• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemetaan Tata Kelola IT Menggunakan Standarisasi Cobit 4.1 (Studi Kasus UKMC Palembang)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pemetaan Tata Kelola IT Menggunakan Standarisasi Cobit 4.1 (Studi Kasus UKMC Palembang)"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 mework COBIT 4.1  2.2. Balanced scorecard
Gambar 2 Kerangka pikir penelitian  HASIL DAN PEMBAHASAN
Tabel 2  Hasil pemetaan bussiness goals  COBIT  dengan visi dan misi
Tabel 4 Hasil pemetaan IT goals  dengan IT  process  IT Goals  IT Process  Keterangan  Sub  domain  Keterangan  Respon  terhadap  kebutuhan  bisnis yg  selaras dengan  strategi  PO1  Menetapkan  rencana strategis IT  Pendefinisian  bagaimana  kebutuhan  fu
+2

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan penelitian sebelumnya, untuk studi kasus enterprise di mana banyak perusahaan yang sejenis masih belum memiliki tata kelola sistem enterprise yang

Kegiatan tata kelola teknologi informasi di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian – PTIK menggunakan framework COBIT 5.0 berfokus pada domain BAI ( Build, Acquire and Implement ) pada

Tingkat kematangan ( maturity level ) tata kelola TI yang dilakukan di Maharaja Ban Jakarta adalah : domain PO berada pada level 2 ( repeatable but intuitive ) dimana proses

Saran dari peneliti untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan auudit tata kelola teknologi informasi dengan menggunakan domain lain, melakukan identifikasi

penelitian kepada Manager IT Operation PT. Telkom Akses, izin penelitian untuk tata kelola dengan judul “Tata Kelola TI Terhadap Sistem Helpdesk Menggunakan COBIT 5”

Sub Bab Tujuan dan Sasaran pada PER-02/MBU/2013 menjelaskan bahwa terwujud- nya pelaksanaan Tata Kelola TI yang baik dilaku- kan dengan menerapkan pola standarisasi kerangka

berkat dan kekuatan dariNya, saya dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 5. Domain Deliver, Service,

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan didapatkan informasi bahwa bidang perdagangan dalam negeri memiliki proses tata kelola anggaran serta biaya, tata kelola sumber daya manusia dan