• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Harvard Step Up Test Terhadap Tekanan Darah Pada Pria Dewasa.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Harvard Step Up Test Terhadap Tekanan Darah Pada Pria Dewasa."

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

PENGARUH HARVARD STEP UP TEST TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PRIA DEWASA

Penulis : Elbert Shani Darianto, 2009

Pembimbing : Pinandojo Djojosoewarno, dr., Drs., AIF

Latar Belakang: Aktifitas fisik yang berhubungan dengan kerja jantung akan

meningkat lebih dari normal sehingga akan berpengaruh terhadap sistem hemodinamika. Oleh karena itu orang yang mempunyai kelainan tekanan darah tinggi dilarang untuk melakukan aktifitas fisik yang berlebihan

Tujuan: untuk mengetahui pengaruh aktifitas fisik yang maksimal terhadap

tekanan darah sistole dan diastole

Metode: subjek penelitian terdiri dari 20 orang lelaki dewasa berumur 19-26

tahun, yang diambil secara acak. Subjek penelitian menaiki tangga harvard step up test dengan bergantian kaki mengikuti ritme pada metronome, dilakukan selama 5 menit atau sampai objek penelitian tidak sanggup untuk melanjutkan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif.

Hasil: dari percobaan yang telah dilakukan diperoleh data dimana semua subjek

penelitian mengalami peningkatan tekanan darah sistole dan penurunan tekanan diastole.

Kesimpulan: dari hasil tes diketahui bahwa melakukan aktifitas fisik yang

maksimal menaikkan tekanan darah sistole dan menurunkan tekanan darah diastole pada pria dewasa

Saran : Orang yang mempunyai kelainan hipertensi dilarang untuk melakukan

aktifitas fisik maksimal

Kata Kunci : Aktifitas Fisik yang Maksimal, Harvard Step Up Test, Tekanan

(2)

ABSTRACT

INFLUENCE OF HARVARD STEP UP TEST ON BLOOD PRESSURE OF ADULT MALE

Writer : Elbert Shani Darianto, 2009

Tutor : Pinandojo Djojosoewarno, dr., Drs., AIF

Background : Maximum physical activities relates with the work of the heart in

this case the heart’s load will be increasing compared to normal condition and it’ll gives effec to the haemodynamic’s system. So people Who have a high blood pressusre disorder is strictly restricted to do a excessive physical activities.

Objectives :To know the effects of Maximum physical activitieson Systolic blood

pressure and Dyatolic blood pressure.

Metodhs : these study consist of 20 male adult whose age between 19-26 years

old, that picked randomnly. The Subject stepping on the harvard steps with the guidance of metronome rhythm for about 5 minute or until the subject is not able to preceed. Data analysis is base on statistical descriptive

Result : from these study we get the result that all of the subject systolic blood

pressure was increased and the dyastolic blood pressure was decreased.

Conclusions : from these study we get the result that maximum physical activities

will result with the increase of systolic blood pressure and the decrease of dyastolic blood pressure.

Recommendation : People who got a hypertension blood disorder is strictly

restricted to do a maximum pfysical activities.

Keyword : maximum physical activities, Harvard Step Up Test, Systolic Blood

(3)

LAMPIRAN HASIL PENELITIAN

Tekanan darah sistol sebelum dan sesudah aktifitas fisik maksimal

No. Tekanan darah sistol sebelum Tekanan darah sistol sesudah

Aktifitas fisik maksimal (mmHg) Aktifitas fisik maksimal (mmHg)

1. 128 153

2. 120 168

3. 114 170

4. 120 166

5. 125 168

6. 110 154

7. 112 162

8. 110 148

9. 126 176

10. 120 160

11. 120 164

12. 110 156

13. 114 153

14. 104 140

15. 114 152

16. 120 162

17. 110 147

18. 114 156

19. 124 174

20. 120 168

Rata-rata 116,75 159,85

(4)

Tekanan darah diastol sebelum dan sesudah aktifitas fisik maksimal

No. Tekanan darah diastol sebelum Tekanan darah diastol sesudah

Aktifitas fisik maksimal(mmHg) Aktifitas fisik maksimal(mmHg)

