o
Senin123
17 18 19
OJan
OPeb
MEDIAIND@NESIA
o
Selasa-4 5
20
OMar
o
Rabu0
Kamis
8
Jumat6 7 8 9 10 11
21 22
~
24 25 26OApr
OMei
OJun
OJul
0
Ags
o
Sabtu
0
Minggu
12
13
14
15
16
27
28
29
30
31
OSep
80kt
ONov
ODes
Tiga Diva Sokong
Tim EI{onomi-
~\'.1"
Pertumbuhan ekonomi 6,5~%hingga 7% harusdikaitkan dengan sektor ekonomi yang
dapat menciptaka!:l_lapan~a~ kerja: _ __
JaJang Sumantrl
T
IM ekonomiKabi-net Indonesia Bersatu (KIB) jilid 2 ditopang oleh tiga 'diva' yang memegang posisi kunci. Me-reka langsung dih.adapkan pada berbagai tantangan yang sebagian besar merupakan permasalahan yang timbul di perlode kabinet sebelumnya.
Kembali terpilih sebagai Men-terl Perdagangan di KIB jilid 2, diyakini Marl Elka Pangestu ka-rena masih banyaknya pekerjaan rumah (PR) sektor perdagangan yang harus diselesaikan.
"Kemungkinan saya terpilih kembali karena dua hal. Perta-ma, karena masih banyak PR sehingga harus menyelesaikan PR-nya. Kemungkinan kedua, karena kinerja bagus sehing-ga dipakai kembaIi. Supaya memacu kita untuk lebih bekerja keras, marl kita yakini kemung-kinan pertama saja," ujarnya saat melakukan serah terima laporan kinerja Mendag periode 2004-2009, di Jakarta, kemarln.
Beberapa target jangka pen-dek, jangka menengah, dan jangka panjang yang masih harus diselesaikan di antaranya terkait peningkatan investasi, pembenahan distribusi dan logistik, penanganan kebijakan satu pintu (national single win-dow/ NSW) hingga realisasi ka-wasan ekonomi khusus (KEK). Terkait dengan target-target itu, penyederhanaan birokrasi tidak luput dari sasaran.
"Oi luar itu tentu penekanan pada target ekspor dan stabi-Iisasi harga," tutur Mari.
Meski dianggap sukses
Mari Elka
Pangestu
. Lahlr
Jakarta,
23Oktober
1956
· Jabatan
Menteri
Perdagangan,
Kabinet
-Indonesia Bersatu II, 2009-2014
8P~ndldlkan
..
==.
MAbidang Microeconomics,Macroeconomics Australian National University, Canberra, Australia, 1980
. PhD bidang International Trade University of California, AS, 1986 -.. Karler' .. .. _.. . ::...
. Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS), 2003
. Menteri Perdagangan, KIB I, Jakarta, 2004-2009
Sri Mulyani
Indrawati
Foto: MIISUSANTOF%: MIISUSANTO
jyhiI~'-_' Tani~ngKarang, 26 Agustus 1962 iiiJebatan' .. MenteriKeuanr.an, KabTii'etindcmesia
Bersatu (KIB)I ',2009-2014 _~
.
Pend/dlken
. Sa~ana Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta, 1981-1986
. Master of Science in Economics Policy dari University of Illinois Urbana Champaign, AS, 1988-1990
.
PhD of Economics University of Illinois Urbana-Champaign, AS, 1990-1992 . Menteri Negara PPNlKepala Bappenas,KIB I, Jakarta, 2004-2005
. Menteri Keuangan, KIBI, Jakarta, 2005-2009
. Pit Menko Perekonomian, KIBI,Jakarta, 2008-2009
mengangkat posisi tawar In-donesia di forum perdagangan dunia, Mari menyatakan masih banyak yang harus diperbaiki. Antara lain, dengan mening-katkan peran di ASEAN, forum G-20, dan APEC.
Tak lupa Mari menyebutkan orientasi pemberdayaan pasar tradisional. Menurut dia, mem-perkuat pedagang dan pasar tradi;;ional adalah sarna pen-tingnya dengan memperkuat
posisi tawar Indonesia di forum intemasional.
