• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I Diagram Listrik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I Diagram Listrik"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

DIAGRAM LISTRIK 

DIAGRAM LISTRIK 

Simbol-simbol Listrik  Simbol-simbol Listrik 

Simbol yang digunakan untuk mewakili listrik dan komponen elektronika industri dapat Simbol yang digunakan untuk mewakili listrik dan komponen elektronika industri dapat dianggap suatu bentuk tulisan singkat. Penggunaan dari simbol ini adalah untuk  dianggap suatu bentuk tulisan singkat. Penggunaan dari simbol ini adalah untuk  membuat diagram rangkaian yang rumit dan komplek menjadi lebih mudah dibaca dan membuat diagram rangkaian yang rumit dan komplek menjadi lebih mudah dibaca dan dipahami.

dipahami.

Tabel berikut menunjukkan simbol-simbol listrik yang sering digunaka Tabel berikut menunjukkan simbol-simbol listrik yang sering digunaka nn

S

Siimmbbooll KKeetteerraannggaann SSiimmbbooll KKeetteerraannggaann

 ALM

 ALM AlarmAlarm LSLS Limit SwitchLimit Switch  AC

 AC Arus bolak-balikArus bolak-balik MANMAN ManualManual  AUTO

 AUTO OtomatisOtomatis MEMMEM MemoryMemory B

BAATT BBaatteerraaii MM MMoottoorr    C

C KKaappaassiittoorr NNCC NNoorrmmaalllly y cclloosseedd C

COONNTT KKoonnttrrooll NNOO NNoorrmmaalllly y ooppeenn C

CRR RReellaay y KKoonnttrrooll OOLL RReellaay y bbeebbaan n lleebbiihh C

CTT TTrraaffooaarruuss PWPWRR PPoowweerr    D

D DDiiooddaa PPSS PrreP essssuurreesswwiittcchh D

DWWGG GGaammbbaarr/ / DDrraawwiinngg RREECC RReeccttiiffiieer  r   E

EMMFF GGaayya a eelleekkttrroommoottiiff RR RReessiissttoor  r   F

FLLSS FFlloow w sswwiittcchh RREEVV RReevveerrssee F

FWWDD FFoorrwwaarrdd SSSSWW SaSakkllaar r ppeennggaammaann F

FRREEQQ FFrreekkuueennssii SSEECC SSeeccoonnddaarryy F

FUU FFuussee/ / sseekkeerriinngg SSSS SSeelleeccttoor  r   G

GEEN N aattaau u GG GGeenneerraattoorr SSCCRR SSiilliiccoon n ccoonnttrroolllleed d rreeccttiiffiieer  r   G

GRRDD GGrroouunndd SSW W attaaau u SS SSaakkllaar  r   H

HPP TTeennaagga a KKuuddaa TTEEMMPP TTeemmppeerraattuur  r   IICC IInntteeggrraatteed d CCiirrccuuiitt 11PPHH SSaattu u ffaassaa IINNTTLLKK IInntteerrlloocckk 33PPHH TTiigga a ffaassaa

Pada sistem pengendali industri simbol dan garis yang tersambung menunjukkan Pada sistem pengendali industri simbol dan garis yang tersambung menunjukkan  bagaimana

 bagaimana bagian-bagian bagian-bagian dari dari rangkaian rangkaian terhubung terhubung satu satu dengan dengan yang yang lain. lain. Simbol- Simbol-simbol di atas merupakan Simbol-simbol yang paling umum digunakan, namun dalam simbol di atas merupakan simbol yang paling umum digunakan, namun dalam  pemakaiannya

 pemakaiannya penggunaannya penggunaannya kadangkala kadangkala menyalahi dmenyalahi dari simbol ari simbol di adi atas, natas, namun untuk mun untuk  memudahkan biasanya di setiap gambar diagram yang dirancang dengan baik  memudahkan biasanya di setiap gambar diagram yang dirancang dengan baik  dilengkapi dengan keterangan gambar. Kita akan mendapatkan simbol yang berbeda dilengkapi dengan keterangan gambar. Kita akan mendapatkan simbol yang berbeda digunakan oleh pabrik yang berbeda.

digunakan oleh pabrik yang berbeda.

Diagram Tangga (Ladder) Diagram Tangga (Ladder)

Diagram ladder adalah suatu skema yang mewakili suatu rangkaian listrik. Jenis skema Diagram ladder adalah suatu skema yang mewakili suatu rangkaian listrik. Jenis skema diagram ini, dua garis power dihubungkan dengan sumber daya, dan berbagai rangkaian diagram ini, dua garis power dihubungkan dengan sumber daya, dan berbagai rangkaian dihubungkan diantaranya seperti anak tangga pada tangga (gambar 1.1). Perhatikan dihubungkan diantaranya seperti anak tangga pada tangga (gambar 1.1). Perhatikan  bahwa

 bahwa diagram diagram ladder ladder hanya hanya mewakili mewakili rangkaian, rangkaian, tidak tidak mewakili mewakili secara secara fisiknya.fisiknya. Komponen listrik dan penghubung disusun sesuai dengan fungsi listrik pada rangkaian–  Komponen listrik dan penghubung disusun sesuai dengan fungsi listrik pada rangkaian– 

(2)
(3)

tangga. Keruwetan diagram dapat dikurangi dengan menunjukkan setiap rangkaian sebagai suatu garis vertikal tunggal.

