BAB III
METODE PENELITIAN
A. Objek Penelitian
Dalam penelitisn ini yang menjadi objek penelitian adalah SKPD Kabputen Rokan Hulu.
Masalah yang diteliti adalah “Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi Terhadapa Kinerja Individu Bagian Akuntansi di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu”.
B. Operasionalisasi Variabel Penelitian
Pengukuran variabel dalam penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar hipotesis yang diajukan dapat diuji dan pertanyaan penelitian dapat dijawab. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu variabel independen dan variabel dependen. Variabel independennya yaitu sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi informasi, dan variabel dependennya yaitu kinerja individu bagian akuntansi.
Pertanyaaan atau pernyataan dalam kuisioner untuk masing-masing variabel diukur dengan model skala Likert yaitu suatu skala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial.
a. Variabel Independen
Variabel independen adalah variabel yang menjelaskan, yang mempengaruhi variabel yang lain. Berdasarkan uraian diatas adapun variabel independen adalah:
1. Sistem Informasi Akuntansi
Sistem informasi akuntansi adalah sistem yang berfungsi untuk menyediakan informasi keuangan bagi pembuat keputusan yang dibutuhkan perusahaan, yang meliputi komponen orang banyak, prosedur, data, perangkat lunak, infrastruktur teknologi informasi (Wahyu Indra Lesmana, 2014). Instrumen variabel ini merupakan replikasi dari kuisioner penelitian Mahardika Amelia Putri (2015) dengan indikatornya : 1) Dapat dipahami secara mudah, 2) Proses input dan output, 3) Proses pengeditan data, 4) Pelatihan Mengoperasikan, 5) Peralatan Komunikasi.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan instrumen yang dikembangkan oleh Mahardika Amelia Putri (2015) yang terdiri dari 12 item pertanyaan. Respon dari responden diukur dengan skala Linkert 1-5. Cara pengukurannya adalah dengan memberikan pertanyaan kepada responden dan kemudian diminta untuk memberikan jawaban-jawaban “sangat tidak setuju”, “tidak setuju”, “netral”, “setuju”, “sangat setuju”. Jawaban-jawaban ini diberikan skor 1-5.
2. Pemanfaatan Teknologi Informasi
Teknologi komputer dapat mempengaruhi kinerja individual. Dengan penggunaan teknologi informasi yang merupakan penggabungan antara teknologi komputer dengan sistem informasi dapat membantu memudahkan para akuntan manajemen untuk menghasilkan informasi keuangan yang dapat dipercaya, relevan, tepat waktu dan dapat dipahami sehingga akan membantu pengambilan keputusan Mahardika Amelia Putri (2015).
Menurut Tata Sutabri (2004:20-21):
“proses pengolahan data akuntansi akan dapat dilakukan dengan lebih cepat bila digunakan komputer. Hal ini dapat terjadi karena kemampuan komputer untuk mengolah data yang jauh melebihi kecepatan manusia dengan adanya perkembangan teknologi komputer, semakin banyak perusahaan yang menggunakan jasa komputer untuk memproses data akuntansinya.”
Instrumen variabel ini merupakan replikasi dari kuisioner penelitian Mahardika Amelia Putri (2015) dengan indikatornya : 1) Memiliki Komputer yang Cukup, 2) Jaringan
Internet, 3) Proses Akuntansi telah dilakukan secara komputerisasi, 4) Pengolahan data transasksi keuangan, 5) Pemeliharaan peralatan.
Pada variabel ini terdiri dari 8 item pertanyaan. Respon dari responden diukur dengan skala likert 1-5. Cara pengukurannya adalah dengan cara memberikan pertanyaan kepada responden dan kemudian diminta untuk memberikan jawaban-jawaban “sangat tidak setuju”,
“tidak setuju”, “netral”, “setuju”, “sangat setuju”. Jawaban-jawaban ini diberi skor 1-5.
b. Variabel Dependen
Variabel dependen adalah variabel terikat yang dipengaruhi karena adanya variabel bebas.
Adapun variabel dependennya adalah Kinerja Individu Bagian Akuntansi.
Kinerja Individu Bagian Akuntansi adalah Pencapaian kinerja individu dinyatakan berkaitan dengan pencapaian serangkaian tugas-tugas individu dengan dukungan teknologi informasi yang ada. Pengukuran kinerja individual ini melihat dampak sistem yang baru terhadap efektivitas penyelesaian tugas, membantu meningkatkan kinerja, dan menjadikan pemakai lebih produktif dan kreatif pada bagian akuntansi (Jumaili:2005).
