1
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah, Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmat-Nya Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Maluku Utara berhasil menyelesaikan penyusunan laporan kinerja semester I tahun 2019 dengan tepat waktu. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 Tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 Tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah telah mengamanatkan kepada setiap instansi pemerintah untuk menyusun laporan kinerja setiap tahun.
Laporan ini menyajikan informasi kinerja atas pencapaian sasaran strategis beserta indikator kinerjanya sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kinerja Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara tahun 2019.
Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara pada tahun 2019 menetapkan 1 (satu) sasaran dan 4 (empat) indikator kinerja. Secara umum Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara telah berhasil merealisasikan target kinerja yang ditetapkan dalam perjanjian kinerja.
Meskipun telah banyak capaian keberhasilan, namun masih banyak permasalahan yang perlu diselesaikan di tahun mendatang. Permasalahan tersebut diantaranya Masih kurang tenaga Fungsional Pamong Belajar, masih banyak lembaga yang belum terjangkau karena letak geografisnya. Dengan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan permasalahan yang dihadapi tersebut dapat segera terselesaikan.
Melalui laporan kinerja ini diharapkan dapat memberikan gambaran objektif tentang kinerja yang dihasilkan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara pada tahun 2019. Semoga laporan kinerja ini bermanfaat sebagai bahan evaluasi perencanaan program/kegiatan dan
3
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... 1 DAFTAR ISI ... 3 IKHTISAR EKSEKUTIF ... 4 BAB I PENDAHULUAN ... 6 A. GAMBARAN UMUM ... 6 B. DASAR HUKUM ... 6C. TUGAS DAN FUNGSI SERTA STRUKTUR ORGANISASI ... 7
D. ISU-ISU STRATEGIS/PERMASALAHAN ... 7
BAB II PERENCANAAN KINERJA ... 8
BAB III AKUNTABITAS KINERJA ... 10
A. CAPAIAN KERJA ORGANISASI ... 10
B. REALISASI ANGGARAN ... 14
BAB IV PENUTUP... 16 LAMPIRAN
1. PERJANJIAN KINERJA 2. PENGUKURAN KINERJA
4
1
0 Target Realisasi IKK #1 Jumlah Model/Program PAUD Dikmas yang dikembangkan, divalidasi dan
dikembangkan 3 4 5 0 1 2 3 4 5 6 2 0 1 7 2 0 1 8 2 0 1 9 T R E N C A P A I A N 200 467 642 0 100 200 300 400 500 600 700 2 0 1 7 2 0 1 8 2 0 1 9
TR EN CA PA I A N
307 607 857 0 200 400 600 800 1000 2 0 1 7 2 0 1 8 2 0 1 9TR EN CA PA I A N
3.Laporan Kinerja Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara Semester II ini, menyajikan tingkat pencapaian 1 (satu) sasaran dengan 4 (empat) indikator kinerja sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2019. Tingkat ketercapaian dan ketidakcapaian indikator kinerja lebih detail diuraikan pada Bab III.
Secara umum, capaian kinerjanya adalah sebagai berikut.
Ikhtisar Eksekutif
281
5
Permasalahan/Kendala dalam Pencapaian Target
Upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan/kendala yang muncul antara lain :
- Melakukan Koordinasi dengan Direktorat terkait
- Pengusulan Revisi Anggaran kegiatan Pembinaan/Peningkatan kompetensi Pamong Belajar. Belum adanya juknis/NSPK yang mengatur tentang penerapan model/program yang telah dikembangkan oleh
UPT PAUD Dikmas
Belum adanya biaya yang dianggarkan untuk Pembinaan/peningkatan
kompetensi Pamong Belajar untuk memahami
pengembangan Model
Belum adanya keterlibatan Direktorat
Teknis pada setiap tahapan dalam pengembangan Model/Program PAUD
6
A. GAMBARAN UMUM
Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara merupakan satuan kerja/Unit Pelaksana Teknis yang berada di bawah pembinaan Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Kemendibud. Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara pertama kali dibentuk tahun 2017 sesuai dengan Permendikbud Nomor 5 tahun 2017. Sejak Bulan Januari 2017 Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara dipimpin oleh Ridwan Ali, SE. ME. Jumlah SDM sebanyak 26 orang. Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara mempunyai wilayah kerja di Provinsi Maluku Utara.
