• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS PENELITIAN"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Berikut komposisi nilai gizi pada 100 g tahu segar :  Komposisi                                              Jumlah  Energi (kal)   Air (g)   Protein (g)   Lemak (g)   Karbohidrat (g)   Serat (g)   Abu (g)   Kalsium (mg)   Besi (mg)   Vitamin B1(m
Tabel 2.  Nilai NPU (Net Protein Utilization)  Beberapa Macam Bahan Pangan  Sumber Protein
Gambar di atas menunjukan berbagai kemungkinan posisi suatu perusahaan  dan tipe strategi yang sesuai
Gambar 2. Skema Kerangka Pemikiran Keterangan :  : Menyatakan Pengaruh   : Menyatakan Hubungan  AGROINDUSTRI TAHU ISI GORENG  FAKTOR INTERNAL : Modal  Produksi  Produk  Tenaga Kerja  Harga  Promosi  Transportasi   FAKTOR EKSTERNAL : Bahan B

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan skripsi Darwanto dengan judul “Analisis Efisiensi Usahatani Padi Di Jawa Tengah (Penerapan Analisis Frontier)” Dari hasil analisis data yang telah berhasil diolah

Pemasaran juga merupakan suatu fungsi bisnis perusahaan yang bertujuan untuk mengidentifikasi atau menganalisis kebutuhan dan keinginan konsumen, menetapkan

• Beri rating masing-masing faktor dalam kolom 2 sesuai besar kecilnya pengaruh yang ada pada faktor strategi internal, mulai dari nilai 4 (sangat baik), nilai 3 (baik), nilai

Semakin panjang jarak dan semakin banyak perantara ( lembaga niaga ) yang terlibat dalam pemasaran, maka biaya pemasaran semakin tinggi, dan margin tataniaga ( selisih

Selain itu indikator empirik yang sering digunakan dalam pengkajian efisiensi pemasaran di antaranya adalah margin pemasaran dan transmisi harga dari pasar konsumen kepada

Pada penelitian yang dilakukan oleh Irawan (2006) yang melakukan penelitian tentang ”Integrasi Pasar Beras Indonesia” dengan menggunakan pendekatan model

Soedarsono (1992), menyatakan pendapat yang diterima petani dari hasil produksi adalah total penerimaan dikurangi dengan total biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi,

penyelesaian hubungan antara Y dan X adalah biasanya dengan cara regresi dimana variasi yang akan dipengaruhi oleh variasi X (soekartawi, 1994). Efisiensi adalah rasio yang