• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN. Batu yang terletak di Jalan Kartini No 10 Batu, Jawa Timur dan PDAM Kabupaten

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN. Batu yang terletak di Jalan Kartini No 10 Batu, Jawa Timur dan PDAM Kabupaten"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

16 BAB III

METODE PENELITIAN A. Objek Penlitian

Penelitian ini dilakukan pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Batu yang terletak di Jalan Kartini No 10 Batu, Jawa Timur dan PDAM Kabupaten Malang yang terletak di Jalan Raya Kebonagung No 115, Kebonagung, Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penilaian kinerja akan dilakukan pada PDAM Kota Batu dan Kabupaten Malang melalui empat perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelayanan, perspektif operasional, dan perspektif sumber daya manusia selama tahun 2014-2016.

B. Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian komparatif. Penelitian komparatif merupakan penelitian yang melihat perbedaan aspek-aspek dalam sebuah fenomena pada dua objek yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan penilaian kinerja antara PDAM Kota Batu dan PDAM Kabupaten Malang dengan pendekatan Balanced Scorecard.

C. Jenis dan Sumber Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer yang digunakan adalah hasil wawancara terkait dengan peenilaian kinerja terutama pada aspek operasionalnya terkait uji kualitas air, konsumsi air domestik, penyelesaian dan pengaduan pelanggan. Sedangkan data

(2)

17

sekunder yang digunakan adalah laporan-laporan yang dibutuhkan dalam penilaian kinerja PDAM mulai tahun 2014-2016 antara lain:

a. Laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi b. Data kepegawaian

c. Data Kependudukan

d. Laporan administrasi (bagian SDM) e. Laporan Daftar Rekening Ditagih f. Laporan bagian pelayanan

g. Daftar pelanggan

h. Laporan teknik (bagian produksi dan bagian distribusi) D. Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Dokumentasi dalam penelitian ini berupa laporan-laporan terkait yang dibutuhkan peneliti mulai tahun 2014-2016 sesuai dengan sumber data. Sedangkan, wawancara dilakukan dengan mengajukan pertanyaan terkait dengan masalah yang akan diteliti.

E. Teknik Analisis Data

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, sehingga perlu pembahasan secara mendetail terkait dengan hasil pengujian. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data time series menggunakan pendekatan Balanced Scorecard dengan standar. Dalam menganalisis data terkait penelitian ini, terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan, antara lain :

(3)

18

a. Melakukan perhitungan masing-masing perspektif sesuai dengan indikator yang telah ditentukan oleh BPPSPAM (Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum). Adapun, indikator yang digunakan dalam penilaian kinerja terdiri dari empat perspektif yaitu :

1. Perspektif Keuangan (bobot 25%) - Return On Equity (bobot 5,55%)

Untuk mengetahui sejauh mana tingkat profitabilitas suatu perusahaan dengan cara membandingkan laba bersih terhadap ekuitas.

𝐿𝑎𝑏𝑎 𝐵𝑒𝑟𝑠𝑖ℎ 𝑆𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑃𝑎𝑗𝑎𝑘

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐸𝑘𝑢𝑖𝑡𝑎𝑠 (𝑀𝑜𝑑𝑎𝑙 + 𝐶𝑎𝑑𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛)𝑥 100% Bobot Standar Nilai Standar

5,55% ≥ 10 (%) 5 7 - < 10 (%) 4 3 - < 7 (%) 3 0 - < 3 (%) 2 < 0 (%) 1

- Rasio Operasi (bobot 5,55%)

Untuk menunjukkan sejauh mana perusahaan melakukan efisiensi beban operasi dan melakukan upaya peningkatan pendapatan operasi untuk menutupi beban operasi.

𝐵𝑒𝑏𝑎𝑛 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑃𝑒𝑛𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑂𝑝𝑒𝑟𝑎𝑠𝑖

Bobot Standar Nilai Standar

5,55% ≤ 0,5 5 > 0,5 – 0,65 4 > 0,65 – 0,85 3 > 0,85 – 1,0 2 > 1,0 1

(4)

19

- Rasio Kas (bobot 5,55%)

Untuk mengukur kemampuan perusahan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan kas yang dimiliki.

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐾𝑎𝑠 + 𝑆𝑒𝑡𝑎𝑟𝑎 𝐾𝑎𝑠

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐾𝑒𝑤𝑎𝑗𝑖𝑏𝑎𝑛 𝐿𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟𝑥 100% Bobot Standar Nilai Standar

5,55% ≥ 100 (%) 5 80 - < 100 (%) 4 60 - < 80 (%) 3 40 - < 60 (%) 2 < 40 (%) 1

- Efektifitas Penagihan (bobot 5,55%)

Untuk menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola (efektifitas) pendapatan dari hasil penjualan air kepada pelanggan (piutang air) secara efektif.

