PENERBITAN SERTIPIKAT PENGGANTI DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMEGANG SERTIPIKAT PENGGANTI KARENA HILANG GUNA MENCIPTAKAN KEPASTIAN HUKUM DI KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SUKOHARJO.
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil penelitian pada Kantor Pertanahan Kota Mataram menunjukkan, bila sertifikat hilang, pemegang hak dapat mengajukan permohonan sertifikat pengganti kepada Badan
Data fisik dan data yuridis yang bermuara pada surat ukur dan buku tanah akan menjadi satu kesatuan dalam Serifikat Hak Atas Tanah yang tidak lain sebagai alat bukti yang sah
Demi memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum terhadap pemilik hak atas tanah, maka dibuatlah peraturan-peraturan yang melindungi kepentingan para pemilik hak yang
Pada dasarnya setiap sengketa kepemilikan hak atas tanah, hal yang dijadikan bukti kepemilikan hak atas tanah tersebut berupa sertifikat hak atas tanah. Alat bukti menurut
Bukti kepemilikan Hak milik yang dimiliki oleh Tergugat IV dapat menajadi alat bukti yang kuat sepanjang Alat bukti sertifikat hak atas tanah tidak ada yang menyanggah
yang telah dimiliki untuk mendapatkan sertifikat hak miilik atas tanah yang. menjadi tanda bukti kepemilikan. Pendaftaran tanah adalah
Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran tanah yaitu pada Pasal 32 ayat (1) berbunyi : “Sertipikat merupakan surat tanda bukti hak yang
OLEH BADAN PERTANAHAN NASIONAL Nur Triaji Antasena 254 Artinya bahwa kalau kita kaitkan dengan penertbitan sertifikat pengganti karena hilang, maka dalam prosedurnya harus diumumkan