• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAGARA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAGARA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Distribusi Frekuensi Responden berdasarkan Keaktifan Kader Posyandu di Puskesmas  Nagara Tahun 2014
Tabel 3.  Hubungan antara Status Perkawinan dengan Keaktifan Kader ke Posyandu di Puskesmas Nagara

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kader (umur, pekerjaan, pendidikan, pendapatan, penghargaan, lama menjadi kader dan pengetahuan) berpengaruh signifikan

Sedangkan delapan variabel yang lainnya (usia, status perkawinan, pekerjaan, pendidikan, pelatihan dan pembinaan, kelengkapan infrastruktur, dukungan instansi terkait, penghargaan

Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk menganalisis faktor- faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif yaitu status pekerjaan ibu, pengetahuan ibu, dan

Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Slawi.. Jenis penelitian ini adalah

Dari uraian diatas penulis tertarik untuk mengadakan penelitian mengenai hubungan pengetahuan dan karakteristik ibu dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan

Untuk memotivasi pekerjaan hendaknya dilakukan dengan menyediakan sarana dan prasarana yang baik untuk digunakan dalam melaksanakan tugas. kegiatan-kegiatan posyandu tidak

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai hubungan karakteristik sosiodemografik ( usia, jenis kelamin, suku, tingkat pendidikan, pekerjaan, status

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, yang senantiasa memberikan Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga peneliti bisa menyelesaikan skripsi yang berjudul