• Tidak ada hasil yang ditemukan

EDISI SEPTEMBER 2021 DAFTAR KEJADIAN BENCANA DI SUMATERA UTARA BULAN AGUSTUS 2021 SENJATA OPERASIONAL: NUMERICAL WEATHER PREDICTION

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "EDISI SEPTEMBER 2021 DAFTAR KEJADIAN BENCANA DI SUMATERA UTARA BULAN AGUSTUS 2021 SENJATA OPERASIONAL: NUMERICAL WEATHER PREDICTION"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

EDISI SEPTEMBER 2021

Stasiun Meteorologi Kualanamu Jl. Tengku Heran No.119

Desa V Kebun Kelapa Kec. Beringin

0813 9797 4910 / (061) 7954 811 0813 9797 4910

IKHTISAR CUACA KUALANAMU BULAN AGUSTUS 2021 DAN

PROSPEK BULAN SEPTEMBER 2021

DAFTAR KEJADIAN BENCANA DI SUMATERA UTARA BULAN AGUSTUS 2021 WAKTU TERBIT DAN TERBENAM

MATAHARI BULAN SEPTEMBER 2021

SENJATA OPERASIONAL:

“NUMERICAL WEATHER PREDICTION”

(2)
(3)

KATA PENGANTAR

TIM REDAKSI

PELINDUNG FACHKRURAZI, SP (Kepala Stasiun)

PENASEHAT EKA YUDIANA, M.AP.

(Ka. Subbag Tata Usaha) MEGA SIRAIT, SP

(Koordinator Bidang Data & Informasi) DARUL ANWAR, S.T., M.Si

(Koordinator Bidang Observasi)

PEMIMPIN REDAKSI M. FACHRY, S.Tr.

ANGGOTA REDAKSI ANDI SYAFRIZAL, S.Sos

NENSY NINDY TAMBUNAN, S.S.T.

ELLYA V. I. MANURUNG, S.Tr OCTO M. PASARIBU, S.Tr YOLANDA M. TONDANG, S.Kom JAMHARI, S.T.

ASTRI P. ARSA, S.Tr

CRISTINE W. SIMANUNGKALIT, S.Tr DEASSY E. D. DOLOK SARIBU, S.Si RAPTAMA SIBURIAN, S.Tr

FITRIANA LUBIS, M.Si

EDITOR

M. NOVAL RAMBE, S.Kom IMMANUEL J. A. SARAGIH, S.Tr

P

uji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan YME atas berkat dan rahmat-Nya kami Tim Buletin Stasiun Meteorologi Kualanamu dapat menyelesaikan Buletin cuaca ini.

Buletin ini dibuat mengingat pentingnya informasi cuaca dalam kehidupan masyarakat sekarang ini, terkhusus yang berkaitan langsung dengan bidang penerbangan. Informasi cuaca pada saat ini sudah tidak dapat dipisahkan lagi dengan bidang penerbangan. Keadaan cuaca sudah menjadi faktor penting dalam menjamin keselamatan penerbangan. Buletin cuaca ini diharapkan dalam membantu semua pihak yang terkait bidang penerbangan untuk lebih dekat dan mengetahui lagi tentang informasi cuaca khusiusnya di Bandara Kualanamu Deli Serdang.

Akhir kata, kami tim buletin Stasiun Meteorologi Kualanamu berharap agar buletin ini bermanfaaat bagi kita semua khususnya pengguna jasa penerbangan dalam mendukung keselamatan penerbangan.

Deli Serdang, September 2021 Plh. Kepala Stasiun

Meteorologi Kualanamu

(4)

DAFTAR ISI

MENUJU PUNCAK

MUSIM HUJAN TAHUN 2021

IKHTISAR KONDISI CUACA BULAN AGUSTUS 2021 &

PROSPEK CUACA BULAN SEPTEMBER 2021

WAKTU TERBIT DAN

TERBENAM MATAHARI BULAN SEPTEMBER 2021

LAPORAN KEJADIAN BENCANA BULAN AGUSTUS 2021

KEGIATAN KANTOR BULAN AGUSTUS 2021

SENJATA OPERASIONAL:

“NUMERICAL WEATHER

(5)

H

alo Sobat BMKG Kualanamu di mana pun berada. Bagaimana kabarnya mendekati penghujung tahun 2021 ini?

