SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat
Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan
Oleh
Muhammad Humaam Al Hasyir
NIM 0902321
PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
DEPARTEMEN PENDIDIKAN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Saya menyatakan bahwa skripsi dengan judul “PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN” ini sepenuhnya karya saya sendiri. Tidak ada di dalamnya yang
merupakan plagiat dari karya orang lain dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. sesuai pernyataan ini, saya siap menanggung resiko/sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila kemudian ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini, atau ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Bandung, Juni 2015
Yang membuat pernyataan,
M Humaam Al
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT
DI PRODI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
DISETUJUI DAN DISAHKAN OLEH PEMBIMBING :
Pembimbing I
Drs. Nandan Supriatna, M.Pd.
NIP.19561012 198503 2 001
Pembimbing II
Siti Nurasiyah., ST.,MT.
NIP. 19770208200812 2 001
Mengetahui
Ketua Jurusan Pendidikan Teknik Sipil
Drs. Odih Supratman, ST.,MT.
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Persepsi Mahasiswa Tentang Efektivitas ImplementasiSemester Padat di Prodi Pendidikan Teknik Bangunan
Muhammad Humaam Al Hasyir (0902321)
Semester padat merupakan program akademik tambahan yang disediakan oleh Universitas Pendidikan Indonesia khususnya Prodi Pendidikan Teknik Bangunan dan wajib mengikuti implementasi yang telah ditetapkan, agar tercapai efektivitas dari implementasi tersebut. Kenyataannya di lapangan, yang seharusnya lulus tepat waktu, banyak mahasiswa angkatan lama (09, 08, 07) yang masih mengontrak SP 2013/2014, dan masih ada nilai mata kuliah yang kurang baik setelah mengikuti semester pendek. Hal tersebut sangat jauh dari implementasi semester padat yang sudah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa tentang efektivitas implementasi semester padat di Prodi Pendidikan Teknik Bangunan, dilihat dari aspek : tujuan, pelaksanaan dan hasil. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan dianalisis sesuai dengan metode statistik. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan angket. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 mahasiswa dari jumlah populasi 110 mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Bangunan. Dan hanya 55 sampel yang dianalisis, setelah 20 dari sampel digunakan untuk uji coba angket. Dari hasil analisis data diperoleh gambaran umum dari persepsi mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Bangunan tentang efektivitas implementasi semester padat adalah bahwa mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Bangunan memiliki persepsi yang sebagian besar positif tentang efektivitas implementasi semester padat, namun belum secara menyeluruh, berdasarkan tiga aspek yaitu aspek tujuan, aspek pelaksanaan, dan hasil. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Bangunan belum sepenuhnya memiliki persepsi positif akan efektivitas implementasi semester padat di Prodi Pendidikan Teknik Bangunan
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Muhammad Humaam Al Hasyir (0902321)
Semester padat is an additional academic program provided by Universitas Pendidikan Indonesia in particular Prodi Pendidikan Teknik Bangunan and obliged to follow the implementation of predefined, in order to achieve the effectiveness of the implementation. The fact in the field, which is supposed to graduate on time, many old generation students (09,08,07) which is still contracted SP 2013/2014, and the value of the course still less well after following Semester Padat. It is so far from the implementation predefined of semester padat. This research aims to determine students perceptions about the effectiveness of implementation of semester padat in Prodi Pendidikan Teknik Bangunan, views from aspects: objectives, implementation and results. This research is a descriptive study using quantitative research methods and analyzed in accordance with statistical methods. Data collection instruments collected using a questionnaire. The sample in this research were 75 students from total population 110 of students Prodi Pendidikan Teknik Bangunan. And only 55 samples which is analyzed, after 20 of the sample used for test the questionnaire. From result of analysis the data, obtained a general overview from students perceptions about the effectiveness of implementation of semester padat in Prodi Pendidikan Teknik Bangunan was the students Prodi Pendidikan Teknik Bangunan have a largely positive perception of the effectiveness of implementation semester padat, but not thoroughly, based on three aspects: the purpose, aspects of the implementation and results. Can be concluded that students Prodi Pendidikan Teknik Bangunan
haven’t yet fully have a positive perception of the effectiveness of implementation semester padat in Prodi Pendidikan Teknik Bangunan.