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑃𝑒𝑛𝑒𝑟𝑖𝑚𝑎𝑎𝑛 𝑅𝑒𝑘𝑒𝑛𝑖𝑛𝑔 𝐴𝑖𝑟

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑅𝑒𝑘𝑒𝑛𝑖𝑛𝑔 𝐴𝑖𝑟 𝑥 100%

Bobot Standar Nilai Standar

5,55% ≥ 90 (%) 5 85 - < 90 (%) 4 80 - < 85 (%) 3 70 - < 80 (%) 2 < 75 (%) 1 - Solvabilitas (bobot 3%)

Untuk menunujukkan kemampuan perusahaan dalam menutupi kewajiban jangka panjangnya dengan seluruh aset yang dimiliki perusahaan.

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐴𝑠𝑒𝑡

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐾𝑒𝑤𝑎𝑗𝑖𝑏𝑎𝑛𝑥 100%

Bobot Standar Nilai Standar

3% ≥ 200 (%) 5 170 - < 200 (%) 4 135 - < 170 (%) 3 100 - < 135 (%) 2 < 100 (%) 1

(5)

20

2. Perspektif Pelayanan (bobot 25%) - Cakupan Pelayanan Teknis (bobot 5%)

Untuk mengetahui prosentase jumlah penduduk yang terlayani dibandingkan dengan jumlah penduduk di wilayah pelayanan PDAM.

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑛𝑑𝑢𝑑𝑢𝑘 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑦𝑎𝑛𝑖

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑛𝑑𝑢𝑑𝑢𝑘 𝑑𝑖 𝑤𝑖𝑙𝑎𝑦𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑦𝑎𝑛𝑎𝑛𝑥 100% Bobot Standar Nilai Standar

5% ≥ 80 (%) 5 60 - < 80 (%) 4 40 - < 60 (%) 3 20 - < 40 (%) 2 < 20 (%) 1

- Pertumbuhan Pelanggan (bobot 5%)

Untuk mengetahui prosentase pertumbuhan pelanggan dalam satu periode (bulanan, triwulan, semester, atau tahunan) yang juga menunjukkan usaha perusahaan dalam menambah jumlah pelanggan.

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑖𝑜𝑑𝑒 𝑖𝑛𝑖 − 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑖𝑜𝑑𝑒 𝑙𝑎𝑙𝑢

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑅𝑒𝑘𝑒𝑛𝑖𝑛𝑔 𝐴𝑖𝑟 𝑥 100%

Bobot Standar Nilai Standar

5% ≥ 10 (%) 5 8 - < 10 (%) 4 6 - < 8 (%) 3 4 - < 6 (%) 2 < 4 (%) 1

- Tingkat Penyelesaian Pengaduan (bobot 2,5%)

Ukuran yang menilai upaya perusahaan dalam menyelesaikan pengaduan baik yang berasal dari pelanggan maupun bukan pelangggan.

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑃𝑒𝑛𝑔𝑎𝑑𝑢𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑟𝑡𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛𝑖

(6)

21

Bobot Standar Nilai Standar

2,5% ≥ 80 (%) 5 60 - < 80 (%) 4 40 - < 60 (%) 3 20 - < 40 (%) 2 < 20 (%) 1

- Kualitas Air Pelanggan (bobot 7,5%)

Untuk mengetahui kualitas air yang disistribusikan kepada pelanggan sudah sesuai atau belum dengan kualitas air yang ditetapkan dalam Permenkes No 492/MENKES/PER/V/2010.

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑈𝑗𝑖 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑚𝑒𝑛𝑢ℎ𝑖 𝑆𝑦𝑎𝑟𝑎𝑡

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑢𝑗𝑖 𝑥 100%

Bobot Standar Nilai Standar

7,5% ≥ 80 (%) 5 60 - < 80 (%) 4 40 - < 60 (%) 3 20 - < 40 (%) 2 < 20 (%) 1

- Konsumsi Air Domestik (bobot 5%)

Untuk menggambarkan tingkat penggunaan air yang dipakai oleh pelanggan kategori domestik (rumah tangga)

𝑅𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑎𝑖𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑟𝑗𝑢𝑎𝑙 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑛 𝑑𝑜𝑚𝑒𝑠𝑡𝑖𝑘 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑛 𝑑𝑜𝑚𝑒𝑠𝑡𝑖𝑘

Bobot Standar Nilai Standar

5% ≥ 30 (m3 /bln) 5 25 - < 30 (m3 /bln) 4 20 - < 25 (m3 /bln) 3 15 - < 20 (m3 /bln) 2 < 15 (m3 /bln) 1

3. Perspektif Operasional (bobot 35%) - Efisiensi Produksi (bobot 7%)

Disebut sebagai faktor pemanfaatan produksi yang menunjukkan efisiensi sistem produksi (kapasitas terpasang).