. Termasuk dalam program kerja Depdag yakni memper-kuat perdagangan domestik dan internasional, menjaga akses ke pasar global, mengem-bangkan pasar tradisionaI, diversifikasi pasar dan produk: hingga meningkatkan intelijen pasar;
-- -
---Selafn sektor pertanian dan pertambangan, sektor andalan yang menjadi harapan industri nasional di kancah interna-sional, menurut Mari, adalah sektor industri kreatif.
Dalam hal ini, upaya
rn,ening-katkan
nation brandinguntuk
produk unggulan kreatif Indo-nesia harus benar-benat diper-hatikan.
"
Penekanan
pada
target ekspordan
.
stabilisasiharga."
MariElkaPangestu
Menteri Perdagangan
-...
"
..
(
"
,
..
....
,
..
.
..0(
IJ
..
w:...
..
Armida Salsiah
Alisjahbana
Fete:MI/ADAM.f!"".hlr: - ~
. Jabatan
Bandung, 16 Agustus 1960Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas, Kabinet Indonesia Bersatu II, 2009-20149, < ' < ..". "
. Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia, 1985
. Master of Arts in Economics dari Northwestern University, Evanston Illinois, AS, 1987
. PhD dari University of Washington, Seattle, AS, 1994
.
. ...
Peneliti Senior Unpad, 1995 " Konsultan ADB, JICA, 2000-2002dan Bank Dunia, 2005-2008 . Direktur Laboratorium Penelitian,
Pengabdian padaMasyarakat, dan PengkajianEkonomi(LP3E) Unpad,
2003~2007
. Guru Besar Unpad, 2005
Jaga martabat
Sementara itu, Sri Mulyani In-drawati yang kembali menem-pati posisi menteri keuangan mengatakan Departemen Ke-uangan (Depkeu) mendapatkan empat pesan dari Presiden.
Pertama, terus menjaga po-sisi baik Indonesia di forum internasional. Indonesia tidak boleh terpaku pada manfaat
untuk diri sendiri tetapi juga bertanggung jawab kepada warga dunia.
Kedua, Presiden menghendaki saat memformulasikan kebijak-an, Depkeu harus berorientasi pada upaya menyejahterakan masyarakat dan meminimalkan tekanan yang dihadapi, ter-masuk biaya tinggi yang mung-kin muncul dari birokrasi.
"Menciptakan iklim investasi adalah upaya menciptakan perekonomian kita agar punya daya tahan," ujarnya dalam aeara ramah-tamah, kemarin.
Ketiga, Presiden menghenda-ki agar Depkeu terus menjaga pengelolaan anggaran nega-ra yang bersinergi dengan anggaran daerah dan partisi-pasi swasta.
Yang terakhir, kata Sri Mul-yani, Presiden menginginkan . kelanjutan reformasi birokrasi
di Depkeu. Mungkin banyak dari pegawai Depkeu merasa reformasi birokrasi itu hanya-lah sesuatu yang rutin setehanya-lah empat tahun. Namun demikian, revitalisasi harus ada tiap hari. Di tempat terpisah, Menteri Negara Pereneanaan Pem-bangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Armida Sal-siah Alisjahbana menyatakan isu kemiskinan dan kesejahte-raan masyarakat merupakan salah satu tantangan yang ha-rus dihadapi oleh B~ppenas.
"Misalnya saja pertumbuhan ekonomi 6,5% hingga 7%. Itu kan tidak bisa berdiri sendiri, tapi harus dikaitkan dengan sektor ekonomi yang dapat menciptakan lapangan kerja," katanya seusai serah terima jabatan, kemarin.
Dia menekankan, koordi- . nasi dengan daerah menjadi pe-masalahan penting yang harus diatasi. Sebab, mengentaskan kemiskinan dan menambah
lapangan kerja tidak bisa di-lakukan tanpa melalui pengem-bangan sektor di daerah.
Oleh sebab itu, Armida ber-komitmen mengusung isu kedaerahan pada masa jabatan-nya di Bappenas selama lima tahun mendatang. Apalagi, Presiden Susilo Bambang Yu-dhoyono juga sudah berpesan bahwa Bappenas harus bisa mengoordinasikan peran serta daerah dalam pembangunan.
Menurut dia, tantangan terbesar bagi Bappenas ada-lah otonomi daerah. "Jadi ba-gaimana bisa bekerja sarna
.
dengan isu sektoral di daerah," pungkasnya. (Tup/RR/E-7)