• Tidak ada hasil yang ditemukan

KERANGKA ACUAN KERJA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KERANGKA ACUAN KERJA"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran RKS No : 2612/LL/KCJ/RKS/XI/2015, Tanggal 13 November 2015

PT. KAI COMMUTER JABODETABEK

KERANGKA ACUAN KERJA

Pengadaan Jasa Pengamanan

Tim Pengamanan Khusus

PT. KAI Commuter Jabodetabek

Stasiun Juanda

Jl. Ir. H. Juanda I no. 1, Jakarta Pusat 10120 Telepon : (021) 345 3535 / Fax: (021) 348 34084

(2)

1

Kerangka Acuan Kerja (KAK)

Pengadaan Jasa Pengamanan Pasukan Khusus KAMTIB Tahun 2016

DAFTAR ISI

1. LATAR BELAKANG ... ... 2

2. MAKSUD DAN TUJUAN ... ... 2

2.1. Maksud ... 2

2.2. Tujuan ... 2

3. SASARAN / OUTPUT ... ... 2

4. LINGKUP KEGIATAN DAN PEKERJAAN ... ... 3

4.1.Lingkup Kegiatan ... 3

4.2.Wilayah pekerjaan ... 3

4.3.Tenaga Pelaksana ... 3

5. PROSES PELELANGAN ... 4

6. KEWAJIBAN BUJP ... 4

6.1.Syarat umum yang akan menjadi peserta lelang... 4

6.2.Sebelum melaksanakan kontrak ... 5

6.3.Pada Saat Melaksanakan Kontrak ... 5

7. MASA KONTRAK... ... 8

8. PENUTUP... ... 8

(3)

2

Kerangka Acuan Kerja (KAK)

Pengadaan Jasa Pengamanan Pasukan Khusus KAMTIB Tahun 2016

1. LATAR BELAKANG

Beberapa faktor yang menjadi latar belakang pengadaan Tim Pengamanan Khusus adalah :

1) Adanya potensi penumpang yang mengganjal/membuka paksa pintu/jendela KRL.

2) Masih adanya penertiban Asset lingkungan stasiun KRL di wilayah Jabodetabek dan Banten

3) Masih perlu dilaksanakannya penertiban ojek, gepengpeng, asongan dan PKL yang berada dilingkungan stasiun KRL diwilayah Jabodetabek dan Banten.

4) Masih adanya potensi Unjuk Rasa/Demonstrasi massa di lingkungan operasi KRL

5) Masih adanya pelemparan KRL di petak jalan.

6) Pelaksanaan Operasi khusus (Pengamanan tertutup/PAMTUP).

7) Pelaksanaan Pemeriksaan Serentak (PS) Di stasiun maupun didalam KRL.

8) Antisipasi peningkatan jumlah volume penumpang 1,2 juta perhari secara bertahap.

2. MAKSUD dan TUJUAN 2.1. MAKSUD :

1)Sebagai pedoman kerja seluruh BUJP, untuk lebih mengerti tugas dan tanggung jawabnya.

2)Sebagai pedoman kerja seluruh BUJP, untuk lebih mengerti persyaratan-persyaratan kotrak yang harus dipenuhi

2.2. TUJUAN

Pelaksanaan Pekerjaan oleh BUJP yang sesuai kontrak pekerjaan dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan

3. SASARAN / OUTPUT

1. Terciptanya kondisi penumpang yang aman, nyaman dan tertib di wilayah stasiun dan KRL.

(4)

3

Kerangka Acuan Kerja (KAK)

Pengadaan Jasa Pengamanan Pasukan Khusus KAMTIB Tahun 2016

4. LINGKUP KEGIATAN DAN PEKERJAAN 4.1. LINGKUP KEGIATAN

Dalam menunjang pencapaian sasaran, ruang lingkup kegiatan Tim Pengamanan Khusus yang harus dilakukan adalah Pencegahan, penindakan, penertiban dan pengamanan dalam hal :

i. Keamanan dan ketertiban pengguna jasa KRL; ii. Keamanan Asset PT. KCJ di stasiun maupun di KRL iii. Kemanan dan ketertiban lingkungan stasiun

4.2. WILAYAH PEKERJAAN

Wilayah pekerjaan tim pengamanan khusus meliputi seluruh Lintas Operasi KRL baik di stasiun, petak jalan maupun di KRL.

4.3. TENAGA PELAKSANA

1. Tenaga pelaksana Tim Pengamanan Khusus sejumlah 100 (seratus) personil. 2. Tenaga pelaksana Tim Pengamanan Khusus dibagi menjadi 10 (sepuluh) regu. 3. Selama pelaksanaan pekerjaan pengamanan TIDAK diperkenankan mengganti tenaga pelaksana tanpa memberitahu dan memperoleh persetujuan tertulis dari PT. KAI Commuter Jabodetabek.

