Dinda Karasinta Hasibuan Page 1
PELATIHAN AKUNTANSI PSAK DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BAGI MASYARAKAT DESA
Dinda Karasinta Hasibuan1, Nova Indriyani2, Christine Herawati Limbong3
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Akuntansi, Universitas Labuhanbatu, Rantauprapat, Indonesia Email : [email protected], [email protected], [email protected]
INFORMASI ARTIKEL A B S T R A K
Sejarah Artikel:
Diterima Redaksi : 01 Januari 2021 Revisi Akhir : 01 Januari 2021 Diterima : 01 Januari 2021 Diterbitkan Online : 07 Januari 2021
Pengabdian masyarakat ini bertujuan ialah peningkatan keahlian, kemahiran, dan pengetahuan aparatur perangkat desa Janji untuk mengelola Dana Desa yang diberikan pemerintah pusat. Pemerintah
pusat memberikan Dana Desa dengan tujuan menyokong
perekonomian dan kreativitas masyarakat desa. Pemanfaatan Dana Desa mesti terencana dengan baik yang dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan atau pemantauan, dan penyajian laporan keuangan. Hal ini perlu dilakukan karena pemberian Dana Desa setiap tahunnya tidaklah sedikit. Terhitung pada tahun 2018 Dana Desa yang diserahkan oleh pemerintah pusat sebesar Rp 60 triliun, dan meningkat di tahun 2019 sebesar Rp 70 triliun. Maka dalam rangka mendukung program Dana Desa, Tim Pelaksana selaku Dosen Akuntansi Universitas Labuhanbatu mengadakan pelatihan penyusunan laporan keuangan untuk aparatur perangkat desa di Desa Janji. Kegiatan pelatihan penyusunan laporan keuangan dana desa di Desa Janji berjalan dengan lancar. Para aparatur perangkat desa sangat bersemangat dalam mengikuti pelatihan hingga usai dan memahami keuntungan dari pelatihan tersebut yang berguna untuk memajukan perekonomian desa. Mereka berharap agar acara penyuluhan dan pelatihan yang samajuga dilakukan kembali dengan topik yang lebih luas serta peserta yang lebih banyak.
KATA KUNCI Dana Desa, Laporan Keuangan PSAK KORESPONDENSI E-mail: [email protected] 1. PENDAHULUAN
Akuntansi ialah suatu bidang ilmu yang memiliki fungsi penting di banyak hal. Pada prakteknya, ilmu akuntansi mampu menolong suatu industri, insitusi, lembaga, kreditor, dan instansi pemerintah mengambil suatu kebijakan dalam mengalokasikan sumber daya yang telah ada. Untuk dapat menyampaikan penjelasan atau membagikan hasil darilaporan keuangan yang diharapkan, maka akuntan lazimnya akanmencatat, meringkas, dan menganalisis data keuangan yang dikumpulkan. Akuntan sangat diwajibkan untuk mengikuti pedoman yang terlah berlaku yaitu pedoman prosedural yang disebut PSAK. Jika akuntan telah mengikuti aturan dari PSAK tersebut, akuntan menjadi lebih praktis dalam menyamakan laporan keuangan laporan keuangan yang ada dengan laporan keuangan pada periode sebelumnya. Dalam kata lain, pihak yang mempunyai kepentingan menjadi mudah dalam menganalisis transisi dan perubahan yang sudah terjadi sebelumnya.
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan atau dipersingkat menjadi PSAK, dimana standar ini adalah dasar atau pijakan dan sandaran dalam menyusun suatu laporan keuangan. Dimana dalam penyusunannya menyertakan sekelompok orang yang memiliki keahlian dalam bidang akuntansi. Dalam standar akuntansi memuat aturan yang berkaitan dengan pencatatan, penyusunan, pelaksanaan dan penyajian laporan keuangan. Disamping itu tidak hanya memuat aturan dan standar pedoman ilmu akuntansi, PSAK juga memuat penjelasan informasi dan data yang erat kaitannya dengan laporan keuangan. Data dan informasi yang dicatat dalam standar akuntansi adalah aktiva perusahaan (asset), kewajiban (liabilities), Modal (capital), pendapatan (revenue), beban (expense). Informasi entitas dalam bentuk kontribusi dari pemilik dan distribusi kepada pemilik, kerugian dan keuntungan perusahaan, dan laporan arus kas yang juga tersedia.
Dinda Karasinta Hasibuan Page 2
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen program studi akuntansi Universitas Labuhan batu yaitu berupa pelatihan PSAK dan penyusunan laporan keuangan di Desa Janji. Pelatihan PSAK yang diberikan adalah PSAK 1 yaitu mengenai Penyajian Laporan Keuangan. Menurut PSAK No. 1 (2015:1), Laporan keuangan adalah penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas. Dimana laporan ini menampilkan sejarah entitas yang dikuantifikasi dalam nilai moneter. Sedangkan menurut Siswanto (2011:2), laporan keuangan adalah informasi yang diharapkan mampu memberikan bantuan kepada pengguna untuk membuat keputusan ekonomi yang bersifat financial.
Setiap tahunnya Pemerintah Pusat mengucurkan dana yang lumayan banyak untuk dialokasikan kepada Dana Desa. Sebanyak 20,7triliun rupiah dialokasikan tahun 2015, tahun 2016 dana yang dialokasikan melonjak sebesar 46,98triliun rupiah, dan 2017 semakin melonjak menjadi 50triliun rupiah, tahun 2018 menjadi 60 triliun, dan meningkat lagi menjadi Rp 70 triliun pada tahun 2019. Berdasarkan dari data pemberian Dana Desa yang telah dikucurkan oleh pemerintah pusat, maka sebaiknya perlu diadakan pengawasan dan pemantauan untuk Dana Desa tersebut.
Menurut UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menyatakan fungsi pengawasan pemerintahan desa terletak pada Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Pengawasan tersebut perlu diperkuat dimana Dana Desa merupakan bagian dari ruang lingkup keuangan Negara yang seharusnya diawasi oleh pengawas keuangan Negara. Setelah dilakukan pengawasn dan pemantauan, perlunya membuat laporan keuangan sebagai pertanggungjawaban atas Dana Desa yang telah dipakai. Maka dari itu, Tim Dosen Akuntansi Universitas Labuhanbatu memberikan pelatihan dan pembuatan laporan keuangan yang berguna dan bermanfaat bagi perangkat desa setempat.
2. METODOLOGI PENELITIAN
Metode yang di gunakan dalam kegiatan pelatihan dan penyuluhan penyusunan laporan keuangan berdasarkan PSAK memakai studi literature dengan analisis kualitatif deskriptif, seta metode andragogi. Metode andragogi merupakan metode yang memfokuskan dan memusatkan pada Tindak Partisipatif dari para partisipan melalui penyuluhan, diskusi, tanya jawab di seluruh program dan menyertakan beberapa pihak terkait, seperti perangkat desa seperti kepala dusun. Alur pelaksanaan kegiatan yang menggambarkan proses kegiatan sebagai berikut :
Tabel 1. Alur Pelaksanaan Kegiatan
Jam Materi Keterangan
09.00 – 09.30 Registrasi Peserta Panitia (Mahasiswa Akuntansi)
09.30 – 09.40 Pembukaan Moderator
09.40 – 09.50 Sambutan dari Dekan FEB dan Ka. Prodi
Akuntansi
Dekan FEB dan Ka. Prodi Akuntansi
09.50 – 10.00 Sambutan dari Perangkat Desa Perangkat Desa
10.00 – 10.50 Gambaran Umum Tentang Akuntansi Dosen Akuntansi FEB
10.50 – 12.00 PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan)
Diskusi / Tanyajawab
Dosen Akuntansi FEB
12.00 – 13.05 ISTIRAHAT
13.10 – 14.00 Contoh Transaksi Keuangan
Laporan Keuangan Diskus / Tanya Jawab
Dosen Akuntansi FEB
14.00 – 16.30 Akun-akun dalam laporan keuangan
Pertanggungjawaban Dana Desa dan Penyajian Laporan Keuangan Dana Desa Diskusi / Tanya Jawab
Dosen Akuntansi FEB
Dinda Karasinta Hasibuan Page 3
Dalam program pelatihan dan penyusunan laporan keuangan berdasarkan PSAK 1 di Desa Janji, kami turut melibatkan mahasiswa/iFEB ULB Program Studi Akuntansi. Hal ini didasari agar mahasiswa juga memahami atau merasakan pengalaman belajar di lapangan yang kedepannya bermanfaat untuk menjalin interaksi dan hubungan baik denga nmasyarakat desa. Mahasiswa yang turut terlibat yaitu: 1) Marselinus Ziliwu dengan Nim 1910100014, 2) Nova Indriyani dengan Nim 1910100015, 3) Elvianti Syahputri dengan Nim 2010100001, 4) Rosalinda Aprilya dengan Nim 2010100006.