Masih bergelut di masa pandemi ini, jangan sampai kita hanya jadi kaum rebahan ya. Yuk, kita update lagi informasi tentang meteorologi, klimatologi dan geofisika bersama BMKG.

Setelah melalui Bulan Kemerdekaan Agustus yang lalu, tentu Sobat BMKG Kualanamu agak terkejut ya, walau gak sampai terkejut abang terheran-heran, kok ya belum bulan “ber…ber..ber…” udah ngeluarin ember hampir setiap hari. Nah, mari kita bahas terkait prakiraan musim hujan tahun 2021. Informasi kali ini, kita ambil juga dari Press Release Stasiun Klimatologi Deli Serdang yang dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2021 kemarin.

Oleh : Cristine W. Simanungkalit, S.Tr

(6)

Dilihat dari kondisi global, suhu muka laut Samudera Hindia bulan September diprakirakan dalam kondisi netral hingga hangat, dengan indeks IOD pada kondisi netral, dan diprakirakan tetap netral hingga Januari 2022. Kondisi Indeks ENSO dalam kondisi Netral, dan diprakirakan ada peluang terjadinya La-Nina pada akhir 2021.

Gambar 1. Prakiraan Kondisi Atmosfer Global Akhir 2021 hingga awal 2022

(sumber: Press Release Stasiun Klimatologi Deli Serdang tanggal 31 Agustus 2021)

Dari kondisi regional secara umum, pola angin lapisan 3000 feet masih bertiup dari Benua Australia menuju Benua Asia (angin Baratan). Namun, banyaknya gangguan-gangguan cuaca di sekitar Indonesia, baik berupa daerah tekanan rendah, pusaran angin (eddy) dan belokan angin, khususnya di sekitar Sumatera Utara, membelokkan arah angin di sekitar Sumatera Utara, yang turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan, petir dan angin kencang.

(7)

Gambar 3. Prakiraan Awal Musim Hujan dan Sifat Hujan 2021/2022

(sumber: Press Release Stasiun Klimatologi Deli Serdang tanggal 31 Agustus 2021)

Wilayah Deli Serdang dan Medan masuk kategori Zona Musim 6 dan 7 di Sumatera Utara, di mana Kabupaten Deli Serdang secara umum dan Kota Medan bagian utara berada pada ZOM 6, dan Kota Medan secara umum dan Deli Serdang bagian Timur berada di ZOM 7.

Berdasarkan Press Release Stasiun Klimatologi Deli Serdang tanggal 31 Agustus 2021, Awal Musim Hujan wilayah Sumatera Utara diprakirakan terjadi sejak Juli hingga September 2021.

Sifat Musim Hujan wilayah Sumatera Utara sebagian besar diprakirakan normal.

Puncak Musim Hujan wilayah Sumatera Utara umumnya diprakirakan terjadi pada bulan November 2021. Dibandingkan dengan rata – ratanya (1981-2010), prakiraan Awal Musim Hujan Sumut bervariasi Maju 3 dasarian hingga Mundur 3 dasarian.

Untuk Wilayah Deli Serdang secara umum dan Kota Medan bagian utara musim hujan dimulai di awal hingga pertengahan Juli 2021, dengan puncak musim hujan diprakirakan Bulan November 2021 dengan sifat hujan normal. Untuk wilayah Deli Serdang Bagian Timur dan Kota Medan pada umumnya, musim hujan dimulai Pertengahan Agustus hingga awal September 2021, di mana kondisi ini maju 3 dasarian dari normalnya, dengan puncak musim hujan diprakirakan di Bulan September 2021 dengan sifat hujan normal.

Nah, oleh karena itu, sobat BMKG perlu diwaspadai peluang terjadinya cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung, dan hujan es yang dapat terjadi sewaktu – waktu.