1. 80 66

2. 80 64

3. 70 52

4. 80 60

5. 74 54

6. 70 56

7. 76 58

8. 70 54

9. 88 58

10. 74 56

11. 76 48

12. 80 52

13. 70 50

14. 68 48

15. 70 48

16. 80 56

17. 70 44

18. 76 54

19. 80 56

20. 80 62

(5)

Paired Samples Statistics

TD Sistole Mean N Std. Deviation

Std. Error Mean Sebelum 116.7500 20 6.46346 1.44527 Pair 1

Sesudah 159.8500 20 9.58768 2.14387

Paired Samples Correlations

TD Sistole N Correlation Sig. Pair 1 Sebelum & Sesudah 20 .709 .000

Paired Samples Test

Paired Differences

95% Confidence Interval of the Difference

TD Sistole Mean Std. Deviation

Std. Error

Mean Lower Upper t df Sig. (2-tailed) Pair 1 Sebelum - Sesudah -43.10000 6.77379 1.51467 -46.27023 -39.92977 -28.455 19 .000

(6)

Paired Samples Statistics

TD Diastole Mean N Std. Deviation

Std. Error Mean Sebelum 75.6000 20 5.33509 1.19296 Pair 1

Sesudah 54.8000 20 5.67172 1.26824

Paired Samples Correlations

TD Diastole N Correlation Sig. Pair 1 Sebelum & Sesudah 20 .644 .002

Paired Samples Test

Paired Differences

95% Confidence Interval of the Difference

TD diastole Mean Std. Deviation

Std. Error

Mean Lower Upper t df Sig. (2-tailed) Pair 1 Sebelum - Sesudah 20.80000 4.65211 1.04024 18.62275 22.97725 19.995 19 .000

(7)

50

RIWAYAT HIDUP

Data Pribadi

Nama : Elbert Shani Darianto

Tempat dan tanggal lahir : Bandung, 24 Juli 1986

Alamat : Jl. Karasak Utara III no. 9, Bandung.

Riwayat Pendidikan

1998 = SD Taruna Bakti, Bandung.

2001 = SMP Taruna Bakti, Bandung.

2004 = SMAK I BPK Penabur, Bandung.

(8)

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Salah satu tanda dari kehidupan makhluk hidup adalah bergerak. Pada manusia pergerakan berarti memerlukan kontraksi dari otot otot, baik itu otot rangka dimana kontraksinya diatur secara sadar maupun otot polos yang mana kontraksinya diatur secara tak sadar. Dalam melakukan kontraksi otot maka diperlukan energi. Untuk mendapatkan energi maka secara fisiologis manusia akan membakar zat zat makanan dan mendistribusikan zat zat hasil pembakaran makanan menggunakan sistem sirkulasi. Oleh karena itu pada saat kita melakukan suatu aktifitas fisik maka kita akan memacu sistem sirkulasi untuk bekerja lebih berat dari normal.

Tekanan darah (TD) adalah hasil dari penekanan cairan darah terhadap dinding pembuluh darah. Tekanan darah dibagi menjadi tekanan darah sistole dan tekanan darah diastole. Tekanan darah sistole merupakan tekanan saat kontraksi jantung (tertinggi yang dicapai), sedangkan tekanan darah diastole adalah tekanan saat pengisian jantung (rendah).

Aktifitas fisik maksimal berhubungan dengan kerja jantung sehingga akan mempengaruhi sistem hemodinamika.

1.2 Identifikasi Masalah

(9)

2

1.3 Maksud dan Tujuan

1. Untuk mengetahui efek dari Test Harvard step up akan meningkatkan Tekanan Darah systole.

2. Untuk mengetahui efek dari Test Harvard step up akan meningkatkan Tekanan Darah diastole.

1.4 Kegunaan Penelititan

Memberi informasi pada masyarakat umum, khususnya kepada pengidap hipertensi. Aktifitas fisik yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan, oleh karena itu para pengidap hipertensi haruslah berhati hati jika melakukan aktifitas fisik, oleh karena itu ada baiknya jika para pengidap hipertensi untuk membatasi diri dengan melakukan aktifitas fisik yang ringan.

