• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH GENDER, KOMPLEKSITAS TUGAS, ORIENTASI TUJUAN DAN SELF-EFFICACY TERHADAP KINERJA AUDITOR Pengaruh Gender, Kompleksitas Tugas, Orientasi Tujuan Dan Self-Efficacy Terhadap Kinerja Auditor (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di Surakarta Dan Y

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH GENDER, KOMPLEKSITAS TUGAS, ORIENTASI TUJUAN DAN SELF-EFFICACY TERHADAP KINERJA AUDITOR Pengaruh Gender, Kompleksitas Tugas, Orientasi Tujuan Dan Self-Efficacy Terhadap Kinerja Auditor (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di Surakarta Dan Y"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

16 dengan hasil perhitungan estimasi regresi, maka diperoleh nilai Koefisien Determinasi ( R2 ) sebesar 0,821 yang artinya artinya 82% variasi dari semua

Dari hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien determinasi (adjusted R 2 ) sebesar 0,914, hal ini berarti bahwa variabel independen dalam model (Pengalaman,

Pengukurannya ialah dengan menghitung angka koefisien determinasi (r2). Bangkinang dipengaruhi oleh semangat kerja, sedangkan sebesar 26,2% berikutnya dipengaruhi oleh

9 Tabel Koefisien Determinasi R R Square Adjusted R Square 0.651 0.424 0.408 Sumber: Data diolah Pada Tabel 4.9 diperoleh hasil adjusted R2 sebesar 0.408 yang memiliki arti

Sedangkan dalam penelitian yang dilakukan oleh Nadhiroh (2010) menunjukkan hasil yang berbeda bahwa self-efficacy tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja

Dari hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien determinasi (adjusted R 2 ) sebesar 0,782, hal ini berarti bahwa variabel independen dalam model (Sikap

117 117 117 117 117 117 117 117 Uji Koefisien Determinasi Hasil koefisien determinasi pada Tabel 9 menunjukkan nilai adjusted R2 sebesar 0,383 yang artinya variabel

Sedangkan nilai koefisien determinasi Adjusted R Square dihasilkan angka sebesar 0.649 yang berarti bahwa variasi variabel Perilaku auditor dalam situasi konflik dapat dijelaskan oleh