B. DASAR HUKUM
1. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;
2. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
3. PemenPAN dan RB Nomor 53 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja;
4. Permendikbud Nomor 9 Tahun 2016 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja di Lingkungan Kemendikbud.
5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
6. Permendikbud No. 11 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat PAUD dan Dikmas.
7
C. TUGAS DAN FUNGSI SERTA STRUKTUR ORGANISASI
D. ISU-ISU STRATEGIS/PERMASALAHAN
1. Belum maksimalnya mutu satuan PAUD di Provinsi Maluku Utara khususnya dalam penerapan program PAUD Holistik integrative satuan PAUD.
2. Kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan PAUD dan Dikmas belum seluruhnya memenuhi standar.
3. Belum maksimalnya koordinasi dan sinkronisasi antar jajaran pendidikan PAUD dan Dikmas
TUGAS
Sesuai Peraturan Menteri pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2017, Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara mempunyai tugas melaksanakan pengembangan program dan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat.
Pengembangan Program PAUD & Dikmas
Pemetaan Mutu PAUD & Dikmas
Supervisi Satuan PAUD & Dikmas
Fasilitas Penyusunan & Pelaksanaan Program
PAUD & Dikmas
Pengembangan Sumber Daya
PAUD & Dikmas Pengelola Sistem Informasi
PAUD & Dikmas Pelaksanaan Kemitraan di
Bidang PAUD & Dikmas
Pelaksanaan Urusan Adiministrasi BP PAUD &
Dikmas
8
Misi:
STRUKTUR ORGANISASI
BAB II : PERENCANAAN KINERJA
Kepala
RIDWAN ALI, SE, ME
Kasubbag Umum
SALEH RADJAB, S.PdI
JABATAN FUNGSIONAL
“Terwujudnya Balai yang Unggul dalam Program PAUD dan Dikmas yang Bermutu, berkarakter dinamis
melalui pelibatan publik dan gotong royong”
- Mengembangkan Program PAUD dan Dikmas yang berkualitas dan bermanfaat;
- Memetakan Mutu PAUD dan Dikmas yang sesuai dengan kebutuhan pemangku kepentingan;
- Melaksanakan Supervisi untuk percepatan standarisasi satuan PAUD dan Dikmas;
- Mengfasilitasi Penyusunan dan Pelaksanaan Program PAUD dan Dikmas yang efektif dan efesien;
- Mengembangkan sumber Daya PAUD dan Dikmas yang berkarakter dan berkomitmen tinggi.
“Melaksankan Pengembangan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat”
9 Dalam rangka mencapai tujuan strategis Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara menetapkan target Tahunan yang akan dicapai, yaitu melalui perjanjian kinerja tahun 2019
Berikut ringkasan Perjanjian Kinerja Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara tahun 2019.
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Anggaran
1 Tersedianya hasil
pengkajian dan
pengembangan
model program
PAUD Dikmas yang bermutu, berwawasan gender, ESD dan Kewarganegaraan global Jumlah Model Program PAUD Dikmas yang dikembangkan divalidasi dan diterapkan 1 259.000.000 Jumlah Lembaga/Satua n PAUD Dan Dikmas yan dipersiapakan memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) 175 Lembaga 1.834.400.000 Jumlah SDM yang ditingkatkan kompetensinya 250 Orang 1.000.000.000 Jumlah Dokumen Penyelenggara an Lomba dan apresiasi 0 Dokumen -
10
A. CAPAIAN KINERJA BALAI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ANAK USIA
DINI DAN PENDIDIKAN MASYARKAT MALUKU UTARA
Sesuai perjanjian kinerja Tahun 2019, Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara menetapkan 1 sasaran dengan 4 indikator kinerja. Berikut informasi tingkat ketercapaiannya selama Tahun 2019.
