DRAFT
RENCANA KERJA ( RENJA )
DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BANYUWANGI
TAHUN 2016
D A F T A R I S I
HALAMAN JUDUL ... i
DAFTAR ISI ... ii
Bab I : PENDAHULUAN
Bab II : EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN 2014 ( Capaian masing-masing indikator )
Bab III : TUJUAN SASARAN PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN 2016
Bab IV : INDIKATOR KINERJA DAN KELOMPOK SASARAN TAHUN 2016
Bab V : PENUTUP
BAB I
PENDAHULUAN
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010-2015 merupakan sebuah dokumen perencanaan komperehensif berwawasan lima tahunan, yang akan digunakan sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Strategi Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra SKPD) 2010-2015, Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010-2015. Sehubungan dengan hal tersebut diatas Rencana Kerja (Renja) merupakan proses penetapan kegiatan tahunan dan indikator kinerja berdasarkan program, kebijakan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rencana strategik, Rencana kerja yang dilakukan instansi akan berguna untuk menyusun prioritas kegiatan yang dapat diprogram secara terarah dan terpadu dalam pengelolaannya.
Rencana Kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Tahun 2016 merupakan Rencana Kerja yang menjabarkan Rencana Strategik 2010-2015 dan dilaksanakan secara terencana dan bertahap melalui sumber APBD sesuai skala prioritas dan kebutuhan.
Rencana Kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini merupakan alat yang bermanfaat untuk mengecek apakah Dinas dapat melaksanakan tugas dan fungsi dengan mengukur seberapa besar pencapaian target-target yang telah ditetapkan. Selain itu dengan Rencana kerja ini akan lebih mudah mengatur tingkat capaian kinerja pada akhir tahun.
Banyuwangi, Pebruari 2016
Plt. KEPALA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN BANYUWANGI
MBA MM, S.Sos, M.Y. BRAMUDA, Pembina Tk.I
NIP. 19730126 199201 1001
BAB II
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA TAHUN 2014
NAMA KEGIATAN/ PLAFON
NO KODE
REKENING SUB KEGIATAN ANGGARAN
1 2 3 4
1. 117.01.01.01 Penyediaan Jasa Surat Menyurat 4.000.000
2. 117.01.01.02 Penyediaan Jasa Komunikasi,Sumber daya air dan listrik 66.000.000
3. 117.01.01.08 Penyediaan Jasa Perkantoran 54.000.000
4. 117.01.01.09 Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kantor 15.000.000
5. 117.01.01.10 Penyediaan Alat Tulis Kantor (ATK) 40.000.000
6. 117.01.01.11 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan 30.000.000
7. 117.01.01.12 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan 43.634.000 8. 117.01.01.13 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor 80.000.000
9. 117.01.01.14 Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 10.000.000
10. 117.01.01.16 Penyediaan Bahan Logistik Kantor 100.000.000
11. 117.01.01.17 Penyediaan Makanan dan Minuman 40.000.000
12. 117.01.01.18 Rapat-rapat Koordinasi dan konsultasi keluar daerah 232.000.000 13. 117.01.02.03
Pembangunan Dornitory di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab.
