7
LANDASAN TEORI
2.1. Konsep Dasar Sistem
Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis membutuhkan teori-teori yang dapat mendukung kemudahan dalam mempelajari maupun merancang sistem aplikasi yang di harapkan dapat digunakan seoptimal mungkin. Penulis berharap dengan adanya sistem yang dibuat para pengguna lebih mudah dalam bekerja, sehingga dapat membantu dalam menyelesaikan penyusunan tugas akhir ini dengan baik dan dapat mengurangi kesalahan yang dilakukan oleh pengguna.
Berikut ini adalah terori-teori yang dapat memperkuat penulisan Tugas Akhir ini.
2.1.1. Pengertian Sistem
Menurut Mulyadi (2016:4) Sistem adalah suatu jaringan prosedur yang dibuat menurut pola yang terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan.
Menurut Ladjamudin (2013:6) menyimpulkan bahwa sistem adalah suatu bentuk integrasi antara satu komponen dengan komponen lainnya, karena sistem memiliki sasaran yang berbeda untuk setiap kasus yang terjadi yang ada didalam tersebut.
A. Klasifikasi Sistem
Menurut Ladjamudin (2013:6), sistem dapat diklasifikasikan dari berbagai sudut pandang, yaitu :
1. Sistem diklasifikasikan sebagai Sistem Abstrak dan Sistem Fisik
Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik.
2. Sistem diklasifikasikan sebagai Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia
Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi karena proses alam yang tidak dibuat oleh manusia (ditentukan dan tunduk kepada kehendak sang pencipta alam). Sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang manusia. Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi manusia dengan mesin disebut dengan human machine system atau ada yang menyebut dengan machine system.
3. Sistem diklasifikasikan sebagai Sistem tertentu (Deterministic system) dan Sistem tak tertentu (Probablistic system)
Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang dapat diprediksi.
Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sistem tertentu relatif/konstan dalam jangka waktu yang lama. Sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi, karena mengandung unsur probabilitas.
4. Sistem diklasifikasikan sebagai Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka Sistem Tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak berpengaruh dengan lingkungan luarnya.
Sistem Terbuka adalah sistem yang berhubungan dan dipengaruhi oleh lingkungan luarnya, yang menerima masukan dan menghasilkan keluaran subsistem lainnya.
B. Konsep Dasar Sistem Berorientasi Objek (OOP)
Menurut (Sukamto dan Shalaluddin, 2016:100) mengemukakan bahwa
“Metodologi Berorientasi Objek adalah suatu strategi pembangunan perangkat lunak yang mengorganisasikan perangkat lunak sebagai kumpulan objek yang berisi data dan operasi yang diberikan terhadapnya”.
2.1.2. Website
1. Definisi Internet
Menurut (Hidayatullah dan Kawistra, 2017:1), menjelaskan internet adalah jaringan global yang menghubungkan komputer-komputer di seluruh dunia. Dengan internet, sebuah komputer bisa mengakses data yang terdapat pada komputer lain dibenua yang berbeda. Dengan internet, sebuah toko online bisa terbuka selama 24jam sehari 7 hari seminggu tanpa henti. Dengan internet, kejadian penting yang terjadi di suatu negara bisa segera diketahui oleh orang lain di negara yang berbeda.
2. Definisi Website
Menurut Asropudin (2013:109) mengemukakan bahwa, “Web adalah sebuah kumpulan halaman yang diawali dengan halaman muka yang berisikan informasi, iklan, serta program aplikasi”. Website terdiri dari kumpulan file yang saling terkait yang tersimpan dalam satu folder.
3. Pengertian XAMPP
Menurut Nugroho (2013:1), Xampp adalah paket program web lengkap yang dapat anda pakai untuk belajar pemrograman web, khususnya PHP dan MySQL.
4. Pengertian PhpMyAdmin
Menurut Nugroho (2013:71), phpMyAdmin adalah tools yang dapat digunakan dengan mudah untuk memanajemen database MySQL secara visual dan Server MySQL, sehingga kita tidak perlu lagi harus menulis query SQL setiap akan melakukan perintah operasi database”. Tools ini cukup populer, anda dapat mendapatkan fasilitas ini ketika menginstal paket triad phpMyAdmin, karena termasuk dalam xampp yang sudah di instal.
5. Pengertian Dreamweaver
Menurut Sadeli (2013:2), Dreamweaver merupakan suatu perangkat lunak web editor keluaran Adobe System yang digunakan untuk membangun dan mendesain suatu website dengan fitur-fitur yang menarik dan kemudahan dalam penggunaanya.