Sasaran :
Tersedianya hasil pengkajian dan pengembangan model program PAUD Dikmas yang bermutu, berwawasan gender, ESD dan Kewarganegaraan globalIndikator kinerja :
1. Jumlah Model Program PAUD Dikmas yang dikembangkan divalidasi dan diterapkan. 0 1 2 3 4 5 6 2017 2018 2019
Tren Capaian
Ketercapaian/Ketidaktercapaian indikator kinerja dikarenakan Permasalahan yang dihadapi dalam pencapaian indikator tersebut sebagai berikut :
Realisasi
2017 Realisasi 2018
Semester II
Tahun 2019 Target Akhir
Renstra 2019 % Capaian Realisai Terhadap Target Akhir Renstra 2019 Target Realisasi % 3 Naskah 1 Naskah 1 1 100,00 1 100
BAB III : AKUNTABILITAS KINERJA
3 Naskah
4 Naskah
5 Naskah Tren Capaian tersaji pada
11 a. Masih kurangnya jumlah Tenaga Fungsional Pamong Belajar pada Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD dan Dikmas) Maluku Utara.
b. Belum adanya biaya yang dianggarkan untuk Pembinaan/peningkatan kompetensi Pamong Belajar untuk memahami pengembangan Model.
c. Belum adanya Juknis atau Juklak dalam pengembangan Model/Program PAUD Dikmas.
d. Belum adanya Penetapan waktu validasi antara judul model dan draf model.
Penambahan Jumlah Tenaga Fungsional melalui rekrutmen dan mutasi
kegiatan pengembangan program PAUD Dikmas dan Koordinasi dengan Direktorat Teknis secara tertulis
Dilakukan upaya-upaya koordinasi dan sosialisasi dengan pemerintah Daerah agar menggunakan model/program yang telah dikembangkan BP PAUD dan Dikmas Maluku Utara
12
2. Jumlah Lembaga/Satuan PAUD Dan Dikmas yang dipersiapakan memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP)
1. Pemetaan mutu satuan PAUD Dikmas 2. Supervisi
3. Pengembangan Kemitraan PAUD Dikmas
1. Data tidak sesuai dengan kondisi dilokasi 2. Kondisi Geografis di lokasi
1. Evaluasi Kegiatan Workshop Pemetaan Mutu
2. Analisis Dampak Kegiatan Workshop Pemetaan Mutu Realisasi
2017
Realisasi 2018
Semester II
Tahun 2019 Target Akhir Renstra
2019
% Capaian Realisai Terhadap Target Akhir
Renstra 2019 Target Realisasi % 200 Lembaga 267 Lembaga 175 178 102 645 100 200 LEMBAGA 467 LEMBAGA 645 LEMBAGA
Ketercapaian indikator kinerja tersebut dikarenakan dukungan program/kegiatan berikut :
Hambatan/kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam upaya pencapaian target
