PENGEMBANGAN PERANGKAT AJAR
PENDIDKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
Oleh:
Shohibul Arois, S. Pd.
SMK ROUDLOTUL MUBTADIIN BALEKAMBANG TAHUN PEMBELAJARAN 2021/2022
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SMK Roudlotul Mubtadiin Balekambang Jepara Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas/Semester : XII / Genap
Materi Pokok : Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit
A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahu tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. KOMPETENSI DASAR dan INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR
1.1. Menghayati kemajuan Ilmu
pengetahuan dan teknologi sebagai anugerah Tuhanan Yang Maha Esa.
1.1.1. Menunjukkan pengaruh kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap memegang nilai-nilai ke-Tuhanan Yang Maha Esa. (A3) 2.1. Bertanggung jawab dalam
menyikapi Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
2.1.1. Berpegang pada tanggung jawab dalam menyikapi Pengaruh
Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (A4) 2.1.2. Menelaah masalah antara kejadian
yang terjadi di masyarakat atau berita Nasional yang dapat dijadikan materi pembelajaran sebagai contoh kasus. (C4)
3.1. Menganalisis Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3.1.1. Mendiagnosis dari berbagai sumber Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia bersumber dari berita koran cetak, e-koran, majalah, berita TV. (C4)
3.1.2. Menelaah data dari berbagai sumber tentang Pengaruh Kemajuan
Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (C4)
3.1.3. Mengevaluasi dan mengelompokan Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik
Indonesia. (C5) 4.1. Menyaji hasil analisis tentang
Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4.1.1. Menunjukkan hasil evaluasi dan membuat sosiodrama (jika aku menjadi) tentang Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (P5)
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan:
1. Mampu menunjukkan pengaruh kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap memegang nilai-nilai ke-Tuhanan Yang Maha Esa.
2. Mampu berpegang pada tanggung jawab dalam menyikapi Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3. Mampu menelaah masalah antara kejadian yang terjadi di masyarakat atau berita Nasional yang dapat dijadikan materi pembelajaran sebagai contoh kasus.
4. Mampu mendiagnosis dari berbagai sumber Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
5. Mampu menelaah data dari berbagai sumber tentang Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
6. Mengevaluasi dan mengelompokan Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia
7. Mampu menunjukkan hasil evaluasi dan melakukan sosiodrama (jika aku menjadi) Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
D. Materi pembelajaran
1. Mengidentifikasi Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap NKRI
2. Membangun Sikap Selektif dalam Menghadapi Berbagai Pengaruh Kemajuan iptek E. Metode Pembelajaran
1) Pendekatan : Saintifik
2) Model Pembelajaran : Discovery learning, Problem Based Learning (PBL) SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual).
3) Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermainperan.
F. Media Pembelajaran Media :
➢ Lembar Kerja Peserta Didik
➢ Lembar penilaian
➢ Cetak: buku, koran cetak , modul, brosur, gambar, koran elektronik.
➢ Manusia dalam lingkungan: guru, pustakawan, laboran.
G. Alat/ Bahan:
1. Spidol, Papan tulis 2. Laptop, LCD Projector 3. USB Computer Speaker
4. Proyeksi audio visual: Video dan Power Point (slide) bersuara.
H. SumberBelajar
1. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan / Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan.2018. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Cetakan Ke-2, 2018 (Edisi Revisi).
2. Dewi, E. K., & Jatiningsih, O. (2015). Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran PPKn Kelas X di SMAN 22 Surabaya. Kajian Moral dan
Kewarganegaraan, 2(03), 936-950.
3. https://www.kompas.com/tag/elektronik 4. Pengalaman peserta didik dan guru I. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu Pendahuluan 1. Guru membuka pemebelajaran dengan salam. (Character
Building)
2. Guru berdoa bersama-sama dengan peserta didik. (Spiritual Values)
3. Guru memotivasi peserta didik untuk mebudayakan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin). (Disiplin)
4. Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar (kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi, menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan).
(Disisplin)
5. Guru menyampaikan topik tentang” Pengaruh positif dan negatifkemajuan Iptek terhadap Negara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika “sebelum penyajian lebih lanjut tentang topik itu terkait dengan sikap sosial secara khusus guru mengadakan sesi perkenalan. (Communication and Collaboration)
6. Guru menegaskan kembali tentang topik dan menyampaikan kompetensi atau tujuan yang akan dicapai. (Communication and Collaboration)
15 menit
Kegiatan Inti Sebelum peserta didik membahas Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia guru menunjukkan video /paparan / ilustrasi / Gambar di Power Point tentang materi tersebut.