Garis tebal digunakan untuk penghantar yang membawa arus tinggi, misalnya line utama dan ujung-ujung motor. Garis yang tipis digunakan untuk rangkaian pengontrol seperti saklar-saklar, pewaktu (timer) dan relay (gambar 1.2). Penghantar dapat  berseberangan satu sama lain tetapi tidak membuat kontak listrik, ini disajikan dengan

garis saling menyilang dengan tanpa diberi titik. Penghantar membuat kontak disajikan oleh titik tebal pada sambungan.

Untuk mengidentifikasi kumparan relay dan beberapa kontaknya, kita memberi huruf   pada lingkaran kumparan itu (gambar 1.3a). Masing-masing kontak yang dioperasikan

oleh kumparan ini akan mempunyai huruf kumparan atau huruf-huruf yang ditulis disamping simbol untuk kontak tersebut. Huruf-huruf itu umumnya diambil dari nama alat.

Beban adalah alat listrik pada diagram garis atau tangga yang menggunakan daya listrik  dari L1 ke L2. Relay pengendali, kumparan (selenoid), dan lampu adalah contoh-contoh  beban. Semua beban mempunyai satu sisi yang terhubung ke L2 (gambar 1.3b). Apabila

terdapat lebih dari satu beban pada diagram garis, harus dihubungkan secara paralel. Gambar 1.1 Dasar diagram tangga

(4)
(5)

Diagram Pengawatan (Wiring Diagram)

Diagram kabel dikhususkan untuk menunjukkan hubungan sebenarnya dan lokasi fisik  dari semua bagian komponen pada rangkaian. Kumparan, kontak, motor yang sejenisnya yang diperlihatkan pada posisi sebenarnya akan ditemui pada instalasi. Karena hubungan pengawatan dan pemberian tanda ujung diperlihatkan, maka jenis diagram ini sangat membantu dalam pengawatan alat dan melacak kawat-kawat dalam mencari kesalahan.

Sering ada diagram pengawatan di dalam tutup magnet starter motor. Gambar 1.4 menunjukkan diagram pengawatan yang umum untuk starter motor. Diagram ini menunjukkan, sedekat mungkin, lokasi aktual dari semua bagian komponen alat. Terminal yang terbuka itu (ditandai oleh lingkaran terbuka) dan anak panah menunjukkan hubungan yang dibuat oleh pemakai. Catat bahwa garis tebal menunjukkan rangkaian sumber dan garis tipis dgunakan untuk menunjukkan rangkaian  pengendali. Secara konvensional, pada peralatan magnet arus bolak balik, penghantar 

hitam digunakan pada rangkaian sumber daya dan kawat merah digunakan pada ragkian  pengendali.

Untuk rangkaian yang lebih kecil akan lebih menguntungkan jika menggunakan diagram fisik dibanding diagram skematis. Lebih mudah mengidentifikasi lokasi terminal dan kawat diagram fisik. Kadang-kadang untuk peralatan dan rangkaian sederhana anda dapat menjumpai bahwa seluruh unit disajikan hanya dengan diagram  pengawatan. Gambar 1.5 menunjukkan diagram pengawatan yang umum untuk jenis

kerekan rantai listrik (electric chain hoist).

(6)
(7)

Gambar 1.4 Diagram pengawatan yang umum untuk starter motor 

Gambar 1.5 Diagram pengawatan yang umum untuk kerekan rantai listrik Sumber: CM Hoist Div, Colombus McKinnon Corporation

(8)
(9)

Hubungan diagram bertujuan untuk menunjukkan hubungan fisik dan pengawatan yang termasuk dalam konstruksi setiap potong (piece) peralatan listrik. Sejauh dapat dipraktekkan, diagram ini disusun sedemikaian rupa sehingga pada pandangan peralatan itu dan berkaitan dengan gambar, jika satu titik pada peralatan diketahui maka titik-titik  yang lain dapat ditentukan dengan mudah melalui inspeksi. Diagram umum dari hubungan tersebut diperlihatkan pada gambar 1.6. Ini adalah diagram hubungan kombinasi stater line magnetis dilengkapi dengan transformator pengendali. Dari bagan ini dapat dilihat bahwa diagram mendekati dengan yang terlihat sebenarnya.

