Lampiran 1
Kuisioner Penelitian
“Praktek Peyiapan Lahan dengan Membakar oleh masyarakat di Wilayah Kerja Daops Manggala Agni Muara Bulian, Jambi “
Kuisioner ini digunakan dalam wawancara dengan responden petani (peladang dan pekebun) yang dipilih secara acak dari sumber data awal dari monografi desa. Responden ini merupakan responden yang sama dalam pengukuran dan analisa sikap yang dilakukan dalam penelitian ini.
Data Biografi dan Analisa Pengetahuan 1. Biografi a. Nama lengkap b. Umur c. Alamat lengkap d. Suku bangsa 2. Perekonomian a. Jenis pekerjaan
b. Jumlah tanggungan keluarga Jumlah anak yang sekolah c. Luas lahan yang digarap d. Pendapatan perbulan
Keterangan lain
(hasil observasi kondisi rumah dll)
3. Pengetahuan
a. Pendidikan terakhir yang pernah bapak tempuh?
Sumber media informasi : b. Apakah bapak mempunyai TV
di rumah?
Acara TV apa yang sering ditonton?
Apakah bapak mempunyai radio?
Acara radio apa yang sering didengarkan?
Apakah bapak berlangganan koran?
Apakah bapak sering membaca koran?
sering dibaca?
Informasi mengenai pertanian bapak dapatkan darimana? Apakah ada penyuluh pertanian yang rutin mengunjungi bapak?
Apakah bapak menjadi anggota kelompok tani? Apakah ada kegiatan rutin kelompok tani yang membahas tentang tehnik – tehnik pertanian?
Darimana bapak menguasai
cara – cara
bertani/berladang/berkebun? Apakah dalam acara – acara di tempat ibadah pernah membahas tentang kebiasaan penyiapan lahan dengan membakar?
Bagaimana ulasannya?
Apakah Bapak pernah mengikuti kegiatan dari Dinas Kehutanan atau dari Kemenhut?
Sepengetahuan bapak, apakah ada upaya penyuluhan yang dilakukan oleh dinas kehutanan/Kemenhut terkait pencegahan karhutla?
Lampiran 2
PANDUAN WAWANCARA PENELITIAN
Panduan ini disusun sebagai panduan wawancara semi terstruktur untuk menggali praktek penyiapan lahan dengan membakar yang dilakukan oleh masyarakat. Metode wawancara adalah indepth interview dengan sumber informasi dari pihak – pihak yang dianggap mengetahui praktek penyiapan lahan dengan membakar. Paduan ini dapat digunakan untuk wawancara sehingga informasi yang dibutuhkan dalam penelitian dapat digali sebanyak mungkin, model pertanyaan dapat lebih luwes, tidak kaku agar informan lebih rileks dalam menjawab pertanyaan dan memberikan informasi sebanyak mungkin.
Bagian I. Praktek penyiapan lahan dengan membakar 1. Biografi Informan
a. Nama lengkap :
b. Umur :
c. Jenis kelamin :
d. Jenis pekerjaan :
2. Praktek penyiapan lahan dengan membakar
a. Apakah bapak/ibu mengetahui tentang praktek penyiapan lahan dengan membakar?
b. Menurut bpk/ibu, kebiasaan ini sudah dilakukan sejak kapan?
c. Sepengetahuan bpk/ibu, kebiasaan ini biasanya digunakan untuk apa? d. Siapakah yang sering melakukan pembukaan lahan dengan membakar?
e. Apakah pekebun dan peladang sama caranya dalam melakukukan pembakaran? f. Apakah ada perbedaan cara – cara pembakaran yang dilakukan oleh masyarakat
lokal (lokal jambi) dengan pendatang?
g. Bagaimana cara – cara/urutan cara penyiapan lahan dengan membakar? h. Dalam melaksanakan pembakaran biasanya dilakukan oleh perseorangan atau
bersama – sama untuk satu bagian ladang/kebun?
i. Apakah ada ritual adat tertentu yang dilakukan dalam pembakaran? j. Apakah ada sanksi tertentu bagi pelaku pembakaran yang membiarkan api
meloncat ke lahan orang lain?
k. Apakah ada waktu – waktu tertentu untuk melakukan pembakaran? l. Apakah ada upaya untuk melakukan pengawasan selam pembakaran?
m. Apakah ada upaya untuk melakukan pengendalian supaya api tidak membakar lahan orang lain atau asapnya tidak terlalu banyak dan mengganggu orang lain? n. Apakah ada aturan desa terkait ijin pembakaran dalam penyiapan lahan?