Instrument variabel ini merupakan replikasi dari kuesioner penelitian Mahardika Amelia Putri (2015) dengan indikatornya: 1) Pemanfaatan Komputer, 2) Penerapan Sistem Informasi Akuntansi, 3) Ketelitian, 4) Pekerjaan sesuai target, 5)Meningkatkan jumlah pekerjaan, 6) Output sesuai perencanaan.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan instrument yang dikembangkan oleh Mahardika Amelia Putri (2015) yang terdiri dari 8 item pertanyaan. Respon dari responden diukur dengan skala likert 1-5. Cara pengukurannya adalah dengan memberikan pertanyaan kepada responden dan kemudian diminta untuk memberikan jawaban-jawaban “sangat tidak setuju”, “tidak setuju”, “netral”, “setuju”, “sangat setuju”. Jawaban-jawaban ini diberi skor 1- 5.
C. Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai bagian akuntansi di lingkungan SKPD Pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu yang berjumlah 30 SKPD. Sampel yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah pegawai bagian akuntansi yang terlibat langsung dalam penyusunan laporan keuangan dari 30 SKPD di lingkungan Kabupaten Rokan Hulu. Adapun sampel penelitian ini dapat dilihat dari tabel III.I dibawah ini :
Tabel III.1
Daftar SKPD Kabupaten Rokan Hulu
NO SKPD Pegawai Bagian
Akuntansi (Populasi)
Sampel
1 Inspektorat Daerah 6 orang 3
2 Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah
4 orang 3
3 Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan
5 orang 3
4 Badan Pendapatan Daerah 7 orang 3
5 Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
9 orang 3
6 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
5 orang 3
7 Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan 4 orang 3 8 Badan Pertanahan Kab. Rokan Hulu 4 orang 3 9 Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga 5 orang 3
10 Dinas Kesehatan 5 orang 3
11 Dinas Koperasi UKM Transmigrasi dan Tenaga Kerja
4 orang 3
12 Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil 6 orang 3 13 Dinas Perindustrian dan Perdagangan 4 orang 3 14 Dinas Tanaman Pangan dan
Holtikultura
5 orang 3
15 Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman
5 orang 3
16 Dinas Peternakan dan Perkebunan 7 orang 3 17 Dinas Pengendalian Penduduk dan
Keluarga Berencana
6 orang 3
18 Kecamatan Rambah 4 orang 2
19 Kecamatan Rambah Samo 4 orang 3
20 Dinas Bina Marga dan Perairan 4 orang 3
21 Dinas Pertambangan dan Energi 6 orang 3
22 Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata 4 orang 3 23 Dinas Perhubungan Komunikasi dan
Informatika
3 orang 3
24 Sekretariat Daerah 8 orang 3
25 Sekretariat DPRD Rokan Hulu 6 orang 4
26 Badan Kesatuan Bangsa dan Politik 4 orang 3
27 Kantor Perpustakaan dan Arsip 3 orang 3
28 Badan Penanggulangan Bencana Daerah 3 orang 3
29 Badan Lingkungan Hidup 4 orang 3
30 RSUD Kabupaten Rokan Hulu 6 orang 3
Total 150 orang 90
Sumber: www.rohulkab.go.id dan informasi dari pegawai di setiap SKPD Kabupaten Rokan Hulu
D. Jenis dan Sumber Data 1. Jenis Data
Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer adalah sumber data penelitian yang diperoleh secara langsung melalui kuisioner yang disebar langsung, yang khusus dikumpulkan peneliti untuk menjawab masalah penelitian. Data sekunder merupakan sumber data penelitian yang diperoleh secara tidak langsung melalui media perantara (diperoleh dan dicatat pihak lain). Data sekunder digunakan dalam memperoleh nama-nama dinas pemerintahan dan badan pemerintahan dan jumlah pegawai bagian akuntansi.
2. Sumber Data
Sumber data penelitian merupakan faktor penting yang menjadi pertimbangan dalam penentuan metode pengumpulan data. Data primer secara khusus dikumpulkan oleh peneliti untuk menjawab pertanyaan penelitian. Data primer dapat berupa opini subyek (orang) secara individual diperoleh dari setiap sampel yang ikut dalam pembuatan laporan akuntansi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Rokan Hulu. Kuesioner yang telah terkumpul selanjutnya untuk memperoleh keyakinan terhadap kevalidan atau tidaknya hasil yang diharapkan dengan mengemalinasi jawaban responden yang tidak memenuhi syarat sebuah kuesioner.
E. Teknik Pengumpulan Data
Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah dengan cara: langsung mengantarkan kuisioner kepada setiap responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu pegawai bagian akuntansi setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Kabupaten Rokan Hulu. Masing-masing kuesioner disertai dengan surat permohonan untuk mengisi kuisioner yang ditujukan kepada responden dengan waktu yang disepakati peneliti akan menjemput kembali kuesioner yang telah selesai dijawab pada masing-masing SKPD.
