• Tidak ada hasil yang ditemukan

Efek Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Terhadap Kontraksi Otot Polos Ileum Marmut Jantan (Cavia Porcellus) Terisolasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Efek Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Terhadap Kontraksi Otot Polos Ileum Marmut Jantan (Cavia Porcellus) Terisolasi"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

EFEK EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH

(

Averrhoa bilimbi

L.) TERHADAP KONTRAKSI OTOT POLOS

ILEUM MARMUT JANTAN (

Cavia porcellus

) TERISOLASI

SKRIPSI

OLEH:

DESI PURNAMA SARI

NIM 121524054

PROGRAM EKSTENSI SARJANA FARMASI

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

(2)

EFEK EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH

(

Averrhoa bilimbi

L.) TERHADAP KONTRAKSI OTOT POLOS

ILEUM MARMUT JANTAN (

Cavia porcellus

) TERISOLASI

SKRIPSI

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi pada Fakultas Farmasi

Universitas Sumatera Utara

OLEH:

DESI PURNAMA SARI

NIM 121524054

PROGRAM EKSTENSI SARJANA FARMASI

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2015

(3)

EFEK EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH

(

Averrhoa bilimbi

L.) TERHADAP KONTRAKSI OTOT POLOS

ILEUM MARMUT JANTAN (

Cavia porcellus

) TERISOLASI

OLEH:

DESI PURNAMA SARI NIM 121524054

Dipertahankan di Hadapan Panitia Penguji Skripsi Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara

Pada Tanggal : 28 Mei 2015

Disetujui Oleh:

Pembimbing I, Panitia penguji,

Hari Ronaldo Tanjung, S.Si., M.Sc., Apt. Prof. Dr. Rosidah, M.Si., Apt. NIP197803142005011002 NIP 195103261978022001

Hari Ronaldo Tanjung, S.Si., M.Sc., Apt.

Pembimbing II, NIP 197803142005011002

Aminah Dalimunthe, S.Si., M.Si., Apt. Dr. Poppy A. Z. Hasibuan, M.Si., Apt. NIP 197806032005012004 NIP197506102005012003

Drs. Saiful Bahri, M.S, Apt. NIP 195208241983031001

Medan, Juni 2015 Fakultas Farmasi

Universitas Sumatera Utara Wakil Dekan I,

(4)

iii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala

limpahan berkat, rahmat dan karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan

penelitian dan penyusunan skripsi ini. Skripsi ini disusun untuk melengkapi salah

satu syarat mencapai gelar Sarjana Farmasi pada Fakultas Farmasi Universitas

Sumatera Utara, yang berjudul “Efek Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh

(Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Kontraksi Otot Polos Ileum Marmut Jantan

(Cavia procellus) Terisolasi”.

Pada kesempatan ini dengan segala kerendahan hati penulis mengucapkan

terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Prof. Dr. Sumadio

Hadisahputra, Apt., selaku Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara

Medan, yang telah memberikan fasilitas sehingga penulis dapat menyelesaikan

pendidikan. Bapak Hari Ronaldo Tanjung, S.Si., M.Sc., Apt., dan ibu Aminah

Dalimunthe, S.Si., M.Si., Apt., selaku pembimbing yang telah membimbing dan

memberikan petunjuk serta saran-saran selama penelitian hingga selesainya

skripsi ini. Ibu Prof. Dr. Rosidah, M.Si., Apt, Ibu Dr. Poppy Anjelisa Z. Hasibuan,

S.Si., Msi.,Apt., serta bapak Drs. Saiful Bahri., M.S., Apt., selaku dosen penguji

yang telah memberikan kritik, saran dan arahan kepada penulis dalam

menyelesaikan skripsi ini. Bapak dan Ibu staff pengajar Fakultas Farmasi USU

Medan yang telah mendidik selama perkuliahan dan Bapak Surjanto, M.Si, Apt.,

selaku penasehat akademik yang selalu memberikan bimbingan kepada penulis

selama perkuliahan. Ibu Marianne, S.Si, M.Si., Apt., selaku kepala Laboratorium

(5)

iv

dan fasilitas untuk penulis sehingga dapat mengerjakan dan menyelesaikan

penelitian.

