25 BAB IV
GAMBARAN UMUM 4.1 Karakeristik Narasumber
Dalam penelitian ini, penulis melakukan pengumpulan data dengan teknik wawancara.
Wawancara dilakukan penulis terhadap kalangan muda DKI Jakarta yang dipilih secara acak, dengan beberapa kualifikasi, yaitu merupakan penduduk asli DKI Jakarta (memiliki KTP DKI Jakarta), berusia antara delapan belas (18) tahun sampai dua puluh empat (24) tahun, serta aktif dalam bersosial media khususnya sosial media Instagram. Penulis mendapatkan enam (6) Narasumber, dengan beragam latar belakang, baik lokasi domisili, usia, pendidikan, maupun pekerjaan, dengan penggambaran sebagai berikut.
Dua (2) dari enam (6) orang narasumber dari peneilitian ini merupakan laki-laki, dan empat (4) lainnya adalah perempuan. enam (6) Narasumber penelitian ini berasal dari wilayah DKI Jakarta yang beragam. satu (1) Narasumber berasal dari wilayah Jakarta Timur, satu (1) Narasumber dari wilayah Jakarta Pusat, satu (1) Narasumber dari wilayah Jakarta Barat, dua (2) Narasumber dari wilayah Jakarta Selatan yang juga salah satu dari dua (2) narsumber yang bertempat di Jakata selatan merupakan tokoh publik atau selebgram, dan satu (1) narasumber dari wilayah Jakarta Utara.
Diagram 1.
Jenis Kelamin Narasumber 33%
67%
JENIS KELAMIN
Laki-laki Perempuan
26 Diagram 2.
Pemetaan Wilayah Narasumber
Dari keseluruhan Narasumber dalam penelitian ini, terdapat satu (1) Narasumber berusia delapan belas (18) tahun, satu (1) Narasumber berusia dua puluh (20) tahun, satu (1) Narasumber berusia dua puluh dua (22) tahun, tiga (3) Narasumber berusia dua puluh tiga (23) tahun.
Diagram 3.
Usia Narasumber 1 orang
1 orang
1 orang 1 orang
2 orang
PEMETAAN WILAYAH NARASUMBER
Jakarta Pusat Jakarta Barat Jakarta Timur Jakarta Utara Jakarta Selatan
24%
24%
24%
28%
USIA
18 Tahun 20 Tahun 22 Tahun 23 Tahun
27 Penulis juga mengelompokkan narasumber berdasarkan kategori pendidikan terakhir dari tiap-tiap narasumber, yaitu narasumber dengan pendidikan terakhir SMA sebanyak empat (4) orang, narasumber dengan pendidikan terakhir S1 sejumlah satu (1) orang, narasumber dengan pendidikan terakhir S2 sejumlah enam (1) orang.
Selain berdasarkan keempat hal di atas, penulis juga melakukan pendataan dan pengelompokkan terkait profesi masing-masing Narasumber, dengan hasil yaitu, tiga (3) Narasumber berprofesi sebagai Mahasiswa, satu (1) nasrasumber berprofesi sebagai bisnis konsultanm, satu (1) Narasumber berprofesi sebagai karyawan swasta, satu (1) Narasumber berprofesi sebagai Tokoh Publik (wakil ketua Pendidikan dan kebudayaan DPD Partai Nasional Demokrat), selebgram dan sekaligus juga sebagai marketing manager di perusahaan air minum.
Penulis juga sudah mengelompokkan seluruh narasumber sesuai dengan kriteria-kriteria yang sudah penulis tetapkan pada penelitian ini, seperti intensitas mengupload instastory lima (5) kali ke atas dalam satu hari dan memiliki jumlah followers dan setiap narasumber memiliki pengikut (followers) sebanyak seribu (1.000) followers ke atas di akun Instagram Pribadinya masing-masing. Hal ini dilakukan karena penelitian ini berkaitan dengan manajemen privasi kalangan muda dalam mengelolah akun instagramnya sehari-hari. Dari enam (6) narasumber, semuanya telah mencapai kriteria-kriteria yang penulis tetapkan dalam penelitian manajemen privasi komunikasi ini.