Langkah antisipasi yang dilakukan agar target indicator kinerja dapat tercapai
13
3. Jumlah SDM yang ditingkatkan kompetensinya
0 500 1000
2017 2018 2019
Tren Capaian
1. Kegiatan Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD Maluku Utara Tahap I dan II Tahun 2019
2. Kegiatan Peningkatan Kompetensi Pengelola PAUD dan Dikmas Maluku Utara 2019
3. Workshop Penerapan Hasil Pengembangan Model BP PAUD dan Dikmas Maluku
4. Kegiatan Sosilisasi Peran Lembaga PAUD dan Dikmas Maluku Utara dalam Mitigasi Bencana.
1. Jarak antara Lokasi Peserta dengan Lokasi Kegiatan 2. Pemahaman peserta yang masih minim
Realisasi 2017
Realisasi 2018
Semester II
Tahun 2019 Target Akhir
Renstra
2019
% Capaian Realisai Terhadap Target Akhir
Renstra 2019 Target Realisasi % 307 Orang 300 Orang 250 281 112 260 100
Ketercapaian indikator kinerja tersebut dikarenakan dukungan program/kegiatan berikut:
Hambatan/kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam upaya pencapaian target
14 1. Evaluasi Kegiatan
2. Analisis Dampak Kegiatan 3. Analisis Materi dan Narasumber
B. REALISASI ANGGARAN
Pagu anggaran Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara dalam DIPA Tahun 2019 sebesar Rp. 8.388.224.000, maka realisasi Anggaran BP PAUD dan Dikmas Maluku Utara pada semester II Tahun 2019 adalah Rp. 7.617.910.501 atau 90,82%.
Pagu sebesar tersebut di atas digunakan untuk membiayai pencapaian 1 sasaran dengan 4 indikator kinerja. Berikut rincian penyerapan anggaran pada masing-masing sasaran/indikator kinerja per semester II.
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) % Daya Serap
Tersedianya hasil pengkajian dan pengembangan model program PAUD Dikmas Jumlah Model Program PAUD Dikmas yang dikembangkan divalidasi dan 259.000.000 248.858.600 96,08
Langkah antisipasi yang dilakukan agar target indicator kinerja dapat tercapai
15
yang bermutu, berwawasan gender, ESD dan Kewarganegaraan global diterapkan Jumlah Lembaga/Satuan PAUD Dan Dikmas yan dipersiapakan memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) 1.834.400.000 1.764.275.675 96,18 Jumlah SDM yang ditingkatkan kompetensinya 1000.000.000 996.987.000 99,70 Jumlah Dokumen Penyelenggaraan Lomba dan apresiasi 0 0 0
16
Selama Semester II Tahun 2019, Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarkat Maluku Utara berhasil melaksanakan kegiatan untuk mendukung pencapaian target yang ditetapkan. Berikut ringkasan pencapaian indikator kinerja dan kinerja keuangan.
IKK
Model Pemetaan Mutu SDM Dokumen Penyelenggaraan Lomba & Apresiasi Realisasi Akhir = PAGU : 8.388.224.000 Realisasi :7.577.179.827BAB IV : PENUTUP
Realisasi Anggaran 178 Lembaga (112%)Capaian Indikator Kinerja
Total
4 IKK
90 %
1 Model 250 Orang Rp. 8.388.224.000 Rp. 7.577.179.827 1 Model (100%) 281 Orang (112%) 175 Lembaga17 Dari hasil evaluasi kinerja, beberapa hal yang perlu mendapat perhatian antara lain:
1. Perlunya dukungan dari pemerintah pusat dan daerah dalma pelaksanaan program PAUD dan Dikmas
2. Penghematan anggaran yang tidak disertai dengan pengurangan volume kegiatan
3. Meningkatkan mutu kualitas dan efektifitas pengembangan model dan program PAUD dan Dikmas sehingga member dampak yang positif kepada masyarakat 4. Penembahan jumlah SDM yang memiliki keahlian atau bersertifikst pengadaan
barang dan jasa.
5. Karakteristik wilayah kerja BP PAUD dan Dikmas Maluku Utara yang mempengaruhi tingginya biaya transportasi dan biaya-biaya lainnya.
6. Masih kurangnya jumlah tenaga fungsional Pamong Belajar pada BP PAUD dan Dikmas Maluku Utara.
Untuk meningkatkan kinerja organisasi, beberapa fokus perbaikan yang akan dilakukan ke depan antara lain :
1. Perlunya koordinasi dengan Direktorat terkait dan pemerintah daerah sebagai sebagai mitra dalam pengembangan program-program PAUD dan Dikmas 2. Perlu adanya dan atau mengikuti kegiatan-kegiatan peningkatan kompetensi
SDM internal
3. Peningkatan program-program yang PAUD dan Dikmas sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.