• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kepadatan aktivitas yang harus dilakukan orang-orang jaman sekarang membuat mereka kesulitan dalam mengerjakan perkerjaan rumah mereka, terutama dalam hal mencuci pakaian mereka. Sekarang ini, ada banyak jasa laundry-an yang mempermudah pekerjaan mereka, sehingga sebagian besar orang-orang menyerahkan cucian mereka ke jasa laundry-an untuk menghemat waktu mereka.

Karena banyaknya orang yang menggunakan jasa laundry-an membuat usaha yang satu ini kesulitan dalam mengelola data-data laundry-an. Bubble Laundry adalah salah satu usaha yang memberikan jasa laundry-an kepada setiap orang dalam hal mencuci, menyetrika pakaian, seprai, selimut, sepatu, boneka dan karpet yang berada di Jl. Terusan Buah Batu Gg. Desa No. 49, Kawasan Pendidikan Telkom, Bandung. Dalam mengelola data-data laundry, Bubble Laundry masih melakukan dengan cara manual, seperti pencatatan data barang laundry-an, data pelanggan, data logistik yang dipergunakan atau yang dibeli, dan pencatatan proses transaksi dari kwitansi ke dalam buku besar. Data-data yang dicatat didalam buku besar, nantinya akan dipindahkan ke excel untuk mempermudah pemilik untuk melihat laporan secara rinci dan sebagai media penyimpanan data-data dalam bentuk softcopy.

Oleh karena itu, akan dibangun sebuah aplikasi yang akan membantu Bubble Laundry dalam hal mengelola data-data laundry-an, seperti data item laundry, data pelanggan, data pegawai, data logistik, dan data transaksi, mengelola laporan seperti laporan data item laundry, laporan data pelanggan, laporan data pegawai, laporan data logistik, dan laporan data transaksi. Karena itulah penulis mengangkat Proyek Akhir dengan judul “Aplikasi Pengelolaan Data Laundry Pada Bubble Laundry”. Aplikasi yang dibangun dengan menggunakan Java dan MYSQL.

Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat membantu Bubble Laundry dalam

pemrosesan pengelolaan data-data laundry-an, pengelolaan laporan, dan membantu

Bubble Laundry untuk mencetak kwitansi sebagai bukti pembayaran sehingga pegawai

tidak perlu lagi menulis kwitansi pembayaran.

(2)

2 1.2 Perumusan masalah

Adapun rumusan masalah yang akan di bahas dalam pengerjaan proyek akhir ini ialah:

1. Bagaimana cara mengelola data barang laundry-an yang masuk dan data barang laundry-an yang keluar?

2. Bagaimana cara mengelola data pelanggan yang memakai jasa Bubble Laundry?

3. Bagaimana cara mengelola data pegawai yang bekerja di Bubble Laundry?

4. Bagaimana cara mengelola proses perhitungan pembayaran yang akan dilakukan oleh admin?

5. Bagaimana mengelola data penyimpanan dan pengambilan logistik yang dipakai di Bubble Laundry?

1.3 Batasan Masalah

Batasan masalah yang akan dibahas dalam pembuatan proyek akhir ini adalahsebagai berikut :

1. Sistem yang di buat hanya berbasis desktop dan tidak bisa di pakai dalam jaringan.

2. Aplikasi menggunakan bahasa pemrograman Java yang hanya dijalankan pada sistem operasi windows.

3. Aplikasi ini tidak menangani perhitungan laba dan rugi.

4. Aplikasi ini tidak menangani proses pembayaran gaji para pegawai.

5. Aplikasi ini tidak menangani laporan pendapatan bersih.

6. Aplikasi ini tidak menangani proses pendataan banyaknya pekerjaan yang dilakukan pegawai.

1.4 Tujuan

Tujuan dari pengerjaan proyek akhir ini adalah membuat sistem pemrosesan transaksi yang memiliki fitur sebagai berikut:

1. Sistem dapat mengelola data master meliputi data pelanggan, data pegawai, data item laundry, kehadiran dan kepulangan pegawai, data logistik meliputi pengambilan dan pemasukan logistik, serta data transaksi meliputi penyerahan dan pengambilan laundry-an.

2. Sistem dapat menampilkan laporan data master meliputi laporan data pelanggan,

laporan data pegawai, laporan data item laundry, laporan jam kehadiran dan jam

(3)

3 kepulangan pegawai, laporan data inventori meliputi laporan pengambilan dan pemasukan data inventori, dan data transaksi.

1.5 Metodologi penyelesaian masalah

Metodologi yang digunakan untuk menyelesaikan masalah ini meliputi pengumpulan data, studi literatur, pengembangan perangkat lunak, pengujian sistem dan dokumentasi sistem. Adapun penjelasan metodologi penyelesaian masalahnya sebagai berikut:

a. Pengumpulan data

Pada tahapan pengumpulan data akan dilakukan proses mengumpulkan semua data dan kebutuhan yang diperlukan untuk membangun aplikasi ini, seperti data barang laundry-an yang masuk dan data barang laundry-an yang keluar, data pelanggan, data pegawai, dan data inventori. Sehingga akan diperoleh data yang akurat dan dapat digunakan untuk mendukung pembangunan aplikasi ini.

b. Studi Literatur

Studi literatur adalah tahapan pencarian dan pengumpulan literatur serta kajian yang berhubungan dengan proyek akhir ini, agar dapat mengetahui tentang proses bisnis dari aplikasi pengelolaan data laundry pada Bubble Laundry. Literatur yang digunakan dapat berupa buku referensi, internet dan sumber lain yang berhubungan dengan proyek akhir ini.

c. Pengembangan Perangkat Lunak

Model proses yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak proyek akhir ini adalah waterfall model. Adapun penjelasannya sebagai berikut :

1) Analisa Masalah

Tahapan awal yang perlu dilakukan ketika melakukan proses pengembangan

aplikasi ini adalah menganalisa masalah. Seperti masalah dalam memasukan data

barang laundry-an dan data pelanggan yang akan melakukan transaksi. Dalam

menganalisis masalah kita dapat melakukan wawancara terhadap pengguna

aplikasi dan pemilik perusahaan yang akan kita bangun aplikasinya. Sehingga

kita mendapatkan informasi yang akan membantu ke langkah selanjutnya.

(4)

4 2) Perancangan dan implementasi

Tahap yang kedua adalah perancangan dan implementasi, pada tahap ini akan dilakukan perancangan aplikasi yang akan digunakan sebagai dasar pembuatan aplikasi tersebut. Perancangan aplikasi meliputi rancangan database, rancangan antarmuka, dan rancangan program. Rancangan database proyek ini menggunakan database MySQL, untuk merancang antarmuka, merancangan programnya menggunakan bahasa pemrograman Java.

Gambaran tentang sistem yang akan dibangun adalah saat pengguna menggunakan aplikasi ini, pengguna secara langsung dapat melakukan aktivitas yang tersedia didalam aplikasi tersebut seperti menginputkan data barang laundry-an, data pelanggan sehingga dari fungsionalitas tersebut pengguna dapat langsung melakukan transaksi atas penggunaan jasa pencucian yang sesuai.

Pengguna yang menggunakan aplikasi ini adalah pemilik dan pegawai. Pegawai memiliki tugas sebagai orang yang dapat memasukan data-data yang berhubungan dengan pengguna seperti data barang laundry-an, data pelanggan, data pegawai, data logistik dan juga dapat memasukan data keuangan atau pendapatan kotor yang diperoleh.

Adapun rancangan fungsionalitas yang akan dibangun pada proyek akhir ini adalah sebagai berikut :

1. Pengelolaan data 1.1. Barang

Pada fungsionalitas ini data barang laundry-an yang akan disimpan berupa id barang, jenis barang laundry-an, harga pembayaran, dll.