4. Waktu kerja pasukan khusus : 1) Waktu kerja 10 jam perhari

2) Pola Kerja 4 (empat) hari kerja dan 1 (satu) hari libur

3) Waktu kerja tidak mengacu kepada shift dinasan, tapi sesuai dengan jadwal kegiatan yang diatur oleh manajemen Kamtib PT. KCJ

5. Pemberian Honorarium Tim Pengamanan Khusus sesuai SK Direksi PT. KAI Commuter Jabodetabek nomor 001/CU/KCJ/I/2014 tanggal 2 Januari 2014.

(5)

4

Kerangka Acuan Kerja (KAK)

Pengadaan Jasa Pengamanan Pasukan Khusus KAMTIB Tahun 2016

a. Pengumuman pelelangan pekerjaan / jasa pengamanan Khusus dilaksanakan secara terbuka melalui media website www.krl.co.id atau media masa lainnya b. Pelelangan tersebut dapat diikuti oleh seluruh BUJP yang memenuhi syarat

pelelangan

c. Apabila terjadi beauty Contest User berhak untuk memberikan pendapat berdasarkan data-data kinerja BUJP sebelumnya sehingga dapat berpengaruh terhadap penilaian pemenang lelang

d. BUJP yang penah mengikuti pekerjaan di tahun sebelumnya dan masuk ke dalam daftar hitam , maka BUJP tersebut tidak dapat mengikuti pelelangan pekerjaan / jasa pengamanan di PT. KCJ

6. KEWAJIBAN BUJP

6.1. SYARAT UMUM YANG AKAN MENJADI PESERTA LELANG

1. Peserta Lelang adalah semua Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang bekerja dan berkantor di wilayah Jabodetabek

2. Setiap BUJP yang mengajukan proposal telah berbadan hukum dan memiliki pengalaman usaha minimal 2 (dua) tahun di bidang sekuriti

3. Berbentuk badan hukum PT

4. Memiliki Tanda Daftar Perseroan (TDP)

5. Memilki bukti wajib lapor ketenagakerjaan di perusahaan 6. Memiliki Kantor dan Alamat yang tetap

7. Memiliki NPWP

8. Memiliki ijin operasional dari instansi yang bertanggung jawab dibidang ketenagakerjaan provinsi

9. Memiliki perizinan pendirian perusahaan sekuriti dari Mabes POLRI Sesuai dengan ketetapan organisasi BUJP dalam Peraturan KAPOLRI No. 24 tahun 2007 tertanggal 10 Desember 2007

(6)

5

Kerangka Acuan Kerja (KAK)

Pengadaan Jasa Pengamanan Pasukan Khusus KAMTIB Tahun 2016

6.2. SEBELUM MELAKSANAKAN KONTRAK

1. Menandatangani Kontrak pekerjaan pengamanan antara PT. KCJ dan BUJP 2. Mempersiapkan personil pengamanan sesuai dengan jumlah dalam kontrak

yang sudah disepakati dengan kriteria sbb: a. Laki-laki

b. Pendidikan Minimal SLTA atau sederajat

c. Surat Keterangan Sehat dan Bebas Narkoba dari dokter (instansi RS Pemerintah) serta tidak bertato

d. Surat Keterangan berkelakuan baik yang dikeluarkan dari instansi Kepolisian RI

e. Usia Maks. 40 Tahun

f. Tinggi badan laki-laki minimal 165 cm g. Bisa Beladiri (diutamakan)

h. Berat badan ideal dan proporsional

i. Memiliki KTA dan sertifikat yang dikeluarkan dari Kepolisian RI dan masih berlaku

3. Divisi Keamanan dan ketertiban PT. KCJ sebagai user berhak memilih personil PKD melalui seleksi pada saat registrasi yang akan diadakan sebelum pelaksanaan kontrak.

4. Seluruh personil wajib didaftarkan/Registrasi FingerPrint maksimal 10 (sepuluh) hari kerja sebelum pelaksanaan kontrak

6.3. PADA SAAT MELAKSANAKAN KONTRAK

1.