3. PEMBAHASAN DAN HASIL
Pada pengabdian masyarakata yang dilaksanakan oleh Tim Pelaksana selaku Dosen Akuntansi Universitas Labuhanbatu dimana kegiatan pelatihan dan penyuluhan laporan keuangan berdasarkan PSAK 1 berjalan dengan baik tanpa ada hambatan. Para partisipan sangat bersemangat dalam program pelatihan dan penyuluhan tersebut. Dimana kami juga melampirkan dokumentasi kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Janji sebagai berikut.
Dinda Karasinta Hasibuan Page 4
Gambar 2. Diskusi dan Tanya Jawab yang dilakukan oleh Peserta dengan Narasumber
Gambar 3. Foto Bersama antara Narasumber selaku Dosen Akuntansi Universitas Labuhanbatu dengan Perangkat Desa
Dinda Karasinta Hasibuan Page 5
Gambar 4. Foto Bersama di depan Kantor Kelurahan antara Narasumber selaku Dosen Akuntansi Universitas Labuhanbatu dengan Perangkat Desa, serta para Mahasiswa Universitas Labuhanbatu
4. KESIMPULAN
Pelaksanaan program pengabdian masyarakat di Desa Janji ini memperoleh sokongan
kuatdari pihak Desa yaitu para perangkat desa seperti Kepala Dusun Desa Janji Kec Bilah Barat Kab Labuhanbatu selaku penyedia tempat pelaksanaan kegiatan. Selain itu pelaksanaan program memperoleh tanggapan dan sambutan yang hangat dari masyarakat desan dan aparatur desa karena selama ini belum ada yang melakukan kegiatan pelatihan dan penyuluhan penyusunan laporan keuangan, dimana selama ini aparatur desa memang sangat menunggu kegiatan seperti ini. Karena mereka masih kebingungan dalam penyusunan Dana Desa yang telah diberikan dan bagaimana mempertanggungjawabkan dalam sebuah laporan keuangan akuntansi.
Terkait dengan hal tersebut kami selaku Tim Dosen Akuntansi Universitas Labuhanbatu supaya dimasa yang akan datang agar bisa melaksanakan kegiatan yang sama untuk dapat membantu aparatur desa dalam mengawasi dan menyajikan laporan keuangan di tahun-tahun mendatang.
Dinda Karasinta Hasibuan Page 6
5. UCAPAN TERIMA KASIH
Tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terkait atau telah berpartisipasi sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik, terutama kepada :
1. Rektor Universitas Labuhanbatu 2. Dekan FEB Universitas Labuhanbatu 3. Ka.Prodi Akuntansi Universitas Labuhanbatu
4. Bapak Kepala Dusun Desa Janji Kec Bilah Barat Kab Labuhanbatu 5. Warga Dusun atas kerjasamanya ada antusiasnya dalam kegiatan ini 6. Adik-adik mahasiswa jurusan akuntansi Universitas Labuhanbatu