Bwi. 1.500.000.000
14. 117.01.02.10 Pengadaan Mebeler 39.470.000
15. 117.01.02.24 Pemeliharaan Ruti/berkala Kendaraan dinas/operasional 44.925.000
16. 117.01.02.42 Rehabilitasi sedang/berat gedung kantor 125.000.000
17. 117.01.06.01
Penyusunan Laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja
SKPD 25.000.000
18. 117.01.15.01.5.2 Festival Karya Tari Daerah 67.500.000
19. 117.01.15.01.5.2 Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 750.000.000
20. 117.01.15.01.5.2 Penyusunan Buku Budaya Banyuwngi 54.000.000
21. 117.01.15.01.5.2 Festival Endog-endogan 150.500.000
22. 117.01.15.01.5.2 Pengemasan Kegiatan Upacara Adat budaya daerah 200.000.000 23. 117.01.15.01.5.2 Pementasan sanggar tari sbg Aktualisasi pengembangan Seni bdy
daerah 1.109.206.120
24. 117.01.16.01.5.2 Peningkatan Peran dan pemahanan masy.thd Situs budaya 95.000.000
25. 117.01.17.01.5.2 Festival Kesenian Kawasan Selatan (FKKS) 50.000.000 26. 117.01.17.01.5.2 Audisi dan Workshop calon peserta BEC 325.000.000
27. 117.01.17.01.5.2 Pameran Lukisan 50.000.000
28. 117.01.17.01.5.2 Menumbuhkembangkan kreatifitas sanggar seni dengan mengikuti
event 387.941.000
keluar daerah
29. 117.01.17.05.5.2 Festival Kuwung Banyuwangi 400.000.000
30. 2.04.117.01.15.02 Kerjasama Promosi Pariwisata dengan media elektronik/cetak 586.989.500 31. 2.04.117.01.15.02 Pembuatan Bahan Promosi dan Inf. Pariwisata Kab. Bwi 263.010.500 32. 2.04.117.01.15.03 Pengiriman Duta Wisata (Raka-raki),Duta penari dan AWN 50.000.000
33. 2.04.117.01.15.03 Festival dan Gelar Makanan dan Minuman Khas 95.000.000 34. 2.04.117.01.15.03 Pemilihan dan Pemberdayaan Jebeng Thulik 200.000.000 35. 2.04.117.01.15.03 Pemasangan Media Promosi/Baliho Pariwisata 50.000.000
36. 2.04.117.01.15.03 Famtrip 125.000.000
37. 2.04.117.01.15.05 Pembangunan Pasar Seni 500.000.000
38. 2.04.117.01.15.05 Pembangunan Dornitory tourism di Pulau Merah 750.000.000 39. 2.04.117.01.15.05 Pembuatan Buku Destinasi Pariwisata Banyuwangi 100.000.000 40. 2.04.117.01.15.05 Pelaksanaan Promosi pariwisata nusantara di dlm maupun luar
negeri 550.000.000
41. 2.04.117.01.17.08 Pemberdayaan Masyarakat sekitar Obyek Wisata 100.000.000 42. 117.01.15.01.5.2 Pementasan Seni untuk mendukung Banyuwangi Festival 180.000.000
43. 117.01.17.01.5.2 Pagelaran Wayang Kulit 200.000.000
44. 117.01.17.01.5.2 Gandrung Sewu 300.000.000
45. 117.01.17.08.5.2 Pengelolaan Cagar Budaya 50.000.000
46. 2.04.117.01.17.01 Penerimaan dan Pelayanan Tamu-tamu untuk promosi dan informasi
Par 150.000.000
JUMLAH ………. 10.338.176.120
BAB III
TUJUAN SASARAN PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN 2016
RENCANA KINERJA TAHUNAN :
Perencanaan kinerja merupakan proses penetapan kegiatan tahunan dan indikator kinerja berdasarkan program, kebijakan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam tencana Strategik. Perencanaan kinerja yang dilakukan oleh instansi akan dapat berguna untuk menyusun prioritas kegiatan yang dibiayai dengan sumber dana yang terbatas sehingga secara realistis dapat diprogram secara terarah dan terpadu dalam pengelolaannya.
Perencanaan kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi tahun 2016 merupakan perencaan kinerja yang menjabarkan rencana Strategis 2010 - 2015 dan dilaksanakan secara terencana dan bertahap melalui sumber pembiayaan APBD sesuai dengan skala prioritas dan kebutuhan.
Perencanaan kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini merupakan alat yang bermanfaat untuk mengecek apakah Dinas dapat melaksanakan tugas dan fungsi dengan mengukur seberapa besar pencapaian target-target yang telah ditetapkan, Selain itu dengan rencana kerja akan lebih mudah mengukur tingkat capaian kinerja pada akhir tahun 2016 sebagai bahan evaluasi melalui lima indikator kinerja yaitu input, out put, out come, benefits dan impacts.
1. Tujuan dan Sasaran :
Tujuan yang diwujudkan dalam kurun waktu 1 tahun adalah :
a. Meningkatkan dan mengembangkan pengusahaan obyek wisata yang berwawasan lingkungan dan berbasis masyarakat dan juga pengiriman duta wisata.
b. Pengembangan informasi pariwisata melalaui website maupun media cetak dan elektronika.
c. Meningkatkan dan mengembangkan sarana pariwisata yang memadai serta tenaga pariwisata yang profesional.
d. Meningkatkan keterpaduan, efektifitas promosi, pelayanan informasi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
e. Mengembangkan dan melestarikan Seni budaya serta adat istiadat.
Sasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, yakni hasil nyata yang akan dicapai meningkatnya pengusahaan obyek wisata yang berbasis pada potensi sumber daya alam daerah adalah :
a. Meningkatkan pengusahaan obyek wisata yang berwawasan lingkungan dan berbasis masyarakat.
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang berpengaruh terhadap tumbuhnya ekonomi Kabupaten Banyuwangi, Oleh karenanya sangat berpengaruh besar terhadap industri pariwisata
b. Meningkatkan sarana dan prasarana obyek wisata
c. Meningkatkan SDM pariwisata sebagai gerbang pertama dalam memajukan dan mengenalkan potensi daerah yang ada.
merupakan penjabaran dari tujuan Dinas dan menggambarkan hal-hal yang ingin dicapai melalui tindakan - tindakan yang akan dilakukan secara operasional. Oleh karenanya rumusan sasaran yang ditetapkan, diharapkan dapat memberikan fokus pada penyusunan program operasional dan kegiatan pokok organisasi yang bersifat spesifik, terinci, dapat diukur dan dapat dicapai.
Sasaran Dinas yang ditetapkan pada dasarnya merupakan bagian dari perencanaan dengan fokus utama berupa tindakan pengalokasian sumber daya Dinas ke dalam strategi Dinas.
Oleh karenanya penetapan sasaran harus memenuhi kriteria specific, measurable, agresive but attainable, result oriented and time bond. Guna memenuhi kriteria tersebut maka penetapan sasaran harus disertai dengan penetapan indikator sasaran, yakni keterangan, gejala atau penanda yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan upaya pencapaian sasaran atau dengan kata lain disebut sebagai tolok ukur keberhasilan pencapaian sasaran.
Dari pengertian tersebut diatas, maka sasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata harus sesuai dengan tujuan yang dikehendaki adalah :
- Terlaksananya sapta pesona pariwisata - Terwujudnya masyarakat akan sadar wisata
- Terwujudnya Branch image positif di mata wisatawan - Terwujudnya peningkatan ekonomi untuk masyarakat - Terwujudnya kenyamanan perjalanan bagi wisatawan
- Terjaganya peninggalan-peninggalan sejarah untuk generasi penerus - Terciptanya branch image positif bagi wisatawan
- Terjaganya seni budaya dan adat istiadat Banyuwangi - Terwujudnya peningkatan arus kunjungan wisatawan - Terwujudnya pelayanan wisatawan yang prima
2. Strategi dan arah kebijakan :
Strategi yang digunakan adalah akselerasi program yaitu dengan menggerakkan potensi dan penunjang kepariwisataan secara terpadu dan berkelanjutan untuk menjadikan Banyuwangi mempunyai daya tarik
Kebijaksanaan dan strategi adalah cara yang ditempuh dalam rangka pencapaian Misi. Strategi diuraikan ke dalam arah kebijakan, tujuan, sasaran program dan kegiatan prioritas yang akan diimplementasikan dalam periode waktu tertentu.
Untuk menjaga konsistens i Visi dan Misi, terutama dalam menjabarkannya pada kebijakan perencanaan pembangunan selama lima tahun ke depan, maka Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Banyuwangi telah menetapkan strategi untuk mewujudkan Visi dan
Misi sebagai berikut :
1. Koordinasi; adalah suatu upaya komunikasi yang dijalin, baik secara horizontal maupun diagonal untuk mencapai tujuan tertentu;
2. (Friendly system); adalah system yang menyenangkan wisatawan;
3. (Improve); adalah upaya untuk memperbaiki tingkat pelayanan kepada wisatawan secara continue;
4. (Exceed Expectations; adalah upaya yang dilakukan untuk melampauhi/
memenuhi yang diharapkan wisatawan untuk menguasai pasar dengan menetapkan standar pelayanan yang tinggi dan mengkomunikasikan standar- isasi tersebut kepada staf;
5. Motivasi; adalah adanya dorongan untuk melakukan yang terbaik secara terus-menerus dalam pelaksanaan tugas sehari-hari;
6. Eligible; mengandung makna yaitu sesuatu yang dihasilkan selalu memuaskan pelanggan, dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan yang diharapkan;
7. Coorporate culture; penciptaan kultur organisasi yang didedikasikan untuk pelayanan prima. Penekanannya adalah bagaimana membangun nama baik dimata wisatawan, penciptaan citra organisasi (brand image) melalui pelayanan yang memberikan kepuasan wisatawan.
sebagai daerah tujuan wisata dengan memanfaatkan Momentum :
1) Penetapan Key Word / Kata kunci Kepariwisataan " BANYUWANGI THE SUNRISE OF JAVA “, karena matahari terbit paling awal di BANYUWANGI.