(7)

22

𝑅𝑒𝑎𝑙𝑖𝑠𝑎𝑠𝑖 𝑃𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘𝑠𝑖

𝐾𝑎𝑝𝑎𝑠𝑖𝑡𝑎𝑠 𝑇𝑒𝑟𝑝𝑎𝑠𝑎𝑛𝑔 𝑥 100% Bobot Standar Nilai Standar

7% ≥ 90 (%) 5 80-90 (%) 4 70-80 (%) 3 60-70 (%) 2 < 60 (%) 1

- Air Tak Berekening-ATR (bobot 7%)

Menunjukkan selisih antara air yang masuk unit distribusi dengan air yang berekening dalam periode evaluasi. Hal ini terkait dengan kemampuan perusahaan dalam mengendalikan volume air yang dijual.

𝐷𝑖𝑠𝑡𝑟𝑖𝑏𝑢𝑠𝑖 𝑎𝑖𝑟 − 𝐴𝑖𝑟 𝑇𝑒𝑟𝑗𝑢𝑎𝑙

𝐷𝑖𝑠𝑡𝑟𝑖𝑏𝑢𝑠𝑖 𝐴𝑖𝑟 𝑥 100%

Bobot Standar Nilai Standar

7% ≤ 25 (%) 5 25-30 (%) 4 30-35 (%) 3 35-40 (%) 2 > 40 (%) 1

- Jam Operasi Layanan (bobot 8%)

Untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam memberikan pelayanan air minum kepada pelanggan selama 24 jam perharinya.

𝑊𝑎𝑘𝑡𝑢 𝑑𝑖𝑠𝑡𝑟𝑖𝑏𝑢𝑠𝑖 𝑎𝑖𝑟 𝑘𝑒 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑙𝑎𝑚𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑖𝑜𝑑𝑒

𝑝𝑒𝑟𝑖𝑜𝑑𝑒 (ℎ𝑎𝑟𝑖)

Bobot Standar Nilai Standar

8% 21-24 jam 5 18-21 jam 4 16-18 jam 3 12-16 jam 2 < 12 jam 1

(8)

23

- Tekanan Air Pada Sambungan Pelanggan (bobot 6,5%)

Indikator ini melengkapi indikator jam operasi layanan dan indikator kualitas air (perspektif pelayanan) untuk mengetahui perusahaan mampu mempertahankan pelayanan dengan kualitas air minum yang capaiannya harus sesuai dengan syarat 3K. Indikator ini untuk mengukur jumlah pelanggan yang terlayani sesuai dengan tekanan minimum yang ditentukan.

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑛 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑦𝑎𝑛𝑖 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑡𝑒𝑘𝑎𝑛𝑎𝑛 0,7 𝑏𝑎𝑟

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑃𝑒𝑙𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑛 𝑥 100%

Bobot Standar Nilai Standar

6,5% ≥ 80 (%) 5 60-80 (%) 4 40-60 (%) 3 20-40 (%) 2 < 20 (%) 1

- Pengganti Meter Air Pelanggan (bobot 6,5%)

Untuk menilai sejauh mana manajemen perusahaan melakukan penggantian meter air terkait dengan akurasi dari meter air pelanggan.

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑚𝑒𝑡𝑒𝑟 𝑎𝑖𝑟 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑔𝑎𝑛𝑡𝑖

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑃𝑒𝑙𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑛 𝑥 100%

Bobot Standar Nilai Standar

6,5% ≥ 20 (%) 5 15-20 (%) 4 10-15 (%) 3 5-10(%) 2 < 5 (%) 1

4. Perpektif Sumber Daya Manusia (bobot 15%)

- Rasio Jumlah Pegawan / 1000 Pelanggan (bobot 7%)

Untuk menggambarkan tingkat efisiensi dan efektifitas penggunaan tenaga kerja untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan. Hasil ini menunjukkan jumlah

(9)

24

pelanggan yang dilayani oleh seorang pegawai. Semakin tinggi rasio berarti semakin rendah tingat efisiensi dan efektifitas tenaga kerja, karena jika seorang pegawai menangani banyak pelanggan maka itu tidak menunjukkan efektifitas dari pegawai tersebut.