1.2. Pelanggan

Pada fungsionalitas ini data pengguna akan disimpan berupa id pelanggan, nama, alamat, no.telepon,dll.

1.3. Pegawai

Pada fungsionalitas ini data pegawai akan disimpan berupa id pegawai,

nama pegawai, alamat, no.telepon, dll.

(5)

5 1.4. Logistik

Pada fungsionalitas ini terdapat data inventori yang akan disimpan berupa id inventori, nama inventori, jumlah, dll.

2. Kelola Administrasi

Pada fungsionalitas ini data pembayaran yang akan disimpan berupa id pembayaran, id pelanggan, id barang laundry-an, dll.

3) Pengujian

Tahapan yang terakhir dalam proses perancangan dan implementasi sistem adalah pengujian. Pengujian untuk proyek akhir ini dilakukan secara whitebox testing, yakni pengujian yang dilakukan untuk memvalidasi kode-kode yang digunakan untuk mendesain, menvalidasi keamanan fungsionalitas dan untuk menemukan eksploitasi kerentanan.[1]

d. Dokumentasi

Pada tahapan ini akan dibuat dokumentasi secara keseluruhan untuk menyimpan data- data yang digunakan selama proses pembangunan aplikasi ini dari awal hingga akhir.

1.6 SistematikaPenulisan

Sistematika penulisan pada proposal ini yaitu : BAB 1 : PENDAHULUAN

Menjelaskan tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan, batasan masalah, metode penyelesaian masalah, dan sistematika penulisan Proyek Akhir.

BAB 2 : LANDASAN TEORI

Menjelaskan tentang dasar-dasar teori yang digunakan dalam pembuatan perangkat lunak ini.

BAB 3 : ANALISIS DAN PERANCANGAN

Pada bagian ini dilakukan analisa terhadap sistem yang dibuat untuk mendefinisikan kebutuhan perangkat lunak. Dilanjutkan dengan pembuatan use case diagram, sequence diagram, class diagram, dan lain-lain.

BAB 4 : IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Pada bagian ini berisi perancangan perangkat lunak untuk memenuhi

kebutuhan yang sudah didefinisikan sebelumnya serta melakukan pengujian

perangkat lunak yang sudah dibangun.

(6)

6 BAB 5 : PENUTUP

Pada bagian ini berisi kesimpulan dari keseluruhan Proyek Akhir dan saran

tentang pengembangan perangkat lunak selanjutnya.

Referensi

Dokumen terkait

Ketiga karya tersebut memberikan peranan penting terhadap terciptanya kitab setelahnya, yaitu Tafsir al-Hadis. Sebagai pengantarnya, Izzat Darwazah menulis karya yang

Sangat banyak Rasio keuangan dalam melakukan analisis fundamental, namun data yang-data dasar yang digunakan untuk investor dalam mengambil kebijakan dalam

Pensinyalan Out of band Dalam pensinyalan ini, sinyal suara tidak menggunakan sepenuhnya bandwidth 4kHz dan yang tidak terpakai akan digunakan untuk mengontrol

Hasil pengukuran variabel ketrampilan proses siswa, maka dilakukan pengolahan data untuk mengukur keterampilan proses siswa dengan mempersentasekan jumlah siswa pada

Nilai rata-rata organoleptik daging ikan Tuna (Thunnus albacares) segar pada waktu pengambilan sampel, pedagang yang berbeda dan 3 kali ulangan.. Nilai rata-rata

Tabel 3 menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik pada perubahan skor tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku ibu serta tingkat kecukupan energi,

Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa hal yang membedakan sekolah yang berbasis full day dan sekolah yang tidak berbasis full day adalah pada waktunya yang lebih lama dan

Dari tabel 4, dapat dijelaskan bahwa bila pada tingkat kelambanan (lag) 2 terjadi kenaikan perubahan produktivitas pekerja sebesar 1 persen maka perubahan Upah