TINJAUAN YURIDIS TANGGUNG JAWAB NAHKODA DALAM PENGANGKUTAN BARANG DI LAUT | MARTHEN | Legal Opinion 5937 19759 1 PB
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil penelitian ini, suatu peristiwa bahaya laut dapat diartikan sebagai peristiwa-peristiwa yang dapat ditemui selama pengangkutan laut, namun pada
Samudera Indonesia Cabang Medan harus bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat kerusakan, kekurangan, dan kehilangan petikemas serta barang muatan yang ada di dalamnya
yang menyelenggarakan pelayaran (fair share) dari volume muatan perdagangan luar negeri Indonesia, satu dan lain dengan tetap memperhatikan kemampuan yang riil serta
Dengan Metode Penelitian Hukum Normatif, penelitian ini tertuju pada studi bahan hukum primer menyangkut peraturan perundangan yang mengatur tentang Fungsi Dan Peran
Tanggung Jawab dan Perlindungn Hukum Para Pihak Dslam Transaksi Bisnis Elektronik yaitu, bersumber pada Pasal 1320 KUH Perdata menyebutkan bahwa syarat sahnya
pendapat lain yang disampaikan oleh Purwosutjipto tentang perjanjian pengangkutan adalah perjanjian antara pengangkut dengan pengirim, dimana pengangkut mengikatkan
orang atau barang yang dijalankan di laut. Yang diatur di dalam :. a) KUHD, Buku II, Bab V, tentang “Perjanjian Carter kapal”. b) KUHD, Buku II, Bab V-A, tentang
Adapun yang menjadi permasalahan dalam penulisan hukum ini adalah tanggung jawab dan hambatan yang dihadapi PT Asuransi Jasindo Persero dalam penyelesaian klaim asuransi pengangkutan