Kelengkapan administrasi kontrak yang harus diserahkan selambat – lambatnya tanggal 1 maret 2016 diantaranya :

a. Data / Rekap nama – nama personil beserta Copy dari KTA dan Sertifikat gada pratama

b. Bukti pendaftaran BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan untuk semua personil sesuai kontrak

c. Copy kontrak BUJP dengan personil pengamanan yang bekerja diwilayah PT. KCJ

d. Bukti serahterima seragam dan kelengkapan dinas yang diberikan kepada personil pengamanan yang bekerja diwilayah PT. KCJ

e. Foto berwarna ukuran 3x4 ( 2 lembar ) f. Fotocopy KTP

(7)

6

Kerangka Acuan Kerja (KAK)

Pengadaan Jasa Pengamanan Pasukan Khusus KAMTIB Tahun 2016

2.

Menyediakan seragam (2 stel) dan kelengkapan dinas seluruh personil sesuai yang telah ditetapkan dalam kontrak dan harus diserahkan kepada personil sebelum pelaksanaan pekerjaan

Perlengkapan dinas setiap PKD adalah sebagai berikut : Personil :

 Seragam dinas PKD sesuai atran yang berlaku( 2 stel)  Sepatu PDL

 Tali kur+Pluit ( warna Putih)  Tongkat T (warna Putih)  Borgol

 Perlengkapan P3K (Betadine, tensoplas, perban, minyak kayu putih)  Kopel (warna Putih)

 Kaos Kaki Hitam  Kaos Dalam Biru Tua  Jas hujan (warna Kuning)

 Lampu Senter (4 buah per grup)  HT (UHF – 5 buah per grup)  Helm + tali

 Ban lengan (lampiran 1.1)

 Buku saku/panduan SOP (di cetak bukan fotocopy)  Kartu Identitas diri (Lampiran 1.2)

3.

BUJP memastikan seluruh anggota PKD melaksanakan SOP (standard Operating Procedure ) Pengamanan Khusus dengan baik dan benar.

4.

Pembinaan personil adalah tanggungjawab BUJP dan dilakukan secara terus menerus kepada semua personil tentang implementasi dan pelaksanaan SOP Pengamanan Khusus. Apabila ada personil yang bekerja tidak sesuai SOP/melanggar aturan maka akan dikembalikan kepada BUJP

5.

Apabila terjadi 3(tiga) kali dalam 3(tiga) bulan pelanggaran apapun dari aturan/SOP pengamanan stasiun dan dipo KRL atau 1(satu) kali pelanggaran yang melawan hukum oleh personil pengamanan dari BUJP maka BUJP tersebut diberi Surat Peringatan pertama yang berlaku 6(enam) bulan.

6.

Apabila masih dalam ikatan Surat Peringatan Pertama terjadi 1(satu) kali dalam 3(tiga) bulan pelanggaran apapun dari aturan/SOP pengamanan Khusus atau 1(satu) kali pelanggaran yang melawan hukum oleh personil pengamanan dari BUJP maka BUJP tersebut diberi Surat Peringatan kedua dan dilakukan pemotongan 10% fee manajemen dari tagihan pekerjaan bulan dikeluarkannya Surat Peringatan Kedua, dan Surat Peringatan Kedua tersebut berlaku 6(enam) bulan.

7.

Apabila masih dalam ikatan Surat Peringatan Kedua terjadi 1(satu) kali dalam 3(tiga) bulan pelanggaran apapun dari aturan/SOP pengamanan

(8)

7

Kerangka Acuan Kerja (KAK)

Pengadaan Jasa Pengamanan Pasukan Khusus KAMTIB Tahun 2016

Khusus atau 1(satu) kali pelanggaran yang melawan hukum oleh personil pengamanan dari BUJP maka BUJP tersebut diberi Surat Peringatan Ketiga dan akan dilakukan pemutusan kontrak dan BUJP tersebut tidak dapat mengikuti tender pekerjaan selanjutnya di PT.KCJ.

8.

Apabila ada personil yang tidak bisa dinas maka harus segera digantikan /back up dan dibuatkan berita acara.

9.

Apabila ada personil yang resign/mengundurkan diri sehingga terjadi kekurangan personil pada satu grup pamsus maka kekurangan personil tersebut harus segera di isi dengan personil yang baru dan sudah mempunyai KTA dan sertifikat / dalam proses pembuatan disertai surat dari POLDA.

10.

Setiap paket wilayah Pengamanan Stasiun, BUJP harus menyediakan 1 (satu) koordinator wilayah (KORWIL), dengan tugasnya sebagai koordinator yang mengawasi dan mengendalikan seluruh kinerja anggota Pengamanan Stasiun di wilayahnya dan melaporkan ke MANAGER PENGAMANAN STASIONER PT. KAI Commuter Jabodetabek

11.

Membuat laporan bulanan tentang kinerja BUJP dan diserahkan paling lambat pada saat rekonsiliasi.

12.