(Critical Thinking and Problem Solving) a. Mengamati
➢ Peserta didik disajikan video /Power Point / bacaan / cerita / gambar Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
➢ https://docs.google.com/presentation/d/1aO54RRF2UgefC 0mVeuBke4hgePgf58O1/edit?usp=sharing&ouid=105038 058432207536148&rtpof=true&sd=true
60 menit
➢ https://www.youtube.com/watch?v=c3E1SDmmKEk&t=484s
➢ https://www.youtube.com/c/TeknologiPopuler/channels (TPACK)
➢ Peserta didik diberi waktu untuk membaca dan menganalisis tayangan tersebut. (C4)
b. Menanya
➢ Peserta didik membuat pertanyaan tentang “Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik
Indonesia.” (di mana diharapkan peserta didik dapat membuat 5 pertanyaan yang berbeda dengan teman sebangku.
c. Mengumpulkan Informasi
➢ Peserta didik secara berkelompok mengumpulkan data / informasi dari berbagai sumber atau media yang berkaitan dengan Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menelaah antara kejadian yang terjadi di masyarakat atau berita Nasional yang dapat dijadikan materi pembelajaran sebagai contoh kasus. (C4)
➢ Mengevaluasi dan mengelompokan Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (C5) d. Mengasosiasikan
➢ Menunjukkan hasil evaluasi dan membuat sosiodrama (jika aku menjadi) tentang Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (P5)
e. Mengkomunikasikan
➢ Peserta didik (2-3 orang) dipilih secara kelompok untuk mengkomunikasikan secara lisan hasil analisis dengan membuat sosiodrama (jika aku menjadi) tentang Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (P5)
Penutup 1. Peserta didik bertanya jawab dengan guru tentang Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia yang telah dibahas sebelumnya.
2. Guru dan peserta didik melakukan refleksi terkait jalannya pembelajaran.
3. Guru bersama peserta didik menyimpulkan hasil pemaparan perwakilan kelompok tentang kasus Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan dilanjutkan mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT. Tuhan YME bahwa pertemuan kali ini telah berlangsung dengan baik dan lancar. (C6)
15 menit
Jepara, 5 Oktober 2021
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran
Kepala SMK Roudlotul Mubtadiin
Arif Munzaki, M. Pd. Shohibul Arois, S. Pd.
Lampiran 1
PENILAIAN PEMBELAJARAN A. Penialaian Sikap
Kompetensi Dasar Indikator Kriteria
1.1. Menghayati kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai anugerah Tuhanan Yang Maha Esa.
(SIKAP SPIRITUAL
)
1.1.1. Menunjukkan
pengaruh kemajuan Ilmu pengetahuan dan
teknologi dengan tetap memegang nilai-nilai ke- Tuhanan Yang Maha Esa. (A3)
Peserta didik memanjatkan syukur kepadaTuhan YME atas nikmat kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai anugerah Tuhanan Yang Maha Esa yang dapat mempermudah komunikasi dan mempermudah
pekerjaan dalam kehidupan.
2.1. Bertanggung jawab dalam menyikapi Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (SIKAP
SOSIAL)
2.1.1. Berpegang pada tanggung jawab dalam menyikapi Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (A4)
Peserta didik melakukan perilaku tanggung jawab dalam menyikapi Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi prinsip dalam kehidupan.
2.1.2. Menelaah masalah antara kejadian yang terjadi di masyarakat atau berita Nasional yang dapat dijadikan materi pembelajaran sebagai contoh kasus.
(C4)
Peserta didik melakukan perilaku tanggung jawab dan saling mengingatkan teman untuk berlaku tanggung jawab disetiap kegiatan serta sikap tanggung jawab menjadi prinsip dalam kehidupan.
1. Rubrik Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut adalah strumen penilaian sikap yang digunakan:
No Pernyataan Selalu
(S)
Sering (SE)
Kadang- kadang (K)
Jumlah Skor
Skor Sikap
Kode Nilai
1.
Peserta didik memanjatkan syukur kepadaTuhan YME atas nikmat kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai anugerah Tuhanan Yang Maha Esa yang dapat mempermudah komunikasi dan mempermudah pekerjaan dalam kehidupan.
2.
Peserta didik melakukan perilaku tanggung jawab dalam menyikapi Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi prinsip dalam kehidupan.
3.
Peserta didik melakukan perilaku tanggung jawab dan saling mengingatkan teman untuk berlaku tanggung jawab disetiap kegiatan serta sikap tanggung jawab menjadi prinsip dalam kehidupan.
Catatan :
1. Skor penilaian Selalu = 30; Sering = 20; Kadang-kadang = 10 2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria 3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal) dikali 100 4. Kode nilai / predikat:
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)
2. Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri.
Namun agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya. Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih dahulu.
Berikut format penilaian diri yang digunakan:
No Pernyataan Ya Tidak Jumlah
Skor
Skor Sikap
Kode Nilai 1. Saya berprilaku jujur dalam setiap
kegiatan.