Jangan lupa untuk terus menjaga kondisi kesehatan dan update terus informasi dari BMKG melalui Info BMKG. Sampai jumpa bulan depan ya…

(8)

Oleh : Nensy N. Tambunan, SST

1. KONDISI JARAK PANDANG

S

alah satu penyebab terjadinya kecelakaan pesawat pada suatu penerbangan adalah dikarenakan adanya cuaca. Dimana cuaca dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu cuaca baik dan cuaca buruk. Cuaca buruk dapat mengganggu keselamatan penerbangan, contohnya minimnya jarak pandang di udara dapat mengakibatkan kecelakaan

Gambar 1. Grafik visibility di Stasiun Meteorologi Kualanamu bulan Agustus 2021

Gambar 2 menunjukkan kondisi jarak pandang di wilayah bandar udara Kualanamu pada bulan Agustus tahun 2021. Berdasarkan grafik tersebut terlihat jarak pandang mendatar yang terjadi sangat bervariasi mulai dari 1,0 km hingga 10 km. Jarak pandang mendatar paling rendah yang terjadi adalah sebesar 1,0 km pada tanggal 28. Rata-rata harian

(9)

2. KONDISI TUTUPAN AWAN

Dilihat dari satelit cuaca, untuk keadaan tutupan awan selama bulan Agustus 2021 di wilayah Kualanamu, rata- rata jumlah awan berkisar antara SCATTERED hingga BROKEN dengan tinggi dasar awan 1500 hingga 1800 feet dan rata – rata harian lama penyinaran matahari sebanyak 3,9 jam.

Tabel 1. Distribusi tutupan awan bulan Agustus 2021 di Bandara Kualanamu KONDISI TUTUPAN AWAN STAMET KUALANAMU

BULAN AGUSTUS 2021

JUMLAH AWAN

TINGGI DASAR AWAN

LAMA PENYINARAN MATAHARI RATA -

RATA

FEW -

BROKEN 1500-1800 FEET 3,9 JAM

3. KEADAAN CUACA

Gambar 2. Distribusi curah hujan bulan Agustus 2021 di Bandara Kualanamu

(10)

Berdasarkan Gambar 2 terlihat pada bulan Agustus terjadi 19 hari hujan. Pada dasarian I terjadi 5 hari hujan, dasarian II terjadi 9 hari hujan, dan dasarian III terjadi 5 hari hujan. Curah hujan paling rendah terjadi pada tanggal 30 yaitu sebesar 0,1 mm dan curah hujan paling

tinggi terjadi pada tanggal 10 yaitu sebesar 72,3 mm. Pada grafik juga terlihat curah hujan paling banyak terjadi pada dasarian II di bulan Agustus.

Berdasarkan grafik curah hujan di atas, bulan Agustus termasuk dalam musim hujan karena kondisi yang cukup basah.

4. SUHU UDARA PERMUKAAN

Pada bulan Agustus 2021, suhu udara yang terjadi di wilayah Kualanamu berkisar antara 22,3 – 32,86°C. Suhu udara tertinggi terjadi pada tanggal 6 yaitu sebesar 32,8°C dan paling rendah terjadi pada tanggal 22 yaitu sebesar 22,3°C.

Rata-rata suhu udara harian yang terjadi selama bulan Agustus berkisar 24,0- 28,3oC. Jika dibandingkan dengan bulan Juli, kondisi suhu di wilayah Kualanamu pada bulan Agustus secara umum terlihat memiliki pola yang hampir sama.

Gambar 3. Distribusi suhu udara permukaan bulan Agustus 2021 di Bandara Kualanamu

(11)

5. TEKANAN UDARA PERMUKAAN

Gambar 4 menunjukkan grafik tekanan udara di Stasiun Meteorologi Kualanamu pada bulan Agustus tahun 2021. Tekanan udara paling tinggi terjadi pada tanggal 16 dengan nilai sebesar 1013,2 mb dan tekanan udara paling rendah terjadi sebesar 1004,1 mb pada tanggal 28.

Rata-rata tekanan udara harian berkisar 1006,8 mb hingga 1011,6 mb. Secara umum kondisi tekanan udara harian memiliki pola fluktuasi yang sangat bervariasi dan jika dibandingkan dengan bulan Juli , memiliki rata-rata nilai yang hampir sama.

Gambar 4. Distribusi tekanan udara permukaan bulan Agustus 2021 di Bandara Kualanamu

PROSPEK CUACA SEPTEMBER 2021

Setelah mengetahui kondisi atmosfer dari beberapa parameter pada bulan Agustus 2021, tentunya kita juga ingin mengetahui bagaimana prakiraan

Cuaca bulan September 2021. Sehingga perlu diperhatikan beberapa parameter yang dapat menentukan prakiraan cuaca seperti berikut ini.

