan Penelitan ... 26
4.2. Lokasi Penelitian dan Waktu Penelitian ... 26
4.3. Populasi dan Sampel ... 26
4.3.1. Populasi ... 26
4.4 . Kriteria Inklusi dan Ekslusi ... 27
4.4.1 Kriteria Inklusi...27
4.4.2 Kriteria Ekslusi...28
4.4. Jenis dan Sumber Data...28
4.5. Teknik Pengolahan dan Analisa Data...28
BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ...29
5.1. Hasil Penelitian ...29
5.1.1. Deskripsi Lokasi Penelitian ...29
5.1.2. Deskripsi Karekteristik Penelitian ...29
5.1.2.1 Jenis Kelamin ...29
5.1.2.2. Umur ...31
5.1.2.3 Kadar Gula Darah Sewaktu ... 31
5.1.2.4 Kadar Hematokrit. ...32
5.2 Pembahasan ...32
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN ...36
6.1. Kesimpulan ...36
6.2. Saran ...37
DAFTAR PUSTAKA………..38
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1. Stratifikasi Resiko pada Penderita dengan Cedera Kepala...8 Table 2.2 Glasgow Coma Scale...16
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Lapisan Meningea ... 6 Gambar 2.2 Trauma kepala tertutup ... 10 Gambar 2.3 Mekanisme Terjadinya Kontusio Kepala ... 12
DAFTAR ISTILAH/ SINGKATAN
ADO : Aliran Darah Otak CBF : Cerebral Blood Flow CT : Computed Tomografi DAI : Diffuse Axonal Injury GOS : Glassgow Outcome Scale MRI : Magnetic Resonance Imaging PTA : Post Traumatic Amnesia RS : Rumah Sakit