2) Penetapan Gandrung sebagai Maskot Pariwisata Kabupaten Banyuwangi sesuai SK Bupati Kabupaten Banyuwangi Nomor: 173 tahun 2002 tanggal 31 Desember 2002.
3) Pembangunan Segi Tiga Berlian (meliputi Kawah Ijen, Sukamade dan Plengkung) sebagai ikon pariwisata alam Banyuwangi.
4) Mewujudkan Bayuwangi sebagai “CITY OF ART” dengan keragaman budaya yang dimiliki, akar budaya lokal yang kuat dan Interaksi budaya antar etnis yang ada serta letak geografis yang terletak di persimpangan.
3. KEBIJAKAN :
Untuk mencapai tujuan dan sasaran yang ingin dicapai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi perlu menetapkan kebijakan, program dan kegiatan
Sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, maka kebijakan yang diambil adalah :
1 Bidang Pariwisata
a. Pengembangan kerjasama dengan semua stake holder b. Peningkatan kualitas SDM bagi pelaku-pelaku pariwisata c. Menciptakan Branch image positif bagi pariwisata
2 Bidang Pemasaran
a. Peningkatan promosi melalui berbagai media dan website
b. Peningkatan kerjasama dengan daerah-daerah tujuan wisata yang telah maju c. Mendorong terlasksananya dan keikutsertaan Kab. Banyuwangi dengan even-
even di luar daerah maupun di dalam daerah 3 Bidang Kebudayaan
a. Peningkatan atraksi seni dan budaya diberbagai daerah
b. Peningkatan kerjasama dan PHRI dan semua instansi dalam rangka penampilan seni budaya dan adat istiadat
c. Meningkatkan seni dan budaya Banyuwangi ke berbagai even di dalam maupun di luar daerah.
4. RENCANA STRATEGIS :
Dalam pelaksanaan Tugas pokok dan fungsi meletakkan dasar kebijakan pembangunan dan pengembangan kepariwisataan pada RIPP tahun 1993 telah membagi menjadi 3 (tiga) wilayah pengembangan disebut SEGITIGA BERLIAN
"THE DIAMOND TRIANGLE" yaitu :
1) Wilayah pengembangan Pariwisata I meliputi:
1. Obyek wisata Pantai Banyuwangi dan pantai pulau santen 2. Obyek wisata Pantai Kampe
3. Obyek wisata Pantai Blimbingsari dan sekitarnya 4. Obyek wisata Bahari Pulau Tabuhan
5. Obyek wisata Tirta (Air Terjun) Selogiri 6. Obyek Wisata Tirta (Air Terjun) Antogan 7. Obyek Wisata Tirta (Air Terjun) Kalongan 8. Obyek Wisata Tirta Kolam Taman
9. Obyek Wisata Wana Wisata Watudodol 10. Obyek Wisata Wana Wisata Rowo Bayu 11. Obyek Wisata Agro Kaliklatak
12. Obyek Wisata Agro Bayu Lor
13. Obyek Wisata Vulcanologi Kawah Ijen 14. Obyek Wisata tirta kolam taman suruh
15. Obyek Wisata Budaya Desa Kemiren, Bakungan dan sekitarnya
16. Obyek wisata Air Terjun Lider, Bayu Kidul; dengan titik pusat daya tarik adalah Kawah Ijen
2) Wilayah pengembangan Pariwisata II
Meliputi Obyek wisata yang berada di Banyuwangi bagian Tenggara, yaitu:
1. Obyek Wisata Pantai Kayu Aking
2. Obyek Wisata Pantai Trianggulasi, Pancur dan Plengkung 3. Obyek Wisata Pantai Muncar dan Sembulung
4. Obyek Wisata Pantai Segara Anakan dan Grajagan 5. Obyek Wisata Penyu di Ngagelan
6. Obyek Wisata Banteng, Rusa, Merak, Babi Hutan di Sadengan ;
Titik pusat daya tarik adalah Plengkung dengan kegiatan khusus Surfing, Flora Fauna, Taman Nasional Alas Purwo dan Wisata Religi
3) Wilayah pengembangan Pariwisata III
Meliputi Obyek Wisata yang berada di Banyuwangi bagian Barat laut, yaitu:
1. Obyek Wisata Pantai Lampon 2. Obyek Wisata Pantai Pulau Merah 3. Obyek Wisata Pantai Pancer
4. Obyek Wisata Pantai Rajekwesi 5. Obyek Wisata Pantai Teluk Hijau 6. Obyek Wisata Pantai Sukamade 7. Obyek Wisata Agro Sukamade 8. Obyek Wisata Tlogosari
9. Agro Wisata Perkebunan Sungai Lembu 10. Agro Wisata Kendeng Lembu
11. Air Terjun Alas Wangi 12. Air Terjun Wonorejo ;
Dengan obyek Daya tarik unggulan mengintip Penyu bertelur di Sukamade, Plengkun yang mempunyai ombak 7m, dan Kawah Ijen yang mempunyai panorama yang sangat indah.
5. Pola Pengembangan Kemitraan
Dalam upaya peningkatan informasi dan promosi Pariwisata di Kabupaten Banyuwangi digunakan pola kemitraan melalui berbagai unsur, antara lain:
1) BP3B (Badan Pengembangan Promosi Pariwisata Banyuwangi) 2) PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia)
3) DKB (Dewan Kesenian Blambangan)
4) BK3B (Badan Koordinasi Kesenian Kepariwisataan Banyuwangi) 5) Masyarakat Peduli Wisata sebagai pengembang dan POKDARWIS 6) Radio
7) PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) 8) Biro / Agen Perjalanan Wisata
Sesuai tugas pokok dan fungsinya maka Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menetapkan visi sebagai berikit :
”MEWUJUDKAN BANYUWANGI SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA NASIONAL YANG BERBASIS KEBUDAYAAN DAN POTENSI ALAM SERTA LINGKUNGAN.”
Dengan kata kunci :
Pariwisata Kabupaten Banyuwangi diperlukan dukungan semua pihak untuk penciptaan kondisi keamanan yang kondusif, bersih, indah, aman, ramah, dan penyediaan sarana dan prasarana pariwisata yang mendorong pertumbuhan sektor kebudayaan dan pariwisata serta membangun citra Kabupaten Banyuwangi sebagai tempat wisata yang berbasis kebudayaan dan potensi alam serta lingkungan sekaligus terposisi sebagai pintu gerbang pariwisata.
Permasalahan pembangunan :
Permasalahan pembangunan mengenai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata harus mempertimbangan faktor-faktor internal dan eksternal organisasi dan memperhatikan pula arahan dari Bupati dan aspirasi yang berkembang masyarakat.
Keadaan dan perkembangan pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi secara umum dapat dibagi menjadi 2 (dua) :
1. Keadaan dan perkembangan pembangunan kebudayaan 2. Keadaan dan perkembangan pembangunan pariwisata
Perkembangan pembangunan kebudayaan sudah ada pembinaan yang cukup berarti. Hal ini terlihat dengan tingkat pertumbuhan sanggar seni dan budaya serta aktifas pembangunan sarana dan prasarana pada situs budaya yang ada, namun dari segi pendanaan nilai masih relatif sangat kecil termasuk dukungan untuk mengikuti fastival even budaya dan pertunjukkankesenian.
Sementara perkembangan pembangunan pariwisata tarlihat adanya semangat dan kegairahan yang cukup besar terhadap kegiatan, meskipun kondisinya masih tetap berada pada tahap iventarisasi, promosi dan pembangunan prasarana dasar, walaupun demikian sektor pariwisata lebih berpeluang untuk menarik wisatawan untuk berkunjung .
Prioritas pembangunan :
Dengan demikian agenda prioritas pembangunan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai berikut :
1. Mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera 2. Mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia
3. Meningkatkan sarana dan prasarana ODTW yang tersusun dalam program pembangunan daerah.
4. Meningkatkan hubungan dan kemitraan dengan investor
5. Meningkatkan kemitraan dgn masyarakat lokal guna mengembangkan usaha wisata.
6. Mempromosikan potensi-potensi yg ada di Kabupaten Banyuwangi melalui media cetak, media elektronika
7. Meningkatkan website tentang gambaran Kabupaten Banyuwangi dan obyek- obyek wisata yang ada di Kabupaten Banyuwangi yg ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata agar dapat di lihat di mancanegara maupun domestik.
BAB IV
PROGRAM DAN KEGIATAN TAHUN 2016 DAN
CAPAIAN TARGET INDIKATOR KINERJA RPJMD TAHUN 2016
NAMA KEGIATAN/ PLAFON
NO KODE
REKENING SUB KEGIATAN ANGGARAN
1 2 3 4
1. 117.01.01.01 Penyediaan Jasa Surat Menyurat 4.000.000
2. 117.01.01.02 Penyediaan Jasa Komunikasi,Sumber daya air dan listrik 66.000.000
3. 117.01.01.08 Penyediaan Jasa Perkantoran 99.000.000
4. 117.01.01.09 Penyediaan Jasa Perbaikan Peralatan Kantor 15.000.000
5. 117.01.01.10 Penyediaan Alat Tulis Kantor (ATK) 40.000.000
6. 117.01.01.11 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan 90.000.000
7. 117.01.01.12 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan 10.000.000 8. 117.01.01.13 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor 100.000.000
9. 117.01.01.14 Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 10.000.000
10. 117.01.01.16 Penyediaan Bahan Logistik Kantor 100.000.000
11. 117.01.01.17 Penyediaan Makanan dan Minuman 40.000.000
12. 117.01.01.18 Rapat-rapat Koordinasi dan konsultasi keluar daerah 400.000.000
13. 117.01.02.10 Pengadaan Mebeleur 80.000.000
14. 117.01.02.24 Pemeliharaan Ruti/berkala Kendaraan dinas/operasional 40.000.000
15. 117.01.02.42 Rehabilitasi sedang/berat gedung kantor 125.000.000
16. 117.01.15.01.5.2 Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 750.000.000
17. 117.01.15.01.5.2 Penyusunan Buku Budaya Banyuwngi 54.000.000
18. 117.01.15.01.5.2 Festival Endog-endogan 150.500.000
19. 117.01.15.01.5.2 Pengemasan Kegiatan Upacara Adat budaya daerah 200.000.000 20. 117.01.15.01.5.2 Pementasan sanggar tari sbg Aktualisasi pengembangan Seni bdy
daerah 1.000.000.000
21. 117.01.16.01.5.2 Peningkatan Peran dan pemahanan masy.thd Situs budaya 95.000.000 22. 117.01.17.01.5.2 Festival Kesenian Kawasan Selatan (FKKS) 50.000.000 23. 117.01.17.01.5.2 Audisi dan Workshop calon peserta BEC 325.000.000
24. 117.01.17.01.5.2 Pameran Lukisan 50.000.000 25. 117.01.17.01.5.2 Menumbuhkembangkan kreatifitas sanggar seni dengan mengikuti
event 387.941.000
keluar daerah
26. 117.01.17.05.5.2 Festival Kuwung Banyuwangi 400.000.000
27. 2.04.117.01.15.02 Kerjasama Promosi Pariwisata dengan media elektronik/cetak 600.000.000 28. 2.04.117.01.15.02 Pembuatan Bahan Promosi dan Inf. Pariwisata Kab. Bwi 300.000.000 29. 2.04.117.01.15.03 Pengiriman Duta Wisata (Raka-raki),Duta penari dan AWN 50.000.000 30. 2.04.117.01.15.03 Festival dan Gelar Makanan dan Minuman Khas 95.000.000 31. 2.04.117.01.15.03 Pemilihan dan Pemberdayaan Jebeng Thulik 200.000.000 32. 2.04.117.01.15.03 Pemasangan Media Promosi/Baliho Pariwisata 50.000.000 33. 2.04.117.01.15.05 Pembuatan Buku Destinasi Pariwisata Banyuwangi 100.000.000 34. 2.04.117.01.15.05 Pelaksanaan Promosi pariwisata nusantara di dlm maupun luar
negeri 550.000.000
35. 2.04.117.01.17.08 Pemberdayaan Masyarakat sekitar Obyek Wisata 100.000.000 36. 117.01.15.01.5.2 Pementasan Seni untuk mendukung Banyuwangi Festival 180.000.000
37. 117.01.17.01.5.2 Pagelaran Wayang Kulit 500.000.000
38. 117.01.17.01.5.2 Gandrung Sewu 300.000.000
39. 117.01.17.08.5.2 Pengelolaan Cagar Budaya 50.000.000
40. 2.04.117.01.17.01 Penerimaan dan Pelayanan Tamu-tamu untuk promosi dan informasi
Par 1.500.000.000
41. 2.04.117.01.17.08 Peningkatan peninggalan sejarah purbakala, museum dan
peninggalan bawah air (pengelolaan cagar budaya ) 50.000.000 42. 2.04.117.01.15.02 Penayangan video streming event Banyuwangi festival pada website
pariwisata Banyuwangi 60.000.000
43. 2.04.117.01.15.02 Penyusunan film dokumentasi pariwisata Banyuwangi 600.000.000 44. 2.04.117.01.16.05 Monev dan pengembangan daerah tujuan wisata 70.000.000
JUMLAH ………. 10.036.441.000,-
Capaian Target Indikator Kinerja RPJMD Tahun 2016
HASIL SINKRONISASI SASARAN RPJMD DAN INDIKATOR KINERJA RPJMD ( PENGUKURAN TARGET KINERJA TAHUNAN)
No. MISI TUJUAN SASARAN
RPJMD INDIKATOR SASARAN SATUAN TARGET 2016
1.
Mewujudkan tata pemerintahan yg baik dan bersih (good and clean governance)
Meningkatkan tata kelola pemerintahan yg baik dan bersih melalui harmonisasi kebijakan yg komprehensif dan berkeadilan
Menguatnya kapasitas kelembagaan melalui regulasi yg
konprehensif dan berkeadilan
Jenis, kelas dan jml restoran
Restoran 59
Jenis, kelas dan jml penginapan/hotel
Penginapan/hotel 62
2. Mewujudkan daya saing ekonomi daerah melalui pertumbuhan ekonomi yg berkualitas dan berkelanjutan berbasis kearifan lokal
Meningkatkan
pertumbuhan ekonomi berkualitas dan merata dlm upaya
mewujudkan
kemandirian ekonomi masyarakat
Meningkatnya
pemanfaatan potensi pariwisata seperti kawah ijen, pantai plengkung
Kunjungan wisata domestik
org 1.470.381
Kunjungan wisata mancanegara
org 79.303
Kontribusi sektor pariwisata thd PDRB
% 4,07
3. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi sumber daya daerah berbasis pemberdayaan masyarakat, pembangunan berkelanjutan, berkeadilan, dan
berwawasan lingkungan
Meningkatkan
kesejahteraan melalui optimalisasi sumber daya daerah berbasis pemberdayaan masyarakat, pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan
Meningkatnya upaya pelestarian dan pengembangan
budaya lokal
Jumlah group kesenian
Group 832
Jumlah gedung Gedung 2
Penyelenggaraan festival seni dan budaya
Benda, situs dan kawasan cagar
budaya yg dilestarikan Kali
Bh/tempat
10
30
BAB V PENUTUP
Laporan Rencana Kerja ( Renja ) Tahun 2016 ini disusun dengan tujuan untuk mempertanggung jawabkan tugas dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (TUPOKSI) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi. Tugas pokok dan fungsi tersebut dijabarkan berdasarkan tujuan, sasaran, kebijaksanaan, program dan kegiatan yang ditetapkan dalam rencana Strategik (RENSTRA) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi.
Tahun 2016 Program dan kegiatan masih berjalan. Dengan demikian maka tentang Pedoman Potensi Pemerintah dengan melihat hasil berdasarkan capaian indikator kinerja sasaran tersebut.
Rencana Kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Banyuwangi tahun 2016, sesuai dengan sifatnya adalah sebagai dokumen perencanaan taktis tahunan sebagai landasan operasional program dan kegiatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab Banyuwangi, isi dari Rencana Kerja lebih memusatkan seluruh perencanaan pembangunan pada arah dan tujuan jangka pendek dan mendukung sebagian arah pembangunan jangka menengah sebagaimana telah ditetapkan dalam Rencana Strategis dan RPJMD Kabupaten Banyuwangi 2010 – 2015.
Demikian Rencana Kerja ( Renja ) Dinas Kebudyaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Tahun 2016 disajikan dengan segala keterbatasan dan kekurangannya, dengan harapan di satu sisi dapat dijadikan salah satu masukan untuk Renja Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sebagaimana yang diharapkan dan di sisi lain dapat mendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi untuk terus meningkatkan kinerjanya di masa-masa yang akan datan