• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Berita Resmi Statistik Provinsi Lampung 01 Februari 2016 1

BPS PROVINSI LAMPUNG

                                 

No. 08/02/18/Th.VII, 1 Februari 2016

PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN

SEDANG DAN PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR

MIKRO DAN KECIL PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN IV TAHUN 2015

LAMPUNG

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (q-to-q) Provinsi Lampung pada triwulan IV tahun 2015 tumbuh sebesar 3,09 persen dari triwulan III tahun 2015. Hal ini mengindikasikan bahwa terjadi peningkatan produksi produk-produk industri besar dan sedang pada triwulan ini dibandingkan triwulan sebelumnya.

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (y-on-y) Provinsi Lampung pada triwulan IV tahun 2015 meningkat cukup baik dari triwulan yang sama tahun sebelumya sebesar 9,74 persen, hal ini memperlihatkan bahwa di triwulan yang sama keadaan perekonomian tahun 2015 di sektor industri lebih baik dari tahun 2014.

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (q-to-q) Provinsi Lampung pada triwulan IV tahun 2015 sedikit menurun sebesar 1,56 persen dari triwulan III tahun 2015. Untuk Pertumbuhan Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (y-on-y) bila dilihat pada triwulan III tahun ini, pertumbuhannya menunjukkan peningkatan pertumbuhan yang cukup signifikan sebesar 3,53 persen dari triwulan yang sama tahun sebelumnya.

INDONESIA

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (q-to-q) Indonesia triwulan IV tahun 2015 sedikit meningkat sebesar 1,69 persen dari triwulan III tahun 2015, hal ini menunjukkan produksi pada produk-produk industri pengolahan nasional pada triwulan ini dibandingkan triwulan sebelumnya tahun 2015 mengalami sedikit peningkatan.

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (y-on-y) Indonesia triwulan IV tahun 2015 menunjukkan peningkatan pertumbuhan cukup baik sebesar 4,02 persen bila dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2014, hal ini mengindikasikan perekonomian sektor industri yang berbasis perusahaan besar dan sedang di Indonesia pada triwulan IV di tahun ini lebih baik dibandingkan triwulan IV tahun sebelumnya.

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (q-to-q) Indonesia pada triwulan IV tahun 2015 naik sebesar 1,35 persen dari triwulan III tahun 2015, sementara untuk Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (y-on-y) meningkat cukup baik sebesar 5,79 persen pada triwulan IV 2015 jika dibandingkan dengan keadaan triwulan yang sama tahun sebelumnya.

(2)

Berita Resmi Statistik Provinsi Lampung 02 November 2015 2

1. PENDAHULUAN

Perusahaan Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Provinsi Lampung tersebar di hampir semua kabupaten/kota dan sebagian besar berada di Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Mesuji, Kota Metro, dan Kota Bandar Lampung. Sektor Industri Manufaktur Besar dan Sedang merupakan salah satu sektor andalan pembangunan nasional dan memiliki peran penting dalam penyerapan tenaga kerja.

Pada sektor industri, selain perusahaan industri Manufaktur besar dan sedang juga terdapat industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK). Data statistik IMK memiliki arti penting bagi pembangunan dan memberi andil terhadap kebijakan pemerintah yang difokuskan pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Di Provinsi Lampung pengumpulan data IMK dilakukan secara sampel dan tersebar merata di semua kabupaten/kota.

2. PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN SEDANG

Sepanjang tahun 2015, Industri Manufaktur Besar dan Sedang (IBS) menunjukkan perkembangan pertumbuhan yang cukup dinamis. Setelah mengalami pertumbuhan (q to q) negatif pada triwulan 1 sebesar minus 2,09 %, IBS menunjukkan pertumbuhan produksi yang relatif tinggi di Triwulan 2 sebesar 6,32 %. Pada triwulan 3 tahun 2015 produksi IBS menunjukkan penurunan angka pertumbuhan produksi (q to q) menjadi 1,16 % namun kembali mengalami pengingkatan pertumbuhan di triwulan IV menjadi sebesar 3,09 %. Pada triwulan IV ini, pertumbuhan produksi yang positif ditunjukkan baik pada industry makanan maupun industry karet, barang dari karet, dan plastik.