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
ABSTRAK ... i
KATA PENGANTAR ... ii
UCAPAN TERIMA KASIH ... iii
DAFTAR ISI ... iv
1.3 Perumusan Masalah... 3
1.4 Tujuan Penelitian... 3
1.5 Manfaat Penelitian... 3
1.6 Struktur Organisasi Skripsi ... 4
BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 5
2.1 Persepsi ... 5
2.1.1 Pengertian Persepsi ... 5
2.1.2 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi ... 6
2.1.3 Proses Terjadinya Persepsi ... 8
2.1.4 Objek Persepsi ... 10
2.1.5 Faktor-Faktor Penyebab Kesalahan Persepsi ... 11
2.2 Efektivitas ... 12
2.2.1 Pengertian Efektivitas ... 12
2.2.2 Pembelajaran Efektif ... 13
2.2.3 Pendekatan dan Model Penilaian Efektivitas ... 16
2.3 Implementasi ... 20
2.3.1 Pengertian Implementasi ... 20
2.3.2 Teori-Teori Implementasi Kebijakan ... 21
2.4 Semester Padat ... 23
2.4.1 Pengertian Semester Dapat ... 23
2.4.2 Tujuan Semester Padat ... 23
2.4.3 Pelaksanaan Semester Padat ... 23
2.4.4 Hasil Semester Padat ... 23
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
BAB III METODE PENELITIAN ... 25
3.1 Desain Penelitian ... 25
3.2 Waktu dan Tempat Penelitian ... 26
3.3 Populasi dan Sampel ... 26
3.3.1 Populasi ... 26
3.3.2 Sampel Penelitian ... 27
3.4Teknik Pengumpulan Data ... 27
3.5Instrumen Penelitian ... 29
3.6Pengujian Instrumen Penelitian ... 31
3.6.1 Uji Validitas Instrumen Penelitian ... 31
3.6.2 Uji Reliabilitas Instrumen Penelitian ... 33
3.7Analisis Data ... 35
3.7.1 Teknik Analisa Data ... 35
3.7.2 Tabulasi Data ... 35
3.7.3 Analisa Data dan Penafsiran ... 35
3.8Penarikan Kesimpulan... 36
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 37
4.1 Hasil Penelitian ... 37
4.1.1 Desktripsi Data ... 37
4.1.2 Cara Penyebaran Angket ... 38
4.1.3 Langkah Perhitungan Analisa Data ... 38
4.1.4 Gambaran Umum Penelitian ... 43
4.2 Pembahasan Hasil Penelitian ... 48
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 55
5.1Kesimpulan... 55
5.2Saran ... 55
DAFTAR PUSTAKA ... 57
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang Penelitian
Sistem pendidikan tinggi di Indonesia mengenal adanya sistem kredit semester
(SKS), yaitu sistem pendidikan dimana beban mengajar, beban belajar, serta
praktikum diatur sedemikian rupa sehingga baik dosen, mahasiswa maupun
penyelenggara pendidikan mempunyai tanggung jawab yang sama. Pada sistem
sistem kredit semester ini terdapat semester, yaitu satuan terkecil untuk menyatakan
lamanya suatu program pendidikan dalam satu jenjang pendidikan. Dalam satu tahun
akademik terdapat dua semester, yaitu semester ganjil dan semester genap. Beberapa
perguruan tinggi terkadang membuka program semester padat. Semester padat
diadakan bagi mahasiswa yang ingin mengambil mata kuliah yang belum di ambil
pada semester ganjil maupun genap. Akan tetapi semester padat juga bisa digunakan
mahasiswa untuk memperbaiki nilai mata kuliah yang jelek ketika perkuliahan di
semester ganjil maupun genap.
Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Rektor Universitas Pendidikan Indonesia
No 2051/K04/.03.06/1991 tanggal 23-4-1999 dan edaran Rektor No.