Penulis juga ingin mempersembahkan rasa terima kasih yang tak terhingga

kepada Ayahanda Drs. Sarbini dan Ibunda Dra. Nirwana atas doa dan

pengorbanannya dengan tulus dan ikhlas bagi kesuksesan penulis, juga kepada

adik tersayang Dewi dan Delta serta sahabat-sahabat penulis Siti Mutmainah,

Astria Kurnia, Yeri Mei Ferina, Voni Cherli, Jessy Fransiska, Intan Purnamasari,

Puspita Dewi, Nola Awal Lukita, Herly Yulwitara, Deri Arisandi, Rahmi dan juga

teman-teman Farmasi Ektensi 2012 khususnya Riza Fahlevie dan rekan penelitian

Aini Savitri yang selalu setia memberi doa, bantuan dan semangat.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan skripsi ini masih

jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu penulis menerima kritik dan saran demi

kesempurnaan skripsi ini. Akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini dapat

memberi manfaat bagi kita semua.

Medan, Mei 2014 Penulis,

(6)

v

EFEK EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH

(Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP KONTRAKSI OTOT POLOS ILEUM

MARMUT JANTAN (Cavia porcellus) TERISOLASI

ABSTRAK

Belimbing wuluh merupakan salah satu tanaman obat yang digunakan oleh masyarakat Blangpidie kabupaten Nangroe Aceh Darussalam sebagai antidiare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek relaksasi dari ekstrak etanol daun belimbing wuluh pada otot polos ileum marmut terisolasi.

Tahapan penelitian ini meliputi persiapan bahan pengujian dan uji efek relaksasi menggunakan otot polos ileum marmut. Penelitian ini dilakukan secara

in vitro dengan menggunakan alat organ bath. Parameter yang diukur dalam

penelitian ini adalah relaksasi otot polos ileum marmut terisolasi. Sebelum dilakukan pengujian, ileum marmut terisolasi diekuilibrasi selama 45 menit sampai diperoleh kondisi yang stabil didalam larutan tyrode dengan suhu 37oC yang diaerasi gas karbogen.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun belimbing wuluh dengan seri konsentrasi pada otot polos yang sebelumnya diinduksi dengan asetilkolin menunjukkan penurunan kontraksi. Dengan adanya korelasi positif antara penurunan kontraksi oleh ekstrak etanol daun belimbing wuluh terhadap efek kontraksi ileum (r = 0,982). Ekstrak etanol daun belimbing wuluh pada konsentrasi 4mg/ml memiliki kemampuan yang tidak jauh berbeda dengan atropin sulfat 3x10-7M dalam menurunkan kontraksi otot polos ileum marmut terisolasi yang diinduksi oleh asetilkolin 2,91x10-5M (p > 0,05). Kontraksi yang ditimbulkan oleh asetilkolin dengan inkubasi ekstrak etanol daun belimbing wuluh menunjukkan hasil yang berbeda signifikan dengan kontraksi oleh asetilkolin tanpa inkubasi (p < 0,05), hal ini menunjukkan bahwa kemungkinan ekstrak etanol daun belimbing wuluh bekerja dengan menduduki reseptor muskarinik. Dapat ditarik kesimpulan bahwa ekstrak etanol daun belimbing wuluh memiliki efek merelaksasi otot polos ileum dengan kemampuan yang tidak jauh berbeda dengan atropin sulfat dan kemungkinan bekerja pada reseptor muskarinik.