(12)

MJO (Madden-Julian Oscillation)

Gambar 5.

Prakiraan penjalaran MJO bulan September 2021 (sumber :

https://www.cpc.ncep.noaa.gov/products /precip/CWlink/MJO/foregfs.shtml)

Berdasarkan diagram MJO diatas, dapat dilihat bahwa fase MJO yang terlihat pada garis biru atau hijau berada di kuadran 3 dan 4 untuk bulan September. Hal tersebut menunjukkan bahwa pada bulan September, MJO akif di wilayah Indonesia bagian barat dan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat.

IOD (Indian Ocean Dipole)

Gambar 6. Prakiraan IOD bulan September 2021

(sumber : http://www.bom.gov.au/climate/model-summary/#tabs=Indian-Ocean)

(13)

IOD merupakan singkatan dari Indian Ocean Dipole adalah fenomena pergerakan massa udara di wilayah Samudera Hindia yang disebabkan oleh perbedaan anomali suhu permukaan laut antara Smudera Hindia bagian barat (sekitar wilayah Afrika) dan timur (sekitar wilayah Indonesia). IOD dinyatakan dalam nilai indeks netral, positif dan negatif.

Nah, untuk wilayah Indonesia sendiri IOD aktif jika indeksnya bernilai negatif, yang menandakan pergerakan massa udara menuju wilayah Indonesia sehingga mengakibatkan peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia. Dari Gambar 6 terlihat bahwa prakiraan IOD pada bulan September dominan berada pada nilai negaif sehingga mendukung dalam penambahan curah hujan di wilayah Indonesia.

Streamline

Gambar 7. Normal angin 3000 ft (kiri) dan prakiraan angin 3000 ft (kanan) bulan September 2021

Berdasarkan gambar normal angin bulan September, di wilayah Sumatera Utara pda umumnya bergerak dari arah barat daya. Gangguan tropis umumnya terjadi di Laut Cina Selatan dan perairan utara Papua. Konvergensi banyak terjadi di wilayah Perairan Filipina.

Diperkirakan terjadi peralihan ke Monsun Timur Laut. Angin pada umumnya bergerak dari arah barat di wilayah Sumatera Utara. Konvergensi terbentuk di Luat Cina Selatan dan Filipina. Gangguan tropis diprakirakan di Luat Filipina dan Samudra Hindria sebelah barat Sumatera.

(14)

Kesimpulan

Berdasarkan analisis beberapa parameter cuaca pada bulan Agustus 2021dan prakiraan beberapa parameter cuaca untuk bulan Sepember 2021, maka diambil kesimpulan untuk bulan

September diprakirakan terjadi peralihan dari monsoon Barat Daya ke monsun Timur Laut sehingga curah diprakirakan akan mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan bulan Agustus.

METEOPEDIA

❑ Angin

didefinisikan sebagai massa udara yang bergerak akibat perbedaan tekanan. Angin bergerak dari tekanan tinggi menuju tekanan yang lebih rendah.

❑ Presipitasi

segala bentuk jatuhan hidrometeor yang sampai ke permukaan bumi baik cair (hujan) atau padat (es, salju). Satu milimeter hujan berarti air hujan yang turun di wilayah seluas satu meter persegi akan memiliki ketinggian satu milimeter jika air hujan tidak meresap, mengalir, atau menguap.

POJOK CUACA

SEBELUM INSTALL INFOBMKG

SETELAH INSTALL INFOBMKG

Sedia payung sebelum hujan,

kapan hujan???