28 Diagram 4.
Intensitas Narasumber Mengunggah Instastory dalam 1 hari
4.1.1 Alasan Narasumber Aktif Menggunakan Instagram
Dari seluruh hasil wawancara penulis, narasumber yang telah penulis wawancarai mempunyai beragam alasan mengapa mereka aktif menggunakan instagram dan siap untuk di wawancara. Ada yang karena mengikuti perkembangan zaman atau trend masa kini, ada yang menggunakan Instagram karena pekerjaan, ada yang menggunakankan instagram karena instagram merupakan salah satu platfrom yang ia sukai, adapula yang menjadikan Instagram sebagai ranah untuk menghasilkan uang dan lain-lain.
“kalo gue gunain instagram ya karena mungkin lebih kayak ee.. itu balik lagi sih yang pertama karna lingkungan kali, misalnya kayak temen-temen gue pake Instagram jadi pertama gue kayak ee.. ikutin jaman lah yang pertama. Kalo yang kedua, karna gue ngerasa kayak ya kalo menurut gue karna ada dimana momen yang harus gue share aja gitu sama orang-orang. Ada moment penting yang harus gue share kayak contoh ngumpul sama keluarga, sama temen harus diabadikan, gitu.” (Clinton Moningka, 22 Tahun, Jakarta Pusat).
“karna Instagram sala satu digital platform yang gue suka sih, social media yang gue suka. Nggak salah satu, kayaknya gue lebih ke Instagram sekarang , karna menurut gue, gue bisa meng- ekspresikan gue gitu kayak yaudah ni gue, gitu kan…”(Putri Siona Latuharhary, 23 Tahun, Jakarta Selatan).
“karna mengikutin perkembangn jaman juga, eee.. terus sebenernya media social itu penting juga untuk ee.. Ketika kita ee..
0 1 2 3
>5 kali 4-5 kali 5-6 kali >10 kali 4-6 kali
INTENSITAS MENGGUNGGAH INSTASTORY DALAM 1 HARI
INTENSITAS MENGGUNGGAH INSTASTORY DALAM 1 HARI
29 mau buka usaha, mau berkembang, mau kerjapun pasti eee… HRD
tuh pasti ngecek Instagram kita gituu..” (sherina, 18 Tahun, Jakarta Barat).
“karna eee.. alasan utama gue yak arna trend sih , karna kakak- kakak gue kakak sepupu gue juga hot gitu main Instagram jadi gue coba-coba lama-lama, karna people juga orang-orang semua pada main jadi social media yang paling temen-temen gue juga pake ya Instagram, bisa blink sana-sini gitu.” (Hilmi, 20 Tahun, Jakarta Utara).
“Awalnya saya iseng-iseng aja untuk menggunakan Instagram, lama-lama karna banyak followers juga akhirnya ternyata Instagram itu menghasilkan uang gitu dan saya Cuma punya Instagram. Saya aslinya itu tidak terlalu eee.. sosial banget gitu, jadi alasan saya pake Instagram karna awalnya Cuma iseng-iseng tapi ternyata menghasilkan uang gituu..” (Putri Ananda Rajhmawati, 23 Tahun, Jakarta Selatan).
“kalo dulu karna ikut trend, tapi kalo Sekarang ya banyak sih sarana apaa.. Instagram nih jadi banyak banget fungsinya. Yang pertama, kayak tadi aku bilang, aku lebih banyak upload yang memorable kalo di feeds, ya jadi menurutku itu jadi kayak aku pribadiku aja. Eeeee,, yang kedua , aku bisa dapet banyak informasi di Instagram gitu, dan cepet juga kan, ee kadang kayak misalnya kelewatan nonton berita nih, Instagram juga udah ada berita tersebut gitu, kayak yaa menurutku banyak banget informasi yang bisa aku dapet. Ketiga, hmmm…pekerjaanku di bidang sosial media jadi akhirnya aku menggunakan sosial media ini juga untuk belajar gitu.. karna kan eee.. dengan aku bekerja di bidang sosial media otomatis aku harus banyak explore, nah supaya aku dalam pekerjaanku aku bisa berkembang gitu, Ketika aku meng-explore itu aku belajar, jadi dalam instagram ini bisa jadi sarana belajarku sebenarnya, gitu itu sih sofar kenapa aku pake Instagram”
(Medeleine Rebecca, 23 Tahun, Jakara Timur).