(7)

vi

THE EFFECT OF Averrhoa bilimbi L. LEAVES ETHANOL EXTRACT ON

CONTRACTION OF ISOLATED GUINE PIG ILEAL (Cavia porcellus)

ABSTRACT

Averrhoa bilimbi L. is one of the medicinal plants as antidiarrheal that used by whole of people at Blangpidie Nangroe Aceh Darussalam. The aim of the study is determine the effect of relaxation the ethanol bilimbi leaves extract in isolated guinea pig ileal smooth muscle.

This study have some stages such as the preparing of material and testing of relaxation effect on guinea pig’s ileal smooth muscle. This research was conducted by in vitro methode using the organ bath. The parameter that measured in this research is the relaxation of isolated guinea pig’s ileal smooth muscle. Before the test, isolated guinea pig ileal were equilibrated for 45 minutes to obtain a stable condition in Tyrode solution at 37°C aerated carbogen gas.

The result is the ethanol extract of bilimbi leaves with serial concentrations of the smooth muscle induced by acetylcholine, that showed by decreases contraction. There have positive correlation between the decrease in contraction by the ethanol in bilimbi leaves extract with ileal contraction effect (r = 0.982). Extract ethanol in bilimbi leaves has concentration of 4mg/ml, that is not different with atropine sulfate 3x10-7M in reduced the contraction of guinea pig’s ileal smooth muscle induced by acetylcholine 2,91x10-5M (p > 0.05). Contraction of ileal induced acetylcholine with incubation of ethanol extract in bilimbi leaves showed that different significant results compare with the contraction of acetylcholine without incubation (p < 0.05), it showed that the possibility of the ethanol extract of bilimbi leaves has the mechanism of action muscarinic receptors. In conclusion, the ethanol extract of bilimbi leaves has the effect of relaxed the ileal smooth muscle. That are not different with atropine sulfate and the possibility mechanism of action muscarinic receptors.

(8)

vii

DAFTAR ISI

Halaman

JUDUL ... i

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

ABSTRAK ... v

ABSTRACT ... vi

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... xi

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Perumusan Masalah ... 3

1.3 Hipotesis ... 3

1.4 Tujuan Penelitian ... 4

1.5 Manfaat Penelitian ... 4

1.6 Kerangka pikir penelitian ... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 7

2.1 Uraian Tumbuhan ... 7

2.1.1 Sistematika tumbuhan ... 7

2.1.2 Morfologi tumbuhan ... 8

2.1.3 Kandungan kimia tumbuhan ... 8

2.1.4 Kegunaan tumbuhan ... 8

(9)

viii

2.3 Karakteristik Dinding Saluran Pencernaan ... 11

2.3.1 Lapisan mukosa ... 12

2.3.2 Lapisan submukosa ... 12

2.3.3 Lapisan muskularis ... 13

2.3.4 Lapisan serosa ... 13

2.4 Otot Polos ... 13

2.5 Reseptor Kolinergik ... 14

2.5.1 Reseptor nikotinik ... 14

2.5.2 Reseptor muskarinik ... 14

2.6 Agonis Muskarinik ... 16

2.7 Antagonis Muskarinik ... 16

BAB III METODE PENELITIAN ... 17

3.1 Alat dan Bahan ... 17

3.1.1 Alat penelitian ... 17

3.1.2 Bahan penelitian ... 18

3.2 Hewan Percobaan ... 18

3.3 Pengumpulan dan Pengolahan Bahan Tumbuhan ... 18

3.4 Tahapan Persiapan Percobaan ... 19

3.4.1 Pembuatan larutan tirode ... 19

3.4.2 Pembuatan larutan asetilkolin ... 20

3.4.3 Pembuatan larutan ekstrak etanol daun belimbing wuluh ... 21

3.4.4 Pembuatan larutan atropin sulfat ... 21

3.5 Tahapan Pengujian ... 22

(10)

ix

3.5.2 Pengujian kontraksi seri konsentrasi asetilkolin

terhadap otot polos ileum ... 23

3.5.3 Pengujian efek relaksasi ekstrak etanol daun belimbing wuluh pada kontraksi otot polos ileum melalui induksi asetilkoiln ... 24

