• Tidak ada hasil yang ditemukan

21 ppt dr marzuki pendidikan karakter compatibility mode

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "21 ppt dr marzuki pendidikan karakter compatibility mode"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

PENDIDIKAN KARAKTER

Oleh:

Dr. Marzuki

PUSAT PENDIDIKAN KARAKTER DAN PENGEMBANGAN KULTUR

(2)

PENDAHULUAN

Pendidikan adalah proses pemanusiaan

manusia.

Pendidikan di negara kita hingga sekarang

masih menyisakan banyak persoalan, baik

dari segi kurikulum, manajemen, maupun

para pelaku dan pengguna pendidikan.

Pendidikan harus dikelola dengan baik dan

benar agar dapat menghasilkan lulusan

(3)

PENDAHULUAN

Pendidikan harus mampu mengemban misi pembentukan karakter (character building) sehingga para peserta didik dan para

lulusannya dapat berpartisipasi dalam mengisi pembangunan dengan baik dan berhasil tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter mulia.

Dalam rangka pembentukan karakter peserta didik sehingga beragama, beretika, bermoral, dan sopan santun dalam berinteraksi dengan masyarakat, maka pendidikan harus

(4)

KONSEP KARAKTER

Karakter bisa berarti tabiat, sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang

membedakan seseorang dengan yang lain, dan watak.

Orang berkarakter berarti orang yang berkepribadian, berperilaku, bersifat, bertabiat, atau berwatak.

Karakter yang baik: kehidupan dengan

melakukan tindakan-tindakan yang benar sehubungan dengan diri seseorang dengan

(5)

KONSEP KARAKTER

Lickona mengemukakan bahwa karakter adalah “A reliable inner disposition to respond to

situations in a morally good way”.

Ditambahkan: “Character so conceived has three interrelated parts: moral knowing, moral feeling, and moral behavior.”

Menurut Lickona, karakter mulia (good

character) meliputi knowing the good, lalu

desiring the good, dan doing the good.

(6)

PENDIDIKAN KARAKTER

Pendidikan karakter adalah upaya yang terencana untuk menjadikan peserta didik mengenal, peduli, dan menginternalisasi nilai-nilai karakter sehingga peserta didik berperilaku sebagai manusia

seutuhnya (insan kamil).

Pendidikan Karakter adalah suatu sistem

penanaman nilai-nilai karakter kepada warga

sekolah yang meliputi pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME), diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun

(7)

DASAR PENDIDIKAN KARAKTER

DASAR PENDIDIKAN KARAKTER

DASAR PENDIDIKAN KARAKTER

DASAR PENDIDIKAN KARAKTER

Mengkaji dan mendalami konsep pendidikan

karakter atau akhlak bukanlah yang

terpenting, tetapi merupakan sarana yang

dapat mengantarkan seseorang dapat

berkarakter mulia.

Dengan pemahaman yang jelas dan benar

tentang konsep karakter, seseorang akan

memiliki pijakan dan pedoman untuk

(8)

KEBIJAKAN PENDIDIKAN KARAKTER

KEBIJAKAN PENDIDIKAN KARAKTER

KEBIJAKAN PENDIDIKAN KARAKTER

KEBIJAKAN PENDIDIKAN KARAKTER

Pendidikan karakter dikembangkan untuk

peningkatan mutu pendidikan di Indonesia

pada jenjang pendidikan dasar hingga PT.

Pendidikan karakter dilakukan secara

terintegrasi ke dalam semua mata

pelajaran/kuliah, melalui kegiatan

ekstrakurikuler dan kegiatan pengembangan

diri, melalui manajemen sekolah/kampus,

serta didukung dengan pengembangan

(9)

NILAI

NILAI

NILAI

NILAI----NILAI KARAKTER POKOK

NILAI KARAKTER POKOK

NILAI KARAKTER POKOK

NILAI KARAKTER POKOK

1. Religius

2. Jujur

3. Adil

4. Tangguh

5. Peduli

6. Demokratis

7. Disiplin

8.