2.1.3. Basis Data (Database)
Menurut (A.S. Rosa dan M. Shalahuddin, 2016:43) Pengertian sistem basis data adalah sistem terkomputerisasi yang tujuan utamanya adalah memelihara data yang sudah diolah atau informasi dan membuat informasi tersedia saat dibutuhkan. Pada intinya basis data adalah media untuk menyimpan data agar dapat di akses dengan mudah dan cepat.
Menurut Ladjmudin (2013:129), Database adalah sekumpulan program- program aplikasi umum yang bersifat batch” yang mengeksekusi dan memproses data secara umum (seperti pencarian, peremajaan, penambahan, dan penghapusan terhadap data).
1. Pengertian MySQL
MySQL bukan lingkungan pengembangan aplikasi basisdata, tapi satu DBMS kecil yang kompak. MySQL cocok untuk aplikasi basisdata web keperluan minimal dan menengah. MySQL adalah DBMS kecil, kompak dan mudah digunakan. MySQL ideal untuk aplikasi berukuran kecil dan menengah, namun telah menjanjikan untuk penggunaan besar.
Implementasi MySQL berupa client/server terdiri dari daemon mysqld ( pada system unik) dan beberapa program client.
Menurut Kadir (2013:15), “MySQL adalah database server yang berfungsi untuk menangani database”.
2. Perintah Dasar MySQL
Menurut Nugroho (2013:29), adapun perintah yang terdapat pada MySQL adalah sebagai berikut :
Tabel II.1 Perintah Dasar MySQL Sumber Nugroho (2013:29)
Perintah Keterangan
Show databases Perintah ini digunakan untuk menampilkan atau melihat dafar database yang sudah ada (sudah dibuat)
Use Perintah ini digunakan untuk masuk atau mengakses database yang sudah ada;
Show Tables Perintah ini digunakan untuk melihat atau menampilkan semua tabel yang ada di dalam database aktif (yang sudah dibuka, sudah di use);
Desc/describe Perintah ini digunakan untuk melihat struktur tabel;
Quit Perintah ini digunakan untuk keluar MySQL Server.
2.1.4. Model Pengembangan Perangkat Lunak
Perangkat lunak (software) adalah program computer yang terasosiasi dengan dokumentasi perangkat lunak seperti dokumentasi perangkat kebutuhan, model desain,dan cara penggunaan (user manual). Sebuah perangkat lunak juga sering disebut dengan sistem perangkat lunak. Sistem berarti kumpulan komponen yang saling terkait dan mempunyai satu tujuan yang ingin dicapai.
Metode yang dignakan pada pengembangan perangkat lunak ini menggunakan model “Waterfall”. Menurut (Sukamanto dan M. Shalahuddin, 2016:28) mengemukakan bahwa:
Model SDLC air terjun (waterfall) sering juga disebut model sekuensial linier (squential linear) atau alur hidup klasik (classic life cycle). Model air terjun menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisa, desain, pengkodean, pegujian, dan tahap pendukung (support).
1. Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak
Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara insensif untuk menpesifikasikan kebutuhan perangkat lunak agar dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan perangkat lunak pada tahap ini perlu untuk didokumentasikan.
2. Desain
Perangkat lunak adalah proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk setruktur data, arsitektur
perangkat lunak, representasi antar muka, dan prosedur pengodean. Tahap ini mentranslasi kebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis kebutuhan ke representasi desain agar dapat di implementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya. Desain perangkat lunak yang dihasilkan pada tahap ini juga perlu didokumentasukan.
3. Pembuatan Kode Program
Desain harus di translasikan ke dalam program perangkat lunak. Hasil dari tahap ini adalah program komputer sesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap desain.
4. Pengujian
Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi lojik dan fungsional dan memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.
5. Pendukung (Support) atau Pemeliharaan (Maintenance)
Tidak menutup kemungkinan sebuah perangkat lunak mengalami perubahan ketika sudah dikirimkan ke user. Perubahan bisa terjadi karena adanya kesalahan yang muncul dan tidak terdeteksi saat pengujian atau perangkat lunak harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Tahap pendukung atau pemeliharaan dapat mengulangi proses pengembangan mulai dari analisis spesifikasi untuk perubahan perangkat lunak yang sudah ada, tapi tidak untuk membuat perangkat lunak baru.
2.2. Teori Pendukung (Tools System)
Tools System adalah alat yang digunakan untuk menggambarkan bentuk logika model dari suatu sistem yang menggunakan simbol-simbol, lambang- lambang, diagram-diagram, yang menunjukan secar tepat arti dan fungsinya.