Lampiran 3
PENGUKURAN SIKAP
Pernyataan di bawah ini, merupakan pernyataan yang berkaitan dengan : 1. Sikap terhadap pelaksanaan praktek penyiapan lahan dengan membakar 2. Sikap terhadap bahaya praktek penyiapan lahan dengan membakar
3. Sikap terhadap aturan terkait dengan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Bagian A. Sikap terhadap pelaksanaan praktek penyiapan lahan dengan membakar
Sangat tidak setuju (STS) Tidak setuju (TS) Ragu – ragu (R) Setuju (S) Sangat setuju (SS)
1. Penyiapan lahan dengan membakar adalah kegiatan yang sudah dilakukan turun - temurun
2. Penyiapan lahan dengan membakar dapat mempercepat pembersihan lahan
3. Pembakaran lebih murah dibandingkan penyiapan lahan tanpa membakar 4. Pembakaran lebih mudah
dilakukan dalam penyiapan lahan
5. Pembakaran dapat menyuburkan tanah 6. Di Jambi, karena jenis
tanahnya, pembakaran sangat diperlukan dalam penyiapan lahan sebelum ditanami
7. Pembakaran harus diawasi agar tidak merembet ke lahan orang lain
Bagian B. Sikap terhadap bahaya praktek penyiapan lahan dengan membakar Sangat tidak setuju (STS) Tidak setuju (TS) Ragu – ragu (R) Setuju (S) Sangat setuju (SS)
1. Penyiapan lahan dengan membakar dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan
2. Asap hasil pembakaran dapat menyebabkan penyakit
3. Asap hasil pembakaran dapat mengganggu lalu lintas
mematikan hewan – hewan kecil dalam tanah dan membuat tanah tidak subur 5. Kerugian besar dapat terjadi
apabila kebakaran hutan dan lahan menjadi besar 6. Kebakaran hutan dan lahan
sudah biasa terjadi dan tidak mengganggu
Bagian C. Sikap terhadap aturan Sangat tidak setuju (STS) Tidak setuju (TS) Ragu – ragu (R) Setuju (S) Sangat setuju (SS) 1. Pembakaran dalam penyiapan lahan harus dilarang
2. Hukuman terhadap pelaku pembakaran harus berupa penjara dan denda
3. Pelaku pembakaran harus dihukum secara adat 4. Pembakaran dalam
penyiapan lahan harus diharamkan secara agama 5. Pembakaran dalam
penyiapan lahan seharusnya diijinkan
6. Pelaksanaan pembakaran dalam penyiapan lahan perlu diatur dalam peraturan desa
Lampiran 4. Uji Validitas dan Realibilitas
Kesimpulan hasil uji validitas :
A. Pernyataan sikap 1, sikap masyarakat terhadap praktek penyiapan lahan
dengan membakar
B. Pernyataan sikap 2, sikap masyarakat terhadap timbulnya dampak
negatif dari praktek pembakaran
Korelasi antara Nilai Korelasi (r) Nilai r tabel (n=35, α =5%) Keterangan Kesimpulan Item pernyataan 1 dengan total 0.58 0.344 r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item
pernyataan 2 dengan total
0.574
r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item
pernyataan 3 dengan total
0.726
r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item
pernyataan 4 dengan total
0.695
r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item
pernyataan 5 dengan total
0.641
r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item
pernyataan 6 dengan total
0.887
r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item pernyataan 7 dengan total -0.29 r negatif, r hitung < r tabel TIDAK VALID Korelasi antara Nilai Korelasi (r) Nilai r tabel (n=35, α =5%) Keterangan Kesimpulan Item pernyataan 1 dengan total 0.709 0.344 r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item
pernyataan 2 dengan total
0.853
r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item
pernyataan 3 dengan total
0.888
r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item
pernyataan 4 dengan total
0.658
r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item
pernyataan 5 dengan total
0.84
r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item pernyataan 6 dengan total 0.04 r positif, r hitung < r tabel TIDAK VALID
C. Pernyataan 3, sikap masyarakat terhadap aturan terkait pengendalian
kebakaran hutan dan lahan
Item instrumen yang valid merupakan instrumen yang tepat dalam
melakukan pengukuran sikap. Pengujian realibilitas dilakukan dengan
menggunakan skor – skor pada item – item yang valid. Item yang tidak valid tidak
diikutsertakan dalam pengujian realibilitas.
