• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS MAKALAH PENYERTAAN HUKUM PIDANA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "TUGAS MAKALAH PENYERTAAN HUKUM PIDANA"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Dari uraian diatas, fokus penelitian yang penulis maksud adalah untuk meneliti pertanggungjawaban pidana seseorang yang melakukan tindakan penyertaan serta membandingkan

1) Penyertaan menurut Wirjono Prodjodikoro adalah Turut serta seorang atau lebih pada waktu seorang lain melakukan tindak pidana. Jadi penyertaan adalah suatu tindak

sependapat dari putusan Hakim Tingkat Pertama yang menyatakan bersalah melakukan tindak pidana, “Dengan Sengaja Yang Melakukan, Menyuruh Melakukan dan Turut Serta

dimaksudkannya, maka tidak terdapat turut berbuat dengan cara persepakatan, suruhan atau bantuan tersebut ia bisa dijatuhi hukuman; c. Cara mewujudkan perbuatan adalah

Penyertaan (deelneming) dalam hukum positif yaitu ada dua orang atau lebih yang melakukan suatu tindak pidana atau dengan perkataan ada dua orang atau lebih mengambil

bagian untuk mewujudkan suatu tindak pidana dapat disebutkan bahwa seseorang tersebut turut serta dalam hubungannya dengan orang lain (diatur dalam pasal 55 dan 56

Orang yang membantu melakukan ini merupakan, jenis turut serta ynag terakhir. Diatur pada Pasal 56 KUH Pidana, yang berbunyi sebagai berikut : Dihukum sebagai orang yang

Dalam hukum penyertaan, pertanggungjawaban pidana dari masing-masing peserta atau pelaku tindak pidana dapat berbeda, sehingga diperlukan ajaran penyertaan untuk menentukan batas-batas