Gambar 1 dibawah ini menggambarkan secara visual pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Propinsi Lampung setiap triwulannya selama setahun terakhir.

Gambar 1. Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Provinsi Lampung (q-to-q) Per Triwulan Selama Setahun Terakhir

Pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (q-to-q) pada triwulan IV 2015 di Provinsi Lampung terutama ditunjang oleh pertumbuhan produksi di sektor Industri Makanan yang meningkat sebesar 3,58 %. Adapun pada Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik, tercatat pertumbuhan yang lebih rendah yakni sebesar 0,75 %.

-2,09 6,32 1,16 3,09 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Pertumbuhan Produksi

(3)

Berita Resmi Statistik Provinsi Lampung 01 Februari 2016 3

Pertumbuhan produksi IBS yang relatif tinggi juga ditunjukkan secara year on year (y-on-y) dimana pada triwulan IV 2015 tercatat pertumbuhan sebesar 9,74 %. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan produksi hasil pengolahan produk-produk industri Manufaktur Besar dan Sedang pada triwulan IV tahun ini bila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan produksi ini ditunjukkan baik pada Industri Makanan maupun Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik. Pada Industri Makanan tercatat pertumbuhan (y-on-y) sebesar 9,76 % sedangkan pada Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik tercatat pertumbuhan sebesar 9,79 %.

Sementara itu, pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Indonesia (q-to-q) pada triwulan IV 2015 pertumbuhannya sedikit meningkat sebesar 1,69 persen dibanding triwulan III tahun 2015. Pertumbuhan juga ditunjukkan secara year on year dimana pada triwulan IV 2015 tercatat pertumbuhan sebesar4,02 %.

Tabel 1.Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Triwulan III dan Triwulan IV

Tahun 2015 di Provinsi Lampung dan Pertumbuhan Total Indonesia

No Kode Jenis Industri Pertumbuhan (%) q-to-q y-on-y 2015 KBLI Triw III Triw IV Triw III Triw IV

1 10 Industri Makanan - Manufacture of food

products 1.44 3.58 7.31 9.76 7.86

2 22

Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik - Manufacture of rubber and plastic products

1.05 0.75 9.13 9.79 9.12

IBS Lampung

1.16 3.09 6.72 9.74 8.85

(4)

Berita Resmi Statistik Provinsi Lampung 02 November 2015 4

3. PERTUMBUHAN PRODUKSI INDUSTRI MANUFAKTUR MIKRO DAN KECIL

Dibandingkan dengan triwulan III 2015, produksi industry manufaktur mikro dan kecil di triwulan IV 2015 sedikit mengalami penurunan dengan pertumbuhan sebesar minus 1,56. Meski demikian, secara year on year produksi industry manufaktur mikro dan kecil di triwulan IV 2015 mengalami peningkatan sebesar 3,53 %.

Kondisi yang relatif lebih baik ditunjukkan oleh Industri Mikro Kecil secara nasional. Pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (q-to-q) pada triwulan IV 2015 di Indonesia sedikit meningkat sebesar 1,31 persen dibandingkan triwulan III tahun 2015. Sedangkan secara year on year, pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (y-on-y) triwulan IV 2015 di Indonesia meningkat sebesar 6,87 persen dari triwulan yang sama tahun sebelumnya.