2. Saya berprilaku disiplin dalam setiap kegiatan.
3. Saya berprilaku tanggungjawab dalam setiap kegiatan.
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria 3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal) dikali 100 4. Kode nilai / predikat:
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K) 3. Penilaian Teman Sebaya
Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian, membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya.
Berikut Contoh format penilaian teman sebaya:
Nama yang diamati : ...
Pengamat : ...
No Pernyataan Ya Tidak Jumlah
Skor
Skor Sikap
Kode Nilai 1 Bersedia menegur setiap kali melihat
teman yang berprilaku tidak jujur yang terjadi di kelas dan situasi yang lain.
2 Bersedia menegur setiap kali melihat teman berprilaku tidak disiplin yang terjadi di kelas dan lingkungan sekolah.
3 Bersedia menegur setiap melihat teman yang bersikap tidak tanggungjawab yang terjadi di kelas dan lingkungan sekolah.
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria 3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal) dikali 100 4. Kode nilai / predikat:
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)
B. Kisi-Kisi Pengetahuan
No. Kompetensi Dasar Materi Indikator Indikator Soal No.
Soal
Level Kognitif 1. 3.1. Menganalisis Pengaruh
Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
1. Pengaruh positif dan negatif kemajuan Iptek terhadapnegara.
2. Pengaruh positif dan negatif kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3. Sikap selektif dalam menghadapi berbagai pengaruh kemajuan IPTEK.
1. Mendiagnosis dari berbagai sumber Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia
bersumber dari berita koran cetak, e-koran, majalah, berita TV. (C4) 2. Menelaah data dari berbagai sumber tentang Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(C4)
3.Mengevaluasi dan mengelompokan Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(C5)
1. Disajikan pernyataan, peserta didik dapat
menjelaskan pengaruh positif dan negatif kemajuan IPTEK.
2. Disajikan sebuah data informasi dari bebagai sumber peserta didik dapat menelaah manfaat dari kemajuan Iptek terhadapNegara.
3. Peserta didik dapat memberi argumentasi dari data yang telah disajikan.
1-3 C4
2 4.1. Menyaji hasil analisis tentang Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
1. Menunjukkan hasil evaluasi dan membuat
sosiodrama (jika aku menjadi) tentang Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(P5)
1. Peserta didik dapat
mengunakan hasil evaluasi pembelajaran untuk dibuat acuan membuat sosiodrama.
4-5 P5
Kerjakan soal urain berikut dengan tepat!
Menhan Prabowo: Ancaman Perang Saat Ini adalah Perang IPTEK
KOMPAS.com - Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto mengatakan mempelajari tentang perang tidak hanya menjadi tugas dari militer, tetapi juga masyarakat sipil, termasuk di dalamnya akademisi. Prabowo menjelaskan, beberapa perguruan tinggi di negara besar seperti Amerika Serikat dan Inggris sudah memiliki bidang studi dengan perang dan strategi perang.
Bahkan, lanjut dia, ahli-ahli di bidang perang dan strategi lebih banyak dari kalangan sipil, bukan militer.
“Bahkan profesor sipil itu mengajar di akademi militer. Karena untuk mendalami dan mempelajari suatu bidang memerlukan konsentrasi dan fokus. Yang saya tahu, di negara lain ada profesor yang spesialisasinya di bidang sejarah perang, teori perang, hingga strategi perang,” imbuhnya saat menjadi pembicara kunci dalam Webinar “Optimalisasi Industri Pertahanan dalam Konteks Kepentingan Nasional RI di Abad 21” yang digelar Magister Manajemen Universitas Padjadjaran, Jumat (9/7/2021).
Untuk itu, Prabowo memerlukan peran ilmuwan yang bisa memberikan teknologi yang mampu menjaga negara terhadap gangguan invasi dari luar. “Kalian (akademisi) adalah pemimpin intelektual. Tentara adalah physical power, tetapi kampus, universitas adalah intellectual power,”
kata Prabowo.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menhan Prabowo: Ancaman Perang Saat Ini adalah Perang IPTEK", Klik untuk baca:
https://edukasi.kompas.com/read/2021/07/12/195910771/menhan-prabowo-ancaman-perang- saat-ini-adalah-perang-IPTEK. Penulis: Ayunda Pininta Kasih. Editor: Ayunda Pininta Kasih
Setelah anda membaca dan memahami berta diatas maka jawab pertanyaan ini:
1. Apa peran pelajar dari segi kemajuan IPTEKdalam sikap patriotisme?
2. Apa manfaat dari kemajuan IPTEKdalam mencegah ancaman negara?
3. Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia?
4. Apa maksud dari pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto “Kalian (akademisi) adalah pemimpin intelektual. Tentara adalah physical power, tetapi kampus, universitas adalah intellectual power.