Instal dan lihat di InfoBMKG

INFO

BMKG

(15)

WAKTU TERBIT DAN TERBENAM MATAHARI

BULAN AGUSTUS 2021

KUALANAMU

(16)

WAKTU TERBIT DAN TERBENAM MATAHARI

BULAN AGUSTUS 2021

SILANGIT

(17)

WAKTU TERBIT DAN TERBENAM MATAHARI

BULAN AGUSTUS 2021

BINAKA

(18)

WAKTU TERBIT DAN TERBENAM MATAHARI

BULAN AGUSTUS 2021

PINANGSORI

(19)

WAKTU TERBIT DAN TERBENAM MATAHARI

BULAN AGUSTUS 2021

AEK GODANG

(20)

WAKTU TERBIT DAN TERBENAM MATAHARI

BULAN AGUSTUS 2021

SIBISA

(21)
(22)

Oleh : Yolanda M. Tondang, S.Kom

Rabu (18/08/2021) Stasiun Meteorologi Kualanamu melalui tim buletin telah melakukan diseminasi buletin cuaca Meteonet-Magz edisi Agustus 2021 kepada user, stakeholder dan komunitas Bandara Kulanamu. Meteonet-Magz merupakan produk rutin buletin Stamet

DISEMINASI BULETIN CUACA METEONET-MAGZ EDISI AGUSTUS 2021

Kualanamu yang berisi informasi rangkuman dan prospek cuaca di Bandara Kualanamu, informasi waktu terbit dan terbenam matahari di Bandara Sumut, daftar kejadian bencana di Sumut, artikel terkait MKG dan liputan kegiatan Stasiun Meteorologi Kualanamu.

(23)

Kamis dan Jumat (12-13/08/2021) Stamet Kualanamu telah mengikuti rangkaian kegiatan Audit Eksternal ISO 9001:2015 oleh Tim NQA Indonesia.

Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan, auditee, auditor internal di Stasiun Meteorologi Kualanamu serta Bapak Ayub Hendra Ufika (NQA Indonesia).

AUDIT EKSTERNAL ISO 9001:2015

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara online dengan agenda berikut, yaitu pertemuan pembuka dengan seluruh Tim Iso Stamet Kualanamu, Audit unit MR dan Tata uasaha, Ishoma, Audit unit observasi dan data informasi serta rapat hasil audit eksternal. Hasilnya adalah Stamet Kualanamu berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 pada tahun 2021 ini.

(24)

Jumat (27/08/2021) Stasiun Meteorologi Kualanamu melaksanakan seminar hasil kerja praktek (KP) mahasiswa Institut Teknologi Sumatra (ITERA) secara virtual. Kegiatan ini merupakan rangkaian penutup KP yang dilaksanakan mulai tanggal 05 Juli 2021 s/d 08 Agustus 2021. Kegiatan Penutupan KP dihadiri oleh Kepala Stamet Kualanamu, Koodinator Datin. Koordinator Observasi, Dosen ITERA, Meteorologist Stamet Kualanamu.

Dalam sambutannya, Kepala Stamet Kualanamu menyampaikan terima kasih kepada Prodi Sains Atmosfer dan keplanetan ITERA yang telah memilih Stamet Kualanamu sebagai tempat kerja praktek mahasiswa.

SEMINAR HASIL KERJA PRAKTEK MAHASISWA ITERA

Hal ini merupakan bagian dukungan BMKG terhadap program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka oleh Kemdikbudristek RI. BMKG baik di Pusat maupun di UPT daerah senantiasa mengupayakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pembekalan materi dan pengayaan di bidang MKG, baik berupa sharing knowledge, pengalaman, pengolahan dan interpretasi data, pemberian materi tambahan maupun pelatihan sesuai dengan kesepakatan bersama, pendampingan tugas akhir/laporan mahasiswa.

(25)

Senin (30/08/2021) Stasiun Meteorologi Kualanamu telah melaksanakan penandatanganan LOCA antara unit AFIS Sibisa Parapat dengan UPBU Sibisa Parapat, BMKG, SAR, dan Operator Penerbangan.

PENANDATANGANAN LETTER OF AGREEMENT (LOCA)

Kegiatan pelaksanaan penandatanganan LOCA tersebut diikuti oleh BMKG yang langsung ditandatangani oleh Kepala Stamet Kualanamu yang dilaksanakan di Ruangan Airnav cabang Medan.

(26)

Kamis (05/08/2021) Stasiun Meteorologi Kualanamu telah melaksanakan sosialisasi protokol pengendalian dan pencegahan penularan covid-19 dan tim satgas di Stasiun Meteorologi Kualanamu. Sosialisasi ini bertujuan agar tersedianya panduan kegiatan menjaga kebersihan lingkungan dalam rangka pencegahan penularan

SOSIALISASI PROTOKOL PENGENDALIAN DAN

PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DAN TIM SATGAS DI STASIUN METEOROLOGI KUALANAMU

Covid-19, tersedianya panduan langkah- langkah disinfeksi lingkungan dan terlaksananya disinfeksi lingkungan.

Diharapakan setiap pegawai tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M yaitu, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan.

(27)

Sabtu - Senin (28-30/08/2021) telah dilaksanakan kunjungan pemeliharaan AWOS Kategori III serta perbaikan visibility dan RVR AWOS Stasiun Meteorologi Kualanamu oleh pihak rekanan.

KUNJUNGAN PEMELIHARAAN AWOS KATEGORI III SERTA PERBAIKAN VISIBILITY DAN RVR AWOS DI STASIUN METEOROLOGI KUALANAMU-DELI SERDANG

Pemeliharaan AWOS ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan agar AWOS yang merupakan salah satu alat operasional yang sangat penting tetap prima dan terjaga keakuratannya

(28)

Laporan Kejadian Bencana

Agustus 2021

Tgl Jenis Bencana Wilayah Keterangan Sumber Berita 16/08/

2021 Banjir Kab.

Labuhan Batu

Hujan deras yang melanda Kecamatan Bilah Hulu, Labuhanbatu Senin (16/8/2021) dini hari menyebabkan sejumlah wilayah di kawasan tersebut dilanda banjir. Kondisi semakin diperparah dengan meluapnya Sungai Talihoran yang membelah Kota Aek Nabara, Labuhanbatu.

Camat Bilah Hulu, Hamdi Erazona Ritonga mengatakan saat ini sejumlah kawasan di Kota Aek Nabara dilanda banjir seperti Desa Emplasmen,N Empat, Perbaungan dan Pondok Batu.

Selain itu, sejumlah ruas jalan seperti Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) depan Kantor Camat Bilah Hulu terendam air sepanjang 1 kilometer, kawasan Masjid Raya Kota dan jalan

https://sumut.inew s.id/

(29)

Laporan Kejadian Bencana Agustus 2021

Tgl Jenis Bencana Wilayah Keterangan Sumber Berits 17/08/

2021

Banjir Kab. Batu Bara

Hujan ekstrem yang melanda Provinsi Sumatera Utara membuat ribuan rumah di Kabupaten Batubara terendam banjir. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batubara, Sa'ban Efendi melaporkan, kondisi cuaca di daeahnya kini terpantau mendung disertai angin kencang dan dapat berpotensi hujan. Menurutnya, BMKG sudah mewanti tim penanggulangan bencana agar siaga penuh 24 jam. Sa'ban mengungkapkan, hasil dari kaji cepat yang dilakukan tim BPBD Kabupaten Batubara, sebanyak 5.806 rumah yang diisi kurang lebih 5.806 KK terdampak banjir.

Di samping itu, lahan perkebunan atau pertanian seluas 4.778 hektare juga terdampak banjir.

https://www.liputa n6.com/

(30)

Laporan Kejadian Bencana Agustus 2021

Tgl Jenis Bencana Wilayah Keterangan Sumber Berits 22/08/

2021

Banjir Kota Medan

Intensitas hujan yang tinggi terjadi di wilayah pegunungan pada Minggu (22/8). Air yang mengalir menuju dataran yang lebih rendah memicu debit air Sungai Deli meluap sehingga Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, terdampak banjir. Banjir terjadi pada Minggu malam pada pukul 22.00 waktu setempat atau WIB.

Dua kelurahan terdampak banjir tersebut, antara lain Kelurahan Sei Mati dan Aur. Kedua kelurahan ini berada di wilayah administrasi Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Saat banjir terjadi, ketinggian muka air terpantau pada 40 hingga 120 cm. Banjir merendam 863 unit rumah warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan melaporkan 880 KK atau 2.935 jiwa terdampak banjir tersebut.

https://www.bnpb.

go.id/

(31)

Laporan Kejadian Bencana Agustus 2021

Tgl Jenis Bencana Wilayah Keterangan Sumber Berits 22/08/

2021

Angin Puting Beliung

Kota Medan

Selepas hujan deras yang terjadi di Kota Medan pada Sabtu

(22/8/2021) kemarin

mengakibatkan angin puting beliung. Bencana alam tersebut menyapu pohon dan atap rumah warga yang berada di Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia. Pasca peristiwa tersebut, personel Brimob Polda Sumut langsung turun ke lokasi dan membantu evakuasi pohon tumbang.

https://medan.trib unnews.com/

25/08/

2021

Angin Puting Beliung

Kab.

Serdang Bedagai

Angin puting beliung melanda Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Peristiwa itu menyebabkan beberapa rumah warga rusak.

Kepala BPBD Kabupaten Serdang Bedagai Henri Suharto mengatakan, angin puring beliung terjadi pada Rabu (25/8/2021) sore. "Ada enam rumah yang mengalami kerusakan. Rinciannya tiga rusak berat dan tiga lainnya rusak ringan," katanya, Kamis (26/8/2021). Rumah yang megalami kerusakan adalah milik Hermansyah, Edi warsito dan Ramadi kategori rusak berat.

Kemudian rumah milik Marsidi, Ramlan Darwis, dan Lukman yang masuk dalam kategori rusak ringan.

https://sumut.suar a.com/

(32)

Laporan Kejadian Bencana Agustus 2021

Tgl Jenis Bencana Wilayah Keterangan Sumber Berits 26/08/

2021

Tanah Longsor Kab. Karo Bencana tanah Longsor melanda kawasan Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo pada Kamis (26/8/2021) malam. Kejadian yang dipicu hujan deras sejak Kamis pagi tersebut menyebabkan dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. "Data sementara yang dikumpulkan tim dilapangan bahwa terdapat sembilan korban longsoran. Yaitu empat korban ditemukan selamat, dua orang meninggal dunia dan tiga orang lagi masih dalam pencarian tim,"

jelas Humas SAR Medan Sariman Sitorus, Jumat (27/8/2021) pagi.

https://sumut.suar a.com/

(33)

Hai Sobat BMKG, bertemu lagi dalam artikel Senjata Operasional, nah kali ini kita akan bahas senjata operasional yang tidak berwujud. Wah maksudnya apa tuh? Maksudnya senjata opersaional ini dalam bentuk aplikasi/software. Senjata operaional ini digunakan untuk pembuatan prakiraan cuaca.

Sebelumnya kita bahas dulu sedikit bagaimana proses pembuatan prakiraan cuaca. Untuk membuat prakiraan cuaca tentunya seorang prakirawan harus memahami tentang atmosfer serta karakteristik cuaca di masing-masing tempat. Sebelum membuat prakiraan cuaca seorang prakirawan harus menganalisis kondisi dan parameter-parameter cuaca, analisis ini dilakukan terhadap fenomena yang sudah terjadi, dimana dari fenomena

peluangnya untuk terjadi kembali.

Sehingga sangat diperlukan keahlian untuk menginterpretasikan peta-peta analisis cuaca dan dapat memfilosofikan tingkah laku cuaca berdasarkan kaidah ilmu meteorologi. Analisis cuaca tersebut dilakukan terhadap unsur cuaca seperti tekanan udara, arah dan kecepatan angin, kelembapan dan suhu udara, serta suhu muka laut, termasuk juga analisis data dari penginderaan jauh, seperti citra satelit cuaca atau radar cuaca, dan fenomena-fenomena atmosfer lainnya.

Nah Sobat, sesuai dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, pembuatan prakiraan cuaca juga dibantu dengan teknik pemodelan prediksi cuaca berbasis komputer yakni Numerical Weather Prediction (NWP) atau Prediksi Cuaca Numerik.

Senjata Operasional

Numerical Weather Prediction

Oleh : Noval

(34)

Prediksi cuaca numerik merupakan basis dari prediksi cuaca yang dilakukan sekarang ini. Prediksi cuaca numerik dilakukan dengan menyelesaikan persamaan-persamaan fisis yang menggambarkan tingkah laku dan kondisi atmosfer. Teknik ini telah diformulasikan pada sekitar awal abad ke-20, dan prediksi numerik pertama kali sukses dilakukan pada tahun 1950, dan saat ini Prediksi Cuaca Numerik merupakan salah satu kebutuhan utama untuk menghasilkan suatu produk prakiraan.