Gambar 2. Pertumbuhan Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Per Triwulan (q-to-q) Selama Setahun di Provinsi Lampung dan Indonesia

4,94 4,3 -3,91 -1,56 0,64 5,09 -1,31 1,35 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Lampung Indonesia

(5)

Berita Resmi Statistik Provinsi Lampung 01 Februari 2016 5

Tabel 2.Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Triwulan IV Tahun 2015

Provinsi Lampung dan Total Pertumbuhan IMK di Indonesia

No Kode KBLI Jenis Industri

Pertumbuhan (persen) Triwulan IV 2015 Tahun 2015 q-to-q y-on-y (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 10 Industri Makanan -3.35 -2.35 12.45 2 11 Industri Minuman 0.45 1.72 3.32 3 13 Industri Tekstil -0.78 24.11 22.76

4 14 Industri Pakaian Jadi -13.12 -22.99 -15.21

5 15 Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki -2.77 16.83 11.52

6 16 Industri Kayu, Barang dari Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (Tidak Termasuk Furnitur) dan Barang

Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya 9.66 16.50 6.92 7 18 Industri Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman -3.59 9.02 8.36 8 21 Industri Farmasi, Produk Obat Kimia Dan Obat Tradisonal -4.42 9.20 4.73 9 22 Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik 8.16 -43.00 -28.90

10 23 Industri Barang Galian Bukan Logam -3.54 -2.50 -4.86

11 24 Industri Logam Dasar 2.89 22.72 15.82

12 25 Industri Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya 7.01 16.59 19.49 13 29 Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer -13.14 -22.48 -17.54

14 30 Industri Alat Angkutan Lainnya -5.74 17.82 15.71

15 31 Industri Furnitur -7.55 -23.91 -13.38

16 32 Industri Pengolahan Lainnya 12.25 28.40 10.25

17 33 Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan 32.26 29.05 -35.26

IMK (Industri Mikro dan Kecil) Lampung -1.56 3.53 9.06

(6)

Berita Resmi Statistik Provinsi Lampung 02 November 2015 6

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

Jl. Basuki Rahmat No. 54 Teluk Betung Bandar Lampung 35215 Telepon (0721) 482909, 484329 ; Faksimili (0721) 484329

Email: [email protected]

Homepage: http:// lampung.bps.go.id

Keterangan lebih lanjut hubungi : Bidang Statistik Produksi

Up. Aryanto, S.Si.,M.M.

Tlpn (0721) 482909/484329 Pswt 130

Email: [email protected]

Gambar

Gambar 1 dibawah ini menggambarkan secara visual pertumbuhan produksi Industri  Manufaktur  Besar dan Sedang di Propinsi Lampung setiap triwulannya selama setahun terakhir
Tabel 1. Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang Triwulan III dan Triwulan IV  Tahun 2015 di Provinsi Lampung dan Pertumbuhan Total Indonesia
Gambar 2.      Pertumbuhan Industri Manufaktur  Mikro dan Kecil Per Triwulan (q-to-q)  Selama  Setahun di Provinsi Lampung dan Indonesia

Referensi

Dokumen terkait

Fungsi perencanaan dan penganggaran yang sebagian berada di Departemen Keuangan dan sebagian lainnya di Bappenas sudah selayaknya disatu padukan dengan menggabungkan kedua

Adapun tema riset Partisipasi masyarakat dalam pemilu yakni : Masalah Sosial Ekonomi, Kehadiran dan Ketidakhadiran Pemilih di TPS Voter turnout, Perilaku memilih Voting

Mansyur Medan atau di tempat lain yang masih termasuk daerah hukum Pengadilan Negeri Medan, dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau

Penelitian dilakukan dalam dua tahap yaitu: tahap pertama dengan meren- dam larva ikan cupang berumur empat hari ke dalam larutan tepung testis sapi dengan dosis berbeda, dan tahap

Proses perhitungan penggajian yang masih diterapkan di Sentra-Net masih dibilang rumit dan cukup menghabiskan banyak waktu untuk di kerjakan oleh SDM,

Dengan pengujian ini dapat diketahui apakah variabel independen (X) secara tunggal berpengaruh terhadap variabel independen (Y), yaitu dengan membandingkan antara

terobsesi dengan tampilan dimana di zaman modern seperti sekarang ini, yang berperan besar dalam membentuk presepsi adalah penampilan. Analisis ini kemudian dilakukan

terhadap Kitab Suci al-Qur‟an menitik beratkan kepada metode tahlili , dalam artian ia menafsirkan ayat al-Qur’an secara runtut dan komprehensif dengan beraneka