Respect

9. Tanggung jawab

10. Cerdas

(10)
(11)

NILAI

NILAI

NILAI

NILAI----NILAI KARAKTER UTAMA

NILAI KARAKTER UTAMA

NILAI KARAKTER UTAMA

NILAI KARAKTER UTAMA

OLAH PIKIR

OLAH HATI

(12)

OLAH PIKIR FATHANAH THINKER KECERDASAN INTELEKTUAL Cerdas OLAH HATI SHIDDIQ BELIEVER KECERDASAN SPIRITUAL Jujur OLAH RAGA/KINESTETIK AMANAH DOER KECERDASAN SOSIAL

Tangguh dan Bertanggung jawab

OLAH RASA TABLIGH

NETWORKER

KECERDASAN EMOSIONAL Peduli dan Kreatif

NILAI

NILAI

NILAI

(13)

BERBAGAI METODE PEND. KARAKTER

BERBAGAI METODE PEND. KARAKTER

BERBAGAI METODE PEND. KARAKTER

BERBAGAI METODE PEND. KARAKTER

Pendekatan penanaman nilai (value

inculcation approach),

Pendekatan perkembangan moral kognitif

(cognitive moral development approach),

pendekatan analisis nilai (values analysis

approach),

pendekatan klarifikasi nilai (values

clarification approach),

(14)

BERBAGAI METODE PEND. KARAKTER

BERBAGAI METODE PEND. KARAKTER

BERBAGAI METODE PEND. KARAKTER

BERBAGAI METODE PEND. KARAKTER

Evaluasi diri (

self evaluation

) terhadap

nilai-nilai karakter,

Membaca novel (cerita) yang bernuansa

karakter lalu melakukan refleksi,

Pembelajaran PAKEM (

Joyfull Learning

),

Pembelajaran berbasis masalah (

problem

based learning

),

Sosiodrama, simulasi,

reward and

punishment

, pembelajaran kontekstual

(15)

BERBAGAI METODE PEND. KARAKTER

BERBAGAI METODE PEND. KARAKTER

BERBAGAI METODE PEND. KARAKTER

BERBAGAI METODE PEND. KARAKTER

Menurut H. Kirschenbaum (Darmiyati Zuchdi)

1.

Inkulkasi atau penanaman nilai,

2.

Keteladanan (modeling),

3.

Fasilitasi dan habituasi,

4.

Progam pengembangan keterampilan

(16)

PENUTUP

PENUTUP

PENUTUP

PENUTUP

Terwujudnya karakter di kalangan peserta

didik tidak terlepas dari proses pendidikan

yang dilakukan.

Pendidikan berperan besar terhadap

terwujudnya karakter manusia.

Masih banyak masalah dalam pengamalan

nilai-nilai karakter di tengah masyarakat di

Indonesia, terutama di kalangan para

pemimpin.

Dibutuhkan metode, teknik, dan strategi yang

tepat untuk pendidikan dan pembangunan

(17)

CUKUP SEKIAN SAJA

&

Referensi

Dokumen terkait

Kegiatan pembelajaran bertujuan menjadikan peserta didik menguasai kompetensi (materi) yang ditargetkan. Serta dirancang untuk menjadikan peserta didik mengenal, menyadari

Dengan berbekal nilai-nilai karakter mulia yang diperoleh melalui proses pembelajaran di kelas dan di luar kelas, peserta didik diharapkan menjadi manusia yang

Ada banyak istilah/konsep yang terkait dengan etika dan moral, yaitu karakter, nilai, akhlak, etiket, budi pekerti, dan sopan santun.. Kata “etika” (Yunani

memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar. Dalam hal

Nilai-nilai religius yang diyakini sebagai nilai- nilai yang baik oleh penganut agama memiliki peran yang penting dalam kehidupan. Seseorang yang telah memiliki keyakinan yang

Dalam proses pembelajaran, dalam hal ini guru Biologi selain bertugas untuk menginternalisasi dan mengimplementasi nilai karakter pada peserta didik juga harus bisa

Dalam proses pendidikan budaya dan karakter bangsa, secara aktif peserta didik mengembangkan potensi dirinya, melakukan proses internalisasi, dan penghayatan

Kegiatan pembelajaran bertujuan menjadikan peserta didik menguasai kompetensi (materi) yang ditargetkan. Serta dirancang untuk menjadikan peserta didik mengenal, menyadari