i
ANALISIS PENGARUH COLLATERAL VALUE OF ASSETS,
PROFITABILITY, BUSINESS RISK, GROWTH
OPPORTUNITIES, DAN NON-DEBT TAX SHIELDS
TERHADAP DEBT LEVEL PADA PERUSAHAAN TAMBANG
DIBEI TAHUN 2011-2014
Skripsi
Diajukan untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Memenuhi
Syarat-Syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen
Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta
Oleh:
AMIN YULIANTO
F0210018
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
ABSTRAK
ANALISIS PENGARUH COLLATERAL VALUE OF ASSETS,
PROFITABILITY, BUSINESS RISK, GROWTH OPPORTUNITIES, DAN
NON-DEBT TAXSHIELDS TERHADAP DEBT LEVEL PADA
PERUSAHAANTAMBANG DI BEI TAHUN 2011-2014
AMIN YULIANTO
F0210018
Tujuan dari penelitian ini adalah menguji pengaruh collateral value of assets, profitability, growth opportunities, business risk, dan non debt tax shield terhadap debt level perusahaan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan tambang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011 - 2014 yang berjumlah 41 perusahaan. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan metode tersebut dapat diperoleh 21 perusahaan yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel dalam penelitian. Dengan menggunakan penggabungan data time series, maka diperoleh data pengamatan sebanyak 84 data.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah regresi linier berganda yang diolah menggunakan program SPPS (Statistical Product and Service Sollution) version 16 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa collateral value of assets, profitability, growth opportunities, business risk, dan non debt tax shield terbukti secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap debt level perusahaan.
Hasil pengujian variabel secara parsial pada keseluruhan perusahaan menunjukkan bahwa collateral value of assets dan business risk memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap debt level. Profitability, growth opportunities, dan non debt tax shield tidak berpengaruh signifikan terhadap debt level perusahaan.
iii ABSTRACT
AN ANALYSIS OF INFLUENCECOLLATERAL VALUE OF ASSETS,
PROFITABILITY, BUSINESS RISK, GROWTH OPPORTUNITIES, AND
NON-DEBT TAXSHIELDS ON DEBT LEVEL IN THE MINING
COMPANIES WHO LISTED IN BEI 2011 TO 2014
AMIN YULIANTO
F0210018
The purpose of this study was to test the effect of collateral value of asset, profitability, business risk, growth opportunities and non-debt tax shields of the company's debt level. The population were used in this study are all mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2011-2014, amounting to 41 companies. Sampling used in this study using purposive sampling method. With the sampling method that has been determined, it was found 21 companies that meet the criteria to be sampled.
By using time series data fusion, the observational data obtained as many as 84 data for the entire enterprise. Data analysis techniques used in the study is that processed multiple linear regression using computer assistance through the program SPPS (Statistical Product and Service Sollution) version 16 for windows. The results show that collateral value of asset, profitability, business risk, growth opportunities and non-debt tax shields roved jointly significant effect on the company's capital structure.
On partially test, there were collateral value of asset and business risk has a significant negative effect on debt level. Profitability, growth opportunities and non-debt tax shields does not significantly influence the company's debt level.
vii
HALAMAN PERSEMBAHAN
Dengan ucapan Alhamdulillah,,,
Dengan bangga Karya skripsi ini kepersembahkan kepada:,,,
Allah SWT dan Rasul-Nya,,,
Bapak, Ibu,,,
Reni Dwi Cahyanti,,,
KATA PENGANTAR
Assalamua’alaikum Wr. Wb.
Alhamdulilahi rabbil ‘alamin, segala puji syukur kepada Allah SWT
penulis panjatkan atas segala karunia, rahmat, ridha dan kemudahan yang telah diberikan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ANALISIS PENGARUH COLLATERAL VALUE OF ASSETS, PROFITABILITY, BUSINESS RISK, GROWTH OPPORTUNITIES, DAN
NON-DEBT TAXSHIELDS TERHADAP DEBT LEVEL PADA
PERUSAHAANTAMBANG YANG LISTED DI BEI TAHUN 2011-2014”.
Skripsi ini dapat terselesaikan juga atas segala doa dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam penyelesaian skripsi ini:
1. Dr. Hunik Sri Runing S.E., M,Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta.
2. Reza Rahardian S.E., M.Si., selaku Ketua Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta.
3. Deny Dwi Hartomo S.E., M.Sc., selaku dosen pembimbing skripsi yang telah meluangkan waktu, bantuan, serta kesabarannya dalam membimbing saya menyelesaikan skripsi ini.
ix 5. Segenap dosen dan staff pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah banyak memberikan ilmu pengetahuan kepada saya.
6. Bapak, Ibu, kedua kakak dan keluaga besar saya yang telah memberikan doa, dukungan, perhatian selama studi hingga skripsi ini terselesaikan. 7. Reni Dwi Cahyanti, terimakasih dukungannya.