F. Uji Kualitas Data
Pada saat melakukan penelitian, data memiliki peranan yang sangat penting sebagai alat pembuktian hipotesis. Oleh karena itu dilakukannya uji kualitas data untuk menarik kesimpulan penelitian yang mana dibuat berdasarkan hasil proses pengujian data yang meliputi: pemilihan, pengumpulan dan analisis data.
a. Uji Validitas (Ketepatan)
Pengujian ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana tingkat validitas suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk sesuatu yang akan diukuroleh kuesioner tersebut. Pengujian validitas dilakukan dengan melihat Pearson Corrlation dengan menunjukkan diatas 0,30 dan melakukan korelasi antara skor butir pertanyaan dengan total konstruk atau variabel dengan kriteria sebagai berikut (Ba’mal (2013) :
1. Jika korelasi antara skor masing-masing item pertanyaan terhadap skor total signifikan (p<0,05) maka pertanyaan ttersebut dapat dikatakan “valid”.
2. Jika korelasi antara skor masing-masing item pertanyaan terhadap skor total tidak signifikan (p>0,05) maka pertanyaan tersebut dapat dikatakan “tidak valid”.
b. Uji Reabilitas
Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana responden dalam memberikan jawaban secara konsisten atas pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan. Untuk mengetahui reliable atau tidaknya suatu variabel dilakukan uji statistik dengan melihat nilai Cronbach Alpha. Kriteria yang adapat digunakan adalah sebagai berikut (Ghozali, 2005) dalam Ba’mal (2013) :
1. Jika nilai Cronbach Alpha > 0,06 maka pertanyaan-pertanyaan untuk mengukur variabel-variabel yang diamati “reliable”.
2. Jika nilai Cronbach Alpha < 0,06 maka pertanyaan-pertanyaan untuk mengukur variabel-variabel yang diamati “tidak reliable”.
G. Teknik Analisis Data
Untuk mengetahui bagaimana pengaruh sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap kinerja individu bagian akuntansi. Analisis yang digunakan adalah model regresi berganda. Menurut Ba’mal (2013), analisis berganda dalam penelitian ini dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS (Statistical Package For Social Science) versi 20. Bentuk persamaan regresinya adalah sebagai berikut:
Y= a+b1X1+b2X2+e
Keterangan :
a : Konstanta
b1 : Koefisien Regresi X1
b2 : Koefisien Regresi X2
X1 : Sistem Informasi Akuntansi
X2 : Pemanfaatan Teknologi Informasi
Y : Kinerja Individu Bagian Akuntansi
e : Error
H. Pengujian Hipotesis
Untuk menetukan ada tidaknya pengaruh variabel independen terhadap variabel maka dalam penelitian ini akan menggunakan uji F dan uji t untuk menjawab hipotesis yang telah
diajukan dalam pengujian tersebut digunakan paket program komputer SPSS (Statistical Package For Social Science) versi 20.
a. Uji F
Pengujian variabel independen (sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi informasi) terhadap dependen (kinerja individu bagian akuntansi). Uji F digunakan untuk melihat apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara dua variabel independen dengan variabel dependen.
Ho = Tidak terdapat pengaruh positif yang signifikan antara variabel independen (sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi) secara simultan terhadap variabel dependen (kinerja individu bagian akuntansi).
Ha = Terdapat pengaruh poditif yang signifikan antara variabel independen (sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi informasi) secara simultan terhadap variabel dependen (kinerja individu bagian akuntansi).
Dengan pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas :
1. Jika probabilitas (p-val) >0,05 maka Ho diterima, Ha ditolak.
2. Jika probabilitas (p-val) <0,05 maka Ho ditolak, Ha diterima.
b. Uji t
Uji t ini digunakan untuk mengetahui faktor fundamental manakah variabel independen yang paling berpengaruh terhadap kinerja individu bagian akuntansi. Uji t ini merupakan pengujian terhadap variabel independen (sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi informasi) terhadap faktor fundamental manakah yang paling dominan mempengaruhi kinerja individu bagian akuntansi.
1.) Pengujian Koefisien variabel “sistem informasi akuntansi”
Ho = sistem informasi akuntansi tidak mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja individu bagian akuntansi.
Ha = sistem informasi akuntansi mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja individu bagian akuntansi.
2.) Pengujian Koefisien variabel “pemanfaatan teknologi informasi”
Ho = pemanfaatan teknologi informasi tidak mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja individu bagian akuntansi.
Ha = pemanfaatan teknologi informasi mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja individu bagian akuntansi.
Pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas :
1. Jika probabilitas (p-val) >0,05 maka Ho diterima, Ha ditolak.
2. Jika probabilitas (p-val) <0,05 maka Ho di tolak, Ha diterima.