• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aktivitas Antioksidan Berbagai Fraksi dan Ekstrak Metanolik Daun Beluntas (Pluchea indica Less) | Widyati | Agritech 9618 17704 1 PB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Aktivitas Antioksidan Berbagai Fraksi dan Ekstrak Metanolik Daun Beluntas (Pluchea indica Less) | Widyati | Agritech 9618 17704 1 PB"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.  Senyawaan fi tokimia yang terdeteksi pada ekstrak metanolik daun beluntas dan fraksinya
Gambar 1.  Diagram alir proses ekstraksi dan pengujian aktivitas ekstrak metanolik daun beluntas dan fraksinya (Modifi kasi Dorman dan Hiltunen 2004).
Gambar 2.  Kemampuan menangkap radikal bebas DPPH dari senyawa antioksidan (EMB = ekstrak metanolik daun beluntas, FEA = fraksi etil asetat, FNB = fraksi n-butanol, FA = fraksi air, EMT = ekstrak metanolik teh hijau, EMR = ekstrak metanolik rosemari, BHT = butil hidroksi toluena).
Gambar 6.  Kemampuan senyawa antioksidan (FEA = fraksi etil asetat, EMB =  ekstrak metanolik daun beluntas, BHT = butil hidroksi toluena, AT = α-tokoferol) mereduksi ion besi.

Referensi

Dokumen terkait

Skrining fitokimia serbuk simplisia dan ekstrak etanol daun beluntas diperoleh adanya senyawa steroid/triterpenoid, alkaloid, glikosida, flavonoid, saponin dan

Skrining fitokimia serbuk simplisia dan ekstrak etanol daun beluntas diperoleh adanya senyawa steroid/triterpenoid, alkaloid, glikosida, flavonoid, saponin dan

Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Beluntas (Pluchea indicaL.) Terhadap Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis dan Pseudomonas aeruginosa.Jurnal Ilmiah

Data menunjukkan bahwa kemampuan menangkal radikal bebas DPPH minuman campuran daun beluntas dan teh hitam menurun signifikan (α=5%) dengan bertambahnya proporsi

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang pemberian ekstrak daun beluntas terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dapat disimpulkan pemberian ekstrak

Hasil uji biolarvasida ekstrak etil asetat daun beluntas ini menunjukkan bahwa ekstrak beluntas mengandung senyawa quinic acid dan terbukti memiliki potensi

Ekstrak n-heksana, diklorometana, dan metanol daun beluntas memiliki aktivitas sitotoksik yang potensial terhadap sel HeLa dengan IC 50 berturut-. turut 18,06 µg/ml, 74,56

Penelitian ini dilakukan untuk skrining toksisitas daun kemangi, daun beluntas, kulit biji jenggol dan kulit rimpang kencur terhadap larva udang Artemia salina Leach melalui uji BSLT