1063/K04/PP.03.01/1999 tanggal 23-3-1999, semester padat disediakan bagi
mahasiwa untuk mengambil beban studi minimal (antara 4-8 SKS). Semester Padat
merupakan semester yang pelaksanaannya sangat singkat, yaitu diantara pergantian
semester genap dan ganjil.
Tujuan pelaksanaan semester padat menurut (BAAK UPI: 2007) yaitu:
1. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperbaiki prestasi akademiknya.
2. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempercepat kelulusan atau masa studinya.
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Semester padat juga digunakan mahasiswa untuk memperbaiki nilai mata
kuliah yang kurang atau belum lulus. Sesuai dengan pelaksanaan Semester Padat (SP)
menurut ketetapan (SK REKTOR NO:001/Senat Akd./UPI-SK/VIII/2011/Pasal 19)
yaitu:
1. Program studi dapat menyediakan sejumlah mata kuliah untuk semester padat.
2. Semester padat dapat diikuti oleh mahasiswa yang mengambil mata kuliah baru dan atau mata kuliah perbaikan.
3. Kuliah semester padat diselenggarakan pada masa libur antara semester genap dan ganjil. banyak dari jumlah mata kuliah yang akan dikontrak oleh mahasiswa. 8. Jumlah sks yang dapat dikontrak mahasiswa dalam satu semester padat
maksimum 9 sks.
Kenyataannya di lapangan, yang seharusnya lulus tepat waktu, banyak
mahasiswa angkatan lama (09, 08, 07) yang masih mengontrak Semeseter Padat
2013/2014, dan masih ada nilai mata kuliah yang kurang baik setelah mengikuti
semester padat, terlihat kurangnya pemahaman mahasiswa akan implementasi
semester padat di Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Bangunan. Mengacu
pada latar belakang tersebut, maka timbul pertanyaan dalam benak penulis:
“Bagaimana persepsi mahasiswa tentang efektivitas implementasi semester padat di prodi pendidikan teknik bangunan, dilihat dari segi tujuan, pelaksanaan dan hasil ?”,
sehingga penulis tertarik melakukan penelitian lebih lanjut mengenai masalah ini.
Adapun judul penelitian yang penulis lakukan adalah : “Persepsi Mahasiswa Tentang Efektivitas Implementasi Semester Padat di Program Studi Pendidikan
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 1.2Pembatasan Masalah
Agar penelitian lebih terfokus, maka tidak semua aspek masalah diteliti, Untuk
itu peneliti memberi batasan masalah dalam penelitian. Batasan masalah dalam
penelitian ini adalah : Implementasi Semester Padat yang diterapkan di SP
2013/2014, yang diikuti oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Bangunan, dari
angkatan 2007-2013.
1.3Rumusan Masalah Penelitian
Untuk memperjelas permasalahan yang akan diteliti, maka masalah tersebut
dirumuskan sebagai berikut : Bagaimana Persepi Mahasiswa Tentang Efektivitas
Implementasi Semester Padat di Prodi Pendidikan Teknik Bangunan, dilihat dari
aspek : Tujuan, Pelaksanaan dan Hasil ?
1.4Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Persepsi Mahasiswa Tentang
Efektivitas Implementasi Semester Padat di Prodi Pendidikan Teknik Bangunan.
Dilihat dari aspek : Tujuan, Pelaksanaan dan Hasil.
1.5Manfaat penelitian
Hasil penelitian ini di harapkan dapat memberikan sumbangan dalam rangka
meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Yakni :
a. Bagi mahasiswa, dapat dijadikan sebagai referensi atau tambahan literatur untuk
penelitian lainnya dalam bidang pendidikan.
b. Bagi program studi, diharapkan dapat menjadi informasi dan masukan bagi pihak
Departemen Pendidikan Teknik Sipil Prodi Pendidikan Teknik Bangunan
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
c. Bagi peneliti, diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan, sebagai
bahan perbandingan antara teori dengan praktek di lapangan.