3.5.4 Pengujian efek relaksasi atropin sulfat pada kontraksi otot polos ileum melalui induksi asetilkolin ... 26

3.5.5 Pengujian mekanisme aksi terhadap efek relaksasi ekstrak etanol daun belimbing wuluh pada otot polos ileum melalui penghambatan reseptor muskarinik ... 27

3.6 Data dan Analisis Data ... 27

4.2 Hasil Pengujian Kontraksi Seri Konsentrasi Asetilkolin Terhadap Otot Polos Ileum ... 29

4.3 Hasil Pengujian Efek Relaksasi Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh (EEDBW) Pada Kontraksi Otot Polos Ileum Melalui Induksi Asetilkolin ... 31

4.4 Hasil Pengujian Efek Relaksasi Atropin Sulfat Pada Kontraksi Otot Polos Ileum Melalui Induksi Asetilkolin... 33

4.5 Perbandingan %Relaksasi Atropin Sulfat dan EEDBW pada Kontraksi Otot Polos Ileum Melalui Induksi Asetilkolin ... 34

(11)

x

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 39

5.1 Kesimpulan ... 39

5.2 Saran ... 40

DAFTAR PUSTAKA ... 41

(12)

xi

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman 3.1 Pemberian asetilkolin secara kumulatif pada organ bath

volume 40ml ... 24

3.2 Pemberian konsentrasi ekstrak etanol daun belimbing wuluh

secara kumulatif pada organ bath volume 40 ml ... 25

3.3 Pemberian konsentrasi atropin sulfat secara kumulatif pada

(13)

xii

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman 1.1 Skemakerangka pikir penelitian ... 6

4.1 Grafik %konsentrasi otot polos organ ileum terisolasi yang dikontraksi dengan pemberian seri konsentrasi asetilkolin (-8,0=10-8; -7,5=3x10-8; -7,0=10-7; -6,5=3x10-7; -6,0=10-6; -5,5=3x10-6; -5,0=10-5; -4,5=3x10-5; -4,0=10-4; -3,5=3x10-4; -3,0=10-3; -2,5=3x10-3 M). Data yang disajikan adalah nilai rata-rata ± SEM, n=3. ... 30

4.2 Grafik %relaksasi setelah pemberian seri konsentrasi ekstrak etanol daun belimbing wuluh (EEDBW) pada otot polos

ileum terisolasi yang dikontraksi dengan asetilkolin 2,91x10-5 M. Data yang disajikan adalah nilai rata-rata ± SEM, n=6 ... 32

4.3 Grafik %relaksasi setelah pemberian seri konsentrasi atropin sulfat (1=10-8; 2=3x10-8; 3=10-7; 4=3x10-7; 5=10-6; 6=3x10-6; 7=10-5; 8=3x10-5 M) pada otot polos ileum terisolasi yang dikontraksi dengan asetilkolin 2,91x10-5 M. Data yang

disajikan adalah nilai rata-rata ± SEM, n=6 ... 33

4.4 Nilai %relaksasi pemberian ekstrak etanol daun belimbing wuluh konsentrasi 4mg/ml dan atropin sulfat 3x10-7 M setelah dikontraksi dengan asetilkolin 2,91x10-5 M. Data

yang disajikan adalah nilai rata-rata ± SEM, n=6 ... 34

4.5 Grafik %relaksasi setelah pemberian seri konsentrasi (A) ekstrak etanol daun belimbing wuluh (1=0,5; 2=1; 3=1,5; 4=2; 5=2,5; 6=3 7=3,5; 8=4 mg/ml) dan (B) atropin sulfat (1=10-8; 2=3x10-8; 3=10-7; 4=3x10-7; 5=10-6; 6=3x10-6; 7=10-5; 8=3x10-5) pada otot polos ileum terisolasi yang dikontraksi dengan asetilkolin 2,91x10-5 M. Data yang

disajikan adalah nilai rata-rata ± SEM, n=6 ... 35

4.6 Nilai kekuatan kontraksi (cm) pemberian asetilkolin 2,91x10-5 M, induksi ekstrak etanol daun belimbing wuluh konsentrasi 3 M dan induksi atropin sulfat 3x10-7 M setelah dikontraksi dengan asetilkolin 2,91x10-5 M. Data yang