8. Teman-teman S1 Manajemen angkatan 2010, terutama anggota keluarga kos jahat.
Segala kekurangan dan kesalahan tak luput dalam penulisan skripsi skripsi ini. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun untuk kesempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN……….………….…….1
A. Latar Belakang Masalah……….…...1
B. Rumusan Masalah……….…...6
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian……….6
BAB II TINJAUAN PUSTAKA………..……..8
A. Landasan Teori ………...8
1. Teori-teori yang bersangkutan dengan debt level………..8
2. Faktor–faktor yang mempengaruhi debt level………11
a. Collateral Value of Assets (CVA) ………..12
b. Profitability……….…...13
c. Business risk……….14
xi
e. Non-debt Tax Shield (NDTS) ……….17
B. Penelitian Terdahulu………....18
C. Kerangka pemikiran……….20
D. Hipotesis………...………21
BAB III METODE PENELITIAN………..……….…...22
A. Variabel Penelitian ………...22
B. Metode Penentuan Sampel………24
C. Metode Pengumpulan Data………...25
D. Metode Analisis Data………...…………....25
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN………..……….32
A. Analisis Deskriptif………….………..32
B. Uji Regresi Berganda………...35
C. Uji Asumsi Klasik………37
1. Uji Normalitas………...38
2. Uji Multikolinearitas………..38
3. Uji Autokorelasi………...39
4. Uji Heterokedastisitas………40
D. Uji Hipotesis………40
1. Uji Koefisien Determinasi (R2)………...….40
2. Uji F………...41
3. Uji t………....42
E. Pembahasan Olah Data………...…45
1. Collateral Value of Asset dan Debt Level……….………45
2. Profitability dan Debt level………..………..45
3. Business risk dan Debt level……….………….46
4. Growth opportunities dan Debt level………47
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN………..…...49
A. Kesimpulan………..…....49
B. Keterbatasan Penelitian ………..….50
C. Saran ………....50
xiii
DAFTAR TABEL
Tabel IV.1 Sampel Penelitian………...33
Tabel IV.2 Statistik Deskriptif……….33
Tabel IV.3 Regresi Berganda………...36
Tabel IV.4 Uji Normalitas………38
Tabel IV.5 Uji Multikolinearitas………..38
Tabel IV.6 Uji Autokorelasi………39
Tabel IV.7 Uji F………...41
DAFTAR GAMBAR
49 BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dijelaskan
sebelumnya maka dalam penelitian ini dapat diambil kesimpulan sebagai
berikut:Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 11,8% variabel dependen
debt level dapat dijelaskan oleh variabel independen yang diteliti, terdiri dari
yaitu collateral value of assets (CVA), Profitability, business risk, growth
opportunities, dan non-debt Tax Shield (NDTS). Sisanya sebesar 88,8%
dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel yang diteliti. CVA, Profitability,
business risk, growth opportunities, dan NDTS terbukti secara bersama-sama
berpengaruh signifikan terhadap debt level perusahaan tambang.
Hasil pengujian variabel secara parsial membuktikan bahwa tidak
semua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap struktur modal.
Hanya dua variabel independen yang memiliki pengaruh signifikan secara
parsial terhadap variabel dependen yaitu variabel CVA dan business risk.
Variabel CVA dan business risk memiliki pengaruh negatif signifikan
terhadap debt level. Sementara itu, variabel Profitability, growth opportunities
dan non-debt tax shields tidak berpengaruh signifikan terhadap debt level
B. Keterbatasan Penelitian
Penelitian ini memiliki sejumlah keterbatasan yang diharapkan dapat
disempurnakan dalam penelitian selanjutnya. Keterbatasan yang terdapat
dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Penelitian ini hanya menggunakan data perusahaan selama 4 tahun yaitu
dari tahun 2011 sampai 2014.
2. Jumlah variabel independen dalam penelitian ini hanya berjumlah lima
variabel dan bersifat kuantitatif. Sementara itu, dalam teori-teori yang ada
dalam struktur modal menyebutkan bahwa terdapat banyak faktor yang
mempengaruhi debt level dan kompleks. Oleh karena itu, dari kelima
variabel yang digunakan dalam penelitian ini masih belum dapat
mencakup seluruh faktor yang mempengaruhi debt level bagi perusahaan.
C. Saran
Bagi perusahaan
1. Oleh karena itu, penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas sangat
penting, perusahaan tambang diharapkan menjaga tingkat profitabilitas
untuk meningkatkan sumber dana internal. Hal ini dikarenakan di
Indonesia, cukup dulit untuk mendapatkan hutang jangka panjangdari
perbankan nasional. Hal ini dikarenakan pemerintah tidak memberikan
jaminan kepada perbankan, karena tingginya risiko yang dihadapi
51
2. Collateral value of assets dan business risk perusahaan dari penelitian ini
signifikan mempengaruhi tingkat hutang. Perusahaan tambang perlu
mempertimbangkan keduanya. Net capital asset yang tinggi mampu
mempengaruhi nilai pasar saham yang tinggi yang menguntungkan
perusahaan tambang dalam mendapatkan pendanaan dari menerbitkan
saham.
3. Busines risk memiliki koefisien regresi -0,399. Hal ini berarti bahwa
apabila nilai koefisien regresi variabel lainnya tidak berubah, maka
perubahan busines risk sebesar 1% akan menurunkan debt level sebesar
0,399 atau 39,9% dan sebaliknya. Dalam penelitianini business risk
merupakan variabel independen yang memiliki pengaruh terbesar terhadap
debt level. Oleh karena itu, perusahaan tambang harus meminimalisir
resiko, dengan menstabilkan laba.
Saran untuk peneliti selanjutnya
1. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan tahun penelitian yang lebih
panjang sehingga dapat lebih memperjelas informasi dalam keputusan debt
level bagi sebuah perusahaan.
2. Menambah variabel yang bersifat makro seperti tingkat suku bunga dan
tingkat inflasi. Ketika tingkat suku bunga dan tingkat inflasi terlalu tinggi
maka perusahaan cenderung menggunakan tingkat hutang yang relatif