• Tidak ada hasil yang ditemukan

MOBILE DI KECAMATAN PANTAI LABU DAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "MOBILE DI KECAMATAN PANTAI LABU DAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGGILINGAN PADI

MOBILE

DI KECAMATAN PANTAI LABU DAN

KECAMATAN PANTAI CERMIN

SKRIPSI

OLEH :

INDRIANI 080309038

Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGGILINGAN PADI

MOBILE

DI KECAMATAN PANTAI LABU DAN

KECAMATAN PANTAI CERMIN

SKRIPSI

OLEH :

INDRIANI

080309038

Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian

Skripsi Sebagai Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Di Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Universitas Sumatera Utara, Medan

Disetujui Oleh :

Ketua Komisi Pembimbing Anggota Komisi Pembimbing

( Dr. Ir. Satia Negara Lubis, M.Ec) (Ir. Sinar Indra Kesuma M.Si) NIP: 196304021997031001 NIP: 196509261993031002

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(3)

ABSTRAK

INDRIANI (080309038/PKP), dengan judul skripsi “ANALISIS

KELAYAKAN USAHA PENGGILINGAN PADI MOBILE DI

KECAMATAN PANTAI LABU DAN KECAMATAN PANTAI CERMIN”. Studi kasus penelitian di Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang dan Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini dibimbing oleh Dr. Ir. Satia Negara Lubis, MEC sebagai Ketua Komisi Pembimbing dan Ir. Sinar Indra Kesuma M.Si sebagai Anggota Komisi Pembimbing.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar modal yang dikeluarkan untuk setiap unit penggilingan padi mobile di daerah penelitian, besar biaya produksi, besar penerimaan, besar pendapatan yang diperoleh untuk setiap unit penggilingan padi mobile di daerah penelitian dan menganalisis kelayakan usaha penggilingan padi mobile di daerah penelitian. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa di kedua daerah ini merupakan salah satu daerah yang memiliki penggilingan padi mobile yang cukup banyak. Sampel diambil dengan metode aksidental (accidental) dengan jumlah sampel sebanyak 30 unit penggilingan padi mobile. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, tabulasi sederhana, tingkat pendapatan serta melakukan analisis kelayakan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal yang dikeluarkan untuk setiap unit penggilingan padi mobile di daerah penelitian rata-rata sebesar Rp.42.633.333. Biaya produksi yang dikeluarkan untuk setiap unit penggilingan padi mobile di daerah penelitian rata-rata sebesar Rp.73.112.267. Penerimaan yang diperoleh untuk setiap unit penggilingan padi mobile di daerah penelitian rata-rata sebanyak 16.800 kg atau setara dengan Rp.134.400.000. Total pendapatan yang diperoleh untuk setiap unit penggilingan padi mobile di daerah penelitian lebih tinggi dari Upah Minimum Propinsi (UMP) yaitu rata-rata sebesar Rp.52.887.733. Rata-rata nilai R/C ratio penggilingan padi mobile adalah 1,7. Usaha penggilingan padi

mobile di daerah penelitian layak untuk diusahakan karena nilai R/C > 1.

(4)

RIWAYAT HIDUP

INDRIANI, lahir di Kwala Madu pada tanggal 14 Mei 1990. Anak kedua

dari 5 bersaudara dari keluarga D. Saragih dan S. Ketaren.

Pendidikan yang ditempuh penulis adalah:

1. Tahun 1996 masuk Sekolah Dasar di SD Inpres No. 058106 dan tamat tahun

2002.

2. Tahun 2002 masuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama di SLTP Negeri 3 Stabat

dan tamat tahun 2005.

3. Tahun 2005 masuk Sekolah Menegah Atas di SMA Negeri 1 Stabat dan tamat

tahun 2008.

4. Tahun 2008 diterima di Program Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian,

Universitas Sumatera Utara melalui jalur UMB.

5. Bulan Juli-Agustus 2011 mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Desa

Bagan Asahan Pekan Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan.

6. Bulan Maret 2013 – April 2013 melakukan penelitian skripsi di Kecamatan

Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang dan Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten

(5)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan kasih-Nya

sehingga penulis dapat memulai, menjalani dan mengakhiri masa perkuliahan

dengan menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini berjudul “ANALISIS

KELAYAKAN USAHA PENGGILINGAN PADI MOBILE DI

KECAMATAN PANTAI LABU DAN KECAMATAN PANTAI CERMIN“

Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada:

1. Dr. Ir. Satia Negara Lubis, MEC selaku Ketua Komisi Pembimbing yang

telah membimbing dan memberikan berbagai masukan kepada penulis dari

mulai menetapkan judul sampai ujian akhir.

2. Ir. Sinar Indra Kesuma M.Si selaku Anggota Komisi Pembimbing dan Ketua

Program Studi Agribisnis FP USU

3. Dr. Ir. Salmiah, MS selaku ketua Program Studi Agribisnis FP USU

4. Para dosen dan staf pegawai Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

USU.

5. Seluruh instansi terkait dalam penelitian ini yang telah membantu penulis

dalam memperoleh data selama penulisan skripsi ini.

6. Para pengusaha penggilingan padi mobile di Kecamatan Pantai Labu dan

Kecamatan Pantai Cermin yang telah membantu penulis selama pengumpulan

data.

Secara khusus penulis mengucapkan terima kasih kepada Tuhan yang

selalu melindungi dan menyertai penulis. Segala hormat dan terima kasih penulis

hanturkan kepada ayahanda D. Saragih dan ibunda S. Ketaren serta saudaraku

(6)

dan Daniel Suranta, atas kasih sayang, nasehat, motivasi, tawa serta dukungan

baik secara moril maupun materil yang diberikan kepada penulis selama

menjalani perkuliahan dan menyelesaikan skripsi ini.

Terima kasih juga penulis ucapkan kepada teman-teman seperjuangan di

Jurusan Agribisnis dan PKP stambuk 2008 terkhusus buat M_WIL (Melfrianti,

Winda, Line), Iyeep, Yemima kemb’, Eva dan Nora yang telah banyak membantu

serta memberikan dukungan bagi penulis dalam menyelesaikan penulisan skripsi

ini.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk

itu Penulis mengharapkan saran dan kritik dari pembaca. Semoga skripsi ini

bermanfaat. Terima Kasih.

Medan, Juni 2013

(7)

DAFTAR ISI

Hipotesis Penelitian ... 18

METODE PENELITIAN ... 19

Metode Penentuan Daerah Penelitian ... 19

Metode Penentuan Sampel ... 19

Metode Pengumpulan Data ... 20

Metode Analisis Data ... 21

Defenisi dan Batasan Operasional ... 22

Definisi ... 22

Batasan Operasional ... 24

DESKRIPSI DAERAH PENELITIAN DAN KARAKTERISTIK SAMPEL DAN PENGUSAHA SAMPEL ... 25

Deskripsi Daerah Penelitian ... 25

a. Kecamatan Pantai Labu Luas dan Letak Geografis ... 25

Keadaan Penduduk ... 26

Sarana dan Prasarana ... 27

b. Kecamatan Pantai Cermin Luas dan Letak Geografis ... 29

(8)

Sarana dan Prasarana ... 31

Karakteristik Pengusaha Sampel ... 32

Karakteristik Sampel ... 33

HASIL DAN PEMBAHASAN ... 36

Modal Untuk Penggilingan Padi Mobile ... 36

Biaya Produksi Usaha Penggilingan Padi Mobile ... 37

Biaya Penyusutan ... 38

Biaya Reparasi ... 40

Biaya Bahan Penunjang ... 42

Biaya Tenaga Kerja ... 44

Penerimaan Usaha Penggilingan Padi Mobile ... 47

Pendapatan Usaha Penggilingan Padi Mobile ... 49

Kelayakan Usaha Penggilingan Padi Mobile ... 51

KESIMPULAN DAN SARAN ... 53

Kesimpulan ... 53

Saran ... 54

DAFTAR PUSTAKA

(9)

DAFTAR TABEL

Tabel Judul Hal.

1. Perbedaan Antara Penggilingan Dengan Penumbukan Padi ... 9 2. Distribusi Penduduk Menurut Suku Bangsa di Kecamatan Pantai Labu

Tahun 2011 ... 26 3. Distribusi Penduduk Menurut Jenis Kelamin di Kecamatan Pantai Labu

Tahun 2011 ... 27 4. Sarana dan Prasarana di Kecamatn Pantai Labu ... 28 5. Distribusi Penduduk Menurut Jenis Kelamin di Kecamatan Pantai Cermin

Tahun 2011 ... 30 6. Distribusi Penduduk Menurut Mata Pencaharian di Kecamatan Pantai

Cermin Tahun 2011 ... 30 7. Distribusi Penduduk Menurut Kelompok Umur di Kecamatan Pantai

Cermin Tahun 2011 ... 31 8. Sarana dan Prasarana di Kecamatan Pantai Cermin ... 32 9. Karakteristik Pengusaha Sampel Penggilingan Padi Mobile di Kecamatan Pantai Labu dan Kecamatan Pantai Cermin ... 33 10.Jenis Mesin Penggilingan Padi Mobile di Kecamatan Pantai Labu dan

Kecamatan Pantai Cermin ... 34 11.Kapasitas Penggilingan Padi Mobile di Kecamatan Pantai Labu dan

Kecamatan Pantai Cermin ... 35 12.Biaya Penyusutan Mesin dan Alat-alat Penggilingan Padi Mobile di

Kecamatan Pantai Labu dan Kecamatan Pantai Cermin (Rp/unit/musim panen) ... 38 13.Biaya Reparasi Penggilingan Padi Mobile di Kecamatan Pantai Labu dan

Kecamatan Pantai Cermin (Rp/unit/musim panen) ... 41 14.Biaya Bahan Penunjang Penggilingan Padi Mobile di Kecamatan Pantai

Labu dan Kecamatan Pantai Cermin (Rp/unit/musim panen) ... 43 15.Biaya Tenaga Kerja Penggilingan Padi Mobile di Kecamatan Pantai

Labu dan Kecamatan Pantai Cermin (Rp/unit/musim panen) ... 45 16.Total Biaya Produksi Usaha Penggilingan Padi Mobile di Kecamatan

Pantai Labu dan Kecamatan Pantai Cermin (Rp/unit/musim panen) ... 46 17.Penerimaan Usaha Penggilingan Padi Mobile di Kecamatan Pantai

Labu dan Kecamatan Pantai Cermin (Rp/unit/musim panen) ... 48 18.Total Pendapatan Usaha Penggilingan Padi Mobile di Kecamatan Pantai

Labu dan Kecamatan Pantai Cermin (Rp/unit/musim panen) ... 50 19.Nilai R/C Usaha Penggilingan Padi Mobile di Kecamatan Pantai Labu

(10)

DAFTAR GAMBAR

Gambar Judul Hal.

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan pada uji kompaksi penambahan bahan stabilisasi merk “X” pada tanah asli dapat menurunkan kadar air optimum dan meningkatkan berat isi kering

Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa : (1)Produk ekowisata TWA Bukit Tangkiling temasuk dalam spektrum intermediate ecotourism (2)Pasar ekowisata TWA Bukit

Pada tahap pemberdayaan masyarakat dilakukan kegiatan yang meliputi (1) membuat saluran drainase yang belum ada sebelumnya, (2) mengoptimalkan saluran drainase yang

perkembangannya yang terkesan tidak pesat ataupun signifikan, pada kurun waktu tersebut banyak berdiri komunitas intelektual dan institusi pendidikan yang mengkaji tentang

Namun sesuai rencana awal BSBP akan menggunakan bahan dasar plat baja/besi sehingga BSBP akan dilengkapi dengan pintu setinggi 120 cm yang dapat digunakan sebagai akses

Karena Peradilan Agama merupakan peradilan khusus dengan kewenangan mengadili perkara-perkara tertentu dan untuk golongan rakyat tertentu sebagaimana yang ditegaskan

Sesungguhnya gaya bahasa terdapat dalam segala ragam bahasa, ragam lisan dan ragam tulis, ragam nonsastra dan ragam sastra, karena gaya bahasa adalah cara menggunakan

Berdasarkan kerangka pemecahan masalah pengabdian ini menggunakan metode pelatihan dengan sejumlah karya usai pelatihan sebagai berikut: (1) hasil repleksi buku 1 yang