1.5 Kerangka Pemikiran dan Hipotesis 1.5.1 Kerangka Pemikiran

Pada aktifitas fisik terjadi peningkatan hormon adrenalin yang merangsang syaraf simpatis, sehingga COP (Cardiac Output) meningkat. COP merupakan perkalian antara HR (Heart Rate) dan SV (Stroke Volume). Pada orang yang tidak rutin melakukan olah raga maka yang lebih meningkat adalah Heart Rate, sedangkan pada

orang yang secara rutin melakukan olah raga (contoh : Atlit) maka secara fisiologis tubuh akan meningkatkan Stroke Volume. Peningkatan Heart rate dan Stroke Volume akan meningkatkan Cardiac Output sehingga transport O2 kepada sel sel otot akan

(10)

3

Peningkatan dari COP (cardiac output) akan meningkatkan BP (Blood Pressure)

karena rumus untuk mencari besar tekanan darah atau Blood pressure adalah perkalian antara COP dengan TPR (Total Periferal Resistance/total tahanan perifer). Transport darah kepada sel sel otot yang lebih banyak akan menyebabkan vasadilatasi dari pembuluh darah otot. Hal ini akan menyebabkan tekanan sistole

meningkat dan menurunnya tekanan diastole.

1.5.1Hipotesis Penelitian :

1. Aktifitas fisik yang maksimal akan meningkatkan TD sistole. 2. Aktifitas fisik yang maksimal akan menurunkan TD diastole.

1.6 Metode Penelitian

Penelitian ini bersifat prospektif eksperimental sungguhan, memakai rancangan percobaan acak lengkap (RAL), bersifat komparatif, dengan rancangan pra test dan post test.

Data yang diukur adalah TD sistole dan TD diastole dalam mmHg. Analisis data memakai uji “t” yang berpasangan (=0,05)

1.7 Lokasi dan Waktu

Lokasi :

1. Kampus Fakultas Kedokteran Maranatha

(11)

4

Waktu :

(12)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Dari 20 orang pria dewasa yang diteliti didapatkan hasil :

1. Aktivitas fisik maksimal meningkatkan TD Sistole dari 116, 75 mmHg menjadi 159, 85 mmHg.

2. Aktivitas fisik maksimal menurunkan TD Diastole dari 75, 6 mmHg menjadi 54, 8 mmHg.

5.2 Saran

(13)

DAFTAR PUSTAKA

Bourne, G. H., ed. The Structure and Function of Muscle.2d ed. 4 vols. New York: Academic Press, 1972-1974.

Cardiovascular Surgery, 2008. Fisiologi Sistem Kardiovaskular,

http://ctcs-aurumliv.blogspot.com/2007/12/fisiologi-sistem-kardiovascular siklus_23.html, 19 Desember 2008

Ganong, W.F. 1999. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 17. Jakarta : EGC. 60-65, 68, 552, 566, 568-569, 614, 665.

Guyton, A.C. and J.E.Hall. 1997. Buku Ajar Fisiologi edokteran. Edisi 9. Jakarta : EGC. 27, 99-100, 1351.

Houssay. 1955. Human Physiology. 2nd ed. New York : Mc.Graw Hill Book Company. 175-185.

Heartzine, 2008. Anatomy of The Heart,

http://www.heartzine.com/anatomy-physiology/189-Anatomy+of+the+Heart.html, 20 Desember 2008

Private Cardiology, 2008. Electrophysiology,

http://privatecardiology.com/40.html, 25 Desember 2008

Referensi

Dokumen terkait

This study aims at finding out the pattern of using L1 in group discussion activity in terms of reasons, the frequency, and purpose, and also the factors driving the

Jadi dari data yang diinputkan, akan digunakan oleh sistem untuk merekomendasikan apakah calon nasabah tersebut pengajuan kreditnya diterima atau tidak dengan output seperti pada

sisi yang saling bersilangan maka graf tersebut dinamakan Graf

Dengan ini mohon kesediaan saudara untuk menjadi responden dalam penelitian saya guna menyusun tesis dengan judul ” Pengaruh Minat Masuk Prodi Kebidanan Magelang terhadap

[r]

Penulisan skripsi ini dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)

Penelitian dengan judul ” Pengaruh Metode Discovery Dalam Pembelajaran Matematika Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VIII MTsN Kanigoro Kras Kediri ”

Penelitian ini dilakukan pada SMK Negeri kota palembang yang mengadopsi penggunaan media pembelajaran berbasis simulasi mata pelajaran jaringan dasar untuk kelas X dan mata