• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kedudukan Janda Terhadap Harta Bersama Menurut Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Terhadap Putusan Perkara Pengadilan Agama Nomor 646 Pdt.G 2010 Pa.Mdn.)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kedudukan Janda Terhadap Harta Bersama Menurut Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Terhadap Putusan Perkara Pengadilan Agama Nomor 646 Pdt.G 2010 Pa.Mdn.)"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

A. Buku Teks

Afdol, Penerapan Hukum Waris Islam Secara Adil, Airlangga University Press, Surabaya, 2003.

Ali, Achmad, Menguak Tabir Hukum, Suatu Kajian Filosofis dan Sosiologis, Gunung Agung, Jakarta, 2002.

Ali, Daud, Mohammad,Hukum Islam,PT. Raja Grafindo, Jakarta, 2005.

Aliyah, Samir, Sistem Pemerintahan Peradilan & Adat Dalam Islam, Khalifah, Jakarta, 2004.

Arifin, Bustanhul, Pelembagaan Hukum Islam Di Indonesia Akar Sejarah, hambatan dan prospeknya,Gema Insani Press, Jakarta, 1996.

Ash Shabuni, Ali, Muhammad, Hukum Waris Menurut al-Qur’an dan Hadis, Trigenda Karya, Bandung, 1995.

Aulia, Wasit H.A., Kompilasi Hukum Islam dalam Sistem Hukum Nasional, Pidato Pengukuhan, IAIN, Jakarta, 1989.

Basri, Hasan, KH., Perlunya Kompilasi Hukum Islam, Mimbar Ulama, Nomor 104, Th. X, April, 1986.

Budiono, Rachmad, Abdul, Peradilan Agama dan Hukum Islam di Indonesia, Bayumedia Publishing, Malang, 2003.

Chulsum, Umi , Windy Novia,Kamus Besar Bahasa Indonesia, Yoshiko Press, Cet. 1, Surabaya, 2000.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Cetakan Pertama, Balai Pustaka, Jakarta, 1988.

Jafizham, T, PersentuhanHukum di Indonesia dengan Hukum Perkawinan Islam, Percetakan Mustika, Medan, 1977.

(2)

Harahap, M. Yahya, Pembahasan Hukum Perkawinan Nasional Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1974, Cetakan Pertama, Zahir Trading Co., Medan 1975.

_________________, Kedudukan, Kewenangan dan Acara Peradilan Agama, Cetakan Pertama, Pustaka Kartini, Jakarta, 1990.

_________________, Informasi Materi KHI, Mempositifkan Abstraksi Hukum Islam Dalam Kompilasi Hukum Islam dan Peradilan Agama Dalam Sistem Hukum Nasional, Penyunting Cek Hasan Basri, Logos Wacana Ilmu, Jakarta, 1999.

Hasyim, Syafiq,Hal-Hal Yang Tak Terpikirkan Tentang Isu-Isu Keperempuanan Dalam Islam,Mizan, Bandung, 2001.

Ichtijanto, S. A.,Analisis Dan Evaluasi Hukum Tentang Yurisprudensi Peradilan Agama, Badan Pembinaan Hukum Nasional Departemen Kehakiman Dan Hak Asasi Manusia RI, Jakarta, 2000.

Ismuha, H., Pencaharian Bersama Suami Istri di Indonesia, Bulan Bintang, Jakarta, 1978

.

Khallaf, Wahhab, Abdul, Kaidah-Kaidah Hukum Islam (Ilmu Ushul Fikih), PT. Raja Grafindo Persada, Cet. IV, Jakarta, 1996.

Lubis , Thalib, Arsyad, H.M.,Ilmu Fiqih, Firma Islamiyah, Cet.III, Medan.

_____, M. Solly, FilsafatIlmu dan Penelitian,Mandar Maju, Bandung,1994.

_____, Mukhlis,Ilmu Pembagian Waris, Pesantren Al-Manar, Medan, 2011.

_____, Suhrawardi K., Simanjuntak, Komis, Hukum Waris Islam, Sinar Grafika, Jakarta, 1995.

Poerwandari, Kristi, E., Pendekatan Kualitatif Untuk Penelitian Perilaku Manusia, LPSP3, Fakultas Psikolog Universitas Indonesia, Depok, 2009.

Raharjo, Satjipto,Pengadilan Agama Sebagai Pengadilan Keluarga, PP IKAHI, Jakarta, 1994.

(3)

Rasjidi, Lili,Hukum Sebagai Suatu Sistem, Mandar Maju, Bandung, 2003.

Rofiq, Abdul,Fiqh Mawaris, Jakarta, Grafindo Persada, 1998.

Rasyid, A., Raihan, Hukum Acara Peradilan Agama, PT. Grafindo Persada, Jakarta, 2005.

Rosyadi, Rahmad dan Ahmad, Rais,Formalisasi Syariat Islam Dalam Perspektif Tata Hukum Indonesia,Ghalia Indonesia, Bogor, 2006.

Rosyid, Daud,Indahnya Syari’at Islam, Usamah Press, Jakarta, 2003.

Sarmadi, Sukris, A., Transendensi Keadilan Hukum Waris Islam Transformatif, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1997.

Siddik, Abdullah,Hukum Perkawinan Islam, Tinta Mas Indonesia, Jakarta, 1994.

Simorangkir, J.CT dkk, Kamus Hukum, Cetakan kedelapan, Sinar Grafika, Jakarta, 2004.

Snelbecker, Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Remaja Rosdakarya, Bandung, 2002.

Syah, Abdullah, Integrasi Antara Hukum Islam dan Hukum Adat dalam Kewarisan Suku Melayu, Citapustaka Media Perintis, Bandung, 2009.

Syarifuddin, Amir, Hukum Kewarisan Islam, Cetakan Ketiga, Kencana Prenada Media Group, Jakarta, 2008.

Soemitro, Hantijo, Roni, Metodologi Penelitian Hukum dan Jurimetri, Ghalia Indonesia, Semarang, 1998.

Soepomo,Bab-Bab Tentang Hukum Adat, PT. Pradnya Paramita, Jakarta.

Soeroso, R,Pengantar Ilmu Hukum, Sinar Grafika, Jakarta, 2008.

Soekanto, Soerjono, Pengantar Penelitian Hukum, Universitas Indonesia Press, Jakarta, 2008.

(4)

_________________ dan Sri Mamudji, Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1995.

Subekti, R,Hukum Acara Perdata, Bina Cipta, Bandung, 1980.

Subagyo, Joko, P., Metode Penelitian dalam Teori dan Praktek, PT. Rineka Cipta, Jakarta, 1991.

Sunggono, Bambang, Metode Penelitian Hukum (Suatu Pengantar), Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1997.

Suryabrata, Samadi, Metodologi Penelitian, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1998.

Thaib, Hasballah, Hukum Benda Menurut Islam, Fakultas Hukum Universitas Dharmawangsa, Medan, 1992.

______________,Ilmu Hukum Waris Islam, Mkn USU, Medan, 2006.

______________, Jauhari Iman, Kapita Selekta Hukum Islam, Pustaka Bangsa Press, Medan, 2004.

Thalib, Sajuti, Hukum Kewarisan Islam Di Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta, 1981.

Tim Redaksi Aulia,Kompilasi Hukum Islam, Nuansa Aulia, Bandung, 2008.

Manan, Abdul, Aneka Masalah Hukum Materiel Dalam Praktek Peradilan Agama, Pustaka Bangsa Press, Jakarta Pusat, 2003.

____________, Aneka Masalah Hukum Perdata Islam Di Indonesia, Kencana, Jakarta, 2006.

Mertokusumo Sudikno,Bab-bab Tentang Penemuan Hukum, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1993.

Moleong, J. Lexy, Metodologi Penelitian Kualitatif, PT. Remaja Rosdakarya, Cet., 8,Bandung, 2004.

(5)

Muhammad, Kadir, Abdul, Hukum dan Penelitian Hukum, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2004.