1.6Struktur Organisasi Skripsi
Secara garis besar penulisan skripsi ini disusun sebagai berikut:
BAB I : PENDAHULUAN
Bab ini membahas tentang latar belakang penelitian,
rumusan penelitian, tujuan penelitian, manfaat penelitian, serta
struktur organisasi skripsi.
BAB II : LANDASAN TEORITIS
Bab ini membahas landasan-landasan teori yang
meliputi efektivitas, implementasi, semester padat, kerangka
berpikir serta hipotesis sementara dari pembahasan masalah
yang berkaitan dengan penelitian ini.
BAB III : METODE PENELITIAN
Bab ini menguraikan rancangan penelitian, meliputi
lokasi penelitian, populasi dan sampel penelitian, variabel
penelitian, metode penelitian, instrumen penelitian, proses
pengembangan instrumen, teknik pengambilan data, dan teknik
analisis data.
BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Berisikan deskripsi data penelitian, distribusi frekuensi
angket, deskripsi kecenderungan data, uji beda, jawaban
penelitian, dan pembahasan hasil penelitian.
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Berisikan kesimpulan dari hasil penelitian dan
rekomendasi dari hasil penelitian tersebut.
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi tentang “Persepsi
Mahasiswa Tentang Efektivitas Implementasi Pelaksanaan Semester Padat di Prodi
Pendidikan Teknik Bangunan.” Terdapat beberapa Desain penelitian, diantaranya :
Menurut (Sugiyono, 2003) penelitian berdasarkan tingkat eksplanasinya (tingkat kejelasan) dapat digolongkan sebagai berikut:
1. Penelitian deskriptif
Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel yang lain.
2. Penelitian komparatif
Penelitian komparatif adalah suatu penelitian yang bersifat membandingkan. Disini variabelnya masih sama dengan variabel mandiri tetapi untuk sample yang lebih dari satu, atau dalam waktu yang berbeda.
3. Penelitian asosiatif
Penelitian asosiatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh ataupun juga hubungan antara dua variabel atau lebih. Penelitian ini mempunyai tingkatan tertinggi dibandingkan dengan diskriptif dan komparatif karena dengan penelitian ini dapat dibangun suatu teori yang dapat berfungsi unguk menjelaskan, meramalkan dan mengontrol suatu gejala.
Menurut (Sugiyono, 2003) terdapat beberapa jenis penelitian antara lain:
1. Penelitian kuantitatif, adalah penelitian dengan memperoleh data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan.
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Berdasarkan teori tersebut diatas, maka penelitian ini merupakan penelitian
deskriptif kuantitatif, data yang diperoleh dari sampel populasi penelitian dianalisis
sesuai dengan metode statistik yang digunakan kemudian diinterprestasikan.
3.2 Waktu dan Tempat penelitian
Penelitian dilaksanakan selama bulan Maret 2015 sampai dengan bulan April
2015, bertempat di FPTK UPI Bandung.
3.3 Populasi dan Sampel
3.3.1 Populasi
Populasi adalah keseluruhan objek penelitian atau objek yang diteliti. Populasi
dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa UPI Departemen Pendidikan Teknik
Sipil Prodi Pendidikan Teknik Bangunan yang mengkuti SP 2013/2014.
Tabel 3.1 Jumlah Mahasiswa Yang Mengikuti Semester Padat 2013/2014
2007 2008 2009 2010 2012 2013
1 E025 - PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN - S1 9 8 5 26 26 35 109
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 3.3.2 Sampel
Sampel ialah sebagian populasi yang diambil dari keseluruhan objek yang
diteliti dan dianggap dapat mewakili sebagian populasi. Dalam menentukan jumlah
sampel, semakin besar jumlah sampel mendekati jumlah populasi maka, semakin
kecil peluang kesalahan generalisasi dan sebaliknya. Untuk penentuan jumlah sampel
dari populasi yang telah diketahui peneliti mengacu pada Arikunto (2006:134) yaitu:
“Apabila subjeknya kurang dari 100 maka laik diambil semua sehingga penelitinya
merupakan penelitian populasi. Selanjutnya, jika jumlah subjeknya besar dapat
diambil 10 – 15 % atau 20 – 25 % atau lebih”. Sampel pada penelitian ini ialah
mahasiswa UPI Departemen Pendidikan Teknik Sipil Prodi Pendidikan Teknik
Bangunan angkatan 2010-2013, yang diambil untuk sampel berjumlah 55 orang.
3.4 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yaitu cara yang digunakan untuk mengumpulkan
data dalam suatu penelitian. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data
sangat tergantung pada jenis data yang di inginkan peneliti. Hal ini berhubungan
dengan lazim dikembangkan para peneliti untuk mengumpulkan data.
Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yaitu :
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Angket (kuesioner) adalah daftar pertanyaan yang diberikan kepada orang lain
yang bersedia memberikan respon responden sesuai dengan permintaan
peneliti. Angket (kuesioner) adalah suatu daftar yang berisikan rangkaian
pertanyaan mengenai sesuatu masalah atau bidang yang akan diteliti. Menurut
jenis pengisiannya, angket dibagi menjadi 2 (dua) yaitu angket terbuka dan
angket tertutup (Ekasari. 2010:40).
Dalam penelitian ini, angket yang digunakan adalah angket tertutup tipe
pilihan. Angket ini digunakan untuk mendapatkan data mengenai : persepsi
mahasiswa tentang efekitivitas implementasi semester padat berupa jawaban
responden dari pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh peneliti.
Adapun langkah-langkah dalam membuat instrumen penelitian ini adalah sebagai
berikut :
a) Membuat kisi-kisi.
b) Menyusun item pernyataan berdasarkan kisi-kisi yang telah dibuat.
c) Kisi-kisi dan item pernyataan yang telah dibuat kemudian dikonsultasikan
dengan dosen pembimbing.
d) Menetapkan kriteria pemberian skor untuk setiap item pernyataan.
Kisi-kisi setiap instrumen memuat indikator-indikator yang akan di ukur dari
variabel yang akan ditetapkan.
Pengukuran penelitian ini menggunakan skala Guttman. Menurut (Sugiyono.
2012:96) skala Guttman digunakan apabila ingin mendapatkan jawaban yang jelas
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak
untuk menyusun item-item instrumen yang dapat berupa pertanyaan atau pernyataan.
Tabel 3.2 Bobot skor skala Guttman untuk angket
3.5 Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah angket,
sehingga diharapkan masalah penelitian dapat terpecahkan. Adapun angket ini
masalah penelitian dapat terpecahkan. Adapun angket yang dipergunakan disusun
berdasarkan kisi-kisi instrumen yang telah ditetapkan. Kisi-kisi instrumen dalam
penelitian ini memuat :
Ya Tidak
1 0
Pernyataan
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Tabel 3.3 Kisi-Kisi Instrumen
Judul Variabel Aspek yang Diungkap Indikator No. Item Responden
Persepsi
1. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat memanfaatkan waktu libur antar semester dengan program kegiatan akademik
1,2,3,4
bagi mahasiswa untuk memperbaiki kinerja studinya ataupun bagi mahasiswa yang cakap dan giat belajar untuk dapat mempercepat masa studinya
5,6,7
3. Masa studi yang lebih cepat bagi mahasiswa dan
peningkatan produktivitas lulusan 8,9,10
Pelaksanaan
1. Pelaksanaan kuliah yang padat 11,12,13, 14
2. Tugas mandiri 15,16,17,
18
3. Ujian tengah semester 19,20,21,
22
4. Ujian akhir 23,24,25,
26
5. Waktu semester yang singkat 27,28,29, 30
Hasil
1. Memanfaatkan waktu libur 31,32,33
2. Kinerja studi 34,35
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 3.6Pengujian Instrumen Penelitian
Instrumen yang valid dan reliabel merupakan syarat mutlak untuk
mendapatkan hasil penelitian yang valid dan reliabel pula. Dengan menggunakan
istrumen yang memenuhi kedua syarat tersebut, diharapkan data hasil penelitian
akan menjadi valid dan reliabel pula. Dengan alasan tersebut, sebelum digunakan
instrumen harus diuji cobakan terlebih dahulu kelayakannya.
Pengujian tersebut dilakukan pada saat angket sudah tersedia namun sebelum
angket yang sebenarnya disebarkan kepada responden. Uji coba angket dilakukan
terhadap 20 responden sampel uji coba diluar sampel penelitian. Penyebaran
jumlah item angket uji coba dapat terlihat pada tabel berikut.
Tabel 3.4 Jumlah Item Angket Uji Coba.
No Variabel Tunggal Jumlah Item Angket
1 Persepsi Mahasiswa Tentang Efektivitas
Implementasi Semester Padat di Prodi Pendidikan
Teknik Bangunan
40
Total 40
3.6.1 Uji Validitas Instrumen Penelitian
Suatu instrumen dikatakan valid jika mampu mengukur dengan tepat dan
mengenai gejala-gejala tertentu. Arikunto (dalm Riduwan, 2011: 97) mengatakan
bahwa "Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan kevalidan atau kesahehan
suatu instrumen". Menurut (Sangadji. 2010: 147) mengemukakan bahwa “Validitas adalah kebenaran suatau pemikiran bahwa pemikiran benar-benar dilakukan.”
Validitas penelitian dijelaskan sebagai suatu derajat ketepatan alat ukur
penelitian tentang isi atau arti sebenarnya yang diukur. Tes validitas digunakan untuk
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
pearson product moment. Adapun langkah-langkah dalam menggunakan tes validitas
adalah sebagai berikut:
a) Menghitung harga korelasi setiap butir dengan rumus pearson product
moment.
b) Menghitung nilai thitung
2
c) Membuat keputusan dengan membandingkan thitung dengan ttabel
thitung > ttabel = item soal dinyatakan valid
thitung < ttabel = item soal dinyatakan tidak valid.
Setelah di uji dengan menggunakan 20 responden yang diambil dari sampel, lalu
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
No.5 (Aspek 1, Indikator 2)
Jadi, soal yang valid setelah melakukan proses validitas berjumlah 32 soal, yang
dilanjutkan dengan proses reliabilitas. Untuk hasil perhitungan validitas, lebih
jelasnya bisa dihat di lampiran.
3.6.2 Uji Reliabilitas Instrumen
Dalam mengukur keabsahan data selain mengukur validitas, juga dilakukan
pengujian reliabilitas instrumen. Reliabilitas instrumen untuk mengukur sejauh mana
suatu alat ukur memberikan gambaran yang benar-benar dapat dipercaya tentang
kemampuan seseorang.
Untuk mengetahui apakah instrumen yang digunakan dalam penelitian ini
reliabel, maka dilakukan uji reliabilitas instrumen. Metode mencari realibilitas
internal yaitu menganalisis realibilitas alat ukur dari satu kali pengukuran, rumus
yang digunakan adalah alpha. Langkah-langkah pengujian reliabilitas instrumen
sebagai berikut ini. (Riduwan, 2011: 115)
d) Menghitung varians skor tiap-tiap item dengan rumus :
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
N = jumlah responden
e) Menghitung harga varians total dengan rumus:
f) Menghitung reliabilitas dengan rumus alpha:
r11=
Hasil perhitungan menyatakan besarnya r11 > rtabel, dengan demikian maka semua
data yang dianalisis dengan metode Alpha adalah Reliabel.
Selanjutnya nilai r11 di atas dikonsultasikan dengan pedoman kriteria
penafsiran menurut Riduwan (2011: 138).
0,800 – 1,000 Sangat Tinggi 0,600 – 0 ,799 Tinggi
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
0,000 – 0,199 Sangat Rendah
Kriteria pengujian realibitas adalah jika harga rhitung > rtabel, dan hasil dari
pengujian reliabilitas didapat r11 = 0,901, maka 1>0,901>0,800 ; termasuk kriteria
Sangat Tinggi. Untuk hasil perhitungan reliabilitas, lebih jelasnya bisa dihat di
lampiran.
3.7Analisis Data
(Sugiyono. 2012:147) mengungkapkan bahwa:
Dalam penelitian kuantitatif, analisis data merupakan kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data lain terkumpul. Kegiatan dalam analisis data adalah: mengelompokan data berdasarkan variabel dan jenis responden, mentabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh responden, menyajikan data variabel yang diteliti, melakukan perhitungan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan.
Dari pernyataan diatas, maka pengolahan data dari hasil penyebaran angket
penelitian ini adalah :
3.7.1 Teknik Analisis Data
Penelitian Kuantitatif harus menggunakan analisis data. Dalam analisis data
berkaitan dengan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah dan pengujian
hipotesis yang diajukan (Riduwan, 2011: 132).
Setelah angket yang sebenarnya disebarkan kepada responden, selanjutnya
dikumpulkan dan diolah kembali. Dalam melakukan prosedur pengolahan data,
prosedurnya adalah sebagai berikut :
3.7.2 Tabulasi Data
Tabulasi data ini adalah pengelompokan data sesuai kebutuhan pengelolaan data.
Bentuknya berupa nomor, alternatif jawaban, frekuensi jawaban dan persentase.
3.7.3 Analisa dan Penafsiran Data
Hasil tabulasi dianalisi kembali dan ditafsirkan sesuai sistematika data yang
diperlukan. Dalam menganalisa data, teknik yang digunakan adalah persentase (%)
yaitu dengan melihat perbandingan frekuensi dari tiap item jawaban yang muncul dari
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
0
N: jumlah skor total/skor ideal
Untuk menafsirkan persepsi setiap jawaban di buat pedoman tafsiran yang
diambil dari (Ali Rachmanto, 2011 : 51), yaitu :
0 % = ditafsirkan tidak seorangpun
1 – 30 % = ditafsirkan sebagian kecil 31 – 49 % = ditafsirkan hampir setengahnya 50 % = ditafsirkan setengahnya
51 – 80 % = ditafsirkan sebagian besar 81 – 99 % = ditafsirkan hampir seluruhnya
100% = ditafsirkan seluruhnya
Dan untuk mengukur kriteria tingkat efektvitas, di gunakan pedoman yang
diambil dari (Sugiyono, 2012), yaitu :
0% - 20% = sangat tidak efektif
Hasil penafsiran berdasarkan data yang diperlukan untuk memberikan
jawaban terhadap perumusan masalah penelitian yang diajukan. Kegiatan ini
merupakan usaha penarikan kesimpulan dalam penelitian, sehingga dapat diperoleh
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan merupakan jawaban dari rumusan masalah dan tujuan
penelitian. Dalam bab ini akan diuraikan kesimpulan penelitian yang didapat dari
hasil analisis data yang terkumpul. Berikut ini adalah kesimpulan penelitian :
Gambaran umum dari persepsi mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik
Bangunan tentang efektivitas implementasi semester padat adalah bahwa
mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Bangunan memiliki persepsi yang sebagian
besar positif tentang efektivitas implementasi semester padat, namun belum secara
menyeluruh, berdasarkan tiga aspek, yaitu aspek tujuan, aspek pelaksanaan, dan
hasil. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Bangunan
belum sepenuhnya memiliki persepsi positif akan efektivitas implementasi
semester padat di Prodi Pendidikan Teknik Bangunan, dan Semester Padat
menurut persepsi mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Bangunan masuk kedalam
kriteria tingkat efektifitas yang cukup efektif.