5. Jika kalian menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) RI, apa yang kalian lakukan untuk
memanfatkan kemajuan Iptek terhadappertahanan negara dalam bingkai BhinnekaTunggal Ika?
Pembelajaran Remidial dan Pengayaan a. Remidial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan.
PROGRAM REMIDI
Sekolah : ………..
Kelas/Semester : ………..
Mata Pelajaran : ………..
Ulangan Harian Ke : ………..
Tanggal Ulangan Harian : ………..
Bentuk Ulangan Harian : ………..
Materi Ulangan Harian : ………..
(KD / Indikator) : ………..
KKM : ………..
No Nama Peserta
Didik
Nilai Ulangan
Indikator yang Belum Dikuasai
Bentuk Tindakan Remedial
Nilai Setelah Remedial
Keterangan
1 2 3 4 5 6 dst
Soal Remidial:
1. Apa Pengaruh positif kemajuan Iptek terhadap Negara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika?
2. Apa Pengaruh negatif kemajuan Iptek terhadap Negara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika?
3. Jelaskan manfaat dari kemajuan Iptek terhadap Negara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika?
4. Mengapa IPTEKperlu ditingkatkan?
5. Setelah anda mempelajari topik ini apa solusi aksi yang kalian lakukan untuk memajukan IPTEKdi Indonesia?
b. Pengayaan
Pancasila sebagai Paradigma Pengembangan IPTEK
KOMPAS.com – Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) merupakan salah satu aspek yang dibutuhkan demi mewujudkan kehidupan bangsa Indonesia yang maju dan modern. Terlebih lagi saat ini telah memasuki era globalisasi. Pengembangan IPTEK mutlak untuk diwujudkan agar bangsa Indonesia bisa bersaing secara global. Meskipun begitu, pengembangan IPTEK tidak bisa sepenuhnya difokuskan untuk mengejar kemajuan materiil.
Pengembangan IPTEK juga harus memperhatikan aspek-aspek spiritual. Berarti, pengembangan IPTEK harus diarahkan untuk mencapai kebahagiaan lahir batin. Heri Herdiawanto dan kawan- kawan dalam bukunya yang berjudul Spiritualisme Pancasila (2018), menjelaskan bahwa tujuan utama pengembangan IPTEK adalah demi mencapai kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Oleh sebab itu, pengembangan IPTEK pada hakikatnya tidak bebas nilai, namun terikat oleh nilai. Karena terikat oleh nilai, maka harus ada suatu paradigma yang menjadi landasan
pengembangan IPTEK. Paradigma tersebut adalah pancasila. Pancasila penting untuk digunakan sebagai paradigma pengembangan IPTEK karena nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila pancasila mengandung hal-hal yang penting dalam pengembangan IPTEKdan menunjukkan sistem etika dalam pengembangan IPTEK.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pancasila sebagai Paradigma Pengembangan IPTEK", Klik untuk baca:
https://www.kompas.com/skola/read/2020/12/25/201119769/pancasila-sebagai-paradigma- pengembangan-IPTEK?page=all. Penulis: Cahya Dicky Pratama Editor: Nibras Nada Nailufar.
Pertanyaan Pengayaan:
Setelah Anda membaca Artikel di atas, beri kesimpulan dari bacaan di atas!
b. Penilaian Keterampilan
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
Aspek Keterampilan
4.1. Menyaji hasil analisis tentang Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
1. Menunjukkan hasil evaluasi dan membuat sosiodrama (jika aku menjadi) tentang Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. (P5)
Peserta didik dapat mengunakan hasil evaluasi pembelajaran untuk dibuat acuan membuat sosiodrama.
c. Penilaian Unjuk Kerja
No Aspek yang Dinilai Sangat
Baik (100)
Baik (75)
Kurang Baik (50)
Tidak Baik
(25) 1 Penggunaan data dan informasi yang akurat
2 Penyajian konten presentasi yang menarik 3 Pelafalan dan kelancaran presentasi 4 Pemberian respons dengan tepat
Keterangan:
100 = Sangat Baik 75 = Baik
50 = Kurang Baik 25 = Tidak Baik
Nilai unjuk kerja = Nilai yang diperoleh dibagi 4
Cara mencari nilai = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali skor ideal
d. Penilaian Produk (Infografis)
No Aspek yang Dinilai Sangat
Baik (100)
Baik (75)
Kurang Baik (50)
Tidak Baik
(25) 1 Kreativitas
2 Ketepatan isi 3 Kelengkapan
4 Sistematisasi
Keterangan:
100 = Sangat Baik 75 = Baik
50 = Kurang Baik 25 = Tidak Baik
Nilai produk = Nilai yang diperoleh dibagi 4
Cara mencari nilai = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksima