• Tidak ada hasil yang ditemukan

Potensi Sitotoksik Ekstrak Etanol Dan Tiga Fraksi Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) Terhadap Sel Kanker Serviks Hela

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Potensi Sitotoksik Ekstrak Etanol Dan Tiga Fraksi Daun Sirih Merah (Piper Crocatum) Terhadap Sel Kanker Serviks Hela"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Hasil deteksi golongan senyawa
Tabel 2. Nilai rendemen (%) dan berat (g) masing-masing fraksi dari ekstrak etanol daun sirih  merah
Tabel 3. Nilai IC 50  dan potensi sitotoksik ekstrak etanol dan tiga fraksi daun sirih merah terhadap sel
Gambar 2. Pengaruh perlakuan ekstrak etanol, fraksi heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air terhadap  (μg/ mL) rata-rata sel HeLa hidup (%)
+3

Referensi

Dokumen terkait

Hasil % inhibisi dan beda nyata untuk ekstrak etanol 30% daun sirih merah dapat dilihat pada Gambar 3 untuk uji sitotoksisitas daun sirih merah terhadap sel Chang dan Gambar 4

Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi heksana, etil asetat dan etanol daun sirih merah mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli, Bacillus cereus,

Aktivitas sitotoksik isolat 5 fraksi etil asetat ekstrak petroleum eter daun mahkota dewa dapat melalui peng- hambatan proliferasi sel HeLa baik melalui cell cycle delay maupun

Pada pengujian sitotoksisitas fraksi etanol daun sirih merah terhadap kultur sel Raji dengan menggunakan metode MTT, besarnya serapan berbanding lurus dengan jumlah sel yang

Ekstrak metanol, fraksi butanol, fraksi etil asetat, dan fraksi kloroform buah kemukus (Piper cubeba) memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker T47D. Ekstrak metanol nuah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sitotoksik fraksi etil asetat ekstrak etanol akar pasak bumi terhadap sel kanker T47D dengan metode MTT..

Pada penelitian ini dilakukan uji aktivitas sitotoksik dari ekstrak maupun fraksi dari daun sirih merah menggunakan sel leukemia L1210, dan dilakukan pengecekan profil kromatogram

Hasil uji aktivitas sitotoksik diketahui ekstrak n-heksan memiliki potensi sitotoksisitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekstrak etil asetat dan metanol dengan nilai IC50