Memastikan seluruh personil sebelum dan sesudah melaksanakan tugas melakukan finger print, dan apabla situasi memaksa tidak bisa melakukan

finger print maka dibuatkan berita acara untuk verifikasi pada saat rekonsiliasi.

13.

Melakukan rekonsiliasi setap bulannya sesuai jadwal yang telah ditentukan

14.

Membuat invoice untuk tagihan pembayaran setiap bulannya dilengkapi syarat-syarat yang disebutkan dalam kontrak setiap melakukan tagihan, Pembayaran tagihan tidak dapat dilakukan apabila syarat-syarat administrasi tidak lengkap.

15.

Apabila ditemukan situasi yang berdampak pada situasi gangguan KAMTIB dan keselamatan penumpang wajib memberi laporan sesegera mungkin secara jelas dan terinci kepada Manager PENGAMANAN STASIONER

16.

Apabila terjadi suatu masalah yang melawan hukum yang disebabkan oleh personil pengamanan dari salah satu BUJP, maka BUJP tersebut wajib menyelesaikan permasalahan tersebut dan tidak melibatkan PT. KCJ

17.

Setiap pergantian/rotasi personil BUJP wajib melaporkan kepada Manager PENGAMANAN STASIONER

18.

Patuh pada pembayaran UMP

19.

Membayar PAJAK (PPh Ps. 21 dan PPN) dan bukti pembayarannya dilampirkan pada saat penagihan

20.

Membayar Jaminan Asuransi semua PKD yang terdaftar kepada BPJS dan melampirkan data rekap pembayaran personil setiap bulannya

(9)

8

Kerangka Acuan Kerja (KAK)

Pengadaan Jasa Pengamanan Pasukan Khusus KAMTIB Tahun 2016

Pelaksanaan kontrak pengamanan tim pasukan khusus yang diajukan memiliki masa kontrak 12 (dua belas) bulan terhitung 01 Februari 2016 hingga 31 Januari 2017 yang telah ditetapkan oleh PT. KAI Commuter Jabodetabek

8. PENUTUP

1) Setelah Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini diterima maka hendaknya peserta lelang mempersiapkan bahan–bahan atau syarat–syarat yang telah ditentukan.

2) Demikian Kerangka Acuan Kerja ini dibuat, untuk menjadi panduan dan dilaksanakan bagi calon rekanan/BUJP dalam pelaksanaan pekerjaan sehingga memberikan hasil maksimal sebagaimana yang telah ditetapkan oleh PT. KAI Commuter Jabodetabek

(10)

9

Kerangka Acuan Kerja (KAK)

Pengadaan Jasa Pengamanan Pasukan Khusus KAMTIB Tahun 2016

L A M P I R A N : 1.1

M e r a h Merah Merah Merah Merah

(11)

10

Kerangka Acuan Kerja (KAK)

Pengadaan Jasa Pengamanan Pasukan Khusus KAMTIB Tahun 2016

(12)

11

Kerangka Acuan Kerja (KAK)

Pengadaan Jasa Pengamanan Pasukan Khusus KAMTIB Tahun 2016

Referensi

Dokumen terkait

Model SIMCA yang dibangun kemudian digunakan untuk mengevaluasi apakah sebuah sampel termasuk ke GDODP NHODV WHUWHQWX DWDX WHUPDVXN NH GDODP OHELK GDUL VDWX NHODV .XDOLWDV

merupakan upaya desain fisik dan spasial untuk menghindari pertumbuhan kawasan yang tidak terkendali, penataan bangunan dan lingkungan, pengendalian pemanfaatan ruang

Jika dilihat dari hasil perhitungan KAJI maka dapat disimpulkan bahwa pembangunan fly over Jalan Akses Pelabuhan Teluk Lamong layak dari segi lalu lintas, karena

Amar putusan yang menyatakan bahwa permohonan ditolak diatur dalam Pasal 56 ayat (5) UU MK yang menyatakan “Dalam hal yang dimaksud tidak bertentangan dengan UU

a) Pengguna (admin) dapat melakukan login terlebih dahulu untuk mengakses halaman admin dengan memasukkan username dan password agar privasi pengguna

Penelitian ini berupaya memberikan gambaran pemahaman pelestarian yang telah dilakukan di Ruang Naskah Perpustakaan FIB UI serta memberi gambaran mengenai kondisi fisik

Telah dapat meyempurnakan tersebut misalnya musyabbah bih lebih dikenal dari ada musyabbah dalam hubungannya pada wajah syabah jika tujuannya untuk menjelaskan

Telah mengikuti Pelatihan Pelatih Standar Minimum dalam Respons Bencana Proyek Sphere (2005) di Magelang setelah mengikuti Pelatihan Dasar Standar Minimum dalam Respons Bencana