• Tidak ada hasil yang ditemukan

DINAMIKA PERSONAL ADJUSTMENT PADA MANTAN PSK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "DINAMIKA PERSONAL ADJUSTMENT PADA MANTAN PSK"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

DINAMIKA

PERSONAL ADJUSTMENT

PADA MANTAN PSK

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi persyaratan Ujian Sarjana Psikologi

Oleh :

REZA YOGA PRATAMA GINTING

101301027

FAKULTAS PSIKOLOGI

(2)

LEMBAR PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa

skripsi saya yang berjudul :

“DINAMIKA PERSONAL ADJUSTMENT PADA MANTAN PSK”

Adalah hasil karya saya sendiri dan belum pernah diajukan untuk memperoleh

gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi manapun.

Adapun bagian-bagian tertentu dalam penulisan skripsi ini saya kutip dari hasil

karya orang lain yang telah dituliskan sumbernya secara jelas sesuai dengan

norma, kaidah dan etika penulisan ilmiah.

Apabila di kemudian hari ditemukan adanya kecurangan di dalam skripsi ini, saya

bersedia menerima sanksi dari Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara

sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Medan, Juli 2014

Reza Yoga Pratama Ginting

(3)

DINAMIKA PERSONAL ADJUSTMENT PADA MANTAN PSK

Reza Yoga Pratama Ginting dan Dra. Josetta Maria Tuapattinaja, M.Psi, Psi

ABSTRAK

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk melihat dinamika personal adjustment pada mantan PSK. Penelitian ini menggunakan dua orang responden yang berdomisilili di kota Medan dan kota Pematang Siantar. Prosedur pengambilan responden penelitian adalah dengan menggunakan metode snowball. Data diambil dengan menggunakan metode wawancara. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori personal adjustment dari Weiten & Lyoid (2006) yang menyatakan bahwa personal adjustment terdiri dari 3 aspek utama, yaitu : stress and coping stress, interpersonal realm, dan developmental transition.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses personal adjustment pada kedua responden mengarah pada perubahan kehidupan. Hal tersebut ditunjukkan oleh kemampuan responden mengatasi permasalahan dengan resource yang mereka miliki. Pertama kali keluar, kedua responden menghadapi stress yang sama yaitu penolakan dari masyarakat. Responden I menggunakan negative coping stress sedangkan responden II menggunakan positive coping stress untuk menghadapi sumber stress tersebut. Walaupun berbeda, kedua responden tetap merasakan keterpurukan. Sesudah itu, mereka mendapatkan dukungan sosial dan akhirnya bisa bangkit kembali. Hasilnya, kedua responden memiliki pola pikir yang berbeda terhadap lingkungan. Responden I merasa ia dapat mengubah kehidupannya tanpa bantuan orang lain sedangkan responden II merasa bantuan orang lain penting. Responden I merasa dengan bekerja ia dapat memperoleh pengakuan dari orang lain dan responden II berusaha mengubah pandangan orang lain terhadap dirinya. Karena itu, pada aspek interpersonal realm, responden I tidak berusaha memperbaiki hubungan dengan orang lain dan sebaliknya pada responden II. Walaupuncara yang dilakukan berbeda, kedua responden tetap berhasil masuk ke dalam masyarakat. Terjadi perubahan dalam kehidupan mereka terutama pada work change dan role behavior change.

(4)

PERSONAL ADJUSTMENT OF FORMER SEXUAL WORKER

Reza Yoga Pratama Ginting and Dra. Josetta Maria Tuapattinaja, M.Psi, Psi

ABSTRACT

The research uses qualitative approach and aims to find the personal adjustment dynamic of former sexual worker. This research uses two respondents living in Medan and Pematang Siantar. The procedure of selecting the respondent was snowball method. The data were obtain by conducting interview. Theory that has been used in this research is personal adjustment theory by Weiten & Lyoid (2006) that consist of three aspects: stress and coping stress, interpersonal realm, and developmental transition.

The result in this research indicates that personal adjustment process undergone by respondent tends to life changing achievement. It is showed by their ability to solve problem and challenge from their surroundings with the resource that they have. At first, they have the same stressors that are social rejection from the society. Respondent I uses negative coping stress while the respondent II uses positive coping stress to deal with the stressors. Although they uses different way to cope the stress, both of them became frustrated and they think they don’t have an hope in their live. After that, they get a social support, and rise again or resilient. And then, after they are resilient, they have a different thinking method. Respondent I thinks that he can change her life without the other person, while the Respondent II thinks that the other person have important role to repair her life. Respondent I think, if she can be succeed in her work the other will acknowledge her and respondent II think that she must try to communicate with other to change their perceptive to her. Because of that, in interpersonal realm aspect, Respondent I doesn’t try to repair her relation with other while the respondent II try to repair hers. Although their way is different, they still can return to society. They can change their life especially in work and role behavior.

(5)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya ucaokan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dimana atas

berkat, kasih, dan karunia yang diberikan oleh-Nya, sayadapat menyelesaikan

mata kuliah Seminar dengan judul “Gambaran Proses Adjusment Pada Mantan

PSK” tepat pada waktu yang telah ditentukan.

Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak dan rekan yang telah

memberikan bantuan dalam menyelesaikan tugas ini. Segala bentuk dukungan

yang diberikan, baik berupa dukungan moral maupun materi sangat berarti dalam

penelitian ini. Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih terkhusus kepada :

1. Orang Tua saya sendiri, Ferdi Rejeki Ginting dan Lapani Br. Tarigan, yang

dengan segenap hati mendampingi peneliti selama mengerjakan tugas ini

mulai dari awal hingga akhirnya peneliti dapat menyelesaikan tugas ini.

Terima kasih terdalam pada Ibu saya, karena telah bersusah payah dan bekerja

keras dalam mencari informasi mengenai responden yang sesuai dengan tema

penelitian ini.

2. Keluarga saya sendiri yaitu My Big Bro Roni Syahputra Ginting, My Big Sis

Relli Sintha Br. Ginting dan My lil Bro Rigta Yudiyansi Ginting yang telah

memberikan dukungan moral kepada peneliti.

3. Ibu Dra. Josetta Maria Tuapattinaja, M.Psi, Psikolog, selaku dosen

pembimbing yang dengan segenap hati telah membimbing saya mulai dari

(6)

memberikan banyak masukan, kritik, dan saran yang membuat saya mampu

mengerjakan tugas ini.

4. Ibu Prof. Dr. Irmawati, Psikolog selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas

Sumatera Utara

5. Kak Juliana Saragih, M.Psi yang juga telah bersedia menjadi penguji sidang

seminar peneliti. Terima sebesar-besarnya peneliti ucapkan pada Kak Juli atas

kebaikan yang telah ia berikan selama empat tahun di Fakultas Psikologi

USU.

6. Kak Ridhoi Meilona, M.Si yang telah bersedia menjadi penguji sidang skripsi

peneliti. Terima kasih juga karena kak Doi telah bersedia membantu peneliti

dalam memberi saran kepada peneliti.

7. Terima kasih kepada Ibu Wiwik Sulistyaningsih, M.Psi, Psikologi yang

bersedia menjadi dosen pembimbing akademik.

8. Ibu Wati dan Ibu Novita yang telah bersedia menjadi responden penelitian dan

menceritakan pengalaman hidupnya kepada peneliti.

9. Terima kasih kepada seluruh sivitas Psikologi USU, Dosen, Staff Pegawai,

dan mahasiswa seluruhnya yang telah memberikan arti dalam kehidupan saya.

10.Terima kasih kepada ISEP (Reza Indah Pribadi The Mami, Rocky The Roger,

Rina Nurul Muslimah The Elder, Mira Avrilia Sari The Rocket Launcher,

Novira Khasanah The Centil, Junika Minda The Chinere Ghost, Sonya Lirizky

Si Hidung Tak Terlihat alias BOYEM) yang telah bersedia berbagi waktu,

kesenangan, dan kesedihan di waktu pagi, siang, dan malam. Terima kasih

(7)

11.Terima kasih kepada kawan Chinere Serasis dan Seperjuangan Dede dan

Johan yang telah membantu peneliti.

12.Rekan seperjuangan saya Mahasiswa Psikologi Angkatan 2010 yang telah

yang telah bersama-sama selama empat tahun menjalani suka duka dunia

perkuliahan..

Penelitian dengan tema personal adjustment pada mantan PSK dilakukan

dalam upaya untuk melihat penyesuaian mantan PSK dalam upaya kembali masuk

ke dalam masyarakat. Saya berharap dengan adanya penelitian ini, kita mampu

melihat bahwa mereka sebenarnya sama dengan kita, bukanlah manusia yang

hina. Saya ingin mengajak kita semua untuk mengubah pandangan kita mengenai

saudara-saudara kita yang mendapat julukan mantan PSK.

Tidak ada gading yang tidak retak, begitu jugalah tugas ini. Saya menyadari

sangat banyak kekurangan dalam penelitian ini, baik itu sumber daya, informasi,

dan kemampuan saya sendiri.. Saya mohon maaf jika ada kesalahan penulisan

kata yang salah dan tidak berkenan. Keterbatasan ini saya harapkan dapat menjadi

masukan untuk penelitian di masa yang akan datang. Akhirnya, saya berharap

agar penelitian ini bermanfaat bagi masyarakat secara luas.