5.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian ini penulis ingin memberikan beberapa saran
yang diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatkan persepsi mahasiswa
tentang efektivitas implementasi semester padat di Prodi Pendidikan Teknik
Bangunan. Adapun saran yang penulis ajukan adalah sebagai berikut : Dalam
upaya memberi tahu betapa pentingnya mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik
Bangunan mengetahui tentang implementasi semester padat di Prodi Pendidikan
Teknik Bangunan. Sebagai mahasiswa yang mengikuti semester padat hendaknya
mengetahui tujuan dari semester padat di Prodi Pendidikan Teknik Bangunan,
optimalisasi pelaksanaan semester padat dan mendapatkan hasil semester padat
yang baik. Kesadaran akan pentingnya efektivitas implementasi semester padat di
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
diimbangi oleh pihak Prodi Pendidikan Teknik Bangunan, Departemen, Fakultas
dan Universitas yang berada pada jalur yang sama. Upaya meningkatkan mutu
program semester padat, sehingga bisa mencapai keefetivitasan dari implementasi
semester padat. Perlunya pihak akademik Prodi Pendidikan Teknik Bangunan
menyampaikan akan pentingnya semester padat, sehingga semua mahasiswa
mengetahui pentingnya semester padat, khususnya di Prodi Pendidikan Teknik
Bangunan.
Adapun beberapa persepsi yang bisa juga di gali dari berbagai responden,
misalkan persepsi dari dosen Prodi Pendidikan Teknik Bangunan. Oleh karena itu,
perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk menggali lebih dalam mengenai hal
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Adi, Tarwiyah Tuti. (2005). Kebijakan Pendidikan Era Otonomi Daerah. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Budiarti, Lis Neni. (2005). Psikologi Persepsi. Bandung: ITB.
Concise Oxford Dictionary. (2001). United Kingdom : Oxford University Press
Darmawan, Didit. (2013). Prinsip – Prinsip Perilaku Organisasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Gibson. (1989). Organisasi dan Manajemen Perilaku. Jakarta : Erlangga
Gie, T. L. (1989). Ensiklopedi Administrasi. Jakarta : PT Air Agung Putra
Hamdun, Dudung. (2011). Bahan Ajar Mata Kuliah Psikologi Umum. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Notoatmodjo. (2005). Metodologi PenelitianKesehatan . Jakarta : Rineka Cipta
Oxford Learner's Pocket Dictionary. (2003). United Kingdom : Oxford University Press
Rachmanto. (2011). Persepsi Mahasiswa Program Studi Teknik Bangunan FPTK – UPI Tentang Minat Kerja. Skripsi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Pendidikan Indonesia. Tidak diterbitkan.
Ramadhani, Uki. (2008). Hubungan Persepsi Guru SMK tentang Sertifikasi Guru
dengan Motivasi dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Skripsi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Pendidikan Indonesia. Tidak diterbitkan.
Riduwan. (2011). Belajar Mudah Penelitian untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula. (Edisi Kelima). Bandung : Alfabeta.
Robbins. (2001). Pembentukan Persepsi. Jakarta : Erlangga
Riyanti dkk. (1998). Seri Diktat Kuliah: Psikologi Umum 1. Jakarta: Universitas Gunadarma.
Sabatier, Daniel A. Mazmanian dan Paul. (2006). Coleman M. California : Press California New
Sangadji, Etta Mamang & Sopiah. (2010). Metodologi Penelitian Pendekatan Praktis dalam Penelitian. Yogyakarta : Andi.
Sobur, Alex. (2003). Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia
Muhammad Humaam Al Hasyir
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI SEMESTER PADAT DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Pendidikan Nasional.
Tayibnapis, Farida Yusuf. (2000). Evaluasi Program Pendidikan. Jakarta : Rineka Cipta Tahun
Tayibnapis, Farida Yusuf. (2008). Model Model Evaluasi. Jakarta : Rineka Cipta Tahun
Tim MKDK Kurikulum dan Pembelajaran. 2001.Kurikulum dan Pembelajaran. Bandung : Jurusan KURTEKPEN FIP UPI
Umar. (2009). Persepsi dan Perilaku Masyarakat dalam Pelestarian Fungsi Hutan Sebagai Daerah Resapan Air. Tesis Program Magister Ilmu Lingkungan Universitas Diponegoro. Tidak Diterbitkan.
Universitas Pendidikan indonesia. (2014). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: UPI Press.
Walgito, Bimo. (2010). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi.