192
MEMBANGUN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI
PEMBAYARAN TRAVEL BHW LUBUKLINGGAU
Novi Lestari
(Dosen STMIK-MURA Lubuklinggau)
ABSTRAK
Seiring perkembangan teknologi travel BHW berusaha meningkatkan pengolahan data pembayarannyanya dengan membuat suatu informasi yang berbasiska n client Server. Karena pencatatan transaksi pembayaran masih diolah secara terpisah pada beberapa unit komputer dan travel BHW juga merupakan cabang dari travel BHW yang ada di Palembang. Dengan adanya sistem ini diharapka n pada bagian pendaftaran menyimpan data biaya pendaftaran bagian pendaftaran, yang nantinya diharapkan dapat membantu kinerja dan perkembangan yang ada pada travel BHW. Pembahasannya membangun tentang rancangan system informasi pembaya ran dengan menggunakan konsep jaringan client-server dengan harapan dapat membantu da lam pengolah data pembayaran serta mengurangi inkonsistensi terhadap data.
Keyword : Transakasi Pembayaran, Inkonsistensi Data
1. PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Meningkatnya perkembangan tekhnologi dan persaingan dalam bisnis jumlah travel travel dari tahun ke tahun mengalami perkembangan. Peningkatan tersebut tentunya harus diimbangi dengan peningkatan mutu layanan serta sarana dan prasarana agar tercapai kepuasan dalam pengolahan datanya sehingga stakeholder atau pemimpin pada travel travel khususnya travel BHW dapat meningkatkan mutu dan pelayanan serta kinerja.
Pembayaran tiket dan penitipan barang sebagai salah satu sumber dana, memegang peranan penting dalam keberlangsungan travel BHW, sulit dibayangkan apabila pengolahan data yang tidak termanajemen. Tentunya hal ini dapat mengganggu kelancaran operasional travel BHW .Mengingat pentingnya pembayaran travel BHW, maka sudah semestinya pembayaran dikelola dengan baik. Salah satu cara pengelolaan yang baik adalah mencatat setiap transaksi pembayaran dengan cepat dan akurat dengan menggunakan komputer.
Berdasarkan kenyataan tersebut maka perlu dibuat sistem informasi pembayaran yang dapat memenuhi keinginan pengguna, keinginan tersebut antara lain: dapat mengetahui berapa jumlah penumpang yang telah melakukan
pelunasan dalam perbulan/pertahun dan dapat mengetahui berapa jumlah penitipan
barang perbulan/pertahun,
193
1.2.Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalahnya adalah:
1. Pencatatan transaksi pembayaran belum menggunakan aplikasi yang sesuai
kebutuhan.
2. Kesulitan untuk mengetahui banyak penumpang dalam perbulan / pertahun.
3. Kesulitan mengetahui banyak penitipan barang perbulan /pertahun
1.3.Tujuan dan Manfaat
Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kualitas pengolahan data pembayaran tiket dan barang pada Travel BHW Lubuklinggau dengan harapan dapat:
1. Mempermudah petugas dalam mencatat transaksi pembayaran.
2. Mengetahui secara pasti banyak penumpang tiap bulannya / pertahun.
3. Meningkatkan layanan kepada penumpang dengan memberikan informasi
tujuan penumpang dan barang penumpang yang dibuatkan surat jalan untuk sopir.
4. Meringankan kinerja bagian administrasi pembayaran dalam membayar uang
tiket dan penitipan barang.
5. Mempermudah dalam pembuatan laporan pembayaran tiket dan penitipan
barang.
2. KAJIAN TEORI
2.1.Pembayaran Uang Tiket
Pembayaran uang tiket dan penitipan barang di travel BHW dapat dilakukan secara lunas pada waktu datang ke loket. Proses pembayaran langsung lunas dapat dilakukan langsung yang telah ada yaitu loket pembayaran pada travel BHW dan melihat kursi penumpang mana yang masih ada serta mobil mana yang masih ada muatan penumpang yang akan berangkat.
Guna ketertiban dalam proses pembayaran tiket dan penitipan barang ini, pihak travel BHW dapat melihat sopir mana yang berangkat tiap jamnya dan berapa jumlah penumpang serta barang yang dititip. Sedangkan sopir dapat mengetahui tujuan penunmpangnya dan barang yang dititipkan pada jam kebearngkatannya.