Medan, Juli 2014

Penulis

Reza Yoga Pratama

(8)

DAFTAR ISI

LEMBAR PERNYATAAN ...i

ABSTRAK ...ii

ABSTRACT ...iii

KATA PENGANTAR ...iv

DAFTAR ISI ...vii

DAFTAR TABEL ...xii

BAB I : PENDAHULUAN A. Latar Belakang... 1

B. Rumusan Masalah... 14

C. Tujuan Penelitian ... 14

D. Manfaat Penelitian... .. 14

1. Manfaat Praktis ... 14

2. Manfat Teoritis... 15

E. Sistematika Penulisan...15

BAB II : LANDASAN TEORI A. Personal Adjustment... 17

(9)

2. Aspek Personal Adjustment... 18

2.1. Stess and Coping Stress...19

2.2. Interpersonal Realm... 22

2.3. Developmental Transition... 24

3. Faktor Yang Mempengaruhi Personal Adjustment... 25

B. Pekerja Seks Komersial (PSK) ... 27

C. Mantan Pekerja Seks Komersial (PSK) ... 28

1. Definisi Mantan PSK ... 28

2. Faktor Yang Mendorong Keluar Dari Prostitusi... 29

3. Faktor Yang Menghambat Keluar Dari Prostitusi... 30

D. Personal Adjustment Pada Mantan PSK ... 31

E. Paragdigma Teoritis ... 34

BAB III : METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitan... 35

B. Metode Pengumpulan Data ... 36

C. Responden Penelitian ... 37

1. Kriteria Subjek ... 37

2. Jumlah Responden Penelitian... ... 37

(10)

D. Alat Bantu Pengumpul Data... 38

1. Alat Perekam... 38

2. Pedoman Wawancara... 39

3. Notebook 39

E. Prosedur Penelitian... 40

1. Tahap Pencarian Responden Penelitian... 40

2. Tahap Persiapan Penelitian ... 41

3. Tahap Pelaksanaan Penelitian... 42

4. Tahap Pencatatan Data ... ... 43

5. Tahap Analisa Data ... 43

F. Kredibilitas Penelitian... ... ... 44

G. Metode Analisa Data ... ... ... 45

1. Organisasi Data... ... 45

2. Analisa dan Coding ... ... 46

3. Pengujuan Terhadap Dugaan... 46

4. Strategi Analisis... ... 46

5. Interpretasi Data ... ... 47

BAB IV : ANALISA DAN PEMBAHASAN A. PARTISIPAN I 1. ANALISA PARTISIPAN I 1.1.Identitas Partisipan I ... 48

(11)

1.2.1. Observasi Umum ... 49

1.2.2. Observasi Saat Pengambilan Data... 49

2. ANALISA DATA PARTISIPAN I... 53

A. Gambaran Kehidupan Wati Sebelum Menjadi PSK.... 53

B. Gambaran Kehidupan Wati Selama Menjadi PSK... 55

C. Kehidupan Wati Sebagai Mantan PSK (Personal Adjustment) ... ... 58

3. Dinamika Personal Adjustment Pada Wati ... 77

4. Rekapitulasi Personal Adjustment Pada Wati... 78

B. PARTISIPAN II ... ... 82

1. ANALISA PARTISIPAN II ... 82

1.1.Identitas Partisipan II ... 82

1.2.Observasi Partisipan II ... 83

1.2.1. Observasi Umum ... 84

1.2.2. Observasi Saat Pengambilan Data... 84

2. ANALISA DATA PARTISIPAN II A. Gambaran Kehidupan Novita Sebelum Menjadi PSK ... ... 86

B. Gambaran Kehidupan Novita Selama Menjadi PSK ... ... 89

(12)

(Personal Adjustment) ... ... 92

3. Dinamika Personal Adjsutment Pada Novita ... 110

4. Rekapitulasi Personal Adjsutment Pada Novita... 111

C. ANALISA BANDING PARTISIPAN I DAN II ... 115

D. PEMBAHASAN ... ... 119

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN... ... 129

B. SARAN ... ... ... 131

DAFTAR PUSTAKA... ... ... 134

(13)

DAFTAR TABEL

1. Tabel 1...38

2. Tabel 2 ...46

3. Tabel 3 ...48

4. Tabel 4 ...76

5. Tabel 5 ...80

6. Tabel 6 ...81

7. Tabel 7 ...109

8. Tabel 8 ...113

Referensi

Dokumen terkait

Teori kepuasan kerja yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori diskrepansi (teori kesenjangan) yang dikemukakan Porter (1961) yang terdiri dari lima aspek, yaitu

Berdasarkan pemaparan tersebut, dapat disimpulkan bahwa mantan PSK akan memiliki tantangan yang lebih berat dalam proses personal adjustment dibandingkan dengan masyarakat lain

Hasil analisa data menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sense of humor dengan personal adjustment pada mahasisa rantau tahun pertama USU dengan nilai

Teori yang digunakan yaitu bahasa ragam jual beli, pragmatik dalam teori pregmatik terdiri dari pengertian pragmatik dan aspek-aspek situasi tutur, dalam

Dalam penelitian ini akan digunakan teori motivasi sebagai dasar untuk menganalisis pengaruh karakteristik personal, yang terdiri atas gender, tingkat pendidikan,

Dari beberapa komunikasi personal yang peneliti lakukan, dapat disimpulkan bahwa tertanam dimasyarakat perempuan yang bertato merupakan perempuan yang tidak baik dan cenderung ke

Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala persepsi pengembangan karir berdasarkan teori Davis & Werther (1996) yang terdiri dari aspek-aspek

Melalui teori tersebut, mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana yang menjadi narasumber yang telah menerapkan strategi personal branding menggunakan aspek gaya