• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KEBERLANJUTAN PENGELOLAAN LAHAN GAMBUT PADA AGROEKOLOGI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS KEBERLANJUTAN PENGELOLAAN LAHAN GAMBUT PADA AGROEKOLOGI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Peta lokasi sampling lahan gambut di Kabupaten Bengkalis.
Gambar  1.  Indeks  keberlanjutan  lahan  gambut pantai.
Tabel 1. Pengaruh atribut kunci pada indeks keberlanjutan pengelolaan lahan gambut.
Tabel 2. Hasil analisis Monte Carlo terhadap indeks keberlanjutan pengelolaan lahan gambut  pantai dan transisi  di perkebunan kelapa sawit.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan pengelolaan tata air atau sistem drainase yang baik, produksi puncak tanaman kelapa sawit pada lahan gambut dapat mencapai 26 ton TBS/ha/tahun. : Setelah tanam

Pada dasarnya, lahan gambut dengan pengelolaan yang baik (mela lui best management practices) dapat me mbe rikan da mpak positif terhadap peningkatan pendapatan dan

Hasil analisis data, dimensi ekologi, biologi, ekonomi, sosial dan teknologi merupakan lima komponen dasar yang menjadi acuan tingkat keberlanjutan pengelolaan

Dalam metode RAP, analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu (1) tahap penentuan atribut dari lima dimensi (ekonomi, ekologi, sosial, teknologi dan

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menilai gulma ( weeds assessment ) yang tumbuh di perkebunan kelapa sawit lahan gambut. Penelitian dilaksanakan

Hasil analisis data, dimensi ekologi, biologi, ekonomi, sosial dan teknologi merupakan lima komponen dasar yang menjadi acuan tingkat keberlanjutan pengelolaan

Berdasarkan analisis leverage terhadap atribut ekologi diperoleh 6 atribut yang sensitif terhadap tingkat keberlanjutan dari dimensi ekologi yaitu (1) Perubahan penutupan

Atribut-atribut yang sentitif atau berpengaruh terhadap keberlanjutan perkebunan kakao rakyat di Pulau Sebatik dari masing-masing dimensi adalah sebagai berikut: (a) dimensi