Garis Tunggal dan Diagram Blok 

Diagram satu garis menampilkan rangkaian yang lebih sederhana dengan mengabaikan fungsi-fungsi tambahan. Seperti yang ditunjukkan pada gambar, ini digunakan oleh  banyak pabrik peralatan pengendali motor sebagai penunjuk langkah-langkah pada studi

instalasi pengendali motor. Instalasi dibuat menjadi bentuk yang sesederhana mungkin, namun masih menunjukkan persyaratan dan peralatan penting pada rangkaian tersebut. Diagram garis sering dijumpai untuk menunjukkan pemutusan utama dan desain roda gigi pemindah (switchgear). Tujuan utamanya adalah membuat susunan letak  sesederhana mungkin. Gambar 1.8 menunjukkan diagram garis tunggal dari sistem distribusi daya kecil.

(10)
(11)

Diagram blok menggambarkan fungsi utama bagian-bagian dari sistem elektronik dan sistem yang komplek secara blok. Komponen dan kawat tunggal tidak diperlihatkan. Sebagai pengganti, tiap blok menyajikan dan menggambarkan rangkaian listrik yang  berfungsi khusus pada sistem. Fungsi rangkaian yang dikerjakan ditulis pada tiap blok. Anak panah yang menghubungkan blok-blok menunjukkan arah lintasan arus pada garis  besarnya. Gambar 1.9 menunjukkan diagram sistem pengendali elektronis.

(12)
(13)

Gambar 1.8 Diagram garis tunggal dari sistem distribusi daya

(14)
(15)

• Penggunaan simbol bertujuan untuk membuat diagram lebih sederhana.

• Diagram tangga adalah penyajian skematis dari rangkaian dengan komponen

disusun menurut fungsinya.

• Pada diagram, garis tebal digunakan untuk rangkaian utama daya tinggi dan motor,

sedangkan garis tipis digunakan untuk rangkaian pengendali daya rendah.

• Sekurang-kurangnya satu beban harus dipasang pada tiap anak tangga dari diagram

tangga.

• Ketika lebih dari satu beban dihubungkan pada anak tangga dari diagram tangga,

 beban-beban tersebut dihubungkan paralel.

• Diagram pengawatan menunjukkan hubungan aktual dan lokasi fisik dari semua

 bagian komponen.

• Diagram garis tunggal menunjukkan rangkaian pada bentuk yang paling sederhana.

Pertanyaan

1. Apakah kesulitan-kesulitan yang dihadapi ketika simbol yang baku tidak digunakan  pada diagram listrik?

2. Bandingkan cara rangkaian yang disajikan dengan diagram tangga dan diagram  pengawatan!

3. Apakah kepanjangan dari “NO” dan “NC” ? jelaskan artinya!

4. Bagaimana membedakan diagram tangga dari diagram garis tunggal? 5. Apakah fungsi utama dari diagram blok?

(16)

Gambar

DIAGRAM LISTRIK DIAGRAM LISTRIK 
Gambar 1.2 Garis penghantar dan hubungan penghantar 
Diagram kabel dikhususkan untuk menunjukkan hubungan sebenarnya dan lokasi fisik  dari  semua  bagian  komponen  pada  rangkaian
Gambar 1.5 Diagram pengawatan yang umum untuk kerekan rantai listrik Sumber: CM Hoist Div, Colombus McKinnon Corporation
+4

Referensi

Dokumen terkait

Termokopel terdiri dari dua konduktor atau ”termoelemen” yang berbeda, dihubungkan menjadi satu rangkaian seperti yang terlihat pada Gambar 2.1.. Diagram

1. Pelajari diagram garis tunggal dan buatlah diagram pengawatan dari rangkaian tersebut. Setelah selesai tunjukkan gambar diagram pengawatan yang anda buat kepada Instruktur.

Jadi diagram garis adalah grafik data berupa garis, diperoleh dari beberapa ruas garis yang menghubungkan titik-titik pada bidang bilangan (sistem salib sumbu)

Jika sebuah voltmeter dihubungkan antara dua titik di dalam sebuah rangkaian bertahanan tinggi, voltmeter bertindak sebagai shunt bagi rangkaian,

Penjelasan dari diagram blok adalah sebagai berikut, Catu daya battery DC mensuplai Daya / power yang di gunakan oleh seluruh rangkaian elektronika, switch

Jika rangkaian seksi sumber pada hubungan dua-terminal adalah linier, maka sinyal pada terminal interkoneksi tidak akan berubah jika rangkaian seksi sumber itu diganti

Dengan prinsip kerja dari sumber PLN dihubungkan ke power supply selanjutnya dihubungkan ke transistor dan dihubungkan ke coil primer selanjutnya di transmisikan ke coil sekunder,

2.9 Skema Sensor Berat 3 Metodologi Penelitian 3.1 Rangkaian Power SupplyCatu Daya Dalam perancangan ini penulis menggunakan rangkaian power supply yang bertujuan untuk menyuplai