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑔𝑎𝑤𝑎𝑖

(𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑃𝑒𝑙𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑛/1000) Bobot Standar (Kota) Standar

(Kabupaten) Nilai Standar

7% ≤ 8 (orang) ≤ 6 (orang) 5 8-10 (orang) 6-8 (orang) 4 10-12 (orang) 8-10 (orang) 3 12-14 (orang) 10-12 (orang) 2 > 14 (orang) > 12 (orang) 1 - Rasio Diklat Pegawai (bobot 4%)

Indikator ini mengukur kepedulian perusahaan dalam upaya meningkatkan efektifitas pegawai. Selain itu juga menunjukkan seberapa besar kompetensi yang dimiliki pegawai sehingga muncul dampak positif pada peningkatan pelayanan kepada pelanggan.

𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑔𝑎𝑤𝑎𝑖 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑖𝑘𝑢𝑡𝑖 𝑑𝑖𝑘𝑙𝑎𝑡

𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑔𝑎𝑤𝑎𝑖 𝑥 100%

Bobot Standar Nilai Standar

4% ≥ 80 (%) 5 60-80 (%) 4 40-60 (%) 3 20-40 (%) 2 < 20 (%) 1

- Rasio Beban Diklat terhadap Beban Pegawai (bobot 4%)

Indikator ini mengukur upaya perusahaan dalam hal peningkatan kompetensi pegawai. Indikator ini berkaitan dengan indikator diklat pegawai karena beban ini muncul sebagai akibat dari adanya diklat pegawai.

(10)

25

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑒𝑏𝑎𝑛 𝑑𝑖𝑘𝑙𝑎𝑡

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑒𝑏𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑔𝑎𝑤𝑎𝑖 𝑥 100% Bobot Standar Nilai Standar

4% ≥ 10 (%) 5 7,5-10 (%) 4 5-7,5 (%) 3 2,5-5 (%) 2 < 2,5 (%) 1

Hasil kinerja PDAM ditentukan dari jumlah total nilai semua indikator, dimana perhitungan dari masing-masing indikator dilakukan dengan menggunakan rumus :

𝑵𝒊𝒍𝒂𝒊 𝑺𝒕𝒂𝒏𝒅𝒂𝒓 𝒙 𝑩𝒐𝒃𝒐𝒕 = 𝑵𝒊𝒍𝒂𝒊 𝒊𝒏𝒅𝒊𝒌𝒂𝒕𝒐𝒓

Kriteria dari hasil perhitungan indikator dalam empat perspektif terdiri dari 3 kategori, yaitu :

1. Kinerja PDAM sehat, apabila total nilai dari semua indikator > 2,8

2. Kinerja PDAM kurang sehat, apabila total nilai dari semua indikator antara 2,2 sampai dengan 2,8

3. Kinerja PDAM sakit, jika total nilai dari semua indikator < 2,2

b. Menganalisis hasil perhitungan masing-masing indikator dengan cara membandingkan hasil perhitungan dengan standar yang telah ditentukan dan dibandingkan antar tahun yang nantinya akan menunjukkan kinerja dari PDAM selama beberapa tahun. Selain itu, melakukan perbandingan antara PDAM Kabupaten Malang dan PDAM Kota Batu dengan menentukan indikator yang menunjukkan kelebihan dan kekurangan dari kedua PDAM.

Referensi

Dokumen terkait

Badan Narkotika Nasional Kota Malang merupakan kepanjangan tangan dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia yang melaksanakan program Pencegahan dan

Uji reliabel berguna untuk menetapkan apakah sebuah instrumen yang dalam hal ini adalah kuesioner dapat digunakan lebih dari satu kali, paling tidak oleh

“Menjadikan Kota Malang sebagai Kota Bermartabat” diharapkan dapat terwujud suatu kondisi kemuliaan bagi Kota Malang dan seluruh masyarakatnya. Untuk dapat disebut

Dengan kata lain apabila SLQ&gt;1, maka dapat disimpulkan bahwa sektor tersebut merupakan sektor basis untuk dikembangkan sebagai penggerak perekonomian

Uji reliabilitas adalah sejauh mana hasil pengukuran dengan menggunakan objek yang sama, akan menghasilkan data yang sama (Sugiyono 2016). Perhitungan dilakukan

Adalah sumber data yang diperoleh langsung dari sumber asli (tidak melalui perantara) dan data melalui wawancara secara langsung dengan Dinas Koperasi Kabupaten

Hipotesis yang menyatakan bahwa Budaya Organisasi memoderasi Servant Leadership terhadap Kinerja Karyawan UMKM Coffee Shop di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, diuji

Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 25 Januari 2016 hingga 25 Februari 2016, berlokasi di wilayah Malang Raya, yang meliputi Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. Berikut adalah peta dan keterangan wilayah Malang