No Nama Profil dan Karakteristik
1 Calvin Clinton Moningka • Nama Instagram: @clintonmoningka
• Usia: 22 tahun
• Wilayah: Jakarta Pusat
30
• Pekerjaan: Mahasiswa
• Jumlah pengikut di instagram: 1.480 followers
• Intensitas unggah Instastory: 5-10 kali dalam satu hari
• Tanggal wawancara: 8 Agustus 2021
• Waktu wawancara: 19.41 WIB-20.11 WIB 2 Putri Siona Latuharhary • Nama Instagram: @sionapsl
• Usia: 23 Tahun
• Wilayah: Jakarta Selatan
• Pekerjaan: Mahasiswa
• Jumlah pengikut di instagram: 2.840 followers
• Intensitas unggah Instastory: 5 kali ke atas dalam satu hari
• Tanggal wawancara: 8 Agustus 2021
• Waktu wawancara: 20.59 WIB-21.22 WIB 3 Sherina Azahra • Nama Instagram: @shrn.az
• Usia: 18 tahun
• Wilayah: Jakarta Barat
• Pekerjaan: Bisnis konsultan
• Jumlah pengikut di instagram: 1.059 followers
• Intensitas unggah Instastory: 5-10 kali ke atas dalam satu hari
• Tanggal wawancara: 11 Agustus 2021
• Waktu wawancara: 14.23 WIB-14.45 WIB 4 Hilmi Mulya Setiawan • Nama Instagram: @hilmy.ms
• Usia: 20 tahun
• Wilayah: Jakarta Utara
• Pekerjaan: Mahasiswa
• Jumlah pengikut di instagram: 1.638 followers
• Intensitas unggah Instastory: 5-6 kali dalam satu hari
• Tanggal wawancara: 17 Agustus 2021
• Waktu wawancara: 18.44 WIB-19.10 WIB
5 Putri Ananda
Rajhmawati/Arummi (Tokoh Publik)
• Nama Instagram: @arummifergina
• Usia: 23 Tahun
• Wilayah: Jakarta Selatan
• Pekerjaan: Tokoh Publik (wakil ketua Pendidikan dan kebudayaan DPD Partai Nasional Demokrat), selebgram dan sekaligus juga sebagai marketing manager di perusahaan air minum.
31
• Jumlah pengikut di instagram: 24.500 followers
• Intensitas unggah Instastory: 4-5 kali ke atas dalam satu hari
• Tanggal wawancara: 20 Agustus 2021
• Waktu wawancara: 19.46 WIB-20.04 WIB
6 Medeleine Rebecca Megawati
• Nama Instagram: @medeleinereb
• Usia: 23 Tahun
• Wilayah: Jakarta Timur
• Pekerjaan: Karyawan Swasta
• Jumlah pengikut di instagram: 2.178 followers
• Intensitas unggah Instastory: 4-6 kali dalam satu hari
• Tanggal wawancara: 26 Agustus 2021
• Waktu wawancara: 21.13 WIB-10.04 WIB
Tabel 2.
Profil dan karakteristik
Penulis telah melakukan proses wawancara terhadap enam (6) narasumber yang telah memenuhi kriteria. Wawancara dilakukan dengan wawancara via online, yaitu melalui wahtsapp call atau telepon tatap muka. Sebagian besar wawancara secara virtual dan telepon dikarenakan situasi pandemi Covid-19, sehingga tidak memungkinkan adanya pertemuan secara langsung atau tatap muka. Berdasarkan pengelompokan serta penjabaran karakteristik keenam narasumber tersebut, penulis menyimpulkan bahwa narasumber dalam penelitian ini terbagi ke dalam beberapa kategori yang beragam, baik secara rentang usia, pekerjaan atau profesi, asal wilayah jumlah followers di atas seribu (1000) followers di instagram dan juga intensitas upload intastory dalam satu hari maupun keaktifan menggunakan Instagram dalam satu hari.