• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep Tujuan Pembelajaran dan Indikator

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Konsep Tujuan Pembelajaran dan Indikator"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

KONSEP TUJUAN PEMBELAJARAN DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI DALAM PERENCANAAN PROSES PEMBELAJARAN

Widyawati Erlianingsih (1505660)

PGSD Bumi Siliwangi – Fakultas Ilmu Pendidikan [email protected] diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD).

Kompetensi merupakan perpaduan dari pengetahuan, keterampilan nilai dan sikap yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak. Kompetensi Dasar adalah kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik dalam penguasaan materi pelajaran yang diberikan. Pemahaman akan kompetensi yang harus dicapai dalam pembelajaran sangatlah diperlukan, karena berkaitan dengan perencanaan Indikator Pencapaian Kompetensi (ICK).

Indikator merupakan penanda pencapaian KD yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur, mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. Kemampuan yang dirumuskan pada ICK merupakan target pencapaian kemampuan individu, berbeda dengan yang dirumuskan pada tujuan pembelajaran yang merupakan target pencapaian kemampuan siswa secara kolektif.

▸ Baca selengkapnya: tujuan pembelajaran isbd adalah

(2)

Daftar Pustaka:

Kemendikbud. (2016). Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kemendikbud.

Kemendikbud. (2016). Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kemendikbud.

Permendiknas. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Permendiknas.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan Permendiknas Nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah menjelaskan bahwa yang dilakukan guru dalam kegiatan pendahuluan

Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.. Belajar

Permendiknas nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses mengamanatkan bahwa pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang bersifat interaktif, inspiratif,

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan

Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 menjelaskan bahwa secara umum penyusunan RPP memuatterdiri atas langkah-langkah sebagai berikut:.. Menuliskan Identitas Mata Pelajaran, yang

31 Permendiknas RI Nomor 41 Tahun 2007 tentang standar proses disebutkan bahwa salah satu komponen dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yaitu

Hal itu dipertegas melalui Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang standar proses yang berbunyi perencanaanproses pembelajaran yang mensyaratkan pendidik untuk mengembangkan

Dalam Panduan Pengembangan Indikator 2010: 3 dan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 juga menyatakan bahwa indikator pencapaian kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau