vii Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK
PENGARUH TEH ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.)
TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH
Carla Pramudita Susanto, 1110007
Pembimbing : dr. Ellya Rosa Delima, M.Kes
Hipertensi merupakan masalah global karena prevalensinya yang terus meningkat akibat perubahan gaya hidup yang tidak sehat. Menurut hasil penelitian, hipertensi merupakan penyebab kematian nomor tiga setelah stroke dan tuberkulosis. Tanaman herbal sekarang ini sedang populer di masyarakat Indonesia. Rosella merupakan salah satu tanaman tradisional yang memiliki banyak khasiat. Salah satu khasiatnya adalah menurunkan tekanan darah. Rosella mengandung senyawa flavonoid yaitu antosianin, quercetin, dan gossypetin yang dapat menyebabkan penurunan stress oksidatif dan penghambatan
angiotensin-aldosterone converting enzyme (ACE).
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teh rosella terhadap penurunan tekanan darah.
Metode penelitian ini bersifat eksperimental quasi dengan subjek penelitian berjumlah 15 orang laki-laki dewasa berumur 18-25 tahun. Pengukuran tekanan darah sistol dan diastol dilakukan sebelum dan sesudah minum teh rosella sebanyak 300 cc, pada posisi duduk dengan metode gabungan. Analisis data dengan menggunakan uji “t” berpasangan (α = 0,05).
Hasil dari penelitian ini adalah rerata tekanan darah setelah minum teh rosella yaitu sebesar 107,5/67,7 mmHg lebih rendah daripada rerata sebelum minum teh rosella yaitu sebesar 120,3/75 mmHg (p<0,05).
Berdasarkan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa teh rosella menurunkan tekanan darah.
viii Universitas Kristen Maranatha
ABSTRACT
THE EFFECT OF ROSELLA TEA (Hibiscus sabdariffa L.) ON
LOWERING BLOOD PRESSURE
Carla Pramudita Susanto, 1110007 Tutor : dr. Ellya Rosa Delima, M.Kes
Hypertension is global problems because of the prevalence that keeps increasing
due to change in lifestyle that is unhealthy. According to the results of research, hypertension is the cause of death number three after a stroke and tuberculosis. Herbal plants are currently popular in Indonesian society. Rosella is one of alternative medicine that has a lot of benefits. One of the benefits is reducing blood pressure. Rosella contains flavonoid that is anthocyanin, quercetin, and gossypetin that can decrease oxidative stress and inhibit angiotensin-aldosterone converting enzyme (ACE).
The purpose of this research is to know the effect of rosella tea on reducing blood pressure.
The method in this research is quasi experimental with the research subject is 15 adult male which 18-25 years old. It is done by measuring their systole and diastole blood pressure before and after drinking 300 cc rosella tea in a sit position
with combination method. Data analyzing uses pair “t” test (α = 0,05).
The results of this research is the mean blood pressure after drinking rosella tea was 107.5/67.7 mmHg which was lower than before drinking it 120.3/75 mmHg (p<0.05).
Based by this research, rosella tea has ability to reducing blood pressure.
ix Universitas Kristen Maranatha
PERNYATAAN PUBLIKASI LAPORAN PENELITIAN ... iv
x Universitas Kristen Maranatha
2.4 Pengaruh Teh Rosella terhadap Tekanan Darah ... 29
BAB III BAHAN DAN METODE PENELITIAN 3.1 Alat, Bahan dan Subjek Penelitian ... 33
3.1.1 Alat dan Bahan Penelitian ... 33
3.1.2 Subjek Penelitian ... 33
xi Universitas Kristen Maranatha
xii Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR TABEL
xiii Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1 Pengaruh Sistem Endokrin terhadap Tekanan Darah ……… 7
Gambar 2.2 Patogenesis dan Patofisiologi Hipertensi ………... 20
Gambar 2.3 Rosella ……….. 25
Gambar 2.4 Teh Rosella ……….. 29
Gambar 2.5 Mekanisme Vasodilatasi ……….. 30
xiv Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR LAMPIRAN
1 Universitas Kristen Maranatha
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Hipertensi atau tekanan darah tinggi kini menjadi masalah global karena prevalensi yang terus meningkat sejalan dengan perubahan gaya hidup seperti merokok, alkohol, obesitas, inaktivitas fisik, diet tinggi garam dan stres. Faktor lain seperti umur, ras, riwayat keluarga, serta penyakit kronis seperti diabetes dan hiperkolesterolemia juga berperan terhadap timbulnya hipertensi (WHO, 2013). Pada tahun 2008, 40% orang berusia 25 tahun ke atas terdiagnosis menderita hipertensi. Angka kejadian tersebut meningkat dari tahun 1980 sebanyak 600 juta orang menjadi 1 milyar orang pada tahun 2008. Prevalensi penderita hipertensi tertinggi ditemukan di Afrika dengan angka 46% untuk orang berusia 25 tahun ke atas, sedangkan prevalensi terendah ditemukan di Amerika dengan angka 35% (WHO,2013).
Hipertensi seringkali muncul tanpa menunjukkan gejala dan tanda-tanda manifestasi penyakit, sehingga sering disebut sebagai ‘silent killer’. Secara global, tingkat prevalensi hipertensi di seluruh dunia masih tinggi, namun sebaliknya, tingkat kontrol tekanan darah secara umum masih rendah (Bakri, 2008).
Hipertensi dapat menyebabkan komplikasi, seperti serangan jantung, gagal jantung, gagal ginjal, stroke, dan kematian dini. Menurut World Health
Organization tahun 2013, hipertensi menyebabkan kematian akibat gagal jantung
sebanyak 45% dan kematian akibat stroke sebanyak 51%. Untuk menghindari komplikasi, tekanan darah harus dijaga agar tidak melebihi ambang normal dengan cara modifikasi gaya hidup dan melakukan pengobatan medikamentosa maupun herbal (WHO, 2013).
2 Universitas Kristen Maranatha Banyak bahan-bahan herbal yang memiliki potensi untuk menurunkan tekanan darah, salah satunya adalah rosella (Hibiscus sabdariffa). Rosella merupakan salah satu tanaman herbal yang saat ini sedang populer di kalangan masyarakat pencinta tanaman obat. Tanaman ini sudah tumbuh di Indonesia kurang lebih hampir satu abad. Rosella dapat diolah menjadi teh, selai, sirup, manisan, agar-agar, jus, serta es krim, selain dapat digunakan untuk produk-produk tersebut, rosella juga dapat digunakan sebagai tanaman obat (Maryani & Kristiana, 2005). Teh merupakan minuman yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, maka dari itu peneliti memilih teh rosella sebagai bahan penelitiannya.
1.2 Identifikasi Masalah
Apakah teh rosella menurunkan tekanan darah.
1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian
Ingin mengetahui apakah teh rosella menurunkan tekanan darah.
1.4 Manfaat Karya Tulis Ilmiah
1) Manfaat akademis : memberikan pengetahuan mengenai pengaruh konsumsi teh rosella terhadap tekanan darah.
2) Manfaat praktis : memberi informasi kepada masyarakat pada umumnya mengenai pengaruh konsumsi teh rosella terhadap tekanan darah.
1.5 Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Penelitian
1.5.1 Kerangka Pemikiran
3 Universitas Kristen Maranatha komponen bioaktif yang memberikan mekanisme antihipertensi melalui penghambatan Angiotensin Converting Enzym (Pinasthika, 2011).
Quercetin memiliki efek antioksidan yang akan meningkatkan nitric oxide plasma sehingga dapat meningkatkan fungsi endotel pembuluh darah. Hal itu akan menyebabkan perubahan GTP menjadi cGMP dan terjadilah vasodilatasi (Montenegro, et al., 2010).
4 Universitas Kristen Maranatha kemampuan melepas atom hidrogen tetapi juga mengubah radikal menjadi reaktivitas rendah, sehingga tidak terjadi dengan lemak (AS & Permatasari, 2012).
1.5.2 Hipotesis Penelitian
43 Universitas Kristen Maranatha
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Simpulan
1. Seduhan teh rosella menurunkan tekanan darah.
5.2 Saran
1. Penelitian dapat dilanjutkan dengan menggunakan metode lain dan bentuk sediaan lain.
44 Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR PUSTAKA
Ajay, M. et al., 2007. Mechanisms of the Anti-hypertensive Effect of Hibiscus sabdariffa Calyces. Journal of Ethnopharmacology, Volume 109, pp. 388-393. American Heart Association, 2014. Understand Your Risk for High Blood
Pressure. [Online]
AS, N. A. & Permatasari, N., 2012. Mekanisme Kerja Benalu Teh pada Pembuluh Darah. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 27(1), pp. 1-7.
Bakri, S., dan Lawrence, G. S. 2008. Genetika hipertensi. Dalam: Lubis, H.R., et al. 2008. Hipertensi dan ginjal : dalam rangka purna bakti Prof. Dr. Harun Rasyid Lubis, SpPD-KGH.Medan : USU Press
Bordley, J. et al., 1951. Recommendations for Human Blood Pressure Determinations by Sphygmomanometers. Journal of American Heart Association, Issue 4, pp. 503-509.
Dorland, 2009. Dorland's Illustrated Medical Dictionary32: Dorland's Illustrated
Medical Dictionary. 32 ed. Philadephia: Elsevier Health Science.
Guyton, A. C. & Hall, J. E., 2008. Human Physiology. 11th ed. Singapore: Elsevier. H, L. H., H, C. J. & J, W. C., 2011. Chemopreventive properties and molecular mechanisms of the bioactive compounds in Hibiscus sabdariffa Linne.. Current
Medicinal Chemistry [Curr Med Chem] , 01 08, 18(8), pp. 1245-54.
Hudson, T., n.d. Hibiscus_Sabdariffa.pdf (application/pdf Object). [Online] Available at: http://www.todaysdietitian.com/whitepapers/Hibiscus_Sabdariffa.pdf Jones, D. W. & Hall, J. E., 2006. Racial and Ethnic Differences in Blood Pressure.
American Heart Association, Issue 114, pp. 2757-2759.
Kurniasih, 2008. Budidaya Mahkota Dewa dan Rosella Cara Olah & Khasiat untuk
45 Universitas Kristen Maranatha Larson, A. J., Symons, J. D. & Jalili, T., 2010. Quercetin: A Treatment for Hypertension?—A Review of Efficacy and Mechanisms. Pharmaceuticals, Issue 3. Longo, D. L. et al., 2012. Harrison's Principles of Internal Medicine Eighteenth
Edition, United States of America: The McGraw-Hill Companies, Inc.
Mader, S. S., 2004. Understandin Human Anatomy and Physiology, s.l.: The McGraw-Hill Companies.
Maryani, H. & Kristiana, L., 2005. Khasiat & Manfaat Rosella. Jakarta: Agromedia Pustaka.
McKay, L. D., Saltzman, E., Blumberg, J. B. & Chen, C.-Y. O., 2009. Hibiscus
Sabdariffa L. Tea (Tisane) Lowers Blood Pressure in Prehypertensive and Mildly Hypertensive Adults. [Online]
Available at:
http://jn.nutrition.org/content/early/2009/12/16/jn.109.115097.full.pdf+html M, N.-S., F, F., M, A.-A. & A, J.-K. B., 2009. The effects of sour tea (Hibiscus sabdariffa) on hypertension in patients with type II diabetes.. Journal Of Human
Hypertension, 23(1), pp. 48-54.
Montenegro, M. F. et al., 2010. Quercetin Restores Plasma Nitrite and Nitroso Species Levels in Renovascular Hypertension. Naunyn-Schmied Arch Pharmacol, pp. 293-301.
Morton, J., 1987. Roselle Hibiscus Sabdariffa L. In: Fruits of warm climates. Julia
F. Morton, Miami, FL, pp. 281-286.
Ojeda, D. et al., 2010. Inhibition of Angiotensin Convertin Enzyme (ACE) Activity by the Anthocyanins delphinidin- and cyanidin-3-O-sambubiosides from Hibiscus sabdariffa. Jounal of Ethnopharmacology, Issue 127, pp. 7-10.
Pearce, E. C., 2009. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. 33 ed. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Pinasthika, G., 2011. Pengaruh Pemberian Seduhan Kelopak Kering Bunga Rosella
(Hibiscus sabdariffa) terhadap Tekanan Darah Penderita Prehipertensi dan Hipertensi Grade 1 yang Diedukasi Gaya Hidup Sehat, Semarang: Fakultas
46 Universitas Kristen Maranatha Riskesdas, 2008. Laporan Nasional 2007\, Indonesia: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan.
Salvamani, S. et al., 2014. Antiartherosclerotic Effects of Plant Flavonoids. BioMed
Research International, p. 11.
Schrier, R. W., 2000. Manual of Nephrology. 5 ed. USA: Lippincott Williams & Wilkins.
SEAFAST Center, 2013. Merah-Ungu Antosianin-(SEAFAST) Center IPB. [Online]
Available at: http://seafast.ipb.ac.id/tpc-project/wp-content/uploads/2013/03/06-merah-ungu-antosianin.pdf
[Accessed 17 10 2014].
Sheps, S. G., 2014. Diseases and Conditions High Blood Pressure (Hypertension). [Online]
Available at: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/basics/risk-factors/con-20019580
[Accessed 13 10 2014].
Sherwood, L., 2010. Human Physiology from Cells to System, Canada: Yolanda Cossio.
Vikrant, S. & Tiwari, S. C., 2001. Essential Hypertension-Pathogenesis and Pathophysiology. Journal Indian Academy of Clinical Medicine, II(3), pp. 140-161. Warrell, D. A., Cox, T. M. & Firth, J. D., 2003. Oxford Textbook of Medicine. 4th ed. Oxford: Oxford University Press.