• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kisi-kisi-Bahasa Arab 2006

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kisi-kisi-Bahasa Arab 2006"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BLUE PRINT UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH

KURIKULUM 2006-TAHUN 2016/2017 MATA PELAJARAN BAHASA ARAB

Level Kognitif Membaca (Qira’ah) Kosa Kata (Mufradat) Unsur Kebahasaan

(Tarkib/Qawaid)

Pengetahuan dan Pemahaman

Mengidentifikasi Menentukan M e l e n g k a p i

Peserta didik memiliki pemahaman eksplisit informasi tersurat dan tersirat berdasarkan wacana (tabel/gambar/grafik/teks) seputar al-ta’aruf, hayat fil madrasah, usrah, hayat yaumiyyah, al-hiwayah, al-rihlah.

Peserta didik memiliki

kemampuan mengenal berbagai kosakata dan ungkapan

komunikatif berdasarkan konteks mengenai al-ta’aruf, al-hayat fil madrasah, al-usrah, al-hayat al- yaumiyyah, al-hiwayah, al-rihlah.

(2)

Level Kognitif Membaca (Qira’ah) Kosa Kata (Mufradat) Unsur Kebahasaan (Tarkib/Qawaid)

Aplikasi

Menggunakan Menentukan Menyusun

Peserta didik memiliki

k e m am pu a n u nt uk m e n e r a p k an pemahaman implisit informasi berdasarkan wacana

(tabel/gambar/grafik/teks) seputar al-ta’aruf, hayat fil madrasah, usrah, hayat yaumiyyah, al-hiwayah, al-rihlah.

Peserta didik memiliki kemampuan untuk menerapkan kosakata dan ungkapan komunikatif berdasarkan konteks seputar al-ta’aruf, al-hayat fil madrasah, usrah, hayat al-yaumiyyah, al-hiwayah, al-rihlah.

Peserta didik memiliki kemampuan menerapkan struktur teks pola kalimat berdasarkan konteks mengenai mubtada’, khabar, fi’il, fa’il, maf’ul bih, huruf jar, isim isyarah, kalimat istifham, isim mufrad/mutsanna/ jama’. Fi’il madhi, mudhari’, ’amr, dharaf, na’at, dhamir muttasil dhamir munfashil, ta’ajub.

Penalaran

Mendeskripsikan Menyimpulkan Menentukan

Peserta didik memiliki kemampuan menyimpulkan wacana

(tabel/gambar/grafik/teks) seputar al-ta’aruf, hayat fil madrasah, usrah, hayat yaumiyyah, al-hiwayah, al-rihlah.

Peserta didik memiliki

kemampuan menganalisis dan menyimpulkan kosakata

berdasarkan konteks seputar al- ta’aruf, hayat fil madrasah, usrah, hayat yaumiyyah, al-hiwayah, al-rihlah.

Referensi

Dokumen terkait

Analisis Kesalahannya berupa pemakaian dhomir rofa‟ muttashil ta‟ fa‟il (mufrod mudzakar mukhotob) yang tersambung dalam fi‟il madhi untuk menggantikan isim alam (nama)

Selain tersebut (pengertian Isim Nakirah) dinamakan Isim Ma’rifah, yaitu seperti مه (Isim Dhamir), يذ (Isim Isyarah), دنه (Isim Alam), ينبا (Isim

18 Mengidentifikasi kata, frasa, atau kalimat dalam wacana tertulis tentang kegiatan di sekolah dengan menggunakan kalimat berstruktur jumlah ismiyah (mubtada’+ khabar +maf’ul

 Membaca isi wacana tulis sesuai tema/topik yang mengandung Masdar, Arti Harfu Jar, Struktur Mubtada’ Khabar ( Mubtada’ dari dhamir Jama’ dan khabar dari fi’il Mudhari’

jumlah ismiyah dan jumlah fi'liyah (kalimat nominal dan kalimat verbal) serta jabatan kalimat dalam bahasa Arab yang terdiri dari mubtada, khabar mubtada, isim kana dan

- Menyusun kata dan kalimat sederhana sesuai kaidah mubtada’ (dhamir mufrad); ism isyarah+khabar (kata sifat) dan arah; dhamir mufrad muttashil - Melafalkan kalimat sesuai

Bertanya tentang nama (pr) dengan isim dhomir 4 Bertanya tentang nama (lk) dengan isim dhomir 5 Bertanya tentang nama (lk) dengan isim isyaroh 6 Bertanya tentang nama (pr) dengan

Sedangkan khabar adalah bagian penting dari jumlah ismiyyah, menerangkan mubtada`, tidak berupa fa’il (subjek) dari fi’il (verba) atau fa’il dai isim sifat (adjektif),