2.2. Sistem Informasi
194
diperlukan keputusan dapat berkisar dari keputusan maka informasi tidak diperlukan.
2.3. Embarcadero XE2
Menurut Eko (2011:7) Hampir setiap Delphi dirilis ke pasar, pasti akan hadir
dengan banyak fitur baru yang ditawarkan kepada para Developer pengembang
perangkat lunak. Tanpa adanya fitur baru, sudah barang tentu tidak akan menarik minat mereka untuk mengetahui terlebih dahulu seluruh fitur-fitur baru yang
ditawarkan oleh Embarcadero sebelum memutuskan untuk meng-upgrade-nya.
.
2.4.MySQL
MySQL merupakan Database Management System (DBMS) Open Source
yang dibuat dan dikembangkan di Swedia oleh David Axmark, Allan Larsson dan
Michael “Monty” Widenius pada tahun 1980-an. MySQL dapat bekerja secara fleksibel pada sejumlah sistem operasi, diantaranya sistem operasi windows.
2.5.LAN (Local Area Network)
LAN merupakan jaringan komputer lokal yang terdiri dari beberapa unit komputer yang saling terhubung satu dengan yang lainnya baik melalui kabel
maupun wireless.Salah satu keuntungan dari jaringan adalah dapat mengakses
data dari satu komputer melalui komputer lainnya, sehingga dapat meningkatkan efesiensi kerja.
Pengumpulan data dengan cara mengumpulkan referensi berupa buku, jurnal yang berhubungan dengan penelitian.
b. Observasi
Teknik pengumpulan data dengan mengadakan pengamatan terhadap sistem yang lama untuk bahan penelitian pengembangan sistem yang baru. c. Wawancara
Pengumpulan data dengan mengadakan wawancara langsung kepada Konsumen dan pegawai pada bagian Administrasi khususnya pembayaran uang Tiket.
195
3.2. Analisis Sistem
Pencatatan pembayaran yang ada sekarang menggunakan pencatatan untuk pengolah data sopir dan data penumpang. Berikut gambaran dari sistem pencatatan pembayaran:
a. Bagian administrasi mencatat rincian pembayaran uang pembayaran untuk
tiap jam kebarangkatan.
b. Bagian administrasi meyerahkan kwitansi pembayaran ke penumpang atau
penitipan barang disertai nomor bangku yang tersedia.
c. Penumpang menyerahkan uang tunai secara langsung.
d. Sopir ketika mau berangkat mendapatkan surat jalan dengan isi nama nama
penumpang serta titipan barang lengkap dengan tujuannnya.
3.3. RANCANGAN PENELITIAN
Penelitian ini dirancang sesuai dengan metode pengembangan sistem waterfall yang salah satu tahapannya adalah perancangan sistem, berikut rancangan sistem yang diajukan pada penelitian ini:
4. IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN
4.1. Rancangan Desain Form Pasword
196
4.3 Rancangan Desain Transaksi Pembelian Tiket
4.4 Rancangan Desain Transaksi Paket Barang
4.5 Rancangan Desain Input Data Mobil
4.6 Rancangan Desain Input Data Sopir
197
4.7 Rancangan Desain Input Data Jadwal Keberangkatan
5. KESIMPULAN
Dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahawa bagian Administrasi pengolahan data pembayaran memerlukan system informasi untuk menangani transaksi pembayaran tiket dan transaksi pembayaran, serta laporan laporan. Rancangan dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan untuk pengembangan system informasi pembayaran tiket dan penitipan barang pada Travel Bhw Lubuklinggau.
DAFTAR REFERENSI
Mulyadi, 2001. Sistem Akuntansi, Edisi Ketiga, Cetakan Ketiga, Salemba
Empat, Jakarta
Raymod McLeod, (1995), Sistem Informasi Manajemen, Prenhallindo Jakarta
Tommy, (2008), Tip dan Trik Profesional MySQL 5, Elexmedia Jakarta
Indriyawan Eko dkk, Mastering Delphi XE. Yogyakarta: CV Andi Offset
Jogiyanto, 2009, Sistem Teknologi Informasi, Yogyakarta:CV ANDI OFFSET
Sadeli Muhammad, 2011, Microsoft Acess 2007. Palembang