(14)

xiii

8 Data pengujian kontraksi seri konsentrasi asetilkolin terhadap otot polos ileum ... 50

9 Data efek relaksasi ekstrak etanol daun belimbing wuluh pada kontraksi ileum melalui induksi asetilkolin 2,91x10-5 M . 52

14 Hasil uji korelasi efek relaksasi ekstrak etanol daun belimbing wuluh pada kontraksi ileum melalui induksi asetilkolin 2,91x10-5 M ... 58

(15)

xiv

16 Hasil uji independent sample T-test kekuatan kontraksi EEDBW 3M dan kekuatan kontraksi atropin sulfat 3x10-7 M pada otot polos ileum dengan pemberian asetilkolin 2,91x10-5 M ... 62

17 Hasil uji independent sample T-test kekuatan kontraksi antara asetilkolin 2,91x10-5 M yang diinkubasi dengan EEDBW 3M dan kekuatan kontraksi asetilkolin 2,91x10-5 M tanpa inkubasi .. 65

18 Gambar preparasi organ ileum marmut ... 68

19 Gambar alat organ bath ... 69

20 Gambar pola kontraksi otot polos organ ileum terisolasi yang dikontraksi dengan pemberian seri konsentrasi asetilkolin (10-8-3x10-3 M) ... 71

21 Gambar pola relaksasi setelah pemberian seri konsentrasi ekstrak etanol daun belimbing wuluh pada otot polos ileum terisolasi yang dikontraksi dengan asetilkolin 2,91x10-5 M ... 71

22 Gambar pola relaksasi setelah pemberian seri konsentrasi atropin sulfat pada otot polos ileum terisolasi yang diinduksi dengan asetilkolin 2,91x10-5 M ... 72

23 Gambar pola hasil uji kontraksi asetilkolin 2,91x10-5 M yang diinduksi dengan EEDBW 3M ... 72

24 Gambar pola hasil uji kontraksi asetilkolin 2,91x10-5 M yang diinduksi dengan atropin sulfat 3x10-7 M ... 73

Referensi

Dokumen terkait

Tanya jawab tentang makanan yang dibagi maupun didapat anak. Keterangan: Kegiatan ini mengembangkan rasa sosial

In this section we describe numerical experiments which we use to compare the Runge±Kutta characteristic methods developed in this paper (using both forward- and back-tracking)

4.2 Memiliki sikap sifat rendah hati santun, ikhlas kasih sayang dan taat dalam kehidupan sehari

The MADE2 test was selected as an application of the coupled inverse model because (1) the data is gen- erally accepted to be of reasonably high quality, (2) previous work on the

 Selanjutnya siswa menuliskan sikap yang baik dan sikap yang tidak baik yang mereka temukan di sekitar mereka dan dikaitkan dengan nilai-nilai Pancasila pada diagram yang

Tujuan Tugas Mahasiswa menyusun rekomendasi atas kasus-kasus pelanggaran UU Tenaga Kerja dari media massa berdasarkan teori MSDM selaras dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Siswa mampu memahami soal ujian tentang berbagai bentuk pecahan (biasa, campuran, desimal, dan persen) dan hubungan diantaranyaC. Siswa mampu menjawab pertanyaan soal-soal ujian

Mampu merancang atau memberi saran perbaikan untuk rancangan desain tempat dan suasana kerja yang optimal untuk kesehatan