B. Perundang-Undangan

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2006 Tentang Perubahan Pertama Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2009 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama.

Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam.

Rangkuman Yurisprudensi (Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia).

C. Tesis

Tesis Andayanti Lubis,Kajian Yuridis Pertanggungjawaban Atas Harta Bawaan Istri Terhadap Hutang Suami Dengan Jaminan Harta Bersama (Studi Kasus Putusan Nomor: 295/Pdt.G/2001/PN.Mdn), Mkn, Universitas Diponegoro, Semarang, 2009.

(6)

D. Internet

Forum Silaturahmi Persatuan Islam Pakistan, Mengenal macam-Macam Hukum

Di Syari’at Hukum Islam,

http://fospi.wordpress.com/2008/07/22/mengenal-macam-macam hukum-di syariat-islam/html., terakhir diakses 10 Juli 2012.

Drs. H. Ghufron Sulaiman (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Makassar),

Macam-Macam Sita Dalam Hukum Perdata,

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini, penulis membahas tentang penerapan hukum acara perdata dalam peradilan tentang pembagian harta bersama dalam perkara No.. 0488/Pdt.G/2012/PA.Ska,

Hasil dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Penerapan Hukum Acara Perdata dalam Peradilan tentang pembagian harta bersama dalam perkara

Pertimbangan hakim Mahkamah Agung dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor: 493/K/Pdt/2012 tersebut memang sudah sesuai dengan nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang di masyarakat

Tujuan Penelitian ini adalah untuk: 1) Bagaimana konsep Perkawinan Siri (Tidak Dicatatkan) menurut Hukum Islam dan Undang-Undang Perkawinan? 2) Bagaimana akibat hukum Perkawinan Siri terhadap kedudukan harta Bersama? Dalam menjawab hal tersebut penulis menggunakan metode penelitian pustaka atau library reseach dengan pendekatan yang digunakan adalah hukum normative serta perbandingan hukum. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelusuran berbagai literatur atau refrensi baik dari buku maupun media online. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu Reduksi Data, Penyajian, dan Pengambilan kesimpulan. Setelah mengadakan beberapa kajian terhadap Akibat Hukum Perkawinan Siri (Tidak Dicatat) Terhadap Kedudukan Harta Bersama Ditinjau dari Hukum Islam dan Undang-Undang Perkawinan dapat disimpulkan menjadi: 1) Perkawinan Siri (Tidak Dicatatkan) menurut Hukum Islam dan Undang-Undang Perkawinan, dalam hukum Islam kawin siri tetap sah dimata agama apa bila syarat dan rukun terpenuhi diantara kedua bela pihak. Lain halnya dengan Undang-Undang Perkawinan yang secara jelas telah mengatur aturan pernikahan dalam artian pencatatan pernikahan dan secara hukum positif/Undang-Undang perkawinan, kawin siri tidak sah karena tidak terdaftar dalam pencatatan perkawinan/pernikahan, 2) Akibat hukum perkawinan siri terhadap kedudukan harta bersama, Jika dilihat dari RUU nikah siri atau Rancangan Undang-Undang Hukum Materil oleh Peradilan Agama Bidang Perkawinan yang akan memidanakan pernikahan tanpa dokumen resmi atau biasa disebut dengan kawin siri, sehingga dalam kedudukan harta bersama Negara tidak berhak mengatur pembagiannya dikarenakan tidak tercatatnya dalam pencatatan pernikahan, namun dalam pembagian harta bersama tetap bisa terlaksana dengan syarat membuat kesepakatan dalam pembagiannya hartanya. Implikasi penelitian ini adalah: 1) Menghendaki adanya pengawasan terhadap perkawinan sehingga tidak terlalu banyak terjadinya perkawinan siri, meskipun dalam hukum Islam di pandang tetap pernikahan yang sah namun di mata hukum kita tidak sah, 2) Penelitian ini diharapkan dapat berdampak pada masyarakat agar mengerti betapa pentingnya pernikahan yang secara legal sebab akan berdampak pada masa depan mereka yang akan menikah/kawin