Namun sistem ini juga masih memiliki kelemahan dimana persamaan- persamaan yang digunakan oleh model biasanya tidak benar-benar

awal karena kita tidak mungkin melakukan observasi cuaca di setiap area baik di atas gunung ataupun lautan. Jika keadaan awal tidak diketahui dengan tepat dan lengkap, maka hasil prediksi juga tidak akan seluruhnya akurat. Namun dengan berbagai kemajuan teknik pada prediksi numerik, kekurangan ini dapat diminimalisasi sebisa mungkin.

Beberapa produk NWP yang sudah banyak dipakai antara lain ECMWF (European Centre for Medium- Range Weather Forecasts) dari Eropa, ARPEGE (Action de Recherche Petite Echelle Grande Echelle) dari Meteo France, GFS (Global Forecast System) dari NOAA Amerika. Dan saat ini BMKG

(35)

Selanjutnya kita akan lihat bagaimana outpout dari produk NWP.

Output produk NWP biasanya di tuangkan dalam bentuk peta, gambar atau chart. Produk NWP juga sangat menarik karena dapat dikemas sedemikian rupa sehingga informatif dan mudah dipahami. Salah satu output NWP yang pada tahun 2019 lalu telah diluncurkan oleh BMKG menjadi suatu sistem informasi prakiraan yaitu BMKG Signature" (BMKG - System for Multi Generations Weather Model Analysis and Impact Forecast), dimana pada sistem tersebut kita dapat melihat

prediksi dari berbagai macam unsur cuaca, diantaranya hujan, suhu, arah dan kecepatan angin, kelembapan dan cakupan awan. Selain itu sistem ini sudah dilengkapi dengan informasi berbasis dampak untuk sektor kebencanaan. Sistem ini akan mengidentifikasi wilayah mana di Indonesia yang berpotensi terjadi banjir yang diakibatkan oleh hujan lebat, yang nantinya akan menampilkan peta sesuai dengan tingkat ancaman. Tidak hanya prakirawan BMKG, tetapi informasi ini juga bisa diakses oleh publik pada halaman website signature.bmkg.go.id.

(36)

Gambar

Gambar 1.  Prakiraan Kondisi Atmosfer Global Akhir 2021 hingga awal 2022
Gambar 3.  Prakiraan Awal Musim Hujan dan  Sifat Hujan 2021/2022
Gambar 1. Grafik visibility di Stasiun Meteorologi Kualanamu bulan Agustus 2021
Tabel 1. Distribusi tutupan awan bulan Agustus 2021 di Bandara Kualanamu    KONDISI TUTUPAN AWAN STAMET KUALANAMU
+4

Referensi

Dokumen terkait

Pemerintah Kota Seoul, Korea Selatan menginformasikan mengenai level 4 penerapan pembatasan jarak sosial yang berlaku pada 23 Agustus hingga 5 September

Untuk prakiraan curah hujan bulanan, sebagai peningkatan kewaspadaan maka diprediksi akumulasi curah hujan bulan September 2021 mayoritas wilayah Banyuwangi

Berdasarkan Gambar 14 di atas, untuk Dasarian I Juni 2021, Provinsi Kalimantan Timur pada umumnya masih mengalami hujan dan hari tanpa hujan sampai dengan updating

Berdasarkan peta prakiraan curah hujan bulan November 2021 yang dipublikasi oleh Stasiun Klimatologi Deli Serdang (Gambar 3.), potensi curah hujan di wilayah Sumatera Utara

Kondisi cuaca di Kepulauan Bangka Belitung khususnya kota Pangkalpinang pada bulan Maret 2021 secara umum masih berada di musim hujan jika ditinjau dari curah hujan

Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer yang terpantau hingga akhir September 2021, kondisi cuaca di wilayah Ciayumajakuning dan Sumedang diprakirakan untuk bulan Oktober

Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer yang terpantau hingga akhir Agustus 2021, kondisi cuaca di wilayah Ciayumajakuning dan Sumedang diprakirakan bulan September

Jika dilihat dari pola angin pada bulan lalu, adanya peralihan dari pola angin timuran ke pola angin baratan disertai banyak gangguan cuaca, mengakibatkan daerah Sumatera