Dalam penulisan Tugas Akhir ini teori pendukung yang digunakan oleh penulis, adalah :
2.2.1. Entity Relationship Diagram (ERD)
Entity Relationship Diagram (ERD) menurut (A. S. Rosa & Shalahuddin, 2013:51), merupakan bentuk paling awal dalam melakukan perancangan basis data relasional. ERD biasanya memiliki hubungan binary (satu relasi menghubungkan dua buah entitas). Beberapa metode perancangan ERD menolerasikan hubungan relasi ternary (satu relasi menghubungkan tiga buah relasi) atau N-ary (satu relasi menghubungkan banyak entitas), tapi banyak metode perancangan ERD tidak mengizinkan ternary atau N-ary.
Menurut (Deni Darmawan dan Kunkun Nur Fauzi, 2013:239), mengemukakan bahwa, “ERD (Entity Relationship Diagram) merupakan diagram yang menggambarkan persepsi dan pemakai dan berisi objek-objek dasar yang disebut entitas atau hubungan antar entitas tersebut yang disebut relationship”.
Berikut adalah contoh pemetaan tabel-tabel dan relasi nya dapat di gambarkan dengan Entity Relationship Diagram (ERD) pada jurnal sebagai berikut ini:
Kategori Ebook Penulis Id_Kategori Nama_Kategori
memiliki M menulis
Id_ebook Id_kategori
Judul_ebook Id_penulis
Id_donatur deskripsi
gambar file
hits
1
Id_penulis Nama_penulis
Memberikan
Donatur
Id_Kategori Id_ebook M Id_ebook Id_penulis
1
Id_ebook
Id_donatur
Id_donatur
Nama_donatur
No_tlpn
Alamat
Gambar II.1 ERD (Entity Relationship Diagram) Sumber dalam jurnal (Agus Priyatno, 2015)
1. Komponen ERD
Menurut Yanto (2016:33) Komponen ERD (Entity Relationship Diagram) yaitu :
a. Entitas
Entitas adalah suatu objek didunia nyata yang dapat dibedakan dengan objek lainnya. Objek tersebut dapat berupa orang, benda ataupun hal lainnya. Entitas digambarkan dalam bentuk persegi panjang seperti:
1) Entitas Kuat (Strong Entity)
Entitas kuat adalah entitas yang dapat berdiri sediri tidak bergantung pada entitas lainnya, entitas kuat memiliki atribut key dan entitas kuat digambarkan sebagai kontak persegi pajang bergaris tunggal.
2) Entitas Lemah (Weak Entity)
Entitas lemah adalah entitas yang tidak dapat berdiri sendiri. Entitas lemah merupakan hasil dari pembentukan entitas kuat, entitas lemah
tidak memiliki atribut key dan entitas lemah digambaran sebagai kotak persegi panjang bergaris ganda.
b. Atribut (Attribute)
Atribut merupakan semua informasi yang berkaitan dengan entitas. Atribut sering dikenal dengan properly dari suatu entitas atau objek. Atribut digambarkan dalam bentuk lingkaran elips, macam-macam atribut antara lain:
1) Atribut Sederhana (Simple Attribute), adalah atribut yang nilainya tidak dapat dibagi lagi menjadi banyak atribut yang lebih kecil.
2) Atribut Komposit (Composite Attribute), adalah atribut gabungan yang nilainya dapat dipecah menjadi bagian yang lebih kecil atau sering disebut atribut yang berdiri dari beberapa atribut kecil didalamnya.
3) Atribut Bernilai Tunggal (Single Values Attribute), adalah jenis atribut yang nilainya hanya satu dari satu entitas.
4) Atribut Bernilai Banyak (Multivalues Attribute), adalah jenis atribut yang nilainya hanya satu dalam suatu entitas tertentu.
5) Atribut Turunan (Derived Attribute), adalah jenis atribut yang nilainya diperoleh dari atribut yang lain.
6) Atribut Identitas (Key Attribute), adalah atribut yang dijadikan sebagai kunci pada suatu table. Atribut identitas terdiri dari beberapa jenis yaitu:
a) Sever Key.
b) Candidate Key.
c) Primary Key.
d) Foreign Key.
e) Composite Key.
c. Tipe Relasi
Gambar belah ketupat merupakan perlambangan relasi antar entitas atau sering disebut kerelasian. Ada tiga macam telasi menurut derajatnya yaitu:
1. Unary, adalah jenis relasi yang menghubungkan entitas yang sejenis.
2. Binary, adalah relasi yang menghubungkan entitas yang tidak sejenis.
3. Ternary, adalah relasi yang menghubungkan lebih dari dua entitas yang tidak sejenis.
d. Derajat Kardinalitas
Derajat Kardinalitas merupakan penjabaran hubungan antar entitas.