Korelasi antara Nilai Korelasi (r) Nilai r tabel (n=35, α =5%) Keterangan Kesimpulan Item pernyataan 1 dengan total 0.365 0.344 r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item
pernyataan 2 dengan total
0.613
r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item
pernyataan 3 dengan total
0.391
r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item
pernyataan 4 dengan total
0.376
r positif,
r hitung > r tabel VALID
Item pernyataan 5 dengan total 0.07 r positif, r hitung < r tabel TIDAK VALID Item pernyataan 6 dengan total 0.319 r positif, r hitung < r tabel TIDAK VALID
Uji realibilitas sikap 1(sikap masyarakat terhadap praktek penyiapan lahan dengan
membakar) menggunakan formula spearman-brown, dengan item yang dapat
dibagi secara seimbang (ganjil-genap):
SKOR
TOTAL BELAHAN
RESPONDEN 1 2 3 4 5 6 GANJIL GENAP
1. 4 4 4 4 4 3 23 12 11 2. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 3. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 4. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 5. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 6. 3 4 4 4 3 3 21 10 11 7. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 8. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 9. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 10. 4 4 4 4 2 3 21 10 11 11. 4 4 4 4 3 3 22 11 11 12. 4 4 3 4 3 3 21 10 11 13. 3 4 4 4 3 3 21 10 11 14. 3 4 4 4 3 2 20 10 10 15. 2 1 3 3 4 1 14 9 5 16. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 17. 4 4 3 4 2 2 19 9 10 18. 4 4 4 4 4 2 22 12 10 19. 3 4 4 4 4 4 23 11 12 20. 4 4 4 4 4 3 23 12 11 21. 4 4 3 3 3 3 20 10 10 22. 4 4 4 4 3 3 22 11 11 23. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 24. 3 4 3 3 2 2 17 8 9 25. 2 4 4 4 4 3 21 10 11 26. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 27. 4 4 4 4 3 3 22 11 11 28. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 29. 4 4 4 4 4 3 23 12 11 30. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 31. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 32. 4 4 4 4 2 2 20 10 10 33. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 34. 4 4 4 4 4 4 24 12 12 35. 4 4 4 4 2 2 20 10 10 korelasi belahan = 0,718890724
Uji realibilitas sikap 2 (sikap masyarakat terhadap munculnya dampak negatif
praktek penyiapan lahan dengan membakar) , menggunakan formula alpha
cronbach karena item tidak dapat dibagi dua secara seimbang (ganjil-genap)
RESPONDEN SKOR TOTAL
1 2 3 4 5 1 4 4 4 3 4 19 2 3 4 4 4 4 19 3 4 2 4 3 4 17 4 4 4 4 2 4 18 5 2 4 4 3 4 17 6 4 4 4 3 4 19 7 2 3 3 3 4 15 8 2 2 2 3 4 13 9 2 4 4 3 4 17 10 3 4 4 4 4 19 11 4 4 4 4 4 20 12 4 4 3 3 4 18 13 5 5 5 3 5 23 14 1 1 1 1 1 5 15 5 5 5 5 5 25 16 3 4 3 3 4 17 17 4 4 4 4 4 20 18 4 4 4 4 4 20 19 4 4 4 2 3 17 20 4 4 4 4 4 20 21 4 4 4 4 4 20 22 4 4 4 4 4 20 23 3 2 3 2 3 13 24 4 4 4 4 4 20 25 4 4 3 4 4 19 26 3 4 3 3 4 17 27 2 3 4 3 4 16 28 2 3 3 3 4 15 29 2 3 3 3 4 15 30 4 4 4 3 4 19 31 4 4 4 3 4 19 32 2 4 4 4 4 18 33 3 4 4 3 4 18 34 2 4 4 3 4 17 35 4 4 4 4 4 20 varian² 1,034 0,692 0,575 0,608 0,375 10,852 Hasil uji realibilitas formula alpha Cronbach 0,871728357
Uji realibilitas sikap 3 (sikap masyarakat terhadap aturan terkait pengendalian
kebakaran hutan dan lahan), menggunakan formula spearman-brown, dengan
empat item yang dapat dibagi seimbang (ganjil-genap):
RESPONDEN SKOR TOTAL BELAHAN
1 2 3 4 GENAP GANJIL 1 4 4 4 1 13 5 8 2 4 4 2 2 12 6 6 3 4 4 3 3 14 7 7 4 4 4 4 3 15 7 8 5 3 3 4 2 12 5 7 6 3 3 4 3 13 6 7 7 2 3 4 3 12 6 6 8 2 2 4 2 10 4 6 9 3 3 3 2 11 5 6 10 3 3 4 2 12 5 7 11 4 4 4 3 15 7 8 12 5 4 3 3 15 7 8 13 3 3 3 3 12 6 6 14 1 5 5 3 14 8 6 15 5 5 1 3 14 8 6 16 4 2 3 2 11 4 7 17 4 4 4 3 15 7 8 18 4 4 3 2 13 6 7 19 4 3 4 3 14 6 8 20 4 4 4 3 15 7 8 21 4 4 4 3 15 7 8 22 4 4 3 3 14 7 7 23 2 2 3 2 9 4 5 24 5 4 4 3 16 7 9 25 4 3 3 2 12 5 7 26 3 3 4 3 13 6 7 27 2 2 4 3 11 5 6 28 2 2 4 3 11 5 6 29 3 3 3 3 12 6 6 30 4 4 4 3 15 7 8 31 3 3 4 3 13 6 7 32 4 3 3 3 13 6 7 33 4 3 4 3 14 6 8 34 2 2 3 3 10 5 5 35 4 4 4 4 16 8 8
Korelasi belahan ganjil-genap = 0,458991 Hasil uji realibilitas formula spearman-brown= 0,62919