Derajat kardinalitas dibagi menjadi tiga bagian yaitu:
1) Derajat kardinalitas One to One, terjadi jika satu entitas X hanya berlelasi dengan satu entitas Y, ataupun sebaliknya.
2) Derajat kardinalitas One to Many, terjadi jika satu entitas X berelasi dengan entitas Y, ataupun sebaliknya.
3) Derajat kardinalitas Many to Many, terjadi jika banyak entitas X berelasi dengan banyak entitas Y, ataupun sebaliknya.
2. Logical Record Structure (LRS)
Menurut Wulandari (2013:15) mengemukakan bahwa: Logical Record Structure (LRS) dibentuk dengan nomor dan tipe record, beberapa tipe record digambarkan oleh kotak-kotak persegi panjang dan dengan nama yang unik. LRS
terdiri dari link-link diantara tipe record lainnya. Banyak link dari LRS yang diberi tanda field-field yang kelihatan pada kedua link tipe record.
Berikut adalah contoh relasi antar tabel pada database yang telah dijelaskan pada Entity Relationship Diagram (ERD), dapat digambarkan dengan Logical Record Structure (LRS) dalam jurnal sebagai berikut:
Kategori Id_kategori Nama_kategori
Ebook Id_ebook Id_kategori Judul_ebook Id_penulis Id_donatur Deskripsi Gambar
File Hits
Penulis Id_penulis Nama_Penulis
Donatur Id_donatur Nama_donatur
No_tlpn Email Alamat
Gambar II.2 LRS (Logical Record Structure) Sumber dalam jurnal (Agus Priyatno, 2015)
2.2.2. Unified Modelling Languange (UML)
Pada perkembangan teknik pemrograman berorientasi objek, munculah sebuah standarisasi bahasa pemodelan untuk pembangunan perangkat lunak yang dibangun dengan menggunakan teknis pemrograman berorientasi objek, yaitu Unified Modelling Language (UML). UML muncul karena adanya kebutuhan pemodelan visual untuk menspesifikasikan, menggambarkan, membangun dan dokumentasi dari sistem perangkat lunak. UML merupakan bahasa visual untuk
pemodelan dan komunikasi mengenal sebuah sistem dengan menggunakan diagram dan teks-teks pendukung.
Menurut (Rosa dan Shalahuddin, 2016:133), UML (Unified Modeling Language) adalah salah satu standar bahasa yang banyak digunakan di dunia industri untuk mendefinisikan requirement, membuat analisis & desain, serta menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasi objek.
1. Activity Diagram
Menurut (Sukamto dan M. Shalahuddin, 2016:161) “Activity Diagram, diagram aktivitas menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis atau menu yang ada pada perangkat lunak. Yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa diagram aktivitas menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem”.
Berikut adalah contoh activity diagram pada jurnal berikut ini:
Gambar II.3 Activity Diagram Sumber dalam jurnal (Isty & Afifah, 2018)
2. Use Case Diagram
Menurut (Sukamto dan M. Shalahuddin, 2016:155) “Use Case Diagram, merupakan pemodelan untuk melakukan (behavior) sistem informasi yang akan dibuat. Use Case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem informasi yang akan dibuat”.
Sedangkan secara kasar, use case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada didalam sebuah informasi dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi itu.
Berikut adalah contoh use case diagram pada jurnal berikut ini:
Gambar II.4 Use Case Diagram Sumber dari jurnal (Isty & Afifah, 2018)
3. Class Diagram
Menurut (Sukamto dan M. Shalahuddin, 2016:141) “Class Diagram, diagram kelas menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem. Kelas memiliki apa yang dibuat atribut dan metode atau operasi”.
4. Sequence Diagram
Menurut (Sukamto dan M. Shalahuddin, 2016:165) “Sequence Diagram, Diagram sekuen menggambarkan kelakuan objek pada use case dengan mendeskripsikan waktu hidup objek dan massege yang dikirimkan diterima antar objek. Oleh karena itu, untuk menggambar diagram sekuen maka harus diketahui objek-objek yang terlibat dalam sebuah use case beserta metode-metode yang dimiliki kelas yang diintansi menjadi objek itu”.